LAMPUNG UTARA, (Sumateranewstv.com) - Polres Lampung Utara menggelar tradisi pelepasan personel yang memasuki masa purnabakti tahun 2026 di Markas Komando (Mako) Polres Lampung Utara, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan sebagai bentuk penghormatan serta apresiasi institusi Polri terhadap personel yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya.
Tradisi pelepasan tersebut menjadi salah satu bentuk penghargaan kepada personel yang selama bertugas telah memberikan tenaga, pikiran, waktu, serta dedikasi dalam menjalankan tugas di lingkungan Polres Lampung Utara. Masa purnabakti merupakan tahapan penting dalam perjalanan kedinasan, sehingga pelepasan dilakukan melalui sebuah tradisi sebagai bentuk penghormatan dari institusi kepada mereka yang telah menyelesaikan masa tugas.
Acara tersebut dihadiri Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini, S.I.K., Wakapolres Lampung Utara Kompol Talen Hapis, S.H., M.H., para pejabat utama Polres Lampung Utara, Kapolsek jajaran, para perwira, personel Polres dan Polsek jajaran, serta Bhayangkari Cabang Lampung Utara.
Kehadiran jajaran pimpinan dan seluruh personel dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada para anggota yang memasuki masa purnabakti. Momen tersebut juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan kekeluargaan antara personel yang masih aktif bertugas dengan para purnabakti yang selama ini telah menjadi bagian dari keluarga besar Polres Lampung Utara.
Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi pengalungan syal dan pemberian buket bunga oleh Kapolres Lampung Utara kepada perwakilan personel yang memasuki masa purnabakti. Prosesi tersebut berlangsung dengan penuh penghormatan dan menjadi simbol apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas kedinasan.
Setelah prosesi pemberian syal dan buket bunga, kegiatan dilanjutkan dengan laporan Komandan Pedang Pora kepada Kapolres Lampung Utara. Selanjutnya, personel dan ASN yang memasuki masa purnabakti mengikuti prosesi melewati Gerbang Pedang Pora yang telah disiapkan sebagai bagian dari tradisi pelepasan.
Prosesi Gerbang Pedang Pora menjadi salah satu rangkaian yang menggambarkan penghormatan dari personel yang masih aktif kepada mereka yang telah menyelesaikan masa pengabdian. Para purnabakti melewati barisan tersebut dalam suasana yang penuh haru dan kekeluargaan.
Tradisi tersebut tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang perjalanan pengabdian para personel selama berada di lingkungan Polres Lampung Utara. Setiap personel memiliki pengalaman dan kontribusi masing-masing dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini, S.I.K. melalui Kasi Humas IPTU Herawati mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk penghargaan institusi terhadap dedikasi dan pengabdian para personel selama menjalankan tugas.
“Tradisi pelepasan ini merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi Polres Lampung Utara kepada personel yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya. Dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas merupakan bagian dari perjalanan institusi yang patut dihargai,” ujar IPTU Herawati mewakili Kapolres.
Menurut IPTU Herawati, perjalanan pengabdian seorang personel di lingkungan kepolisian merupakan bagian penting dalam mendukung keberlangsungan pelaksanaan tugas institusi. Selama masa dinas, personel telah menjalankan berbagai tanggung jawab sesuai dengan bidang tugas masing-masing.
Karena itu, ketika memasuki masa purnabakti, institusi memberikan penghormatan sebagai bentuk apresiasi atas perjalanan tersebut. Penghargaan tidak hanya ditujukan kepada personel secara pribadi, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan terhadap seluruh proses pengabdian yang telah dilalui selama bertugas.
Lebih lanjut, IPTU Herawati menyampaikan bahwa masa purnabakti bukan berarti terputusnya hubungan antara para personel yang telah pensiun dengan keluarga besar Polres Lampung Utara. Hubungan silaturahmi dan kekeluargaan diharapkan tetap terjaga meskipun para purnabakti tidak lagi menjalankan tugas kedinasan secara aktif.
“Kami berharap tali silaturahmi dan hubungan kekeluargaan tetap terjalin dengan baik. Purnabakti bukan berarti berakhirnya hubungan dengan keluarga besar Polres Lampung Utara, tetapi menjadi bagian dari perjalanan pengabdian yang telah ditorehkan,” tambahnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pesan agar para purnabakti tetap merasa menjadi bagian dari keluarga besar Polres Lampung Utara. Hubungan yang telah terjalin selama bertahun-tahun diharapkan dapat terus dipelihara melalui komunikasi dan silaturahmi.
Bagi personel yang masih aktif, perjalanan para senior yang memasuki masa purnabakti juga dapat menjadi bagian dari pembelajaran mengenai arti pengabdian dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Pengalaman yang telah diperoleh selama bertugas menjadi bagian dari perjalanan institusi yang tidak terpisahkan.
Dalam kegiatan tersebut, suasana kekeluargaan tampak mewarnai seluruh rangkaian acara. Para pejabat, perwira, personel, serta Bhayangkari memberikan penghormatan kepada para purnabakti. Momen tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk memberikan ucapan terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan selama menjadi bagian dari Polres Lampung Utara.
Tradisi pelepasan juga menjadi pengingat bahwa setiap masa kedinasan memiliki awal dan akhir. Setelah menyelesaikan masa tugas, para personel memasuki fase kehidupan berikutnya dengan membawa pengalaman dan kenangan selama menjalankan pengabdian.
Polres Lampung Utara berharap para personel yang memasuki masa purnabakti dapat menjalani kehidupan setelah kedinasan dengan baik bersama keluarga. Sementara itu, nilai-nilai pengabdian yang telah diberikan selama bertugas diharapkan tetap menjadi bagian dari sejarah perjalanan institusi.
Kegiatan pelepasan tersebut juga menunjukkan bahwa penghargaan terhadap personel tidak berhenti ketika masa kedinasan berakhir. Ikatan emosional dan kekeluargaan yang telah terbentuk selama bertugas tetap menjadi bagian penting dalam hubungan antara purnabakti dengan keluarga besar Polres Lampung Utara.
Melalui tradisi tersebut, Polres Lampung Utara kembali menegaskan pentingnya menghargai setiap bentuk pengabdian. Para personel yang memasuki masa purnabakti telah menyelesaikan salah satu tahapan penting dalam perjalanan kedinasannya, dan pelepasan tersebut menjadi simbol penghormatan atas kontribusi yang telah diberikan.
Dengan berlangsungnya tradisi pelepasan personel purnabakti tahun 2026, diharapkan tali silaturahmi antara para purnabakti, personel aktif, serta seluruh keluarga besar Polres Lampung Utara tetap terjaga. Semangat kebersamaan dan kekeluargaan diharapkan terus menjadi bagian dari perjalanan institusi ke depan.
Tradisi pelepasan personel tersebut berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh suasana kekeluargaan. Kegiatan ditutup dengan kebersamaan antara para purnabakti dengan jajaran Polres Lampung Utara sebagai bentuk penghormatan sekaligus kenang-kenangan atas perjalanan pengabdian yang telah dilalui.
(*)
# Pewarta Pariyo Saputra #




0Komentar