Lampung Utara, (Sumateranewstv.com) – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Lampung Utara menggelar kegiatan Doa Bersama Lintas Agama yang berlangsung di Ruang Rekonfu Polres Lampung Utara, Selasa (30/6/2026) pukul 14.00 WIB. Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara yang bertujuan memperkuat persatuan, mempererat tali silaturahmi antarumat beragama, serta meningkatkan sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Lampung Utara.
Suasana khidmat mewarnai jalannya kegiatan yang dihadiri oleh Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., Asisten I Pemerintah Kabupaten Lampung Utara Drs. Mat Soleh, M.Pd. yang mewakili Bupati Lampung Utara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), para tokoh agama dari berbagai keyakinan, pejabat utama Polres Lampung Utara, personel Polri, serta tamu undangan lainnya.
Pelaksanaan doa bersama lintas agama tersebut mencerminkan komitmen Polres Lampung Utara dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat yang majemuk. Keberagaman agama dan budaya yang ada di Indonesia dipandang sebagai kekuatan bangsa yang harus terus dirawat melalui semangat toleransi, saling menghormati, serta membangun komunikasi yang baik antar seluruh lapisan masyarakat.
Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selanjutnya Kapolres Lampung Utara menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Setelah itu, sambutan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Utara disampaikan oleh Asisten I Drs. Mat Soleh, M.Pd. yang mewakili Bupati Lampung Utara. Dalam sambutannya, pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada Polres Lampung Utara atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu mempererat hubungan antara aparat kepolisian dengan masyarakat serta para tokoh agama.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin secara bergantian oleh pemuka agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha. Masing-masing pemuka agama memanjatkan doa sesuai ajaran dan keyakinannya, memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh personel Polri senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Doa bersama tersebut juga menjadi momentum untuk mengucapkan rasa syukur atas pengabdian Polri selama delapan dekade sekaligus memohon agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan kedamaian, persatuan, dan keamanan. Suasana penuh kekhusyukan tampak selama prosesi doa berlangsung hingga seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan menyanyikan lagu "Bagimu Negeri" dan sesi foto bersama.
Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama lintas agama merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengedepankan nilai kebersamaan, toleransi, dan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.
"Melalui doa bersama lintas agama ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat persaudaraan, serta meningkatkan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, dan seluruh komponen masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Lampung Utara," ujar IPTU Herawati.
Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat dilakukan oleh Polri semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh komponen masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa harus terus diperkuat.
IPTU Herawati menambahkan bahwa Polres Lampung Utara akan terus mengedepankan pelayanan yang humanis, profesional, dan Presisi dalam menjalankan tugas sehari-hari. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman, menjadi mitra dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Ia juga menegaskan bahwa keberagaman merupakan modal utama bangsa Indonesia yang harus dijaga bersama. Dengan menjunjung tinggi nilai toleransi dan saling menghormati, masyarakat akan mampu menciptakan kehidupan yang harmonis dan terhindar dari berbagai potensi konflik.
Momentum Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung semangat pengabdian kepada masyarakat diharapkan menjadi refleksi bagi seluruh personel Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempererat hubungan harmonis dengan seluruh lapisan masyarakat.
Selain menjadi bentuk rasa syukur, doa bersama lintas agama ini juga menjadi simbol persatuan bangsa di tengah keberagaman. Polres Lampung Utara berharap semangat kebersamaan tersebut terus tumbuh sehingga tercipta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, serta kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Lampung Utara.
"Kami berharap momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini semakin memperkuat semangat pengabdian Polri kepada masyarakat sekaligus memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa melalui kebersamaan dalam keberagaman," tutup IPTU Herawati. (*)
Pewarta: Pariyo Saputra
Redaksi Sumateranewstv







0Komentar