TSC7GSdiGpY5Tpz5TpY7GSrpGA==
Light Dark
Polres Lampung Utara Amankan Penutupan Bulan Maria di Goa Maria Rumah Kita Kotabumi, Ratusan Jemaat Beribadah Khidmat dan Kondusif

Polres Lampung Utara Amankan Penutupan Bulan Maria di Goa Maria Rumah Kita Kotabumi, Ratusan Jemaat Beribadah Khidmat dan Kondusif

Daftar Isi
×

LAMPUNG UTARA, (SUMATERANEWSTV.COM) – Komitmen Polres Lampung Utara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat kembali ditunjukkan melalui pengamanan kegiatan keagamaan Penutupan Bulan Maria yang diselenggarakan oleh umat Gereja Katolik Paroki Kabar Gembira Kotabumi di Goa Maria Rumah Kita, Kabupaten Lampung Utara, Minggu (31/5/2026).

Kegiatan ibadah yang diikuti sekitar 300 jemaat tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, aman, dan tertib. Kehadiran personel kepolisian di lokasi menjadi bagian dari upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang menjalankan kegiatan keagamaan sekaligus memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tanpa hambatan.

Penutupan Bulan Maria merupakan salah satu momentum penting bagi umat Katolik yang secara rutin dilaksanakan setiap tahun pada akhir bulan Mei. Bulan Maria sendiri dikenal sebagai bulan yang secara khusus didedikasikan untuk penghormatan kepada Bunda Maria melalui berbagai kegiatan doa, refleksi iman, dan ibadah bersama.

Di Kabupaten Lampung Utara, kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Goa Maria Rumah Kita yang selama ini menjadi salah satu lokasi peribadatan dan ziarah umat Katolik. Suasana yang tenang dan penuh kekhusyukan menjadikan tempat tersebut sebagai lokasi yang tepat untuk melaksanakan rangkaian ibadah penutupan Bulan Maria.

Ratusan Jemaat Ikuti Ibadah dengan Khidmat

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kegiatan Penutupan Bulan Maria diikuti oleh sekitar 300 jemaat yang berasal dari berbagai lingkungan dan wilayah pelayanan Gereja Katolik Paroki Kabar Gembira Kotabumi.

Sejak pagi hari, para jemaat mulai berdatangan ke lokasi kegiatan dengan penuh antusias. Mereka hadir untuk mengikuti rangkaian ibadah yang menjadi puncak dari berbagai kegiatan rohani yang telah dilaksanakan sepanjang bulan Mei.

Ibadah dipimpin oleh RD Agustini Iswanto dan berlangsung dalam suasana yang penuh kekhusyukan. Seluruh jemaat mengikuti setiap rangkaian acara dengan tertib, mulai dari doa bersama, renungan, hingga prosesi penutupan Bulan Maria.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.40 WIB dan berakhir pada pukul 10.50 WIB. Selama pelaksanaan ibadah, suasana berlangsung tenang dan kondusif dengan dukungan pengamanan dari aparat kepolisian yang berjaga di berbagai titik strategis.

Bagi umat Katolik, Bulan Maria memiliki makna spiritual yang sangat mendalam. Selain menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat persaudaraan antarumat dan memperkuat nilai-nilai kasih, toleransi, serta kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Polres Lampung Utara Kerahkan Personel Gabungan

Untuk memastikan kegiatan berjalan dengan aman dan lancar, Polres Lampung Utara menerjunkan personel gabungan dari berbagai satuan fungsi. Pengamanan dilakukan secara terencana dan terkoordinasi guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.

Personel yang dilibatkan berasal dari Sipropam, Sat Samapta, Sat Lantas, Sat Intelkam, dan Sat Reskrim. Masing-masing satuan memiliki tugas dan tanggung jawab sesuai dengan fungsi operasionalnya di lapangan.

Sat Samapta bertugas melakukan pengamanan di area kegiatan dan sekitarnya, sementara Sat Lantas melakukan pengaturan arus lalu lintas guna memastikan kendaraan jemaat dapat keluar masuk lokasi dengan tertib dan aman.

Di sisi lain, Sat Intelkam melakukan pemantauan situasi guna mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini, sedangkan Sat Reskrim turut melakukan pengawasan terhadap kemungkinan tindak kriminalitas yang dapat mengganggu kenyamanan jemaat.

Sementara itu, Sipropam bertugas melakukan pengawasan internal guna memastikan seluruh personel menjalankan tugas sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Sinergi dari berbagai satuan tersebut menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung.

Wujud Pelayanan Polri kepada Masyarakat

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., melalui Kasi Humas IPTU Herawati menjelaskan bahwa pengamanan kegiatan keagamaan merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, seluruh warga negara memiliki hak yang sama untuk menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan keyakinannya masing-masing. Oleh karena itu, kepolisian hadir untuk memastikan hak tersebut dapat terlaksana dengan aman dan nyaman.

"Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan ibadah dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Pengamanan ini merupakan wujud komitmen Polres Lampung Utara dalam memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan," ujar IPTU Herawati.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Polri senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan keberagaman yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.

Melalui kehadiran aparat kepolisian dalam berbagai kegiatan keagamaan, masyarakat diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa merasa khawatir terhadap gangguan keamanan.

Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Kriminalitas

Selain melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup, personel Polres Lampung Utara juga melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi kegiatan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk tindak kriminalitas yang dapat terjadi di tengah keramaian.

Petugas melakukan pengawasan terhadap area parkir kendaraan jemaat, jalur akses masuk dan keluar lokasi, serta berbagai titik yang dinilai memiliki potensi kerawanan.

Beberapa jenis gangguan yang menjadi perhatian antara lain pencurian kendaraan bermotor, pencurian barang berharga milik jemaat, hingga potensi gangguan keamanan lainnya yang dapat mengganggu jalannya kegiatan ibadah.

Melalui langkah antisipatif tersebut, aparat kepolisian berupaya memastikan seluruh peserta kegiatan dapat mengikuti ibadah dengan nyaman tanpa harus khawatir terhadap keamanan diri maupun harta benda mereka.

Hasilnya, seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan tidak ditemukan adanya gangguan yang menonjol selama pelaksanaan ibadah.

Penguatan Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama

Pengamanan kegiatan Penutupan Bulan Maria juga menjadi bagian dari upaya memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Lampung Utara.

Dalam masyarakat yang majemuk, toleransi menjadi salah satu kunci utama untuk menjaga persatuan dan keharmonisan sosial. Oleh karena itu, kehadiran aparat kepolisian dalam setiap kegiatan keagamaan tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga menunjukkan dukungan terhadap kehidupan beragama yang damai dan harmonis.

Polres Lampung Utara secara aktif menjalin komunikasi dan koordinasi dengan berbagai tokoh agama, tokoh masyarakat, serta organisasi keagamaan yang ada di wilayah tersebut.

Langkah ini dilakukan untuk membangun sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus memperkuat semangat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat.

Melalui kerja sama yang baik antara aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat, berbagai potensi konflik maupun kesalahpahaman dapat dicegah sehingga tercipta lingkungan yang aman dan kondusif bagi semua pihak.

Koordinasi dengan Pengurus Gereja

Dalam pelaksanaan pengamanan, Polres Lampung Utara juga melakukan koordinasi secara intensif dengan pengurus Gereja Katolik Paroki Kabar Gembira Kotabumi sebagai penyelenggara kegiatan.

Koordinasi tersebut mencakup berbagai aspek teknis, mulai dari jumlah peserta yang diperkirakan hadir, pengaturan area parkir, jalur evakuasi, hingga mekanisme pengamanan selama kegiatan berlangsung.

Kerja sama yang baik antara kepolisian dan pihak gereja menjadi salah satu faktor yang mendukung suksesnya pelaksanaan kegiatan Penutupan Bulan Maria tahun ini.

Pengurus gereja menyambut baik dukungan dan pengamanan yang diberikan oleh Polres Lampung Utara. Kehadiran aparat kepolisian dinilai memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh jemaat yang mengikuti ibadah.

Kolaborasi semacam ini juga menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara institusi negara dan masyarakat dapat menghasilkan suasana yang harmonis dan penuh kebersamaan.

Situasi Aman dan Kondusif Hingga Kegiatan Berakhir

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di sekitar Goa Maria Rumah Kita terpantau aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya gangguan keamanan maupun insiden yang dapat mengganggu jalannya ibadah.

Jemaat dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tenang hingga acara berakhir sekitar pukul 10.50 WIB. Setelah ibadah selesai, para peserta meninggalkan lokasi secara tertib dengan pengaturan lalu lintas yang dilakukan oleh petugas kepolisian.

Keberhasilan pengamanan ini menunjukkan kesiapan Polres Lampung Utara dalam mengelola berbagai kegiatan masyarakat yang melibatkan banyak peserta, termasuk kegiatan keagamaan.

Situasi yang aman dan kondusif juga menjadi cerminan tingginya kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban serta menghormati pelaksanaan ibadah umat beragama lainnya.

Kondisi tersebut patut diapresiasi sebagai bagian dari upaya bersama dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Lampung Utara.

Polri Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan dan Keamanan Bersama

Dalam kesempatan tersebut, IPTU Herawati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan keamanan bersama.

Menurutnya, terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan semata, melainkan juga membutuhkan dukungan aktif dari seluruh masyarakat.

"Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan Penutupan Bulan Maria berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, toleransi, dan keamanan bersama demi terciptanya situasi kamtibmas yang harmonis di Kabupaten Lampung Utara," tambah IPTU Herawati.

Ajakan tersebut menjadi pengingat bahwa keamanan dan kedamaian hanya dapat terwujud apabila seluruh pihak memiliki komitmen yang sama untuk menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan mengedepankan semangat kebersamaan.

Penutup

Pelaksanaan kegiatan Penutupan Bulan Maria yang diselenggarakan oleh umat Gereja Katolik Paroki Kabar Gembira Kotabumi di Goa Maria Rumah Kita berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat berkat dukungan seluruh pihak, termasuk pengamanan yang dilakukan oleh Polres Lampung Utara.

Kehadiran personel gabungan dari berbagai satuan fungsi menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjamin keamanan pelaksanaan kegiatan keagamaan tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan.

Melalui sinergi antara aparat keamanan, tokoh agama, pengurus gereja, dan masyarakat, kegiatan tersebut berhasil berlangsung dengan lancar tanpa adanya gangguan yang menonjol. Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa semangat toleransi, kerukunan, dan persaudaraan antarumat beragama terus terjaga dengan baik di Kabupaten Lampung Utara.

Dengan kondisi yang aman dan harmonis, diharapkan masyarakat dapat terus menjaga nilai-nilai kebersamaan serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif demi kemajuan dan kesejahteraan bersama.

(*)

(Redaksi Sumateranewstv)

```

0Komentar