TSC7GSdiGpY5Tpz5TpY7GSrpGA==
Light Dark
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Bidpropam Polda Lampung Gelar Gaktibplin di Polres Tulang Bawang Barat untuk Perkuat Disiplin dan Profesionalisme Personel

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Bidpropam Polda Lampung Gelar Gaktibplin di Polres Tulang Bawang Barat untuk Perkuat Disiplin dan Profesionalisme Personel

Daftar Isi
×

TULANG BAWANG BARAT, (Sumateranewstv.com) – Dalam upaya memperkuat budaya disiplin, profesionalisme, dan integritas di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Lampung melaksanakan kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap seluruh personel Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba), Kamis (18/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Apel Mapolres Tulang Bawang Barat tersebut menjadi bagian dari pengawasan internal sekaligus langkah preventif dalam mencegah berbagai bentuk pelanggaran disiplin maupun pelanggaran kode etik profesi.

Pelaksanaan Gaktibplin dipimpin langsung oleh Kasubbid Wabprof Bidpropam Polda Lampung, AKBP Ramlan, S.H., M.H., bersama tim dari Bidpropam Polda Lampung. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personel Polres Tulang Bawang Barat, mulai dari pejabat utama hingga anggota yang bertugas di berbagai satuan fungsi.

Pengawasan internal tersebut merupakan agenda rutin Bidpropam Polda Lampung yang dilaksanakan secara berkala di seluruh jajaran kepolisian sebagai bagian dari komitmen institusi dalam membangun sumber daya manusia Polri yang profesional, berintegritas, disiplin, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Disiplin Menjadi Fondasi Utama Profesionalisme Polri

Kegiatan Gaktibplin diawali dengan apel bersama yang dipimpin oleh AKBP Ramlan. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa disiplin merupakan fondasi utama yang harus dimiliki setiap anggota Polri. Tanpa disiplin yang kuat, pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat tidak akan berjalan secara optimal.

Menurutnya, Polri saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks seiring perkembangan zaman. Harapan masyarakat terhadap kualitas pelayanan kepolisian terus meningkat, sehingga setiap personel dituntut tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga menunjukkan integritas, etika, dan kedisiplinan dalam setiap pelaksanaan tugas.

Ia menjelaskan bahwa pengawasan internal melalui Gaktibplin bukan bertujuan mencari kesalahan anggota, melainkan menjadi sarana pembinaan agar seluruh personel tetap berada dalam koridor aturan yang telah ditetapkan oleh institusi.

"Atas nama tim, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kabag Ops Polres Tubaba beserta para pejabat utama dan seluruh anggota yang telah menyambut kami dengan baik dan penuh keharmonisan," ujar AKBP Ramlan di hadapan peserta apel.

Ucapan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas kesiapan jajaran Polres Tulang Bawang Barat dalam mendukung pelaksanaan pengawasan internal yang dilaksanakan Bidpropam Polda Lampung.

Pemeriksaan Menyeluruh terhadap Administrasi Personel

Usai memberikan arahan, tim Bidpropam langsung melaksanakan pemeriksaan terhadap seluruh personel. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan setiap anggota telah memenuhi ketentuan administrasi yang diwajibkan oleh institusi.

Beberapa dokumen yang diperiksa antara lain Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Izin Mengemudi (SIM), kartu pinjam pakai senjata api bagi personel yang mendapatkan fasilitas tersebut, hingga kelengkapan administrasi lainnya yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas.

Pemeriksaan administrasi memiliki peranan penting karena menjadi salah satu indikator kepatuhan personel terhadap aturan kedinasan. Kelengkapan identitas menunjukkan kesiapan anggota dalam menjalankan tugas serta menjadi bentuk tanggung jawab administratif sebagai aparat negara.

Selain itu, pemeriksaan administrasi juga bertujuan memastikan tidak terdapat penyalahgunaan fasilitas dinas maupun dokumen yang sudah tidak berlaku. Dengan demikian, seluruh personel diharapkan selalu memperbarui dokumen sesuai ketentuan yang berlaku.

Pengecekan Sikap Tampang dan Kerapian Personel

Selain administrasi, Bidpropam juga memberikan perhatian serius terhadap sikap tampang personel. Seluruh anggota diperiksa mulai dari potongan rambut, kerapian seragam dinas (gampol), penggunaan atribut kepolisian, kebersihan perlengkapan dinas, hingga penampilan secara keseluruhan.

Pemeriksaan tersebut dilakukan karena penampilan merupakan salah satu representasi profesionalisme seorang anggota Polri ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat. Personel yang tampil rapi, bersih, dan sesuai ketentuan akan memberikan kesan positif sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Dalam pelaksanaan pemeriksaan, tim Bidpropam memberikan arahan secara langsung apabila ditemukan kekurangan yang harus segera diperbaiki. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pembinaan agar setiap anggota semakin memahami pentingnya menjaga sikap tampang sesuai ketentuan yang berlaku.

Disiplin terhadap hal-hal kecil seperti kerapian berpakaian, penggunaan atribut, maupun potongan rambut dinilai akan membentuk karakter personel yang lebih bertanggung jawab dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian.

Mitigasi untuk Mencegah Pelanggaran yang Lebih Besar

Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K., melalui Kabag Ops AKP Oktavia Siagian, S.H., M.H., yang didampingi Kasi Propam Iptu Sulistiawansyah Putra, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan Gaktibplin merupakan agenda rutin Bidpropam Polda Lampung yang memiliki fungsi strategis dalam mencegah berbagai bentuk pelanggaran.

Menurutnya, pengawasan internal menjadi salah satu langkah mitigasi agar potensi pelanggaran dapat dideteksi sejak dini sebelum berkembang menjadi pelanggaran yang lebih serius. Dengan demikian, pembinaan terhadap personel dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

"Perintah pimpinan sudah jelas, tidak ada ruang bagi personel yang tidak tertib. Penampilan adalah cermin kepribadian dan profesionalisme untuk melayani masyarakat dengan prima. Tindakan tegas ini adalah bentuk kecintaan institusi agar setiap personel tetap menjaga marwah dan martabat Polri di mata publik," tegas AKP Oktavia Siagian.

Ia menambahkan bahwa disiplin bukan hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan internal, tetapi juga mencerminkan komitmen moral setiap anggota dalam menjaga kehormatan institusi.

Pengawasan Internal Membangun Budaya Integritas

Pelaksanaan Gaktibplin merupakan bagian dari sistem pengawasan internal Polri yang bertujuan membangun budaya integritas di lingkungan kepolisian. Budaya tersebut menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan institusi Polri yang semakin profesional, modern, dan dipercaya masyarakat.

Melalui kegiatan seperti ini, setiap personel diingatkan kembali bahwa keberhasilan institusi bukan hanya ditentukan oleh kemampuan mengungkap tindak pidana, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankan tugas sehari-hari.

Pengawasan internal juga menjadi sarana evaluasi organisasi. Dari hasil pemeriksaan, pimpinan dapat mengetahui berbagai aspek yang masih perlu diperbaiki sehingga pembinaan terhadap personel dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Bidpropam Polda Lampung menilai bahwa pengawasan yang dilakukan secara rutin akan membentuk budaya kerja yang disiplin dan bertanggung jawab sehingga potensi penyimpangan dapat ditekan seminimal mungkin.

Meningkatkan Kualitas Pelayanan kepada Masyarakat

AKP Oktavia Siagian menegaskan bahwa tujuan utama dari pembinaan disiplin adalah meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Personel yang disiplin akan lebih siap menjalankan tugas, mampu bekerja sesuai prosedur, serta memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis.

"Operasi Gaktibplin ini bertujuan untuk menegakkan disiplin dan ketertiban di lingkungan internal kepolisian. Kami ingin memastikan seluruh personel Polres Tubaba dan jajaran mematuhi aturan yang berlaku, baik dalam kedinasan maupun di tengah masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, masyarakat memiliki harapan besar terhadap pelayanan kepolisian. Oleh karena itu, seluruh anggota harus mampu menunjukkan sikap profesional dalam setiap interaksi dengan masyarakat, mulai dari pelayanan administrasi, penanganan perkara, hingga kegiatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pelayanan yang baik tidak hanya diukur dari kecepatan, tetapi juga dari sikap ramah, sopan, transparan, dan akuntabel. Seluruh nilai tersebut hanya dapat diwujudkan apabila personel memiliki disiplin yang kuat.

Momentum Menyambut Hari Bhayangkara ke-80

Kegiatan Gaktibplin di Polres Tulang Bawang Barat juga memiliki makna khusus karena dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati setiap 1 Juli. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat kualitas internal organisasi agar Polri semakin siap menghadapi berbagai tantangan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Berbagai kegiatan menjelang Hari Bhayangkara tidak hanya difokuskan pada bakti sosial, pelayanan kesehatan, maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya, tetapi juga diarahkan pada pembinaan internal personel sebagai bagian dari transformasi kelembagaan.

Pembinaan disiplin menjadi salah satu prioritas karena kualitas sumber daya manusia merupakan aset utama dalam mewujudkan Polri yang Presisi, yakni prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.

Komitmen Menjaga Marwah Institusi

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Para personel mengikuti pemeriksaan dengan sikap kooperatif sebagai bentuk tanggung jawab terhadap aturan yang berlaku di lingkungan Polri.

Kabag Ops berharap seluruh anggota menjadikan hasil pemeriksaan sebagai bahan evaluasi diri untuk terus meningkatkan kedisiplinan, integritas, loyalitas, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

"Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Polres Tubaba semakin meningkatkan kedisiplinan, menjaga nama baik institusi, serta menjunjung tinggi etika profesi sebagai abdi negara dan pelindung masyarakat. Pengawasan internal seperti Operasi Gaktibplin ini juga dilaksanakan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80," pungkasnya.

Melalui pelaksanaan Gaktibplin secara rutin dan berkesinambungan, Bidpropam Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan terhadap seluruh personel di jajaran Polda Lampung. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat budaya disiplin, meningkatkan profesionalisme, mencegah pelanggaran sejak dini, serta menjaga marwah institusi Polri sebagai aparat penegak hukum yang senantiasa hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan sumber daya manusia yang disiplin, berintegritas, dan profesional, Polri diyakini akan semakin dipercaya publik dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, ketertiban, serta menegakkan hukum di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang terus berkembang. (*)

Editor: Pariyo Saputra 

Redaksi Sumateranewstv 

```

0Komentar