Lampung Utara, (Sumateranewstv.com) – Ikatan Keluarga Besar Counter Indonesia (IKBCI) Kabupaten Lampung Utara resmi terbentuk. Organisasi yang menjadi wadah bagi para pelaku usaha konter, penjual pulsa, distributor telepon seluler, serta pelaku bisnis gadget dan layanan digital tersebut membentuk kepengurusan perdana dalam musyawarah yang digelar di Desa Tanjung Seneng, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, Minggu (12/7/2026).
Pembentukan organisasi ini menjadi langkah awal dalam menyatukan para pelaku usaha konter di Kabupaten Lampung Utara agar dapat memperkuat jaringan, meningkatkan solidaritas, serta menghadapi tantangan bisnis digital yang semakin berkembang pesat. Kegiatan musyawarah dihadiri oleh para pemilik usaha, pemilik toko, serta awak konter dari berbagai wilayah di Lampung Utara.
Melalui proses musyawarah yang berlangsung secara demokratis dan penuh kekeluargaan, peserta yang hadir menyepakati susunan kepengurusan inti IKBCI Kabupaten Lampung Utara untuk periode pertama. Dalam hasil musyawarah tersebut, Perlian Steven dipercaya untuk memimpin organisasi sebagai Ketua.
Selain itu, Predi Muhtar terpilih sebagai Wakil Ketua, Romli dipercaya menduduki jabatan Sekretaris, sementara posisi Wakil Sekretaris diamanahkan kepada Aris Munandar. Adapun posisi Bendahara dipercayakan kepada Edo Pranata yang akan didampingi oleh Riki Dinata sebagai Wakil Bendahara.
Terbentuknya kepengurusan perdana IKBCI Lampung Utara disambut antusias oleh seluruh peserta yang hadir. Mereka berharap organisasi ini mampu menjadi rumah besar bagi para pelaku usaha konter dan menjadi sarana komunikasi yang efektif dalam menghadapi berbagai persoalan di lapangan.
Ketua IKBCI Kabupaten Lampung Utara terpilih, Perlian Steven, mengatakan bahwa organisasi tersebut dibentuk dengan tujuan utama untuk mempererat hubungan dan persaudaraan di antara para pelaku usaha konter, operator pulsa, pemilik toko telepon seluler, serta pelaku bisnis gadget dan layanan digital lainnya.
Menurutnya, perkembangan teknologi yang begitu cepat telah menciptakan persaingan usaha yang semakin ketat. Oleh karena itu, diperlukan wadah bersama yang mampu menyatukan para pelaku usaha agar dapat saling mendukung dan bertukar informasi demi kemajuan bersama.
“Semoga IKBCI bisa menjadi rumah besar bagi kita semua. Jika ada masalah terkait harga, gangguan server, atau kebutuhan advokasi, kita akan menghadapinya bersama,” ujar Perlian Steven usai musyawarah pembentukan organisasi.
Ia menambahkan bahwa keberadaan IKBCI diharapkan tidak hanya menjadi tempat berkumpul para pelaku usaha, tetapi juga menjadi organisasi yang mampu memperjuangkan aspirasi anggota serta memberikan perlindungan terhadap berbagai persoalan yang muncul dalam dunia usaha konter.
Selain itu, organisasi ini juga diharapkan mampu menciptakan iklim usaha yang sehat dan kondusif. Dengan adanya koordinasi yang baik antaranggota, berbagai persoalan seperti persaingan harga, gangguan sistem, hingga perubahan kebijakan di sektor telekomunikasi dapat dihadapi secara bersama-sama.
Di sisi lain, Wakil Ketua IKBCI Kabupaten Lampung Utara, Predi Muhtar, menjelaskan bahwa setelah terbentuknya kepengurusan inti, pihaknya akan segera menyusun sejumlah program kerja jangka pendek sebagai langkah awal memperkuat organisasi.
Salah satu agenda utama yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat adalah pendataan dan inventarisasi anggota yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Lampung Utara. Pendataan tersebut dinilai penting guna mengetahui jumlah anggota secara pasti sekaligus memperkuat basis organisasi.
Selain melakukan pendataan, pengurus juga akan mempersiapkan pembuatan kartu anggota resmi sebagai identitas seluruh anggota IKBCI Lampung Utara. Kartu anggota tersebut nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat serta mempermudah koordinasi dalam berbagai kegiatan organisasi.
“Dalam waktu dekat kami akan menjalankan program kerja jangka pendek, termasuk inventarisasi anggota dan pembuatan kartu anggota resmi sebagai bagian dari penguatan organisasi,” jelas Predi Muhtar.
IKBCI sendiri merupakan organisasi yang menghimpun para pelaku usaha konter dan layanan digital yang saat ini mulai berkembang di berbagai kabupaten dan kota di Indonesia. Kehadiran organisasi tersebut merupakan respons terhadap perkembangan industri telekomunikasi dan digital yang terus mengalami perubahan.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan meningkatnya persaingan bisnis, para pelaku usaha konter dituntut untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kualitas pelayanan. Oleh karena itu, keberadaan IKBCI diharapkan mampu menjadi wadah yang mendorong para anggotanya untuk terus berkembang dan meningkatkan daya saing.
Selain memperkuat hubungan antarpelaku usaha, organisasi ini juga diharapkan dapat menjadi mitra strategis bagi pemerintah maupun pihak terkait dalam menyampaikan aspirasi dan kebutuhan para pelaku usaha konter di daerah.
Dengan terbentuknya IKBCI Kabupaten Lampung Utara, para anggota berharap organisasi tersebut dapat tumbuh menjadi komunitas yang solid, profesional, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi perkembangan sektor usaha konter dan layanan digital di Kabupaten Lampung Utara.
Ke depan, IKBCI diharapkan tidak hanya menjadi simbol persatuan para pelaku usaha, tetapi juga menjadi wadah yang mampu meningkatkan kesejahteraan anggota melalui berbagai program, pelatihan, serta kerja sama yang bermanfaat bagi seluruh anggotanya.
(Red)
Pewarta: Pariyo Saputra
Redaksi Sumateranewstv




0Komentar