Lampung Selatan, (Sumateranewstv.com) – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menggelar Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personel Polri Periode 1 Juli 2026 di Lapangan Mapolda Lampung, Selasa (30/6/2026). Upacara tersebut dipimpin oleh Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Sumarto yang mewakili Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf.

Momentum kenaikan pangkat menjadi salah satu agenda penting di lingkungan Polri sebagai bentuk penghargaan institusi kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, disiplin, integritas, serta prestasi kerja selama menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Dalam amanatnya, Wakapolda Lampung menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukanlah sesuatu yang diperoleh secara otomatis. Menurutnya, setiap personel yang menerima kenaikan pangkat telah melalui proses penilaian yang ketat berdasarkan berbagai indikator, mulai dari disiplin, profesionalisme, loyalitas, hingga rekam jejak pelaksanaan tugas.

"Kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan organisasi atas dedikasi, loyalitas, disiplin, dan prestasi kerja personel dalam pelaksanaan tugas pengabdian kepada masyarakat," ujar Brigjen Pol. Sumarto.

Ia menjelaskan bahwa setiap anggota Polri harus memahami makna dari kenaikan pangkat tersebut. Semakin tinggi pangkat yang disandang, maka semakin besar pula amanah dan tanggung jawab yang harus dipikul dalam menjalankan tugas kepolisian.

Wakapolda juga mengingatkan bahwa seorang anggota Polri dituntut untuk selalu dekat dengan masyarakat. Kehadiran polisi di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman, menjadi solusi atas berbagai persoalan, serta menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari.

"Semakin tinggi pangkat kita, kita harus semakin dekat dengan rakyat. Kita dituntut bukan untuk ditakuti, melainkan untuk dicintai, diandalkan, dan menjadi teladan sejati yang mengayomi masyarakat," tegasnya.

Pada periode kenaikan pangkat 1 Juli 2026, sebanyak 306 personel dari Satuan Kerja (Satker) Polda Lampung memperoleh kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Jumlah tersebut terdiri dari 4 personel berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), 5 personel Komisaris Polisi (Kompol), 5 personel Ajun Komisaris Polisi (AKP), 6 personel Inspektur Polisi Satu (Iptu), 38 personel Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu), 115 personel Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda), 37 personel Brigadir Polisi Kepala (Bripka), 9 personel Brigadir Polisi (Brigpol), 74 personel Brigadir Polisi Satu (Briptu), serta 13 personel Tamtama.

Sementara itu, apabila digabungkan dengan personel dari seluruh satuan wilayah (Satwil) jajaran Polda Lampung, total personel yang menerima kenaikan pangkat pada periode 1 Juli 2026 mencapai 1.051 personel. Jumlah tersebut menunjukkan besarnya sumber daya manusia Polri di wilayah Lampung yang terus didorong untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Wakapolda, kenaikan pangkat harus menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam bekerja. Personel Polri dituntut mampu berpikir lebih matang, mengambil keputusan secara bijaksana, serta menjaga nama baik institusi di mana pun bertugas.

"Kenaikan pangkat ini diharapkan menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan profesionalisme, mampu berpikir matang, bertindak bijaksana serta menjadi teladan baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat," katanya.

Selain menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat, Wakapolda Lampung juga memberikan apresiasi kepada keluarga besar anggota Polri. Menurutnya, keberhasilan seorang personel tidak terlepas dari dukungan keluarga yang selalu memberikan semangat, doa, dan motivasi sehingga anggota dapat menjalankan tugas dengan baik.

Momentum kenaikan pangkat kali ini juga bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri Untuk Masyarakat". Tema tersebut menjadi pengingat bahwa seluruh jajaran Polri harus terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta menjaga keamanan dan ketertiban secara profesional dan humanis.

Brigjen Pol. Sumarto mengajak seluruh personel menjadikan Hari Bhayangkara sebagai momentum evaluasi sekaligus penyemangat dalam meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara. Ia berharap seluruh anggota Polri mampu terus beradaptasi dengan tantangan zaman serta menjaga sinergitas dengan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, Polri yang profesional tidak hanya diukur dari keberhasilan dalam penegakan hukum, tetapi juga dari kemampuan membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Oleh karena itu, nilai-nilai loyalitas, integritas, kedisiplinan, serta pelayanan yang humanis harus terus ditanamkan kepada setiap personel.

Menutup amanatnya, Wakapolda Lampung berharap seluruh personel yang memperoleh kenaikan pangkat dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

"Semoga Polri semakin dicintai masyarakat serta semakin dipercaya dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat," tutup Wakapolda.

(*)

Pewarta: Pariyo Saputra 

Redaksi Sumateranewstv