LAMPUNG UTARA, (Sumateranewstv.com) - Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Ahmad Akuan, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 04.15 WIB. Peristiwa tersebut melibatkan satu unit kendaraan minibus Toyota Avanza bernomor polisi BE-1882-JC yang mengalami kerusakan setelah keluar dari badan jalan dan masuk ke area rawa.
Kecelakaan tersebut tidak hanya menjadi perhatian karena kondisi kendaraan yang mengalami kerusakan cukup parah. Dalam proses penanganan dan evakuasi kendaraan, petugas juga menemukan sebuah tas yang di dalamnya terdapat timbangan digital serta barang yang diduga narkotika.
Temuan tersebut kemudian diamankan oleh personel Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lampung Utara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kepolisian belum memastikan jenis maupun kandungan barang tersebut karena proses pemeriksaan masih berlangsung.
Kendaraan Melaju dari Arah Sribasuki
Berdasarkan keterangan saksi yang dihimpun petugas, Toyota Avanza tersebut diketahui melaju dari arah Sribasuki menuju Rejosari. Kendaraan melintas di Jalan Ahmad Akuan pada waktu dini hari sebelum akhirnya mengalami kecelakaan.
Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan diduga kehilangan kendali. Mobil kemudian oleng dan melebar ke sebelah kanan jalan. Dalam kondisi tersebut, kendaraan menabrak trotoar yang berada di sisi jalan.
Setelah menabrak trotoar, kendaraan kembali bergerak ke arah kiri. Pergerakan tersebut membuat kendaraan keluar dari badan jalan hingga akhirnya masuk ke dalam rawa yang berada di sekitar lokasi.
Posisi kendaraan yang masuk ke area rawa menyebabkan bagian-bagian mobil mengalami kerusakan. Petugas yang menerima informasi mengenai kecelakaan kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.
Olah tempat kejadian perkara dilakukan untuk mengetahui kondisi lokasi, posisi kendaraan, serta berbagai hal yang dapat membantu proses penyelidikan. Polisi juga meminta keterangan dari saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut.
Pengemudi Dilaporkan Mengalami Luka Ringan
Pengemudi Toyota Avanza diketahui berinisial RS (33), warga Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara. Dalam kecelakaan tersebut, satu orang dilaporkan mengalami luka ringan.
Namun, kondisi pengemudi belum dapat dipastikan secara langsung oleh petugas. Saat polisi mendatangi rumah sakit untuk mengetahui kondisi korban, RS diketahui telah dibawa pulang oleh pihak keluarga.
Kondisi tersebut membuat petugas masih melakukan pendalaman mengenai keadaan korban setelah kecelakaan. Polisi juga terus mengumpulkan keterangan untuk mendapatkan gambaran lengkap mengenai rangkaian kejadian.
Dalam penanganan kecelakaan lalu lintas, informasi mengenai kondisi korban, posisi kendaraan, kerusakan kendaraan, serta keterangan saksi menjadi bagian penting untuk membantu petugas mengetahui penyebab kecelakaan.
Petugas Temukan Tas Berisi Timbangan Digital
Hal lain yang menjadi perhatian dalam kecelakaan tersebut adalah ditemukannya sebuah tas ketika petugas melakukan proses penanganan dan evakuasi kendaraan.
Di dalam tas tersebut ditemukan sebuah timbangan digital serta barang yang diduga narkotika. Temuan itu kemudian diamankan oleh personel Satresnarkoba Polres Lampung Utara.
Polisi tidak langsung menyimpulkan bahwa barang yang ditemukan tersebut merupakan narkotika. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan jenis dan kandungan barang yang diamankan.
Satresnarkoba akan melakukan pemeriksaan terhadap barang tersebut sesuai prosedur yang berlaku. Hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi dasar bagi kepolisian untuk menentukan langkah penanganan berikutnya.
Keberadaan timbangan digital di dalam tas juga menjadi bagian yang akan didalami. Polisi masih perlu mengetahui hubungan antara tas tersebut dengan kendaraan maupun pengemudi serta memastikan bagaimana barang itu bisa berada di lokasi kecelakaan.
Kapolres Lampung Utara Benarkan Kecelakaan
Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini, S.I.K., melalui Kasi Humas IPTU Herawati, membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas tunggal yang terjadi di Jalan Ahmad Akuan, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Kotabumi.
Menurut IPTU Herawati, petugas telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan dari saksi serta mengamankan barang bukti yang ditemukan.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan satu unit Toyota Avanza di Jalan Ahmad Akuan, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Kotabumi. Petugas telah mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi serta mengamankan barang bukti,” ujar IPTU Herawati.
Ia menjelaskan, selain menangani kecelakaan lalu lintas, petugas juga menemukan tas yang berisi timbangan digital dan barang yang diduga narkotika.
“Di lokasi juga ditemukan sebuah tas berisi timbangan digital dan barang yang diduga narkotika. Barang tersebut telah diamankan oleh personel Satresnarkoba untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan untuk memastikan jenis dan kandungan barang tersebut,” jelasnya.
Polisi Masih Menunggu Hasil Pemeriksaan
Keterangan dari pihak kepolisian menunjukkan bahwa temuan barang yang diduga narkotika tersebut masih berada dalam tahap pemeriksaan. Oleh karena itu, belum ada kepastian mengenai jenis maupun kandungan barang yang ditemukan.
Langkah pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan fakta secara objektif. Kepolisian perlu memastikan apakah barang yang ditemukan benar mengandung zat yang termasuk dalam narkotika atau terdapat kemungkinan lain.
Selain pemeriksaan terhadap barang, penyidik juga dapat mendalami asal-usul tas dan barang yang ditemukan. Hal tersebut penting untuk mengetahui keterkaitan barang dengan peristiwa kecelakaan maupun pihak-pihak yang berada di dalam atau berkaitan dengan kendaraan.
Polisi juga masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab kecelakaan. Dengan demikian, penanganan perkara berjalan pada dua aspek, yakni penanganan kecelakaan lalu lintas serta pendalaman terhadap barang yang ditemukan di lokasi.
Kerusakan Kendaraan Cukup Parah
Akibat kecelakaan tersebut, Toyota Avanza BE-1882-JC mengalami sejumlah kerusakan pada bagian depan, belakang, samping, serta bodi kendaraan.
Kaca depan kendaraan dilaporkan pecah. Selain itu, kaca belakang dan kaca samping kiri juga mengalami kerusakan. Bumper depan dan lampu depan kendaraan turut pecah akibat benturan.
Bagian kap mesin juga mengalami kerusakan. Bodi kendaraan di sisi kiri dan kanan terlihat ringsek, sedangkan kaca spion kiri dan kanan patah.
Kerusakan yang terjadi pada berbagai bagian kendaraan tersebut membuat kerugian materiel akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp25 juta.
Nilai kerugian tersebut merupakan perkiraan berdasarkan kondisi kendaraan setelah kecelakaan. Pemeriksaan lebih lanjut terhadap kendaraan diperlukan untuk mengetahui tingkat kerusakan secara keseluruhan.
Rekaman CCTV Turut Dicari
Untuk mengetahui secara lebih lengkap penyebab kecelakaan, polisi masih melakukan upaya penyelidikan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mencari rekaman kamera pengawas atau CCTV yang terdapat di sekitar lokasi kejadian.
Rekaman CCTV dinilai dapat membantu memberikan gambaran mengenai kondisi sebelum kecelakaan terjadi. Dari rekaman tersebut, petugas dapat melihat pergerakan kendaraan, arah laju kendaraan, serta situasi jalan beberapa saat sebelum mobil keluar jalur.
Selain mencari rekaman CCTV, petugas juga meminta keterangan dari saksi-saksi. Keterangan tersebut akan dicocokkan dengan hasil olah TKP dan kondisi kendaraan untuk mendapatkan kesimpulan mengenai penyebab kecelakaan.
Penyelidikan dilakukan secara bertahap agar seluruh informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut dapat dikumpulkan. Polisi juga perlu memastikan apakah kecelakaan disebabkan faktor kendaraan, kondisi jalan, kondisi pengemudi, maupun faktor lainnya.
Polisi Dalami Seluruh Fakta di Lapangan
Peristiwa kecelakaan tunggal di Jalan Ahmad Akuan ini menjadi perhatian karena terjadi pada dini hari dan mengakibatkan kendaraan keluar jalur hingga masuk ke rawa. Selain itu, adanya temuan tas berisi timbangan digital dan barang yang diduga narkotika membuat polisi perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan mengenai temuan tersebut. Status barang yang ditemukan masih berupa dugaan dan kepastian mengenai jenis maupun kandungannya masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak berwenang.
Polisi juga masih mendalami keterkaitan antara barang yang ditemukan dengan kendaraan. Informasi mengenai siapa pemilik tas, bagaimana tas tersebut berada di dalam atau sekitar kendaraan, serta apakah ada kaitannya dengan kecelakaan akan menjadi bagian dari penyelidikan.
Dalam proses penyelidikan, kepolisian akan mengedepankan bukti dan keterangan yang diperoleh di lapangan. Hasil pemeriksaan barang bukti, keterangan saksi, rekaman CCTV, serta hasil olah TKP akan menjadi bahan untuk menentukan langkah selanjutnya.
Imbauan bagi Pengguna Jalan
Peristiwa tersebut juga menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan ketika berkendara, terutama pada waktu dini hari. Kondisi jalan yang sepi bukan berarti pengemudi dapat mengabaikan aspek keselamatan.
Pengemudi diharapkan menjaga kecepatan sesuai kondisi jalan dan memastikan konsentrasi tetap terjaga. Faktor kelelahan dan mengantuk dapat memengaruhi kemampuan seseorang dalam mengendalikan kendaraan.
Pemeriksaan kendaraan sebelum perjalanan juga penting dilakukan. Kondisi ban, rem, lampu, sistem kemudi, serta berbagai komponen kendaraan lainnya harus dipastikan dalam kondisi baik.
Dengan kewaspadaan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, risiko kecelakaan dapat diminimalkan. Keselamatan pengemudi, penumpang, maupun pengguna jalan lainnya harus menjadi prioritas utama.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara lengkap penyebab kecelakaan dan menindaklanjuti temuan tas tersebut. Satresnarkoba Polres Lampung Utara masih melakukan pemeriksaan terhadap barang yang diamankan.
Sementara itu, petugas lalu lintas terus melengkapi informasi melalui keterangan saksi dan pencarian rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan apakah temuan barang tersebut memiliki unsur tindak pidana dan apakah terdapat pihak yang dapat dimintai pertanggungjawaban secara hukum.
Kepolisian memastikan seluruh proses penanganan dilakukan berdasarkan fakta dan bukti yang ditemukan. Masyarakat juga diharapkan menunggu informasi resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan pemeriksaan barang maupun hasil penyelidikan kecelakaan.
Kecelakaan Toyota Avanza BE-1882-JC di Jalan Ahmad Akuan tersebut kini masih dalam penanganan pihak berwenang. Polisi tidak hanya berupaya mengungkap penyebab kendaraan kehilangan kendali hingga masuk rawa, tetapi juga mendalami temuan tas yang berisi timbangan digital dan barang yang diduga narkotika.
Dengan dilakukannya olah TKP, pemeriksaan barang bukti, pencarian CCTV, serta pengumpulan keterangan saksi, diharapkan seluruh rangkaian peristiwa dapat terungkap secara jelas dan memberikan kepastian berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh aparat kepolisian.
Polres Lampung Utara mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Setiap perkembangan terkait temuan barang yang diduga narkotika maupun penyebab kecelakaan akan disampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan dan penyelidikan resmi.
(Sumber Humas Polres Lampung Utara)
# Pewarta Pariyo Saputra #




0 Komentar