Kotabumi, (Sumateranewstv.com) – Semangat pelestarian budaya dan kebanggaan terhadap kekayaan daerah mewarnai pelaksanaan Parade Mighul dan Pawai Budaya yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, Minggu (14/6/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kabupaten Lampung Utara tersebut berlangsung meriah dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat yang memadati sepanjang rute kegiatan.
Parade Mighul dan Pawai Budaya tahun ini tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana edukasi, promosi daerah, sekaligus upaya nyata dalam menjaga, melestarikan, dan memperkenalkan kekayaan budaya yang dimiliki Kabupaten Lampung Utara kepada masyarakat luas.
Sejak pagi hari, ribuan warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Lampung Utara terlihat memadati kawasan pusat kegiatan untuk menyaksikan berbagai penampilan budaya yang disuguhkan oleh peserta. Antusiasme masyarakat begitu tinggi, menunjukkan bahwa kegiatan budaya masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.
Parade Mighul yang menjadi salah satu ikon dalam perayaan HUT Kabupaten Lampung Utara dimulai dari depan Rumah Jabatan Bupati Lampung Utara. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta kecamatan di Kabupaten Lampung Utara turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan menampilkan berbagai kreasi dan inovasi yang menggambarkan identitas daerah masing-masing.
Berbagai kendaraan hias yang dihiasi ornamen budaya, miniatur hasil pembangunan, serta simbol-simbol kearifan lokal tampil memukau sepanjang jalur parade. Setiap peserta berupaya menampilkan kreativitas terbaik untuk menarik perhatian masyarakat sekaligus menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjaga budaya daerah.
Selain Parade Mighul, kemeriahan kegiatan semakin terasa dengan hadirnya Pawai Budaya yang melibatkan 23 kecamatan se-Kabupaten Lampung Utara. Masing-masing kecamatan menampilkan beragam budaya khas yang menjadi identitas masyarakat setempat.
Berbagai pakaian adat, tarian tradisional, kesenian rakyat, alat musik daerah, hingga berbagai simbol budaya lokal ditampilkan secara atraktif oleh para peserta. Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang memenuhi sisi kanan dan kiri jalan sepanjang rute pawai.
Pawai Budaya tahun ini memiliki konsep yang lebih luas dibanding sekadar menampilkan kesenian tradisional. Setiap kecamatan juga diberikan kesempatan untuk memperkenalkan potensi unggulan daerah masing-masing yang selama ini menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
Melalui kendaraan hias dan atraksi yang ditampilkan, para peserta memperkenalkan berbagai hasil pertanian unggulan seperti padi, jagung, singkong, cabai, dan berbagai komoditas hortikultura lainnya yang menjadi andalan masyarakat Lampung Utara.
Tidak hanya sektor pertanian, berbagai hasil perkebunan unggulan seperti kopi, kakao, karet, kelapa sawit, dan lada juga turut dipromosikan kepada masyarakat. Potensi perkebunan yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi daerah ditampilkan secara menarik dan edukatif.
Keikutsertaan sektor UMKM dalam pawai budaya juga menjadi perhatian tersendiri. Berbagai produk olahan makanan, kerajinan tangan, fesyen lokal, hingga produk kreatif hasil karya masyarakat diperkenalkan kepada masyarakat sebagai bentuk promosi sekaligus dukungan terhadap pelaku usaha lokal.
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara memanfaatkan momentum HUT ke-80 ini sebagai ajang untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif yang terus berkembang di berbagai wilayah kecamatan. Produk-produk unggulan yang ditampilkan menjadi bukti bahwa masyarakat Lampung Utara memiliki kreativitas dan daya saing yang tinggi.
Selain memperkenalkan sektor ekonomi, sejumlah kecamatan juga menampilkan potensi pariwisata yang dimiliki daerah masing-masing. Berbagai miniatur objek wisata, panorama alam, destinasi wisata budaya, hingga potensi wisata religi ditampilkan secara kreatif sehingga menarik perhatian masyarakat.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Lampung Utara dapat semakin dikenal luas dan mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke daerah tersebut.
Wakil Bupati Lampung Utara Romli, S.Kom., S.H., M.H., yang mewakili Bupati Lampung Utara dalam sambutannya menyampaikan bahwa Parade Mighul dan Pawai Budaya merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga, melestarikan, sekaligus memperkenalkan budaya yang dimiliki Kabupaten Lampung Utara.
Menurut Romli, budaya merupakan identitas yang menjadi jati diri suatu daerah. Oleh karena itu, pelestarian budaya harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat agar nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para leluhur tetap terjaga dan tidak hilang ditelan perkembangan zaman.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata dalam menjaga, melestarikan, serta memperkenalkan kebudayaan yang dimiliki Kabupaten Lampung Utara. Budaya adalah identitas dan kebanggaan yang harus terus kita jaga bersama,” ujar Romli dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan Parade Mighul dan Pawai Budaya tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan HUT Kabupaten Lampung Utara semata, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar lebih mengenal akar budaya daerahnya.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan budaya daerah di masa mendatang. Tanpa keterlibatan generasi muda, berbagai warisan budaya yang dimiliki dikhawatirkan akan semakin tergerus oleh pengaruh globalisasi dan perkembangan teknologi.
“Kami berharap semangat pelestarian budaya seperti ini dapat terus tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat. Generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam mencintai, menjaga, dan melestarikan warisan budaya daerah,” lanjutnya.
Romli juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menampilkan kreativitas terbaiknya dalam Parade Mighul dan Pawai Budaya. Ia menilai antusiasme seluruh OPD dan kecamatan menunjukkan bahwa kecintaan terhadap budaya daerah masih sangat kuat.
Kemeriahan acara semakin terasa ketika berbagai kelompok seni tradisional menampilkan pertunjukan budaya di sepanjang jalur pawai. Tarian daerah yang energik, musik tradisional yang khas, serta berbagai atraksi budaya lainnya berhasil menghibur masyarakat yang hadir.
Tak sedikit warga yang mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam untuk dibagikan melalui media sosial. Banyak masyarakat mengaku bangga melihat keberagaman budaya dan potensi yang dimiliki Kabupaten Lampung Utara.
Bagi masyarakat, kegiatan ini bukan hanya menjadi hiburan tahunan, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya dan potensi ekonomi yang ada di setiap kecamatan. Berbagai informasi yang ditampilkan melalui pawai memberikan wawasan baru mengenai potensi daerah yang selama ini belum banyak diketahui.
Parade Mighul dan Pawai Budaya juga menjadi ruang silaturahmi bagi masyarakat dari berbagai wilayah. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat saling mengenal budaya satu sama lain serta mempererat persatuan dalam keberagaman yang ada di Kabupaten Lampung Utara.
Momentum peringatan HUT ke-80 Kabupaten Lampung Utara menjadi kesempatan yang tepat untuk merefleksikan perjalanan panjang pembangunan daerah. Selama delapan dekade, Kabupaten Lampung Utara terus berkembang dalam berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga pelestarian budaya.
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menyadari bahwa pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya berfokus pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan pelestarian nilai-nilai budaya yang menjadi identitas masyarakat.
Oleh sebab itu, berbagai program pelestarian budaya terus didorong melalui kegiatan seni, festival budaya, pembinaan sanggar seni, hingga pemberdayaan komunitas budaya yang tersebar di berbagai wilayah.
Kegiatan Parade Mighul dan Pawai Budaya menjadi salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut. Selain melestarikan budaya, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi daerah yang efektif karena mampu memperkenalkan berbagai potensi unggulan kepada masyarakat secara langsung.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., Ketua DPRD Lampung Utara M. Yusrizal, S.T., beserta unsur Forkopimda Kabupaten Lampung Utara. Kehadiran para pimpinan daerah menunjukkan dukungan penuh terhadap pelestarian budaya sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.
Hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara Dra. Intji Indriati, M.H., Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Utara drg. Meri Farida Hamartoni, Ketua I TP-PKK Vivi Yanti Romli, Ketua IKAD Hesty Asriya, S.E., M.M., Ketua Bhayangkari Tarry Deddy Kurniawan, para kepala OPD beserta istri, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Utara.
Kehadiran berbagai unsur pemerintahan, organisasi kemasyarakatan, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan masyarakat umum menunjukkan bahwa pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan dukungan dari seluruh elemen.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Pengamanan dilakukan oleh aparat gabungan yang memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar tanpa gangguan berarti.
Keberhasilan pelaksanaan Parade Mighul dan Pawai Budaya tahun ini menjadi bukti bahwa budaya masih menjadi kekuatan besar yang mampu menyatukan masyarakat dalam semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap daerah.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berharap semangat menjaga budaya tidak hanya muncul saat perayaan hari jadi daerah, tetapi dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Budaya harus terus hidup, berkembang, dan diwariskan kepada generasi berikutnya sebagai identitas yang membanggakan.
Parade Mighul dan Pawai Budaya HUT ke-80 Kabupaten Lampung Utara akhirnya tidak hanya menjadi sebuah perayaan, melainkan juga menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga warisan leluhur, memperkuat persatuan, serta mempromosikan potensi daerah menuju masa depan yang lebih maju dan berdaya saing.
(*)
Redaksi Sumateranewstv







0Komentar