Apel Gelar Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Wakapolda Lampung: Resmi Dimulai

LAMPUNG, (Sumateranewstv. Com) – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung secara resmi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Krakatau 2026 di Lapangan Mapolda Lampung pada Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi tanda dimulainya rangkaian operasi kepolisian terpusat yang bertujuan untuk menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Drs. Sumarto dan diikuti oleh seluruh personel operasi yang terdiri dari unsur Polri, TNI, serta berbagai stakeholder terkait lainnya. Kehadiran lintas instansi ini menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak dalam mendukung kelancaran dan keselamatan berlalu lintas di wilayah Provinsi Lampung.

Dalam amanatnya, Wakapolda Lampung menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Krakatau 2026 merupakan langkah strategis yang dilakukan secara terencana dan terpadu guna mengantisipasi potensi meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Operasi ini diharapkan mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas.

Melibatkan 862 Personel dan Lima Satgas Utama

Operasi Keselamatan Krakatau 2026 melibatkan sebanyak 862 personel gabungan yang berasal dari Polda Lampung dan Polres jajaran. Personel tersebut dibagi ke dalam lima satuan tugas (satgas), yaitu Satgas Deteksi, Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Gakkum (Penegakan Hukum), dan Satgas Banops (Bantuan Operasi).

Pembagian satgas ini bertujuan agar pelaksanaan operasi berjalan lebih terstruktur, fokus, dan efektif. Masing-masing satgas memiliki peran dan tanggung jawab khusus dalam mendukung tercapainya tujuan operasi, mulai dari deteksi dini potensi gangguan lalu lintas, edukasi kepada masyarakat, pencegahan pelanggaran, hingga penegakan hukum secara profesional dan humanis.

Kepala Operasi Keselamatan Krakatau 2026 dijabat oleh Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Lampung Kombes Pol. N. Dedy Arifianto. Di bawah kepemimpinannya, seluruh rangkaian kegiatan operasi diharapkan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan keselamatan berlalu lintas di wilayah hukum Polda Lampung.

Operasi Berlangsung 14 Hari Menjelang Idul Fitri

Operasi Keselamatan Krakatau 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 2 Februari hingga 15 Februari 2026. Operasi ini merupakan bagian dari Operasi Harkamtibmas Kepolisian Mandiri Kewilayahan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda Lampung.

Tema yang diusung dalam Operasi Keselamatan Krakatau 2026 adalah: “Melalui Operasi Keselamatan Krakatau 2026 dalam Rangka Cipta Kondisi Kamseltibcarlantas Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.” Tema ini mencerminkan fokus utama operasi, yakni menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar sebagai bagian dari persiapan menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat menjelang Lebaran.

Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun persiapan mudik, Polda Lampung menilai penting untuk melakukan langkah-langkah preventif dan preemtif sejak dini agar potensi kecelakaan lalu lintas dapat ditekan secara signifikan.

Pendekatan Humanis dan Dukungan Teknologi ETLE

Dalam pelaksanaannya, Operasi Keselamatan Krakatau 2026 mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif yang bersifat edukatif, persuasif, dan humanis. Personel di lapangan akan lebih mengutamakan kegiatan sosialisasi, imbauan, dan teguran simpatik kepada para pengguna jalan.

Selain itu, operasi ini juga didukung dengan penegakan hukum berbasis teknologi melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), baik statis maupun mobile. Penggunaan ETLE bertujuan untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas dalam penindakan pelanggaran lalu lintas.

Dengan adanya sistem ETLE, diharapkan penegakan hukum dapat berjalan lebih objektif dan meminimalisir potensi penyalahgunaan kewenangan. Masyarakat pun diharapkan semakin patuh terhadap aturan lalu lintas karena adanya pengawasan berbasis teknologi yang beroperasi selama 24 jam.

Komitmen Wakapolda Lampung untuk Keselamatan Masyarakat

Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Drs. Sumarto dalam sambutannya menegaskan komitmen Polda Lampung untuk terus hadir dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam bidang keselamatan berlalu lintas.

“Apel hari ini adalah tanda dimulainya komitmen bersama untuk menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas menjelang momen Idul Fitri 1447 H. Operasi Keselamatan Krakatau 2026 lebih mengutamakan upaya edukasi, pencegahan, dan pendekatan yang humanis kepada masyarakat,” tegas Wakapolda.

Menurutnya, keselamatan berlalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, Polda Lampung mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.

Sinergi Antar Instansi Jadi Kunci Keberhasilan

Wakapolda Lampung juga menekankan pentingnya sinergi antar instansi dalam mendukung keberhasilan Operasi Keselamatan Krakatau 2026. Keterlibatan TNI, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya menjadi faktor penting dalam menciptakan sistem pengamanan dan pengawasan lalu lintas yang komprehensif.

“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya disiplin berkendara. Dengan dukungan teknologi ETLE dan sinergi antar instansi, kami yakin dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, sehingga perjalanan mudik dan silaturahmi berlangsung aman dan lancar,” lanjutnya.

Sinergitas ini tidak hanya diwujudkan dalam bentuk pengamanan di jalan raya, tetapi juga melalui kegiatan sosialisasi bersama, edukasi keselamatan berlalu lintas di sekolah-sekolah, komunitas, serta tempat-tempat keramaian.

Imbauan Kepada Masyarakat Lampung

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Lampung juga mengimbau seluruh masyarakat Provinsi Lampung untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas, penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm dan sabuk pengaman, serta menghindari perilaku berkendara yang berisiko.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Lampung untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Patuhi rambu-rambu, hindari kecepatan berlebihan, dan jaga keselamatan bersama. Mari kita wujudkan Idul Fitri yang penuh berkah dengan kondisi jalan yang tertib dan aman,” ujar Wakapolda.

Imbauan ini menjadi bagian penting dari strategi Polda Lampung dalam membangun kesadaran kolektif bahwa keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama.

Fokus Penindakan pada Pelanggaran Berpotensi Fatal

Dalam Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polda Lampung juga akan memfokuskan penindakan terhadap jenis pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal. Beberapa di antaranya adalah pelanggaran batas kecepatan, penggunaan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, tidak menggunakan helm atau sabuk pengaman, serta berkendara dalam pengaruh alkohol.

Langkah ini diambil berdasarkan evaluasi data kecelakaan lalu lintas yang menunjukkan bahwa sebagian besar kecelakaan disebabkan oleh faktor human error dan pelanggaran aturan berlalu lintas.

Dengan fokus pada pelanggaran-pelanggaran tersebut, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan secara signifikan, sekaligus meningkatkan kualitas keselamatan bagi seluruh pengguna jalan.

Bagian dari Strategi Nasional Keselamatan Lalu Lintas

Operasi Keselamatan Krakatau 2026 juga merupakan bagian dari strategi nasional Polri dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas di seluruh Indonesia. Setiap Polda di berbagai daerah melaksanakan operasi serupa dengan nama dan karakteristik wilayah masing-masing.

Di Provinsi Lampung, Operasi Keselamatan Krakatau menjadi agenda rutin tahunan yang terus dievaluasi dan disempurnakan dari tahun ke tahun, guna menyesuaikan dengan dinamika dan tantangan lalu lintas yang terus berkembang.

Polda Lampung berharap, melalui operasi ini, dapat tercipta perubahan perilaku masyarakat dalam berlalu lintas yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan mengutamakan keselamatan.

Penutup: Wujudkan Lampung yang Aman dan Tertib

Dengan dimulainya Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang lalu lintas. Operasi ini tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga pada upaya edukasi dan pencegahan yang berkelanjutan.

Diharapkan, melalui operasi ini, tercipta situasi lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan lancar di seluruh wilayah Provinsi Lampung, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman dan aman, serta mempersiapkan diri menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H dengan penuh ketenangan.

Polda Lampung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung suksesnya Operasi Keselamatan Krakatau 2026 demi terwujudnya Lampung yang aman, tertib, dan berkeselamatan.

Bidhumas Polda Lampung.

Editor Redaksi Sumateranewstv. Com