TSC7GSdiGpY5Tpz5TpY7GSrpGA==
Light Dark
Kasdim 0412/LU Hadiri Peresmian 1.061 KDKMP oleh Presiden RI Secara Virtual

Kasdim 0412/LU Hadiri Peresmian 1.061 KDKMP oleh Presiden RI Secara Virtual

Daftar Isi
×

LAMPUNG UTARA, (Sumateranewstv.com) – Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0412/Lampung Utara, Mayor Cpm Aris Setia Hadi, menghadiri kegiatan Video Conference (Vicon) dalam rangka peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Indonesia oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Sabtu (16/05/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

Pelaksanaan kegiatan di Kabupaten Lampung Utara dipusatkan di ruang KDKMP Desa Wonomarto, Kecamatan Kotabumi Utara. Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh berbagai unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta anggota koperasi desa setempat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Setdakab Lampung Utara Mat Soleh, M.Pd., perwakilan dari Polres Lampung Utara, perwakilan Kejaksaan Negeri Lampung Utara, kepala dinas terkait, Babinsa, Bhabinkamtibmas, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta puluhan anggota KDKMP Wonomarto yang antusias mengikuti jalannya acara hingga selesai.

Kegiatan peresmian operasionalisasi KDKMP secara nasional tersebut dilakukan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto melalui sambungan Zoom Meeting yang diikuti secara serentak oleh seluruh daerah di Indonesia. Dalam arahannya, Presiden menekankan bahwa koperasi merupakan salah satu kekuatan utama dalam membangun ekonomi nasional yang berkeadilan dan merata hingga ke pelosok desa.

Presiden RI Prabowo Subianto dalam sambutannya menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan strategi besar pemerintah dalam menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat dari tingkat bawah. Menurutnya, desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menopang ketahanan nasional, khususnya di bidang pangan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kemerdekaan sejati adalah kemerdekaan ekonomi. Koperasi harus menjadi instrumen untuk menyejahterakan rakyat dan menjamin kehidupan layak langsung dari desa,” tegas Presiden Prabowo dalam arahannya kepada seluruh peserta Vicon.

Presiden juga menjelaskan bahwa program KDKMP bukan sekadar pembentukan koperasi biasa, melainkan bagian dari transformasi ekonomi desa yang dirancang secara modern dan berkelanjutan. Pemerintah telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung agar koperasi mampu bergerak secara optimal dan profesional.

Fasilitas yang dimaksud meliputi gudang penyimpanan hasil pertanian, cold storage untuk menjaga kualitas hasil panen dan produk pangan, gerai distribusi hasil produksi masyarakat, hingga alat pengering modern guna mendukung produktivitas petani dan pelaku usaha desa. Dengan adanya fasilitas tersebut, koperasi diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa.

Selain memperkuat fasilitas fisik, pemerintah juga menekankan pentingnya tata kelola koperasi yang transparan dan modern. Presiden menjelaskan bahwa seluruh KDKMP diwajibkan menggunakan Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa atau SIM COPDES sebagai bagian dari digitalisasi administrasi dan pengawasan koperasi.

Melalui sistem tersebut, pengelolaan administrasi koperasi dapat dilakukan secara terbuka, profesional, dan mudah diawasi oleh seluruh anggota. Presiden juga mendorong keterlibatan generasi muda desa untuk mengambil peran dalam pengelolaan sistem digital koperasi agar tercipta regenerasi pengelola koperasi yang kreatif dan inovatif.

Menurut Presiden, generasi muda memiliki kemampuan dalam penguasaan teknologi informasi yang sangat dibutuhkan untuk membawa koperasi desa menjadi lebih maju dan kompetitif. Oleh sebab itu, keterlibatan pemuda dalam pengelolaan koperasi dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan koperasi dapat berkembang mengikuti perkembangan zaman.

Sementara itu, Kasdim 0412/Lampung Utara Mayor Cpm Aris Setia Hadi menyampaikan dukungan penuh terhadap program nasional tersebut. Ia menegaskan bahwa TNI, khususnya Kodim 0412/LU, siap bersinergi dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam mengawal dan mendukung keberhasilan program KDKMP di wilayah Lampung Utara.

Menurut Kasdim, keberadaan KDKMP sangat penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Program tersebut diyakini mampu menciptakan peluang ekonomi baru, memperkuat sektor pertanian dan usaha kecil masyarakat, serta membuka lapangan kerja produktif di tingkat desa.

“TNI senantiasa bersinergi dengan Pemerintah Pusat dan Daerah untuk memastikan program ini berjalan sukses. Kehadiran KDKMP diharapkan mampu meningkatkan geliat ekonomi produktif masyarakat desa, khususnya di wilayah Lampung Utara,” ujar Mayor Cpm Aris Setia Hadi di sela-sela kegiatan.

Ia juga menambahkan bahwa pembangunan ekonomi desa harus menjadi perhatian bersama seluruh elemen bangsa. Menurutnya, desa merupakan pondasi utama ketahanan nasional, sehingga apabila desa mampu mandiri secara ekonomi maka ketahanan nasional akan semakin kuat.

Kasdim menjelaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam mendukung program koperasi desa akan terus ditingkatkan. Babinsa diharapkan dapat menjadi pendamping masyarakat dalam mendorong semangat gotong royong, menjaga stabilitas keamanan, serta membantu menyosialisasikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat desa.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara juga menyambut positif program tersebut. Asisten I Setdakab Lampung Utara Mat Soleh, M.Pd., menyampaikan bahwa pemerintah daerah siap mendukung penuh pengembangan KDKMP di berbagai desa dan kelurahan di Lampung Utara.

Menurutnya, keberadaan koperasi yang dikelola secara profesional akan menjadi solusi dalam memperkuat ekonomi masyarakat, terutama di tengah tantangan ekonomi global yang saat ini terus berkembang. Koperasi dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha bersama dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Mat Soleh juga mengajak seluruh masyarakat untuk aktif menjadi anggota koperasi dan ikut berpartisipasi dalam mengembangkan usaha produktif desa. Ia berharap koperasi tidak hanya menjadi simbol program pemerintah, tetapi benar-benar menjadi kekuatan ekonomi rakyat yang nyata.

Suasana kegiatan di Desa Wonomarto berlangsung penuh semangat dan antusiasme. Para anggota koperasi yang hadir tampak serius mengikuti arahan Presiden RI melalui layar proyektor yang telah disiapkan panitia. Mereka menyimak dengan seksama berbagai penjelasan mengenai tujuan, manfaat, serta arah pengembangan KDKMP ke depan.

Beberapa warga yang hadir mengaku optimistis dengan keberadaan koperasi desa tersebut. Mereka berharap koperasi mampu membantu pemasaran hasil pertanian, mempermudah akses modal usaha, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku UMKM di desa.

Desa Wonomarto sendiri dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi berbasis koperasi. Selain memiliki sektor pertanian yang cukup kuat, masyarakat desa juga dikenal aktif dalam kegiatan usaha kecil dan ekonomi kreatif. Oleh sebab itu, keberadaan KDKMP diharapkan dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi desa.

Program KDKMP juga dipandang sebagai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Dengan pengelolaan hasil pertanian yang lebih baik melalui koperasi, distribusi pangan diharapkan menjadi lebih efisien dan mampu meningkatkan nilai jual hasil produksi petani.

Dalam jangka panjang, pemerintah berharap koperasi desa dapat menjadi pusat distribusi dan produksi yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional. Dengan demikian, desa tidak lagi hanya menjadi objek pembangunan, tetapi menjadi subjek utama dalam pembangunan ekonomi Indonesia.

Kehadiran berbagai unsur pemerintah dan aparat keamanan dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan kuatnya sinergitas antar lembaga dalam mendukung program nasional. Kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, TNI, Polri, kejaksaan, serta masyarakat menjadi modal penting dalam memastikan keberhasilan program koperasi desa.

Acara peresmian operasionalisasi 1.061 KDKMP secara nasional tersebut berlangsung tertib, aman, dan lancar hingga selesai pada pukul 12.38 WIB. Setelah kegiatan Vicon berakhir, seluruh peserta melaksanakan sesi foto bersama sebagai bentuk dukungan dan komitmen terhadap pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di wilayah Lampung Utara.

Momen tersebut sekaligus menjadi simbol semangat kebersamaan dalam membangun ekonomi rakyat yang lebih kuat dan mandiri. Dengan adanya KDKMP, masyarakat desa diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup, memperluas peluang usaha, serta menciptakan masa depan ekonomi yang lebih baik.

Program nasional yang digagas pemerintah ini diyakini akan memberikan dampak positif yang luas apabila dikelola secara serius dan konsisten. Keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama agar koperasi desa dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru di Indonesia.

Pemerintah pun berharap agar seluruh koperasi yang telah diresmikan dapat segera bergerak aktif menjalankan program kerja sesuai kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah. Dengan dukungan fasilitas, sistem digital, dan pendampingan dari berbagai pihak, KDKMP diharapkan mampu menjadi contoh keberhasilan ekonomi berbasis gotong royong.

Ke depan, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan tidak hanya fokus pada sektor pertanian, tetapi juga mampu mengembangkan berbagai sektor potensial lainnya seperti peternakan, perikanan, perdagangan, hingga industri kreatif berbasis desa.

Melalui langkah tersebut, pemerintah optimistis bahwa koperasi akan kembali menjadi soko guru perekonomian nasional sebagaimana cita-cita para pendiri bangsa. Desa yang kuat dan mandiri akan menjadi fondasi utama menuju Indonesia yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.

#(Pendim 0412/LU)

Redaksi Sumateranewstv 

0Komentar