Pererat Silaturahmi di Bulan Suci, Bidhumas Polda Lampung Bagikan Takjil Gratis di Jalan Sultan Agung

Bandar Lampung, (Sumateranewstv.com) – Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momentum istimewa untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, serta menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama. Semangat inilah yang ditunjukkan jajaran Personil Bidang Humas (Bidhumas) Polda Lampung melalui kegiatan sosial pembagian takjil gratis kepada masyarakat di Jalan Sultan Agung, Way Halim, Bandar Lampung, Rabu (25/02/2026).

Kegiatan yang digagas oleh Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) tersebut menjadi salah satu rangkaian program kepedulian Polri selama bulan Ramadhan 1447 Hijriyah. Ratusan paket takjil dibagikan kepada pengendara roda dua, pengemudi ojek online (ojol), serta masyarakat yang melintas di kawasan tersebut menjelang waktu berbuka puasa.

Turun Langsung ke Jalan, Polri Tebar Kebaikan

Sejak sore hari, personel Bidhumas Polda Lampung telah bersiap di sepanjang Jalan Sultan Agung. Mengenakan seragam dinas, para personel dengan ramah menyapa masyarakat yang melintas sambil membagikan paket takjil.

Tak hanya membagikan makanan pembuka puasa, personel juga turut membantu mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar dan tertib. Kombinasi antara pelayanan lalu lintas dan aksi sosial ini menciptakan suasana yang humanis dan penuh kehangatan.

Beberapa pengendara tampak memperlambat laju kendaraan ketika menerima takjil. Senyum dan ucapan terima kasih pun mengalir dari warga yang menerima paket berbuka tersebut.

Fokus pada Pengendara dan Ojol

Sasaran utama pembagian takjil kali ini adalah para pengendara roda dua serta pengemudi ojek online yang masih beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa. Banyak di antara mereka yang belum sempat pulang ke rumah karena mengejar pesanan atau perjalanan.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Lampung, Kompol Andri, mewakili Kabid Humas Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap bulan Ramadhan.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan yang penuh berkah ini. Fokus kami adalah masyarakat kecil, terutama rekan-rekan ojol dan pengendara yang mungkin tidak sempat berbuka di rumah karena tuntutan pekerjaan,” ujar Kompol Andri.

Menurutnya, aksi sederhana tersebut merupakan bentuk empati Polri terhadap masyarakat yang masih bekerja di jalan saat waktu berbuka tiba.

Wujud Nyata Kepedulian dan Humanisasi Polri

Kegiatan berbagi takjil ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari komitmen Polri untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat. Ramadhan menjadi momen tepat untuk memperkuat citra humanis kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Di tengah dinamika tugas kepolisian yang kompleks, aksi sosial seperti ini menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kompol Andri menambahkan bahwa kegiatan berbagi takjil merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih baik dengan masyarakat.

“Kami berharap hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat semakin erat. Kehadiran kami di jalan bukan hanya untuk melakukan pengawasan, tetapi juga untuk berbagi dan peduli,” tambahnya.

Momen Ramadhan sebagai Penguat Silaturahmi

Ramadhan identik dengan nilai kebersamaan, kepedulian, dan solidaritas sosial. Dalam konteks tersebut, kegiatan pembagian takjil menjadi simbol kehadiran negara di tengah masyarakat.

Bagi masyarakat yang menerima takjil, bantuan tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun di tengah kemacetan atau kesibukan bekerja, paket kecil itu menjadi sangat berarti untuk sekadar membatalkan puasa tepat waktu.

Salah satu pengemudi ojek online yang enggan disebutkan namanya mengaku merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini.

“Alhamdulillah, ini sangat membantu. Kadang kami masih di jalan saat azan Maghrib, jadi bisa langsung berbuka walau sederhana,” ujarnya dengan wajah sumringah.

Imbauan Tertib Lalu Lintas

Selain membagikan takjil, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas. Menjelang waktu berbuka puasa, biasanya terjadi peningkatan mobilitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan kemacetan bahkan kecelakaan.

Polri mengingatkan agar pengendara tidak tergesa-gesa meski sedang mengejar waktu berbuka. Keselamatan di jalan tetap menjadi prioritas utama.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan mematuhi rambu lalu lintas. Jangan sampai karena terburu-buru berbuka justru membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” kata Kompol Andri.

Respon Positif dari Masyarakat

Kegiatan yang berlangsung tertib ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Banyak warga yang mengabadikan momen pembagian takjil dan membagikannya ke media sosial.

Sejumlah komentar positif bermunculan, menyatakan bahwa aksi tersebut menunjukkan sisi humanis kepolisian yang semakin dekat dengan rakyat.

Pengamat sosial di Bandar Lampung menilai kegiatan semacam ini memiliki dampak psikologis yang baik bagi masyarakat. Interaksi langsung yang bersifat humanis dapat membangun kepercayaan dan kedekatan antara aparat dan warga.

Komitmen Berkelanjutan Selama Ramadhan

Polda Lampung memastikan bahwa kegiatan berbagi takjil tidak hanya dilakukan sekali, tetapi akan berlanjut selama bulan Ramadhan di berbagai titik di wilayah hukum Lampung.

Selain pembagian takjil, Polda Lampung juga menyiapkan berbagai program pengamanan ibadah, patroli malam, serta pengawasan arus mudik menjelang Idul Fitri.

Dengan pendekatan preventif dan humanis, Polri berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman, nyaman, dan khusyuk.

Harapan Kebersamaan dan Keamanan

Ramadhan adalah bulan introspeksi diri dan peningkatan kualitas ibadah. Dalam suasana yang penuh berkah ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.

Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, Polda Lampung ingin menunjukkan bahwa kehadiran aparat kepolisian bukan semata-mata sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang ikut merasakan suka dan duka warganya.

Kegiatan pembagian takjil di Jalan Sultan Agung menjadi simbol bahwa silaturahmi dan kepedulian dapat memperkuat persatuan. Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, suasana Ramadhan di Provinsi Lampung diharapkan berjalan aman, damai, dan penuh keberkahan.

(Press Release Nomor: 61/II/HUM.6.1.1./2026/Bidhumas – Redaksi Sumateranewstv)