TSC7GSdiGpY5Tpz5TpY7GSrpGA==
Light Dark
Ratusan Peserta Ramaikan Sosialisasi Senam Payu Kidah di Kotabumi

Ratusan Peserta Ramaikan Sosialisasi Senam Payu Kidah di Kotabumi

Daftar Isi
×

KOTABUMI, (Sumateranewstv. Com)– Ratusan peserta memeriahkan kegiatan sosialisasi Senam Payu Kidah Provinsi Lampung yang mengusung tema “Hidup Sehat, Bahagia dan Berkualitas, Menua dengan Berdaya, Bugar di Usia Senja”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kabupaten Lampung Utara dan berlangsung di Gedung Pusiban Agung, Kotabumi, pada Rabu, 28 Januari 2026.

Kegiatan sosialisasi ini mendapat antusiasme yang sangat tinggi dari berbagai elemen masyarakat. Para peserta yang hadir berasal dari utusan perangkat daerah, komunitas pegiat senam, kalangan akademisi, perwakilan kampus, hingga masyarakat umum yang memiliki kepedulian terhadap pentingnya pola hidup sehat, khususnya bagi kalangan lanjut usia.

Sejak pagi hari, Gedung Pusiban Agung telah dipadati oleh peserta yang mengenakan pakaian olahraga. Suasana penuh semangat, kebersamaan, dan keceriaan tampak mewarnai jalannya kegiatan. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian acara, mulai dari pembukaan, sambutan, pemaparan materi, hingga praktik langsung gerakan Senam Payu Kidah.

Dihadiri Pengurus Perwosi dan Berbagai Elemen

Acara sosialisasi ini dihadiri langsung oleh Ketua Perwosi Kabupaten Lampung Utara, drg. Meri Farida Hamartoni, didampingi Wakil Ketua Betty Viviyanti, Sekretaris Tien Rostina, serta jajaran pengurus Perwosi lainnya. Kehadiran para pengurus Perwosi ini menjadi bentuk komitmen organisasi dalam mendorong gaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Selain pengurus Perwosi, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, komunitas-komunitas pegiat senam, instruktur kebugaran, serta perwakilan dari berbagai kampus dan lembaga pendidikan yang ada di wilayah tersebut.

Keberagaman latar belakang peserta menunjukkan bahwa sosialisasi Senam Payu Kidah tidak hanya menyasar kelompok tertentu, tetapi diharapkan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, mulai dari aparatur pemerintah, tenaga pendidik, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

Komitmen Perwosi Memasyarakatkan Olahraga

Dalam sambutannya, Ketua Perwosi Kabupaten Lampung Utara, drg. Meri Farida Hamartoni, menegaskan bahwa sebagai organisasi wanita olahraga, Perwosi memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk memasyarakatkan olahraga di tengah keluarga dan komunitas.

Ia menyampaikan bahwa olahraga bukan hanya sekadar aktivitas fisik, tetapi juga bagian dari gaya hidup sehat yang harus ditanamkan sejak dini dan terus dijaga hingga usia lanjut. Menurutnya, Senam Payu Kidah merupakan salah satu bentuk olahraga yang sangat sesuai untuk semua kalangan, khususnya bagi para lanjut usia.

“Sebagai organisasi wanita olahraga, Perwosi memiliki tanggung jawab moral untuk memasyarakatkan olahraga di tengah keluarga dan komunitas. Melalui kegiatan sosialisasi Senam Payu Kidah ini, kami berharap para peserta dapat menjadi motor penggerak untuk menyebarluaskan senam ini di instansi, kampus, kecamatan, hingga ke tingkat desa,” ujar drg. Meri Farida Hamartoni.

Ia juga menambahkan bahwa kesehatan merupakan modal utama dalam menjalani kehidupan yang produktif dan berkualitas. Dengan tubuh yang sehat dan bugar, masyarakat diharapkan dapat tetap aktif, mandiri, dan berdaya, meskipun telah memasuki usia senja.

Senam Payu Kidah sebagai Sarana Menua dengan Berdaya

Senam Payu Kidah merupakan salah satu jenis senam yang dirancang untuk membantu menjaga kebugaran, meningkatkan keseimbangan, memperkuat otot, serta menjaga fleksibilitas tubuh. Senam ini dinilai sangat cocok untuk kalangan lanjut usia karena gerakannya relatif ringan, aman, dan mudah diikuti.

Dalam konteks tema kegiatan, yaitu Menua dengan Berdaya, Bugar di Usia Senja, Senam Payu Kidah diharapkan dapat menjadi salah satu solusi praktis bagi masyarakat untuk tetap menjaga kualitas hidup di usia lanjut.

Para instruktur yang hadir dalam kegiatan ini memberikan contoh gerakan secara langsung, sekaligus menjelaskan manfaat dari setiap rangkaian gerakan. Para peserta tampak mengikuti dengan penuh semangat, meskipun sebagian besar berasal dari kelompok usia dewasa dan lanjut usia.

Suasana semakin semarak ketika seluruh peserta diajak untuk mempraktikkan Senam Payu Kidah secara bersama-sama. Tawa, senyum, dan semangat kebersamaan tampak jelas, mencerminkan bahwa olahraga tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga memberikan kebahagiaan dan mempererat hubungan sosial.

Peran Strategis Perwosi Kabupaten Lampung Utara

Ketua Pelaksana kegiatan, Tien Rostina, dalam keterangannya menjelaskan bahwa sosialisasi Senam Payu Kidah ini merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya diselenggarakan oleh pengurus Perwosi Provinsi Lampung.

Namun, untuk Kabupaten Lampung Utara, kegiatan ini menjadi yang pertama kali diselenggarakan oleh Pengurus Perwosi Kabupaten Lampung Utara. Hal ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperluas jangkauan program Senam Payu Kidah hingga ke tingkat kabupaten.

“Sosialisasi Senam Payu Kidah ini merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya diadakan oleh pengurus Perwosi Provinsi Lampung. Dengan kata lain, kegiatan ini untuk pertama kalinya diselenggarakan oleh Pengurus Perwosi Kabupaten Lampung Utara,” ujar Tien Rostina.

Ia juga menjelaskan bahwa peserta yang mengikuti pelatihan dan sosialisasi ini berasal dari berbagai instansi dan komunitas, sehingga diharapkan dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.

Peserta dari Berbagai Perangkat Daerah dan Komunitas

Menurut Tien Rostina, peserta sosialisasi Senam Payu Kidah ini berasal dari utusan perangkat daerah, komunitas pegiat senam, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

“Untuk peserta pelatihannya, Senam Payu Kidah ini berasal dari utusan perangkat daerah. Kita juga mengundang komunitas pegiat senam. Untuk totalnya ada seratus lima puluh peserta undangan,” tandasnya.

Jumlah peserta yang mencapai ratusan orang ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap kegiatan yang berorientasi pada kesehatan dan kebugaran. Hal ini juga menjadi indikator bahwa program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat memiliki potensi besar untuk berkembang dan berkelanjutan.

Dukungan Terhadap Program Hidup Sehat

Kegiatan sosialisasi Senam Payu Kidah ini juga sejalan dengan program pemerintah dalam mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat. Melalui olahraga yang teratur, diharapkan masyarakat dapat terhindar dari berbagai penyakit degeneratif yang sering muncul seiring bertambahnya usia.

Para peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga pola makan, istirahat yang cukup, serta menjaga kesehatan mental sebagai bagian dari upaya menciptakan kualitas hidup yang lebih baik.

Dengan adanya kegiatan ini, Perwosi Kabupaten Lampung Utara berharap dapat membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga kesehatan bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama, baik keluarga, komunitas, maupun pemerintah.

Harapan Menjadi Gerakan Massal Hingga Tingkat Desa

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Perwosi drg. Meri Farida Hamartoni kembali menegaskan harapannya agar Senam Payu Kidah tidak hanya berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat berkembang menjadi gerakan massal yang rutin dilakukan di berbagai wilayah.

Ia berharap para peserta yang telah mengikuti sosialisasi dapat menjadi instruktur atau penggerak di lingkungan masing-masing, sehingga Senam Payu Kidah dapat dilaksanakan secara rutin di kantor, kampus, kecamatan, hingga desa-desa.

“Kami berharap para peserta dapat menjadi motor penggerak untuk menyebarluaskan Senam Payu Kidah. Dengan begitu, manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tegasnya.

Menjadikan Olahraga sebagai Budaya

Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menjadikan olahraga sebagai budaya di tengah masyarakat. Dengan membiasakan diri berolahraga, masyarakat diharapkan dapat membangun pola hidup yang lebih sehat, aktif, dan produktif.

Senam Payu Kidah dinilai sebagai salah satu bentuk olahraga yang mudah diterapkan karena tidak memerlukan peralatan khusus dan dapat dilakukan di berbagai tempat, baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan.

Dengan demikian, hambatan untuk berolahraga dapat diminimalkan, dan masyarakat dapat lebih mudah menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari.

Penutup

Kegiatan sosialisasi Senam Payu Kidah yang diselenggarakan oleh Perwosi Kabupaten Lampung Utara ini menjadi momentum penting dalam mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat, khususnya bagi kalangan lanjut usia.

Dengan antusiasme ratusan peserta, dukungan dari berbagai pihak, serta komitmen kuat dari Perwosi, diharapkan Senam Payu Kidah dapat berkembang menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan.

Melalui semangat kebersamaan, olahraga, dan kepedulian terhadap kesehatan, masyarakat Lampung Utara diharapkan dapat mewujudkan kehidupan yang lebih sehat, bahagia, dan berkualitas, serta mampu menua dengan berdaya dan tetap bugar di usia senja. (*)

Editor Redaksi Sumateranewstv. Com

0Komentar