Mesuji, (Sumateranewstv.com) – Camat Mesuji, Ferry Antoni, S.IP., bersama Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Maspul Sujanta, SE., menghadiri kegiatan Pengajian Akbar dan Haul Akbar yang dirangkaikan dengan acara temu pamit siswa-siswi kelas XII SMK Minhajuth Thullab Al Amin serta siswa-siswi kelas IX MTs Minhajuth Thullab Tahun Pelajaran 2025/2026.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 19 April 2026 tersebut digelar di lingkungan Pondok Pesantren Minhajuth Thullab yang berlokasi di Desa Sidomulyo, Kecamatan Mesuji. Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, wali santri, hingga para pelajar.
Suasana khidmat dan penuh kebersamaan tampak menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan, yang tidak hanya menjadi ajang perpisahan bagi para siswa, tetapi juga sebagai momentum memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Momentum Spiritual dan Kebersamaan
Pengajian akbar dan haul akbar merupakan tradisi yang memiliki makna mendalam dalam kehidupan masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengenang jasa para pendahulu, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Dalam kegiatan tersebut, para jamaah mengikuti rangkaian acara dengan penuh kekhusyukan, mulai dari pembacaan doa, dzikir, hingga tausiyah yang disampaikan oleh para ulama.
Kehadiran Camat Mesuji dan jajaran pemerintah kecamatan menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang digelar oleh masyarakat.
Hal ini juga menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Perpisahan Siswa Penuh Haru
Salah satu momen penting dalam kegiatan ini adalah acara temu pamit siswa-siswi yang telah menyelesaikan pendidikan mereka. Siswa kelas XII SMK Minhajuth Thullab Al Amin serta siswa kelas IX MTs Minhajuth Thullab secara resmi dilepas untuk melanjutkan perjalanan mereka ke jenjang berikutnya.
Suasana haru terlihat saat para siswa berpamitan dengan guru dan teman-teman mereka. Kenangan selama menempuh pendidikan di pesantren menjadi bagian yang tidak terlupakan dalam kehidupan mereka.
Para guru juga memberikan pesan dan harapan kepada para siswa agar dapat terus menjaga nilai-nilai yang telah diajarkan selama di pesantren.
Momen ini menjadi simbol peralihan dari satu tahap kehidupan menuju tahap berikutnya yang lebih menantang.
Peran Pesantren dalam Pendidikan Karakter
Pondok Pesantren Minhajuth Thullab memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Selain memberikan pendidikan formal, pesantren juga menanamkan nilai-nilai keagamaan dan moral kepada para santri.
Melalui kegiatan seperti pengajian akbar dan haul, para santri diajak untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan serta memahami pentingnya kehidupan yang berlandaskan nilai-nilai agama.
Pendidikan karakter yang diberikan di pesantren diharapkan dapat menjadi bekal bagi para siswa dalam menghadapi kehidupan di masa depan.
Dengan demikian, para lulusan tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga akhlak yang baik.
Sambutan Camat Mesuji
Dalam kesempatan tersebut, Camat Mesuji Ferry Antoni, S.IP., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa kegiatan keagamaan seperti ini memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang religius dan harmonis.
Ia juga mengucapkan selamat kepada para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan mereka. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk orang tua dan para guru.
“Kami berharap para siswa dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan menjadi generasi yang membanggakan,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung kegiatan pendidikan dan keagamaan di wilayah Kecamatan Mesuji.
Dukungan Pemerintah terhadap Kegiatan Keagamaan
Kehadiran Camat dan Kasi PMD dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung kegiatan keagamaan di masyarakat.
Pemerintah menyadari bahwa kegiatan seperti ini memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai sosial dan budaya yang ada di masyarakat.
Dengan adanya dukungan dari pemerintah, diharapkan kegiatan keagamaan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang luas.
Hal ini juga menjadi bagian dari upaya menciptakan masyarakat yang sejahtera dan berakhlak mulia.
Peran Orang Tua dan Masyarakat
Keberhasilan pendidikan tidak lepas dari peran orang tua dan masyarakat. Dalam kegiatan ini, para wali santri turut hadir untuk memberikan dukungan kepada anak-anak mereka.
Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama.
Masyarakat juga berperan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan anak-anak.
Dengan kerja sama yang baik antara sekolah, orang tua, dan masyarakat, diharapkan generasi muda dapat tumbuh menjadi pribadi yang berkualitas.
Nilai-Nilai yang Ditanamkan
Melalui kegiatan pengajian dan haul, berbagai nilai penting ditanamkan kepada para peserta, seperti keikhlasan, kebersamaan, dan rasa syukur.
Nilai-nilai tersebut menjadi landasan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Selain itu, kegiatan ini juga mengajarkan pentingnya menghormati para pendahulu serta menjaga tradisi yang telah diwariskan.
Dengan memahami nilai-nilai tersebut, diharapkan generasi muda dapat menjaga identitas budaya dan agama mereka.
Harapan ke Depan
Kegiatan pengajian akbar dan haul akbar ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari tradisi masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan.
Bagi para siswa yang telah lulus, diharapkan mereka dapat terus mengembangkan diri dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Dengan bekal pendidikan dan nilai-nilai yang telah diperoleh, mereka diharapkan dapat menjadi generasi penerus yang membawa perubahan ke arah yang lebih baik.
Penutup
Kegiatan pengajian akbar dan haul akbar yang dirangkaikan dengan acara temu pamit siswa di Pondok Pesantren Minhajuth Thullab menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan di masyarakat.
Kehadiran Camat Mesuji dan jajaran pemerintah menunjukkan dukungan nyata terhadap kegiatan tersebut.
Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai yang ditanamkan, diharapkan masyarakat Kecamatan Mesuji dapat terus berkembang menjadi masyarakat yang religius, harmonis, dan sejahtera.
Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan akhlak yang baik. (*)
Redaksi Sumateranewstv












