Jakarta Barat, (Sumateranewstv.com) – Unit Reskrim Polsek Kembangan Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di kawasan Sate Taichan Nyotnyot, Jalan Pesanggrahan, Kembangan Selatan, Jakarta Barat. Dalam pengungkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan seorang pelaku berinisial A.A. (37), sementara dua pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran petugas.
Keberhasilan pengungkapan kasus tersebut menjadi bukti kesigapan jajaran Polsek Kembangan dalam merespons laporan masyarakat serta menjaga keamanan wilayah dari aksi kriminalitas jalanan yang meresahkan warga.
Kapolsek Kembangan Polres Metro Jakarta Barat Kompol Moch Taufik Iksan menjelaskan bahwa peristiwa pencurian kendaraan bermotor tersebut terjadi pada Senin dini hari (11/5/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
Saat itu, korban bersama seorang saksi tengah berada di kawasan tempat makan Sate Taichan Nyotnyot yang berada di Jalan Pesanggrahan, Kembangan Selatan, Jakarta Barat.
Menurut keterangan Kapolsek, sepeda motor Honda Beat milik korban sebelumnya diparkir di sekitar lokasi tempat makan. Namun, situasi berubah ketika saksi melihat kendaraan tersebut tiba-tiba menyala dan dibawa kabur oleh orang yang tidak dikenal.
“Korban bersama saksi kemudian melakukan pengejaran hingga ke wilayah Jalan Pilar Mas Utama, Kedoya Selatan. Saat berhasil mendekat, korban memastikan kendaraan tersebut adalah miliknya dan langsung berupaya menghentikan pelaku,” ujar Kompol Moch Taufik Iksan saat dikonfirmasi, Selasa (12/5/2026).
Dalam menjalankan aksinya, para pelaku diketahui berjumlah tiga orang. Mereka diduga telah merencanakan aksi pencurian tersebut dengan memanfaatkan situasi dini hari ketika kondisi lingkungan relatif sepi.
Aksi para pelaku sempat membuat korban panik karena sepeda motor yang sebelumnya diparkir tiba-tiba hilang dan dibawa kabur. Namun, berkat kesigapan korban dan saksi yang langsung melakukan pengejaran, pelaku akhirnya berhasil terlacak.
Pengejaran berlangsung cukup menegangkan di sejumlah ruas jalan wilayah Jakarta Barat. Korban dan saksi terus membuntuti pelaku sambil berusaha meminta bantuan kepada aparat kepolisian yang sedang berpatroli di wilayah tersebut.
Beruntung pada saat bersamaan, anggota patroli Polsek Kembangan tengah melaksanakan patroli kewilayahan di sekitar lokasi. Petugas patroli yang menerima informasi langsung bergerak cepat membantu korban melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
Dengan kerja sama antara korban dan aparat kepolisian, pengejaran akhirnya membuahkan hasil. Polisi berhasil menghentikan salah satu pelaku di kawasan Jalan Pilar Mas Utama, Kedoya Selatan.
“Kami berhasil mengamankan seorang pelaku berinisial A.A. (37), sementara dua pelaku lainnya dalam pengejaran petugas dan telah masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO,” terang Kompol Moch Taufik Iksan.
Sementara dua pelaku lainnya berhasil melarikan diri dengan memanfaatkan situasi di lokasi kejadian. Hingga kini, Unit Reskrim Polsek Kembangan masih terus melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap kedua pelaku yang kabur tersebut.
Dari tangan tersangka yang berhasil diamankan, polisi menyita sejumlah barang bukti yang diduga kuat digunakan dalam aksi pencurian kendaraan bermotor tersebut.
Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain satu unit sepeda motor Honda Beat milik korban dengan kondisi kunci kontak rusak akibat dirusak pelaku saat melakukan pencurian.
Selain itu, polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor yang digunakan oleh para pelaku dalam menjalankan aksinya.
Tidak hanya itu, petugas turut menemukan satu buah kunci palsu yang diduga digunakan pelaku untuk membobol kendaraan korban. Kunci palsu tersebut menjadi salah satu alat utama yang sering digunakan pelaku curanmor untuk merusak sistem penguncian kendaraan secara cepat.
Kapolsek Kembangan menjelaskan bahwa penggunaan kunci palsu masih menjadi salah satu modus yang sering digunakan pelaku pencurian kendaraan bermotor di wilayah perkotaan.
Pelaku biasanya mengincar kendaraan yang diparkir di lokasi terbuka maupun minim pengawasan. Dalam hitungan detik, pelaku dapat merusak kunci kontak dan membawa kabur kendaraan korban.
Karena itu, masyarakat diminta untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan, terutama pada malam hingga dini hari.
Kompol Moch Taufik Iksan mengimbau masyarakat agar menggunakan kunci pengaman tambahan untuk mengurangi risiko pencurian kendaraan bermotor.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat memarkir kendaraan dan menggunakan pengaman tambahan seperti kunci ganda agar tidak mudah menjadi sasaran pelaku curanmor,” ujarnya.
Selain itu, pihak kepolisian juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam membantu aparat kepolisian menjaga keamanan lingkungan dan mencegah tindak kriminalitas.
Keberhasilan pengungkapan kasus curanmor ini juga tidak terlepas dari peran patroli kewilayahan yang rutin dilakukan anggota Polsek Kembangan.
Patroli yang dilakukan secara intensif dinilai efektif dalam mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas sekaligus mempercepat respons petugas terhadap laporan masyarakat.
Dalam beberapa waktu terakhir, Polsek Kembangan memang terus meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan guna mengantisipasi tindak kriminalitas, termasuk pencurian kendaraan bermotor yang masih menjadi perhatian di wilayah Jakarta Barat.
Kegiatan patroli dilakukan baik siang maupun malam hari dengan menyasar kawasan permukiman, pertokoan, pusat keramaian, hingga lokasi parkir kendaraan yang dianggap rawan menjadi sasaran pelaku kejahatan.
Polisi juga terus mengembangkan berbagai strategi pencegahan dengan melibatkan masyarakat melalui komunikasi aktif dan imbauan kamtibmas.
Menurut Kapolsek Kembangan, sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga keamanan wilayah.
“Kami terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jika ada hal mencurigakan segera laporkan agar dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.
Kasus pencurian kendaraan bermotor sendiri masih menjadi salah satu tindak kriminalitas yang cukup meresahkan masyarakat di wilayah perkotaan.
Pelaku biasanya beraksi secara cepat dan memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan. Karena itu, kewaspadaan masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah terjadinya aksi curanmor.
Polsek Kembangan menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap pelaku kriminalitas demi menciptakan situasi keamanan yang aman dan kondusif.
Saat ini tersangka berikut barang bukti telah diamankan di Polsek Kembangan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
Penyidik juga masih mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam aksi pencurian kendaraan bermotor lainnya yang pernah terjadi di wilayah Jakarta Barat dan sekitarnya.
Polisi menduga para pelaku merupakan bagian dari jaringan pencurian kendaraan bermotor yang telah beberapa kali melakukan aksi serupa.
Karena itu, pengembangan kasus terus dilakukan guna mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain maupun penadah kendaraan hasil curian.
“Kami masih melakukan pengembangan untuk memburu dua pelaku lainnya yang melarikan diri serta mendalami kemungkinan keterlibatan tersangka dalam kasus lain,” jelas Kompol Moch Taufik Iksan.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 477 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
Ancaman hukuman terhadap pelaku pencurian kendaraan bermotor tersebut menjadi bentuk komitmen penegakan hukum dalam memberikan efek jera kepada pelaku kejahatan.
Polsek Kembangan juga memastikan akan terus meningkatkan upaya pencegahan dan penindakan terhadap segala bentuk tindak kriminalitas yang meresahkan masyarakat.
Kehadiran patroli kepolisian di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun tidak lengah dalam menjaga keamanan kendaraan dan lingkungan sekitar.
Polisi juga mengingatkan agar masyarakat tidak meninggalkan kendaraan dalam kondisi tidak terkunci atau diparkir di tempat yang sepi tanpa pengawasan.
Penggunaan kamera pengawas atau CCTV di area parkir dan lingkungan permukiman juga dinilai dapat membantu meningkatkan keamanan sekaligus memudahkan proses penyelidikan apabila terjadi tindak kriminalitas.
Keberhasilan pengungkapan kasus ini mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar yang merasa terbantu dengan respons cepat aparat kepolisian.
Warga berharap patroli dan pengawasan rutin terus ditingkatkan agar wilayah Jakarta Barat tetap aman dari aksi kriminalitas jalanan.
Polsek Kembangan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Dengan kerja sama antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta Barat dapat terus terjaga dengan baik.
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor yang dapat terjadi kapan saja.
Melalui patroli rutin, respons cepat, serta dukungan masyarakat, Polsek Kembangan optimistis dapat terus menekan angka kriminalitas dan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga.
(Humas Polres Metro Jakarta Barat)
Redaksi Sumateranewstv

0Komentar