TSC7GSdiGpY5Tpz5TpY7GSrpGA==
Light Dark
Wakil Bupati Lampung Utara Sambut Kepulangan Jamaah Haji, 393 Jamaah Tiba dengan Selamat di Tanah Air

Wakil Bupati Lampung Utara Sambut Kepulangan Jamaah Haji, 393 Jamaah Tiba dengan Selamat di Tanah Air

Daftar Isi
×

Kotabumi, (Sumateranewstv.com) – Suasana haru, bahagia, dan penuh rasa syukur menyelimuti Halaman Mapolres Lampung Utara pada Minggu (14/6/2026) saat ratusan jamaah haji asal Kabupaten Lampung Utara tiba kembali di kampung halaman setelah menunaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci Makkah dan Madinah. Kedatangan para tamu Allah tersebut disambut langsung oleh Wakil Bupati Lampung Utara Romli, S.Kom., S.H., M.H., bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Utara serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Penyambutan jamaah haji tahun 2026 berlangsung dengan penuh khidmat dan kekeluargaan. Sejak siang hari, keluarga jamaah telah memadati area penyambutan untuk menyambut kepulangan anggota keluarga mereka yang telah menjalankan ibadah haji selama lebih dari satu bulan di Tanah Suci.

Kehadiran para jamaah haji menjadi momen yang sangat dinantikan oleh keluarga dan masyarakat. Tidak sedikit yang meneteskan air mata haru saat melihat kembali orang-orang tercinta yang telah menyelesaikan salah satu rukun Islam tersebut. Pelukan hangat, ucapan syukur, serta doa-doa kebaikan mewarnai suasana penyambutan yang berlangsung dengan tertib dan penuh kekhidmatan.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Lampung Utara Romli didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara Dra. Intji Indriati, M.H., para Asisten Sekretariat Daerah, kepala perangkat daerah terkait, serta sejumlah pejabat lainnya. Turut hadir menyambut kedatangan jamaah haji, Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., beserta jajaran yang turut memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara memberikan perhatian khusus terhadap kepulangan jamaah haji sebagai bentuk penghormatan kepada para warga yang telah menunaikan ibadah di Tanah Suci. Selain sebagai kegiatan seremonial, penyambutan ini juga menjadi simbol rasa syukur atas kembalinya para jamaah ke daerah asal dalam keadaan sehat dan selamat.

Berdasarkan data yang disampaikan panitia penyelenggara, jumlah jamaah haji asal Kabupaten Lampung Utara yang tiba kembali di daerah berjumlah 393 orang. Jumlah tersebut berasal dari total 398 calon jamaah haji yang sebelumnya dijadwalkan berangkat menunaikan ibadah haji pada musim haji tahun 2026.

Meski sebagian besar jamaah dapat kembali dengan selamat, terdapat pengurangan jumlah jamaah dibandingkan saat keberangkatan. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa kondisi yang terjadi selama proses penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Satu orang calon jamaah dilaporkan batal berangkat karena mengalami kendala kesehatan yang tidak memungkinkan untuk mengikuti perjalanan ibadah ke Tanah Suci. Keputusan tersebut diambil demi menjaga keselamatan dan kesehatan calon jamaah yang bersangkutan.

Sementara itu, satu orang jamaah lainnya hingga saat ini masih menjalani perawatan medis di rumah sakit sehingga belum dapat kembali bersama rombongan. Pemerintah daerah bersama pihak terkait terus memantau perkembangan kondisi kesehatan jamaah tersebut dan berharap dapat segera pulih serta kembali berkumpul bersama keluarga.

Di samping itu, terdapat kabar duka yang menyelimuti pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Tiga orang jamaah haji asal Kabupaten Lampung Utara dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan ibadah di Tanah Suci. Kepergian mereka menjadi duka mendalam bagi keluarga, masyarakat, serta Pemerintah Kabupaten Lampung Utara.

“Innalillahi wa inna ilaihi roji’un,” ungkapan belasungkawa disampaikan dalam kesempatan tersebut sebagai bentuk penghormatan dan doa kepada para jamaah yang wafat saat menjalankan ibadah haji.

Meskipun terdapat duka yang menyertai perjalanan ibadah tahun ini, secara umum pelaksanaan ibadah haji jamaah asal Lampung Utara berlangsung dengan baik. Sebagian besar jamaah dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah wajib maupun sunnah sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Para jamaah yang tergabung dalam Kloter 15 tersebut sebelumnya dijemput dari Asrama Haji Bandar Lampung menggunakan sepuluh unit armada bus yang telah disiapkan oleh panitia. Proses pemulangan berlangsung tertib dengan pengawalan dan koordinasi yang baik antara panitia, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan instansi terkait.

Setelah menempuh perjalanan dari Bandar Lampung menuju Kotabumi, para jamaah akhirnya tiba di Halaman Mapolres Lampung Utara yang menjadi lokasi utama penyambutan. Kehadiran keluarga yang telah menunggu sejak pagi menambah suasana haru dan kebahagiaan dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lampung Utara Romli menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jamaah haji ke tanah air. Ia mengungkapkan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan nikmat yang luar biasa dan menjadi impian bagi setiap umat Islam.

Menurutnya, perjalanan ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik menuju Tanah Suci, melainkan perjalanan spiritual yang memberikan banyak pelajaran berharga bagi setiap jamaah. Oleh karena itu, pengalaman yang diperoleh selama berada di Makkah dan Madinah hendaknya dapat dijadikan bekal dalam kehidupan sehari-hari.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, kami mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jamaah haji yang telah menunaikan ibadah di Tanah Suci. Semoga seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT dan memperoleh predikat haji yang mabrur,” ujar Romli.

Ia menegaskan bahwa para jamaah yang telah kembali dari ibadah haji memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan di tengah masyarakat. Predikat haji yang disandang hendaknya tercermin dalam perilaku, sikap, dan kehidupan sehari-hari yang lebih baik.

Wakil Bupati juga berpesan agar nilai-nilai luhur yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji dapat terus dijaga dan diamalkan. Menurutnya, ibadah haji mengajarkan berbagai nilai penting seperti keikhlasan, kesabaran, kedisiplinan, kebersamaan, persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama.

“Kami berharap para jamaah dapat menjaga dan mengamalkan nilai-nilai luhur yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji. Jadilah teladan bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat. Tunjukkan sikap yang mencerminkan akhlak mulia serta semangat untuk terus berbuat kebaikan,” katanya.

Pesan tersebut mendapat sambutan positif dari para jamaah maupun masyarakat yang hadir. Banyak pihak menilai bahwa jamaah haji memiliki peran penting dalam memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki makna sangat mendalam. Selain sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, ibadah haji juga menjadi simbol persatuan umat Islam dari seluruh dunia tanpa memandang suku, bangsa, warna kulit, maupun status sosial.

Selama berada di Tanah Suci, para jamaah menjalani berbagai rangkaian ibadah yang menuntut kesiapan fisik, mental, dan spiritual. Mereka harus mengikuti sejumlah tahapan penting seperti thawaf, sa’i, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, melontar jumrah di Mina, hingga thawaf ifadah.

Setiap tahapan ibadah tersebut mengandung pelajaran berharga yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kesabaran saat menghadapi keramaian, keikhlasan dalam beribadah, serta semangat kebersamaan dengan sesama jamaah menjadi pengalaman spiritual yang sulit dilupakan.

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berharap pengalaman tersebut dapat membawa perubahan positif bagi para jamaah setelah kembali ke tengah masyarakat. Kehadiran para haji dan hajjah diharapkan mampu menjadi sumber inspirasi dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan sosial.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas penyelenggara ibadah haji, tenaga kesehatan, pembimbing ibadah, petugas kloter, serta seluruh pihak yang telah memberikan pelayanan kepada jamaah sejak proses keberangkatan hingga kepulangan.

Keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Kementerian Agama, petugas haji, aparat keamanan, dan berbagai pihak lainnya. Sinergi tersebut memungkinkan pelayanan kepada jamaah dapat berjalan secara optimal.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan memastikan seluruh proses penyambutan berlangsung aman dan tertib. Jajaran kepolisian melakukan pengamanan di sekitar lokasi guna mengantisipasi kepadatan kendaraan serta menjaga kelancaran arus lalu lintas.

Kehadiran personel kepolisian di lokasi juga bertujuan memberikan rasa aman kepada jamaah maupun keluarga yang hadir. Dengan jumlah masyarakat yang cukup banyak memadati lokasi penyambutan, pengaturan lalu lintas menjadi salah satu aspek penting yang mendapat perhatian khusus.

Berkat kerja sama seluruh pihak, kegiatan penyambutan berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Arus lalu lintas di sekitar kawasan Mapolres Lampung Utara tetap terkendali meskipun terjadi peningkatan aktivitas masyarakat.

Bagi keluarga jamaah, momen kepulangan ini menjadi salah satu peristiwa yang paling membahagiakan. Setelah menunggu selama berminggu-minggu, mereka akhirnya dapat kembali berkumpul dengan anggota keluarga yang telah menunaikan ibadah haji.

Suasana penuh syukur tampak di berbagai sudut lokasi penyambutan. Banyak keluarga membawa bunga, spanduk ucapan selamat datang, hingga hadiah sederhana sebagai bentuk ungkapan rasa bahagia atas kepulangan jamaah.

Para jamaah juga tampak antusias berbagi cerita mengenai pengalaman mereka selama berada di Tanah Suci. Kisah-kisah tentang pelaksanaan ibadah, suasana Masjidil Haram, Masjid Nabawi, serta pengalaman bertemu jamaah dari berbagai negara menjadi cerita yang menarik untuk dibagikan kepada keluarga dan kerabat.

Kepulangan jamaah haji tahun ini tidak hanya menjadi momentum kebahagiaan bagi keluarga, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Lampung Utara. Kehadiran ratusan haji dan hajjah baru diharapkan mampu memperkuat kehidupan religius dan sosial di daerah.

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berharap seluruh jamaah yang telah kembali dapat menjaga kesehatan, terus meningkatkan kualitas ibadah, serta aktif berkontribusi dalam pembangunan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.

Dengan kepulangan 393 jamaah haji asal Lampung Utara, perhelatan ibadah haji tahun 2026 menjadi salah satu momen penting yang meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat. Di tengah rasa syukur atas kepulangan jamaah, doa juga terus dipanjatkan bagi jamaah yang masih menjalani perawatan serta bagi tiga jamaah yang wafat di Tanah Suci.

Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan menuju Baitullah, tetapi juga perjalanan menuju peningkatan kualitas diri sebagai manusia yang lebih baik, lebih sabar, lebih peduli, dan lebih dekat kepada Allah SWT.

Dengan penuh rasa syukur, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara bersama seluruh masyarakat menyambut kembali para tamu Allah yang telah menyelesaikan ibadah sucinya. Semoga seluruh jamaah memperoleh predikat haji mabrur dan mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

(*)

Redaksi Sumateranewstv 

0Komentar