Kotabumi, (Sumateranewstv.com) – Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., secara resmi membuka pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Lampung Utara Tahun 2026 yang dipusatkan di Pondok Pesantren Walisongo, Desa Bandar Kagungan Raya, Kecamatan Abung Selatan, Senin (20/7/2026).
Pembukaan MTQ tersebut berlangsung meriah dan khidmat dengan dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi Lampung, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara Dra. Intji Indriati beserta para kepala perangkat daerah, Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Utara drg. Meri Farida Hamartoni bersama pengurus, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para peserta dari 23 kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Utara.
Dalam sambutannya, Bupati Hamartoni Ahadis menegaskan bahwa penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an bukan hanya sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan menjadi bagian dari syiar Islam yang memiliki makna strategis dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius dan berakhlak mulia.
Menurutnya, MTQ merupakan momentum penting untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan beragama di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks.
“Penyelenggaraan MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an semata, melainkan merupakan syiar Islam yang memiliki makna strategis dalam menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an,” ujar Bupati Hamartoni dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, melalui kegiatan tersebut seluruh masyarakat diajak untuk memahami bahwa Al-Qur’an bukan hanya indah untuk dilantunkan, tetapi juga harus dijadikan pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan ini, kita diajak untuk semakin memahami bahwa Al-Qur’an bukan hanya indah untuk dilantunkan, tetapi juga harus menjadi pedoman dalam setiap langkah kehidupan. Saya berharap MTQ ini menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas kehidupan beragama di Kabupaten Lampung Utara,” kata Hamartoni.
Bupati juga memberikan pesan khusus kepada seluruh peserta yang mengikuti perlombaan agar menjadikan MTQ sebagai sarana untuk mengembangkan kemampuan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta memperdalam pemahaman terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam kitab suci Al-Qur’an.
Menurutnya, prestasi memang menjadi salah satu tujuan utama dalam setiap perlombaan. Namun, hal yang lebih penting adalah bagaimana setiap peserta mampu mengimplementasikan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat.
“Raihan prestasi tentu menjadi harapan kita bersama. Akan tetapi, yang tidak kalah penting adalah bagaimana para peserta termotivasi untuk mengamalkan kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Lampung Utara tahun ini akan berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 20 hingga 24 Juli 2026. Sebanyak 23 kecamatan mengirimkan para peserta terbaiknya untuk bersaing dalam sembilan cabang perlombaan yang dipertandingkan.
Adapun sembilan cabang lomba tersebut meliputi cabang Seni Baca Al-Qur’an, Qira’at Al-Qur’an, Hafalan Al-Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Musabaqah Hadis Nabi, Fahm Al-Qur’an, Syarh Al-Qur’an, Khath Al-Qur’an, serta cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.
Bupati Hamartoni juga menyoroti peran penting dewan hakim dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan MTQ. Ia berharap seluruh dewan hakim dapat menjalankan tugas dengan profesional, objektif, dan penuh tanggung jawab.
“Keberhasilan MTQ tentu sangat bergantung pada profesionalisme dewan hakim. Harapannya, seluruh dewan hakim dapat menjalankan amanah dengan baik sehingga menghasilkan peserta terbaik untuk mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi bahkan nasional,” tegasnya.
Pondok Pesantren Walisongo yang menjadi lokasi penyelenggaraan MTQ tahun ini dipadati oleh peserta, pendamping, dan masyarakat yang antusias menyaksikan pembukaan acara. Berbagai persiapan telah dilakukan oleh panitia demi memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan tertib.
Selain menjadi ajang kompetisi, MTQ tingkat Kabupaten Lampung Utara juga diharapkan menjadi sarana mempererat silaturahmi antarkecamatan serta memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara terus berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Dengan terselenggaranya MTQ tahun 2026 ini, diharapkan akan lahir generasi Qurani yang tidak hanya memiliki kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
(Red)
Pewarta: Pariyo Saputra
Redaksi Sumateranewstv






0Komentar