Lampung Utara, (Sumateranewstv.com) – Jajaran Polres Lampung Utara melaksanakan pengamanan terhadap aksi unjuk rasa yang digelar oleh Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Lampung Utara di Kantor Pemerintah Daerah dan Kantor DPRD Kabupaten Lampung Utara, Senin (29/6/2026). Berkat pengamanan yang dilakukan secara profesional, humanis, dan sesuai prosedur, seluruh rangkaian aksi penyampaian aspirasi berlangsung aman, tertib, serta kondusif hingga kegiatan berakhir.
Aksi unjuk rasa tersebut diikuti sekitar 230 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Dalam aksi tersebut, para peserta menyampaikan sejumlah aspirasi yang ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Utara maupun pemerintah pusat terkait berbagai persoalan yang menjadi perhatian mahasiswa.
Sebelum pengamanan dimulai, Polres Lampung Utara terlebih dahulu menggelar apel kesiapan personel yang dipimpin langsung oleh Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si. Apel tersebut bertujuan memastikan seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sehingga pengamanan dapat berjalan secara optimal.
Kapolres menekankan kepada seluruh personel agar mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Selain itu, personel juga diminta menjaga profesionalisme selama bertugas agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terpelihara.
Usai apel, massa aksi bergerak dari Kampus Universitas Muhammadiyah Kotabumi menuju Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara dengan pengawalan aparat kepolisian. Sepanjang perjalanan, petugas turut melakukan pengaturan arus lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan sekaligus memberikan rasa aman kepada pengguna jalan lainnya.
Sesampainya di Kantor Pemerintah Daerah, para peserta aksi menyampaikan berbagai tuntutan dan aspirasi yang diterima langsung oleh Wakil Bupati Lampung Utara. Penyampaian aspirasi berlangsung secara tertib dengan pengamanan yang dilakukan aparat kepolisian sehingga kegiatan berjalan lancar tanpa adanya gangguan berarti.
Setelah menyelesaikan aksi di Kantor Pemerintah Daerah, massa kemudian melanjutkan kegiatan menuju Kantor DPRD Kabupaten Lampung Utara. Di lokasi kedua ini sempat terjadi aksi saling dorong antara peserta aksi dengan petugas ketika massa berusaha memasuki area gedung DPRD karena belum adanya perwakilan anggota dewan yang menemui mereka.
Meski sempat terjadi ketegangan, situasi berhasil dikendalikan dengan cepat oleh personel Polres Lampung Utara yang bertugas di lapangan. Aparat mengedepankan komunikasi yang baik dengan koordinator lapangan serta melakukan pendekatan persuasif sehingga kondisi kembali kondusif dan tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.
Setelah dilakukan koordinasi, akhirnya perwakilan mahasiswa diterima untuk melakukan dialog dan audiensi bersama anggota DPRD Kabupaten Lampung Utara. Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyampaikan berbagai aspirasi, masukan, serta harapan agar pemerintah daerah dan lembaga legislatif dapat memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan yang mereka sampaikan.
Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan melalui Kasi Humas Polres Lampung Utara IPTU Herawati mengatakan bahwa Polres Lampung Utara memiliki komitmen untuk memberikan pelayanan pengamanan kepada masyarakat yang menyampaikan pendapat di muka umum secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
"Pengamanan dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan pendapat di muka umum secara aman, tertib, dan sesuai peraturan perundang-undangan. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung kondusif hingga selesai," ujar IPTU Herawati mewakili Kapolres.
Menurutnya, seluruh personel yang bertugas telah diarahkan untuk mengutamakan pendekatan persuasif dan membangun komunikasi yang baik dengan koordinator aksi. Langkah tersebut dinilai efektif dalam mencegah munculnya potensi gangguan keamanan maupun benturan yang tidak diinginkan selama aksi berlangsung.
"Kami mengapresiasi seluruh peserta aksi yang telah menyampaikan aspirasi secara tertib serta berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif," tambah IPTU Herawati.
Ia juga menegaskan bahwa pengamanan aksi unjuk rasa merupakan bagian dari tugas kepolisian dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, setiap pelaksanaan pengamanan dilakukan dengan mengedepankan profesionalisme, proporsionalitas, serta penghormatan terhadap hak konstitusional warga negara dalam menyampaikan pendapat.
Setelah audiensi antara perwakilan PC IMM Kabupaten Lampung Utara dengan anggota DPRD selesai dilaksanakan, massa secara tertib membubarkan diri sekitar pukul 13.40 WIB. Selanjutnya seluruh personel mengikuti apel konsolidasi sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan tugas pengamanan.
Secara keseluruhan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Tidak terdapat gangguan keamanan maupun kerusakan fasilitas umum selama pelaksanaan aksi. Keberhasilan pengamanan ini menjadi bukti sinergi yang baik antara aparat kepolisian, peserta aksi, pemerintah daerah, DPRD, serta seluruh pihak yang turut menjaga situasi tetap kondusif.
Polres Lampung Utara berharap budaya penyampaian aspirasi secara damai dan dialogis terus terjaga sebagai bagian dari kehidupan demokrasi yang sehat. Kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban bersama sehingga setiap penyampaian pendapat dapat berlangsung dengan aman tanpa mengganggu aktivitas masyarakat lainnya. (*)
Pewarta: Pariyo Saputra
Redaksi Sumateranewstv








0Komentar