LAMPUNG UTARA, (SUMATERANEWSTV.COM) – Wakil Bupati Lampung Utara, Romli, S.Kom., S.H., M.H., mewakili Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., memimpin pelepasan Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Kabupaten Lampung Utara yang akan mengikuti MTQ ke-53 Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Tapis, Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Utara, Minggu (25/10/2026).
Sebanyak 38 peserta diberangkatkan untuk mengikuti enam cabang perlombaan dalam ajang MTQ tingkat provinsi yang digelar di Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, pada 25–31 Oktober 2026. Para peserta diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik, menjaga nama baik daerah, serta berjuang meraih prestasi yang membanggakan bagi masyarakat Kabupaten Lampung Utara.
Secara keseluruhan, rombongan Kafilah MTQ Kabupaten Lampung Utara berjumlah 67 orang. Selain para peserta, rombongan tersebut terdiri atas official, pembina, pelatih, dan pendamping yang bertugas memberikan dukungan selama pelaksanaan kegiatan. Kehadiran tim pendukung tersebut menjadi bagian penting dalam membantu peserta menghadapi perlombaan dengan persiapan dan koordinasi yang baik.
Pelepasan kafilah ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara terhadap pengembangan potensi generasi muda di bidang keagamaan. Keikutsertaan dalam MTQ tingkat provinsi diharapkan tidak hanya menjadi kesempatan untuk meraih penghargaan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur'an serta menumbuhkan semangat generasi muda dalam mempelajari dan mengamalkan ajaran Islam.
38 Peserta Wakili Lampung Utara dalam Enam Cabang MTQ
Dalam MTQ ke-53 Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026, kafilah Kabupaten Lampung Utara mengikuti enam cabang perlombaan, yakni Tilawah Al-Qur'an, Fahmil Qur'an, Hifzil Qur'an, Khat Al-Qur'an, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an, dan Tafsir Al-Qur'an.
Keenam cabang tersebut memiliki karakteristik dan tantangan tersendiri. Cabang Tilawah Al-Qur'an menguji kemampuan peserta membaca ayat-ayat suci dengan memperhatikan kaidah tajwid, makharijul huruf, serta keindahan bacaan. Kemampuan tersebut membutuhkan latihan yang berkesinambungan agar peserta mampu menyampaikan bacaan secara tepat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, cabang Fahmil Qur'an menitikberatkan pada penguasaan pengetahuan keislaman, pemahaman kandungan Al-Qur'an, serta kemampuan menjawab berbagai pertanyaan secara tepat. Cabang ini juga membutuhkan kerja sama dan kesiapan peserta dalam menghadapi rangkaian soal yang menguji wawasan keagamaan.
Cabang Hifzil Qur'an menjadi wadah bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan menghafal ayat-ayat suci dengan benar. Ketepatan hafalan, kelancaran, dan penguasaan kaidah bacaan menjadi unsur penting dalam perlombaan tersebut. Adapun Khat Al-Qur'an mengedepankan keterampilan seni kaligrafi dengan memperhatikan keindahan, ketepatan penulisan, serta kaidah huruf Arab.
Selanjutnya, cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengembangkan gagasan dan pemikiran ilmiah yang berkaitan dengan nilai-nilai Al-Qur'an. Sementara itu, cabang Tafsir Al-Qur'an menuntut kemampuan memahami kandungan ayat, pengetahuan mengenai penafsiran, serta penguasaan materi yang mendukung pemahaman terhadap pesan-pesan Al-Qur'an.
Melalui enam cabang tersebut, MTQ menjadi ajang yang mendorong pengembangan kemampuan peserta secara menyeluruh. Tidak hanya kemampuan membaca dan menghafal, para peserta juga dituntut untuk memperluas pengetahuan, mengasah keterampilan, serta memahami pesan-pesan Al-Qur'an secara lebih mendalam.
Wakil Bupati Sampaikan Apresiasi kepada Peserta
Dalam sambutan Bupati Lampung Utara yang disampaikan oleh Wakil Bupati Romli, pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berhasil melewati tahapan seleksi dan pembinaan hingga terpilih untuk mewakili Kabupaten Lampung Utara.
Kesempatan menjadi bagian dari kafilah merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab. Para peserta tidak hanya membawa nama pribadi dan keluarga, tetapi juga mewakili daerah dalam ajang keagamaan tingkat Provinsi Lampung. Oleh karena itu, seluruh peserta diharapkan dapat menjaga sikap, menjunjung tinggi sportivitas, dan mengikuti setiap tahapan perlombaan dengan penuh kesungguhan.
Wakil Bupati berharap para peserta mampu memperlihatkan kemampuan terbaik sesuai bidang yang diikuti. Persiapan yang telah dilakukan melalui proses pembinaan diharapkan menjadi bekal untuk menghadapi persaingan dengan peserta dari kabupaten dan kota lainnya di Provinsi Lampung.
Ia juga berharap seluruh anggota kafilah dapat menjaga kesehatan, kedisiplinan, dan kekompakan selama mengikuti kegiatan di Kalianda, Lampung Selatan. Dukungan pembina, pelatih, official, dan pendamping diharapkan mampu memberikan semangat tambahan bagi peserta agar dapat berkonsentrasi dan tampil maksimal.
Keikutsertaan dalam MTQ tingkat provinsi merupakan kesempatan bagi para peserta untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman. Melalui ajang tersebut, peserta dapat belajar dari proses perlombaan, memperluas wawasan, dan membangun motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dalam bidang Al-Qur'an.
MTQ Menjadi Sarana Membangun Generasi Qurani
Selain mendorong pencapaian prestasi, Wakil Bupati Romli menekankan bahwa MTQ tidak semata-mata menjadi ajang untuk meraih gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut memiliki tujuan penting dalam meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur'an serta membentuk generasi yang religius, berakhlak mulia, dan mampu menerapkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut semangat yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, keberhasilan pembinaan Al-Qur'an tidak cukup diukur dari banyaknya penghargaan yang diperoleh dalam perlombaan. Hal yang tidak kalah penting adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur'an dapat menjadi pedoman dalam membangun perilaku yang baik, memperkuat hubungan antarsesama, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan masyarakat.
Generasi Qurani diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan membaca dan menghafal ayat-ayat suci, tetapi juga berusaha memahami kandungannya dan menerapkannya dalam kehidupan. Nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kesantunan, dan kepedulian terhadap sesama merupakan bagian dari karakter positif yang perlu ditumbuhkan melalui pendidikan agama.
Dalam konteks pembangunan daerah, penguatan karakter generasi muda menjadi salah satu unsur penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas. Pendidikan agama yang berjalan beriringan dengan pendidikan umum diharapkan mampu melahirkan generasi yang memiliki pengetahuan, moralitas, serta kepedulian sosial.
Karena itu, kegiatan MTQ diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda Kabupaten Lampung Utara, agar semakin tertarik mempelajari Al-Qur'an. Semangat para peserta yang mengikuti perlombaan dapat menjadi contoh bagi anak-anak dan remaja lainnya untuk mengembangkan kemampuan membaca, menghafal, memahami, serta mengamalkan ajaran Al-Qur'an.
Dihadiri Sekda, Forkopimda, dan Pengurus LPTQ
Kegiatan pelepasan Kafilah MTQ Kabupaten Lampung Utara turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara, Dra. Intji Indriati, M.H., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Kementerian Agama, jajaran perangkat daerah, serta pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Lampung Utara.
Kehadiran unsur pemerintah daerah dan lembaga terkait menunjukkan dukungan terhadap pembinaan kegiatan keagamaan serta pengembangan potensi masyarakat di bidang Al-Qur'an. Sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, pembina, pelatih, dan masyarakat diperlukan agar pembinaan peserta dapat berlangsung secara berkesinambungan.
Rombongan yang berjumlah 67 orang tersebut diharapkan dapat menjaga kekompakan selama mengikuti rangkaian kegiatan MTQ di Kalianda. Koordinasi yang baik antara peserta dan tim pendukung menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan seluruh kegiatan dapat dijalani secara tertib dan lancar.
Keberadaan LPTQ juga menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan kegiatan tilawatil Qur'an di daerah. Pembinaan yang berkelanjutan diharapkan mampu menjaga potensi peserta sekaligus membuka peluang bagi munculnya generasi baru yang memiliki kemampuan dan prestasi di bidang Al-Qur'an.
Pemkab Lampung Utara Harapkan Prestasi Terbaik
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berharap keikutsertaan 38 peserta dalam MTQ ke-53 Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026 dapat memberikan hasil terbaik. Para peserta diharapkan berjuang dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga kehormatan daerah selama mengikuti perlombaan yang berlangsung pada 25–31 Oktober 2026.
Prestasi yang diraih nantinya diharapkan menjadi motivasi untuk memperkuat pembinaan Al-Qur'an di Kabupaten Lampung Utara. Evaluasi terhadap proses dan hasil perlombaan juga dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pembina dan pelatih dalam meningkatkan kualitas persiapan menghadapi kegiatan serupa pada masa mendatang.
Namun, di luar pencapaian kompetisi, keberhasilan utama yang ingin diwujudkan adalah tumbuhnya masyarakat yang semakin dekat dengan Al-Qur'an. Dukungan keluarga, lembaga pendidikan, tokoh agama, dan pemerintah daerah sangat diperlukan untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an sejak usia dini.
Melalui pelepasan kafilah ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menaruh harapan agar para peserta mampu mengharumkan nama daerah sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda. Semangat mengikuti MTQ diharapkan terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari melalui kebiasaan membaca, mempelajari, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an.
Dengan demikian, MTQ ke-53 Tingkat Provinsi Lampung tidak hanya menjadi ajang kompetisi keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat pembinaan generasi Qurani, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan menumbuhkan kehidupan masyarakat yang religius serta berakhlak mulia.
SUMATERANEWSTV.COM – Mengabarkan peristiwa, menyampaikan informasi, dan mengawal pembangunan untuk masyarakat.







0Komentar