TSC7GSdiGpY5Tpz5TpY7GSrpGA==
Light Dark
Gubernur Lampung Kunjungi Desa Wisata Berbudaya Anek Mulang Mayo, Siapkan Dukungan Dana Rp2 Miliar

Gubernur Lampung Kunjungi Desa Wisata Berbudaya Anek Mulang Mayo, Siapkan Dukungan Dana Rp2 Miliar

Daftar Isi
×

LAMPUNG UTARA, (SUMATERANEWSTV.COM) – Gubernur Lampung, Ir. Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., dengan gelar adat Suttan Tihang Marga, melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Desa Wisata Berbudaya Lampung Anek Mulang Mayo, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, Kamis (29/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur menyampaikan rencana dukungan dana sebesar Rp2 miliar untuk pengembangan desa wisata berbudaya tersebut, dengan pelaksanaannya tetap mengacu pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Utara untuk memperkenalkan potensi wisata berbasis budaya, kerajinan tradisional, serta produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berkembang di tengah masyarakat. Desa Wisata Berbudaya Anek Mulang Mayo diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi unggulan yang mampu memperkuat pelestarian adat dan budaya Lampung sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Kedatangan Gubernur Lampung bersama rombongan disambut langsung oleh Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., dan Wakil Bupati Lampung Utara, Romli, S.Kom., S.H., M.H. Penyambutan berlangsung dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat Desa Mulang Mayo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Lampung Utara, M. Yusrizal, S.T.; Dandim 0412/Lampung Utara, Letkol Inf. Roni Faturohman beserta jajaran; Kapolres Lampung Utara, AKBP Raswidiati Anggraini, S.I.K., beserta jajaran; Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara, Dra. Intji Indriati, M.H.; serta seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara.

Hadir pula Camat Kotabumi Selatan, Dedi Nurman, S.E., M.M., bersama seluruh camat se-Kabupaten Lampung Utara, Kepala Desa Mulang Mayo, Alwan, S.H., tokoh agama, tokoh adat, Ketua IKAPA Syahbudin beserta anggota, masyarakat setempat, serta sejumlah undangan lainnya.

Bupati Hamartoni Apresiasi Sambutan dan Partisipasi Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyambut kunjungan kerja Gubernur Lampung di Desa Wisata Berbudaya Anek Mulang Mayo.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada jajaran TNI dan Polri, seluruh kepala OPD, para camat, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh warga yang telah hadir dan turut menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, dukungan dan keterlibatan berbagai unsur merupakan bagian penting dalam menciptakan suasana penyambutan yang tertib, aman, dan kondusif. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta masyarakat juga menjadi modal penting dalam mendukung pelaksanaan berbagai agenda pembangunan di Kabupaten Lampung Utara.

Bupati berharap kunjungan Gubernur Lampung tersebut dapat memberikan manfaat bagi pengembangan potensi daerah, khususnya sektor pariwisata berbasis budaya dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Keberadaan Desa Wisata Berbudaya Anek Mulang Mayo dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai ruang pelestarian tradisi sekaligus pusat kegiatan ekonomi kreatif. Melalui pengembangan yang terarah, potensi lokal diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat, membuka peluang usaha, serta meningkatkan daya tarik wisata Kabupaten Lampung Utara.

Gubernur Apresiasi Penyambutan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara beserta seluruh jajaran pemerintah daerah yang telah menyambut kunjungan kerjanya dengan baik.

Gubernur mengapresiasi sambutan yang diberikan di Desa Wisata Berbudaya Anek Mulang Mayo. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung potensi yang dimiliki masyarakat, terutama dalam bidang kebudayaan, kerajinan tradisional, dan pengembangan produk UMKM.

Menurutnya, potensi lokal yang dimiliki suatu daerah dapat menjadi kekuatan dalam mendukung pembangunan apabila dikelola secara baik dan berkelanjutan. Karena itu, pengembangan desa wisata tidak hanya berorientasi pada daya tarik kunjungan, tetapi juga perlu memperhatikan manfaat ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Keberadaan desa wisata berbasis budaya memiliki peluang untuk memperkenalkan kekayaan tradisi Lampung kepada masyarakat luas. Selain menjadi sarana pelestarian warisan leluhur, kegiatan tersebut juga dapat membuka ruang bagi para pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka kepada pengunjung.

Melalui kunjungan ini, potensi Desa Wisata Berbudaya Anek Mulang Mayo diharapkan semakin dikenal dan memperoleh perhatian dalam upaya pengembangan pariwisata daerah. Dukungan dari pemerintah provinsi dan kabupaten menjadi salah satu faktor penting untuk mendorong pengelolaan destinasi wisata yang lebih terencana.

Kerajinan Tapis hingga Tikar Andong Meriahkan Kunjungan

Salah satu bagian yang menarik dalam kunjungan kerja tersebut adalah penampilan beragam produk kerajinan dan hasil usaha masyarakat yang dipamerkan di lokasi kegiatan. Para pelaku UMKM setempat mendapatkan kesempatan untuk memperlihatkan produk unggulan yang menjadi bagian dari potensi ekonomi Desa Wisata Berbudaya Anek Mulang Mayo.

Berbagai produk yang disuguhkan antara lain kerajinan tapis, kerajinan tikar andong, serta sejumlah produk UMKM lainnya. Selain kerajinan, masyarakat juga menghadirkan beragam kuliner untuk menyambut kedatangan Gubernur Lampung bersama rombongan.

Kerajinan tapis merupakan salah satu produk yang memiliki keterkaitan erat dengan identitas budaya Lampung. Keterampilan para perajin dalam menghasilkan produk tradisional menjadi bagian dari kekayaan budaya yang perlu dijaga keberlangsungannya. Apabila didukung dengan pemasaran dan inovasi yang tepat, kerajinan tersebut berpotensi menjangkau pasar yang lebih luas.

Begitu pula dengan kerajinan tikar andong dan produk lokal lainnya yang mencerminkan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan mereka. Produk-produk tersebut tidak hanya memiliki nilai guna, tetapi juga berpeluang menjadi cendera mata khas bagi wisatawan yang berkunjung.

Sementara itu, penyajian berbagai kuliner lokal turut memperlihatkan potensi usaha masyarakat di sektor makanan dan minuman. Keberadaan pelaku usaha kuliner dapat menjadi bagian penting dari ekosistem desa wisata karena pengunjung tidak hanya menikmati suasana dan kebudayaan setempat, tetapi juga mengenal cita rasa makanan khas daerah.

Dengan demikian, pengembangan Desa Wisata Berbudaya Anek Mulang Mayo dapat diarahkan untuk mengintegrasikan unsur budaya, kerajinan, kuliner, dan kegiatan ekonomi kreatif dalam satu kawasan yang saling mendukung.

Gubernur Sampaikan Rencana Dukungan Dana Rp2 Miliar

Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan rencana pemberian dukungan dana sebesar Rp2 miliar untuk Desa Wisata Berbudaya Anek Mulang Mayo. Namun, ia menegaskan bahwa pemberian dan pelaksanaan dukungan tersebut harus mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Rencana dukungan dana tersebut menjadi perhatian dalam kunjungan kerja kali ini karena berpotensi memberikan dorongan bagi pengembangan desa wisata. Meski demikian, realisasi dan pemanfaatannya tetap memerlukan proses sesuai mekanisme yang berlaku, termasuk pemenuhan persyaratan administrasi, perencanaan kegiatan, serta ketentuan pengelolaan anggaran.

Apabila dapat direalisasikan sesuai aturan, dukungan tersebut diharapkan menjadi peluang untuk memperkuat sarana dan prasarana penunjang wisata, meningkatkan kualitas produk UMKM, serta memperluas promosi potensi budaya lokal. Penentuan program prioritas perlu dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan arah pengembangan destinasi wisata.

Pengelolaan bantuan juga perlu mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Keterlibatan pemerintah desa, pemerintah daerah, tokoh adat, pelaku UMKM, serta masyarakat menjadi penting dalam menentukan langkah pengembangan yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan Desa Wisata Berbudaya Anek Mulang Mayo.

Selain dukungan pendanaan, keberhasilan pengembangan desa wisata juga membutuhkan pengelolaan yang profesional, promosi yang konsisten, serta peningkatan kemampuan sumber daya manusia. Dengan begitu, potensi budaya dan ekonomi yang dimiliki desa dapat dikembangkan menjadi kekuatan yang memberikan manfaat nyata bagi warga.

Harapan untuk Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Masyarakat

Kunjungan kerja Gubernur Lampung ke Desa Wisata Berbudaya Anek Mulang Mayo diharapkan menjadi langkah positif dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara. Kolaborasi tersebut diperlukan untuk mengembangkan potensi daerah sekaligus menjaga keberlangsungan kebudayaan lokal.

Pengembangan desa wisata berbasis budaya dapat memberikan manfaat yang lebih luas apabila masyarakat ditempatkan sebagai pelaku utama. Para perajin, pelaku kuliner, pengelola wisata, dan kelompok masyarakat lainnya perlu memperoleh ruang untuk berpartisipasi, meningkatkan keterampilan, serta mengembangkan usaha mereka.

Di sisi lain, pelestarian adat dan budaya harus tetap menjadi perhatian utama agar pengembangan pariwisata tidak menghilangkan nilai-nilai tradisi yang menjadi identitas masyarakat setempat. Perpaduan antara pelestarian budaya dan penguatan ekonomi dapat menjadi fondasi bagi terciptanya destinasi wisata yang memiliki ciri khas sekaligus berdaya saing.

Pemerintah daerah bersama masyarakat diharapkan dapat menindaklanjuti momentum kunjungan tersebut melalui perencanaan yang matang dan program yang berkelanjutan. Dengan pengelolaan yang baik, Desa Wisata Berbudaya Anek Mulang Mayo berpeluang menjadi salah satu tujuan wisata budaya yang memperkenalkan kekayaan Lampung Utara kepada masyarakat yang lebih luas.

Melalui kunjungan kerja pada Kamis (29/10/2026), Pemerintah Kabupaten Lampung Utara juga memperoleh kesempatan untuk menunjukkan bahwa potensi pembangunan tidak hanya bertumpu pada sektor infrastruktur, tetapi juga dapat dikembangkan melalui kebudayaan, kreativitas, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Rencana dukungan dana sebesar Rp2 miliar yang disampaikan Gubernur Lampung menjadi salah satu harapan bagi pengembangan destinasi tersebut. Selanjutnya, realisasi dukungan dan pelaksanaan program diharapkan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga upaya memajukan pariwisata budaya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Mulang Mayo dan Kabupaten Lampung Utara secara keseluruhan.

SUMATERANEWSTV.COM – Sinergi pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga warisan budaya sekaligus mengembangkan potensi ekonomi lokal demi kemajuan daerah.


0Komentar