TSC7GSdiGpY5Tpz5TpY7GSrpGA==
Light Dark
Ciptakan Kenyamanan Beribadah, Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani Gotong Royong Bersihkan Gereja di Tuyat

Ciptakan Kenyamanan Beribadah, Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani Gotong Royong Bersihkan Gereja di Tuyat

Daftar Isi
×

Bolaang Mongondow, (Sumateranewstv.com) – Dalam upaya menciptakan kenyamanan dan kekhusyukan bagi masyarakat saat melaksanakan ibadah, personel Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 19/Bogani Kodam XIII/Merdeka bersama warga melaksanakan kegiatan karya bakti pembersihan gereja di Desa Tuyat, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sabtu (16/05/2026).

Kegiatan gotong royong tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian personel Satgas terhadap masyarakat di wilayah penugasan, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan dan rumah ibadah. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui kebersamaan dan semangat gotong royong.

Karya bakti pembersihan gereja itu dipimpin langsung oleh Dan SSK 4 Lettu Arm Hamjah Hafid bersama personel Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani. Sejak pagi hari, para personel bersama masyarakat tampak bahu-membahu membersihkan area dalam dan luar gereja agar lingkungan rumah ibadah menjadi lebih bersih, nyaman, dan tertata rapi.

Suasana penuh kebersamaan terlihat selama kegiatan berlangsung. Warga dan personel TNI bekerja sama membersihkan halaman gereja, memangkas rumput liar, mengumpulkan sampah, menyapu area sekitar, hingga membersihkan bagian dalam rumah ibadah.

Kegiatan karya bakti tersebut disambut antusias oleh masyarakat Desa Tuyat. Warga menilai kehadiran personel Satgas di tengah masyarakat bukan hanya menjalankan tugas pengamanan wilayah, tetapi juga aktif membantu berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Dan SSK 4 Lettu Arm Hamjah Hafid mengatakan bahwa kegiatan karya bakti tersebut merupakan bagian dari upaya Satgas dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekaligus membantu menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Menurutnya, kebersihan rumah ibadah memiliki peran penting dalam memberikan kenyamanan dan ketenangan bagi masyarakat saat melaksanakan kegiatan keagamaan.

“Melalui kegiatan karya bakti ini kami berharap hubungan personel Satgas dengan masyarakat semakin erat. Kami juga ingin memberikan rasa nyaman kepada masyarakat saat melaksanakan ibadah serta menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan,” ujar Lettu Arm Hamjah Hafid.

Ia menambahkan bahwa kegiatan gotong royong seperti itu juga menjadi salah satu bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini terus dijaga dan diperkuat melalui berbagai kegiatan sosial di wilayah penugasan.

Kegiatan pembersihan gereja tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan semangat gotong royong yang telah lama menjadi budaya masyarakat Indonesia.

Dalam kegiatan itu, para personel Satgas tampak bekerja tanpa mengenal lelah bersama masyarakat. Mereka membersihkan lingkungan gereja secara menyeluruh agar masyarakat dapat beribadah dengan lebih nyaman dan khusyuk.

Bagi masyarakat Desa Tuyat, kegiatan tersebut bukan sekadar aksi bersih-bersih biasa, melainkan bentuk perhatian dan kepedulian nyata dari aparat TNI terhadap kehidupan sosial dan keagamaan warga.

Pengurus gereja Desa Tuyat menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kepedulian personel Satgas yang telah membantu membersihkan rumah ibadah.

Mereka menilai kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik dari sisi kebersihan lingkungan maupun mempererat hubungan kekeluargaan antara warga dan personel Satgas.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI dari Satgas Yonarmed 19/Bogani yang telah membantu membersihkan gereja kami. Kehadiran mereka memberikan semangat dan menunjukkan kepedulian yang besar kepada masyarakat,” ujar salah satu pengurus gereja.

Masyarakat juga berharap kegiatan semacam itu dapat terus dilakukan secara rutin karena selain menciptakan lingkungan yang bersih, kegiatan gotong royong juga mempererat rasa persaudaraan di tengah masyarakat.

Kehadiran personel TNI di tengah masyarakat selama ini memang tidak hanya terbatas pada tugas pengamanan wilayah. Dalam berbagai kesempatan, aparat TNI juga aktif membantu masyarakat melalui kegiatan sosial, pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan fasilitas umum.

Melalui pendekatan humanis dan penuh kebersamaan, Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani terus berupaya menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat di wilayah penugasan.

Kegiatan karya bakti yang dilakukan di Desa Tuyat menjadi salah satu contoh nyata bagaimana TNI hadir sebagai bagian dari masyarakat dan ikut membantu menyelesaikan berbagai kebutuhan sosial di lingkungan sekitar.

Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun komunikasi yang baik antara personel Satgas dan masyarakat.

Interaksi langsung yang terjalin selama kegiatan berlangsung menciptakan suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Warga dan personel TNI tampak saling bercengkerama sambil bekerja bersama membersihkan area gereja.

Semangat gotong royong yang tercipta dalam kegiatan tersebut mencerminkan nilai kebersamaan yang masih terjaga kuat di tengah masyarakat.

Bagi Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 19/Bogani, kegiatan sosial seperti karya bakti menjadi salah satu cara efektif dalam membangun kedekatan emosional dengan masyarakat di wilayah binaan.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kehadiran Satgas dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat, bukan hanya dalam menjaga keamanan wilayah tetapi juga membantu kehidupan sosial warga.

Selain itu, kegiatan gotong royong tersebut juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya rumah ibadah.

Lingkungan yang bersih dan nyaman diyakini dapat meningkatkan kekhusyukan masyarakat saat menjalankan ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya.

Kegiatan karya bakti tersebut juga memperlihatkan bahwa hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah perbatasan tetap terjalin dengan baik dan harmonis.

Selama ini, Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani dikenal aktif melaksanakan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Mulai dari membantu pembangunan fasilitas umum, pelayanan kesehatan, kegiatan pendidikan, hingga kerja bakti bersama warga rutin dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan-kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjaga persatuan dan stabilitas wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, Dan SSK 4 Lettu Arm Hamjah Hafid juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga budaya gotong royong dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, kebersamaan antara aparat dan masyarakat merupakan modal penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.

“Gotong royong adalah budaya bangsa yang harus terus kita jaga. Dengan kebersamaan, segala pekerjaan akan terasa lebih ringan dan hubungan persaudaraan juga semakin kuat,” katanya.

Warga Desa Tuyat pun tampak antusias mengikuti kegiatan karya bakti tersebut. Mereka bekerja bersama personel Satgas membersihkan area gereja dengan penuh semangat dan kekompakan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momen mempererat tali silaturahmi antara masyarakat dan personel Satgas yang selama ini bertugas di wilayah tersebut.

Suasana penuh kekeluargaan terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Tidak ada sekat antara aparat dan masyarakat karena semuanya bekerja bersama demi kepentingan bersama.

Kondisi gereja yang bersih dan rapi setelah kegiatan karya bakti selesai memberikan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat setempat.

Mereka merasa lebih nyaman dan tenang untuk melaksanakan kegiatan ibadah di lingkungan yang bersih dan tertata dengan baik.

Selain memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat, kegiatan karya bakti tersebut juga menjadi contoh positif bagi generasi muda tentang pentingnya menjaga kebersihan dan semangat gotong royong.

Nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat terus diwariskan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 19/Bogani berharap kegiatan sosial seperti karya bakti dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di wilayah penugasan.

Melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan, diharapkan hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat akan semakin kuat sehingga tercipta suasana yang aman, damai, dan penuh kebersamaan.

Kegiatan gotong royong membersihkan gereja di Desa Tuyat juga menjadi bukti bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjalankan tugas negara, tetapi juga hadir sebagai sahabat dan mitra masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Di tengah berbagai tantangan kehidupan masyarakat di wilayah perbatasan, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial menjadi kekuatan penting dalam menjaga persatuan dan keharmonisan.

Karya bakti tersebut pun berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kekeluargaan. Seluruh peserta tampak menikmati momen kebersamaan yang tercipta selama kegiatan berlangsung.

Melalui kegiatan ini, Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 19/Bogani berharap semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta kemanunggalan TNI dan rakyat dapat terus tumbuh dan terjaga dengan baik di tengah masyarakat.

Kehadiran aparat yang aktif membantu masyarakat juga diharapkan mampu memberikan motivasi positif dan memperkuat rasa persatuan serta solidaritas di lingkungan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan yang terus dipelihara, hubungan harmonis antara TNI dan rakyat diyakini akan semakin kokoh dalam mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, nyaman, dan sejahtera. (*)

Redaksi Sumateranewstv 

0Komentar