Jakarta Barat, (Sumateranewstv.com) – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus memberikan rasa aman bagi warga, Polsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat terus meningkatkan kegiatan patroli kewilayahan melalui strong point dan patroli jalan kaki di sejumlah titik rawan di wilayah hukumnya.
Salah satu kegiatan patroli tersebut dilaksanakan di sepanjang Jalan Arjuna Utara, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (12/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas yang dapat meresahkan masyarakat.
Patroli dipimpin langsung oleh Kapolsubsektor Duri Kepa IPDA Kaboul Sudiyanto selaku Perwira Pengawas (Pawas) Mako bersama anggota piket fungsi Polsek Kebon Jeruk. Kehadiran aparat kepolisian dengan patroli jalan kaki tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang merasa lebih aman dengan adanya polisi di tengah lingkungan mereka.
Dalam pelaksanaan patroli, petugas menyusuri sejumlah titik yang dinilai rawan terhadap tindak kriminalitas dan gangguan keamanan. Tidak hanya melakukan pemantauan situasi wilayah, petugas juga aktif melakukan patroli dialogis dengan warga sekitar.
Melalui pendekatan humanis tersebut, masyarakat dapat menyampaikan berbagai aspirasi, keluhan, maupun informasi terkait situasi keamanan lingkungan secara langsung kepada aparat kepolisian.
Kegiatan patroli jalan kaki ini dinilai efektif karena memungkinkan petugas lebih dekat dengan masyarakat dan lebih mudah memantau kondisi lingkungan secara detail dibandingkan patroli menggunakan kendaraan.
Selain itu, kehadiran polisi secara langsung di tengah masyarakat juga memberikan efek psikologis positif berupa rasa aman sekaligus mencegah munculnya niat pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya.
Kapolsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat Kompol Nur Aqsha Ferdianto, S.E., mengatakan bahwa patroli kewilayahan merupakan bagian penting dari strategi preventif kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara kepolisian dan warga.
“Patroli kewilayahan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, sekaligus mempererat hubungan antara polisi dengan masyarakat,” ujar Kompol Nur Aqsha Ferdianto.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan patroli difokuskan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas yang sering terjadi di wilayah perkotaan, khususnya di Jakarta Barat.
Beberapa gangguan keamanan yang menjadi perhatian antara lain tindak kriminal 3C yang meliputi pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Selain itu, patroli juga dilakukan guna mengantisipasi aksi tawuran remaja yang belakangan masih menjadi perhatian di sejumlah wilayah Jakarta, termasuk potensi premanisme dan aktivitas debt collector atau mata elang yang meresahkan masyarakat.
Menurut Kompol Nur Aqsha Ferdianto, keberadaan polisi di lapangan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, personel Polsek Kebon Jeruk diminta untuk aktif turun langsung ke wilayah dan membangun komunikasi yang baik dengan warga.
“Kami ingin masyarakat merasa nyaman dan aman dengan hadirnya polisi. Karena itu patroli tidak hanya dilakukan menggunakan kendaraan, tetapi juga melalui patroli jalan kaki agar anggota lebih dekat dengan warga,” jelasnya.
Kegiatan patroli jalan kaki juga dinilai menjadi sarana efektif untuk mengetahui secara langsung kondisi lingkungan, aktivitas masyarakat, hingga potensi kerawanan yang mungkin terjadi.
Dalam pelaksanaannya, petugas patroli juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk tindak kriminalitas.
Warga diimbau untuk memastikan kendaraan diparkir di tempat aman dan menggunakan kunci pengaman tambahan guna mencegah aksi pencurian kendaraan bermotor.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk segera melapor kepada pihak kepolisian apabila melihat aktivitas mencurigakan ataupun potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
Petugas juga mengingatkan para remaja agar tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun pergaulan negatif yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
Dalam patroli dialogis tersebut, aparat kepolisian tampak berdiskusi santai dengan sejumlah warga dan pelaku usaha di sekitar Jalan Arjuna Utara. Suasana komunikasi berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan.
Beberapa warga mengaku merasa lebih tenang dengan adanya patroli rutin yang dilakukan Polsek Kebon Jeruk. Menurut mereka, kehadiran polisi secara langsung di lingkungan masyarakat mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah tindak kriminalitas.
Salah seorang warga setempat mengatakan bahwa patroli jalan kaki membuat masyarakat lebih mudah menyampaikan informasi kepada petugas kepolisian.
“Kalau polisi jalan kaki seperti ini kami jadi lebih mudah berkomunikasi. Lingkungan juga terasa lebih aman karena ada polisi yang patroli langsung,” ujar salah satu warga.
Hal senada juga disampaikan pedagang di sekitar lokasi patroli yang mengaku merasa nyaman dengan adanya pengawasan rutin dari kepolisian.
Menurutnya, patroli kepolisian sangat membantu menjaga keamanan lingkungan usaha dan memberikan rasa tenang bagi para pedagang maupun pembeli.
Polsek Kebon Jeruk sendiri terus mengintensifkan patroli kewilayahan sebagai bentuk komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya.
Kegiatan patroli dilakukan secara rutin baik siang maupun malam hari dengan menyasar titik-titik rawan kriminalitas dan lokasi yang memiliki tingkat aktivitas masyarakat cukup tinggi.
Selain patroli jalan kaki, kepolisian juga menggelar strong point di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi gangguan keamanan sekaligus mengatur kelancaran arus lalu lintas.
Strategi strong point dianggap efektif untuk mempercepat respons petugas terhadap situasi yang memerlukan penanganan cepat di lapangan.
Dengan adanya patroli rutin tersebut, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kebon Jeruk tetap aman, nyaman, dan kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa rasa khawatir.
Kegiatan patroli dialogis juga menjadi salah satu bentuk implementasi pendekatan humanis yang terus dikedepankan oleh Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui komunikasi langsung dengan warga, kepolisian dapat membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.
Kapolsek Kebon Jeruk menegaskan bahwa keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga memerlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, pihaknya terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas dan tidak ragu melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat juga ikut berperan aktif menjaga lingkungan dan segera melapor apabila ada hal yang mencurigakan,” kata Kompol Nur Aqsha Ferdianto.
Dalam beberapa waktu terakhir, Polsek Kebon Jeruk memang terus meningkatkan intensitas patroli sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai bentuk kejahatan jalanan yang berpotensi meresahkan masyarakat.
Patroli dilakukan dengan pola yang fleksibel menyesuaikan situasi dan kondisi wilayah, termasuk menempatkan personel di lokasi yang dianggap rawan terhadap tindak kriminalitas.
Kehadiran polisi melalui patroli jalan kaki juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan emosional dengan masyarakat sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara polisi dan warga.
Dengan pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin percaya dan nyaman untuk bekerja sama dengan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan.
Selain mengantisipasi tindak kriminalitas, patroli juga bertujuan menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang sedang beraktivitas di siang hari, baik pekerja, pedagang, pelajar, maupun pengguna jalan.
Wilayah Jalan Arjuna Utara sendiri merupakan salah satu kawasan dengan aktivitas masyarakat yang cukup padat sehingga membutuhkan pengawasan rutin dari aparat keamanan.
Polsek Kebon Jeruk memastikan kegiatan patroli akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk pelayanan prima kepolisian kepada masyarakat.
Langkah tersebut sejalan dengan komitmen Polri untuk menghadirkan rasa aman dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat.
Melalui patroli jalan kaki dan patroli dialogis, kepolisian berharap masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran negara dalam menjaga keamanan lingkungan.
Dengan sinergi yang baik antara kepolisian dan masyarakat, situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kebon Jeruk diharapkan dapat terus terjaga.
Kegiatan patroli yang dilakukan Polsek Kebon Jeruk menjadi bukti nyata bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Ke depan, Polsek Kebon Jeruk berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli kewilayahan dan memperkuat komunikasi dengan masyarakat demi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari gangguan kamtibmas.
(Humas Polres Metro Jakarta Barat)
Redaksi Sumateranewstv







0Komentar