TSC7GSdiGpY5Tpz5TpY7GSrpGA==
Light Dark
Bupati Dedi Irawan Lantik 21 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan ASN Harus Profesional, Berintegritas, dan Berorientasi pada Pelayanan Publik

Bupati Dedi Irawan Lantik 21 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan ASN Harus Profesional, Berintegritas, dan Berorientasi pada Pelayanan Publik

Daftar Isi
×

PESISIR BARAT, (Sumateranewstv.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui pelantikan pejabat administrator dan pejabat pengawas. Sebanyak 21 Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi dilantik oleh Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Lobi Teluk Stabas, Gedung Marga Sai Batin, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Kamis (23/10/2025).

Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus mengoptimalkan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD). Dengan adanya rotasi dan promosi jabatan ini, diharapkan setiap pejabat mampu menjalankan amanah sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing secara profesional serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Pesisir Barat Nomor: B/524/KPTS/V.04/HK-PSB/2025 dan B/524/KPTS/V.04/HK-PSB/2025 tentang pengangkatan pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru saja dilantik. Ia berharap kepercayaan yang diberikan pemerintah dapat dijadikan sebagai amanah yang dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, serta integritas tinggi.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat saya mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang hari ini resmi dilantik. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan integritas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Dedi Irawan.

Menurutnya, pelantikan bukan sekadar proses administratif ataupun seremonial belaka, melainkan momentum penting dalam perjalanan pengabdian seorang Aparatur Sipil Negara kepada bangsa, negara, dan masyarakat. Setiap jabatan yang diemban membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

Bupati menegaskan bahwa menjadi seorang pejabat di lingkungan pemerintahan merupakan sebuah kehormatan sekaligus tantangan. Oleh sebab itu, setiap ASN dituntut untuk terus meningkatkan disiplin, kompetensi, profesionalisme, serta mampu bekerja secara efektif dalam mendukung tercapainya visi pembangunan Kabupaten Pesisir Barat.

"Jabatan ini adalah sebuah kebanggaan, tetapi di balik kebanggaan tersebut terdapat tanggung jawab yang besar. Saudara harus bekerja lebih disiplin, lebih profesional, dan semakin dekat dengan masyarakat yang dilayani," tegasnya.

Dedi Irawan juga mengingatkan bahwa ASN bukan hanya sebagai pelaksana kebijakan pemerintah, tetapi juga harus mampu menjadi teladan bagi masyarakat dalam menjalankan nilai-nilai integritas, etika, dan semangat melayani.

"ASN bukan hanya pelaksana kebijakan, tetapi juga contoh bagi masyarakat. Oleh karena itu mari kita bangun semangat bekerja dengan hati, bekerja dengan komitmen, serta memiliki rasa cinta terhadap daerah yang kita bangun bersama," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyoroti perubahan paradigma birokrasi yang terus berkembang, terutama setelah diberlakukannya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. Menurutnya, regulasi tersebut membawa arah baru bagi reformasi birokrasi nasional yang menekankan pentingnya ASN berorientasi pada hasil kerja nyata, profesional, adaptif, serta memiliki integritas tinggi.

Ia menjelaskan bahwa reformasi birokrasi tidak lagi hanya berbicara mengenai administrasi pemerintahan, tetapi lebih jauh menitikberatkan pada kualitas pelayanan publik yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Pelayanan kepada masyarakat harus menjadi panggilan hati, bukan sekadar kewajiban administratif. Inilah semangat yang harus dimiliki seluruh ASN agar kehadiran pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Bupati juga memberikan sejumlah pesan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik agar terus meningkatkan kapasitas diri melalui pembelajaran, pelatihan, dan pengembangan kompetensi. Menurutnya, tantangan birokrasi ke depan semakin kompleks sehingga setiap aparatur harus mampu beradaptasi terhadap perubahan.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga etika sebagai aparatur pemerintah. Setiap ASN harus mampu menjaga citra positif pemerintah daerah melalui sikap yang santun, profesional, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas sehari-hari.

"Jagalah etika sebagai aparatur pemerintah. Bekerjalah dengan tertib administrasi, tepat waktu, tepat mutu, serta selalu mengedepankan komunikasi yang baik kepada masyarakat. Berikan pelayanan yang cepat, ramah, mudah dipahami, dan tidak berbelit-belit," katanya.

Dedi Irawan menegaskan bahwa jabatan yang diterima para ASN bukanlah hadiah ataupun penghargaan semata. Jabatan merupakan amanah yang harus dibuktikan melalui kerja keras, dedikasi, dan kinerja yang mampu memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah.

"Kepercayaan yang diberikan hari ini bukanlah hadiah, melainkan ujian untuk membuktikan bahwa kita layak dipercaya dan siap mengemban amanah rakyat," tegasnya.

Ia berharap seluruh pejabat administrator maupun pengawas yang baru dilantik dapat membawa semangat baru dalam menjalankan roda pemerintahan. Dengan semangat tersebut, diharapkan tercipta inovasi, percepatan pelayanan publik, serta peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan di seluruh perangkat daerah.

Bupati juga mengajak seluruh pejabat untuk menjadikan jabatan sebagai sarana berbuat kebaikan bagi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan seorang pejabat tidak hanya diukur dari jabatan yang diemban, tetapi juga dari manfaat yang mampu diberikan kepada masyarakat.

"Jadikan jabatan ini sebagai sarana untuk berbuat lebih banyak kebaikan, bukan sekadar simbol kedudukan. Gali potensi diri sesuai bidang masing-masing dan jadilah contoh bagi terciptanya birokrasi yang sehat, pemerintahan yang bersih, serta pelayanan publik yang memuaskan," pungkasnya.

Pelantikan tersebut mendapat perhatian dari jajaran pemerintah daerah karena menjadi bagian dari strategi penyegaran organisasi yang bertujuan meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan. Rotasi dan promosi jabatan diharapkan mampu menghadirkan energi baru dalam menjalankan berbagai program prioritas daerah.

Selain meningkatkan kualitas birokrasi, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat juga terus mendorong budaya kerja yang kolaboratif, inovatif, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui penempatan pejabat sesuai kompetensi, pemerintah optimistis pelayanan kepada masyarakat akan semakin cepat, efektif, dan berkualitas.

Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berharap seluruh pejabat mampu membangun sinergi lintas organisasi perangkat daerah sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berjalan secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Daftar 21 Pejabat Administrator dan Pengawas yang Dilantik

  1. Rully Nasrullah, S.H., M.H. – Kepala Bagian Hukum Sekretariat Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.
  2. Mirza Sahri, S.Pd.SD. – Camat Pesisir Selatan.
  3. Eva Zuraida, S.IP., M.Si. – Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
  4. Meida Siswati, S.Kep. – Sekretaris Dinas Kesehatan.
  5. Hijrah Amin, S.Pi., M.IP. – Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
  6. Dian Hardiyanti, S.ST., M.M. – Sekretaris Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja, dan Perindustrian.
  7. Henri Dunan, S.E. – Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon.
  8. Agung Adha, S.St.Pi. – Sekretaris Dinas Perikanan.
  9. Redi Susanto, S.IP. – Sekretaris Kecamatan Bangkunat.
  10. Takdir, S.H. – Sekretaris Kecamatan Ngambur.
  11. Hadiancha, S.E. – Kepala Bidang Dikdas, PAUD, Nonformal, dan Informal.
  12. Ir. Ramadan Yusuf Afif, S.T. – Kepala Bidang Bina Marga.
  13. Mustika Dewi, S.ST. – Kepala Bidang Perindustrian.
  14. Indah Cahyaning Puspati, S.E. – Kepala Bidang Akuntansi dan Aset Daerah pada BPKAD.
  15. Eflina, S.KM., M.M. – Kepala Bidang Perbendaharaan pada BPKAD.
  16. Ansori, S.Pd. – Kepala Bidang Statistik dan Persandian pada Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian.
  17. Rawan Diani Afif, S.Kom., M.M. – Kepala Bidang Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, serta Agama.
  18. Dian Fitria, S.ST. – Kepala Bidang Pemberdayaan Sumber Daya, Sarana dan Prasarana pada Dinas Pemuda dan Olahraga.
  19. Nurhayati, S.KM. – Kepala Subbagian Tata Usaha RSUD KH Muhammad Thohir.
  20. Solehati, A.Md.Keb. – Kepala Seksi Keperawatan RSUD KH Muhammad Thohir.
  21. dr. Novita Adityani – Kepala Seksi Pelayanan dan Rekam Medis RSUD KH Muhammad Thohir.

Melalui pelantikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berharap seluruh pejabat yang telah diberikan amanah mampu bekerja secara optimal, memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung percepatan pembangunan daerah demi terwujudnya Kabupaten Pesisir Barat yang semakin maju, profesional, dan berdaya saing.

(Rilis Diskominfotiksan)

Editor: Pariyo Saputra 

Redaksi Sumateranewstv 

```

0Komentar