Bunga Mayang, Sumateranewstv. Com – Komitmen TNI dalam mendukung kegiatan keagamaan serta memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat kembali ditunjukkan oleh jajaran Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 412-02/SS Kodim 0412/Lampung Utara. Hal ini terlihat dari kehadiran Serda Abdurrahman dan Praka Adi Wiguna dalam kegiatan pengajian rutin muslimat yang digelar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah / 2026 Masehi, bertempat di Masjid Al Barokah, Dusun II, Desa Iso Rejo, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara, pada Jumat (23/01/2026).
Kegiatan keagamaan tersebut diselenggarakan sebagai bentuk syiar Islam sekaligus sarana meningkatkan keimanan dan ketaqwaan masyarakat, khususnya kaum muslimat, terhadap Allah SWT. Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk merefleksikan kembali perjalanan spiritual Rasulullah SAW, khususnya perintah shalat lima waktu yang menjadi tiang agama.
Pengajian rutin muslimat yang berlangsung dengan penuh khidmat ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan, tokoh agama, aparat keamanan, serta masyarakat setempat. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai keagamaan serta persatuan umat.
Dihadiri Pejabat Daerah dan Tokoh Masyarakat
Turut hadir dalam kegiatan pengajian rutin tersebut Bupati Lampung Utara Dr. Ir. H. Hamartoni Ahadis, M.Si beserta staf dan rombongan, Wakil Bupati Lampung Utara Romli, S.Kom., S.H., M.H beserta rombongan, Camat Bunga Mayang Joni Bahri, S.E, Kepala Desa Iso Rejo Suharsono, Kepala Desa Mulyorejo I Surahyono, serta Kepala Desa Mulyorejo II Sulistiono.
Selain itu, hadir pula unsur TNI-Polri di antaranya Danramil 412-02/SS yang diwakili oleh Babinsa Serda Abdurrahman, Babinsa Desa Iso Rejo Praka Adi Wiguna, Kapolsek Bunga Mayang Ipda Rizki, serta Bhabinkamtibmas Aiptu Mala. Tidak ketinggalan, hadir sebagai penceramah utama K.H. Slamet Anwar, para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, serta jamaah muslimat dari berbagai desa di Kecamatan Bunga Mayang.
Antusiasme jamaah terlihat sejak awal acara. Masjid Al Barokah dipenuhi oleh kaum muslimat yang dengan khusyuk mengikuti rangkaian kegiatan pengajian, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, shalawat Nabi, hingga tausiyah agama yang disampaikan oleh penceramah.
Makna Isra Mi’raj sebagai Momentum Peningkatan Iman
Dalam tausiyahnya, K.H. Slamet Anwar menyampaikan bahwa peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu mukjizat terbesar dalam sejarah Islam. Perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, kemudian dilanjutkan naik ke Sidratul Muntaha, membawa pesan spiritual yang sangat mendalam bagi umat Islam.
“Isra Mi’raj mengajarkan kepada kita tentang pentingnya shalat sebagai tiang agama. Shalat bukan hanya kewajiban, tetapi juga sarana komunikasi langsung antara hamba dengan Allah SWT. Jika shalat dijaga dengan baik, insyaAllah kehidupan kita juga akan baik,” ujar K.H. Slamet Anwar dalam ceramahnya.
Ia juga mengajak seluruh jamaah, khususnya kaum muslimat, untuk menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai momentum memperbaiki kualitas ibadah, mempererat ukhuwah islamiyah, serta meningkatkan peran keluarga dalam menanamkan nilai-nilai keislaman kepada generasi muda.
Peran Aktif Babinsa di Wilayah Binaan
Di sela-sela kegiatan, Serda Abdurrahman menyampaikan bahwa kehadirannya bersama Praka Adi Wiguna dalam kegiatan pengajian rutin muslimat tersebut merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab Babinsa sebagai aparat teritorial di wilayah binaan.
Menurutnya, Babinsa tidak hanya bertugas dalam bidang pertahanan dan keamanan, tetapi juga memiliki peran penting dalam pembinaan sosial kemasyarakatan, termasuk mendukung kegiatan keagamaan yang dilaksanakan oleh masyarakat.
“Sebagai Babinsa, kami aktif mengikuti semua kegiatan yang ada di wilayah binaan. Salah satunya adalah menghadiri acara keagamaan seperti pengajian rutin muslimat peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini. Tujuannya untuk menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan masyarakat binaan, sehingga terjalin hubungan yang harmonis dengan semua lapisan masyarakat, termasuk para tokoh agama,” ungkap Serda Abdurrahman.
Ia menambahkan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan keagamaan juga menjadi sarana efektif untuk memperkuat ukhuwah islamiyah, mempererat sinergitas, serta membangun komunikasi yang baik antara TNI dan masyarakat.
Sinergi TNI dan Masyarakat Ciptakan Kondisi Kondusif
Serda Abdurrahman menegaskan bahwa hubungan yang harmonis antara Babinsa dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan kondisi wilayah yang aman, damai, dan kondusif. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, Babinsa dapat mengetahui secara dini berbagai permasalahan yang terjadi di lingkungan masyarakat.
“Dengan komunikasi yang baik, kami bisa mengetahui lebih awal apabila ada kesulitan atau permasalahan di tengah masyarakat, sehingga dapat segera dicarikan solusi bersama. Ini adalah bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat Desa Iso Rejo dan sekitarnya yang selalu menjaga kerukunan, toleransi, serta semangat kebersamaan dalam setiap kegiatan, baik keagamaan maupun sosial kemasyarakatan.
Dukungan Danramil terhadap Kegiatan Keagamaan
Di tempat terpisah, Danramil 412-02/SS Kapten Inf Tukiran menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan pengajian rutin muslimat tersebut merupakan bentuk nyata dukungan TNI terhadap kegiatan keagamaan di wilayah binaannya.
Menurutnya, TNI senantiasa mendukung setiap kegiatan positif yang dilaksanakan oleh masyarakat, khususnya kegiatan keagamaan yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan, ketaqwaan, serta mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.
“Kami selalu mendorong Babinsa untuk aktif hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam kegiatan keagamaan. Hal ini sejalan dengan tugas TNI sebagai alat negara yang tidak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga berperan dalam menjaga keharmonisan dan persatuan masyarakat,” ujar Kapten Inf Tukiran.
Ia berharap, melalui kegiatan seperti pengajian rutin dan peringatan hari besar Islam, masyarakat semakin solid, memiliki keimanan yang kuat, serta mampu menjaga stabilitas dan keamanan lingkungan secara bersama-sama.
Apresiasi dari Pemerintah Daerah
Bupati Lampung Utara Dr. Ir. H. Hamartoni Ahadis, M.Si dalam sambutannya mengapresiasi terselenggaranya kegiatan pengajian rutin muslimat dalam rangka peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tersebut. Ia menilai kegiatan keagamaan memiliki peran strategis dalam membangun karakter masyarakat yang religius, berakhlak mulia, dan berintegritas.
Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada TNI-Polri, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat yang selama ini telah bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga kondusivitas wilayah Lampung Utara.
“Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh agama, dan masyarakat merupakan modal utama dalam membangun Lampung Utara yang aman, damai, dan sejahtera. Kegiatan seperti ini sangat positif dan perlu terus kita dukung,” ujar Bupati.
Penutup
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H melalui pengajian rutin muslimat di Desa Iso Rejo, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara, berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh kekhusyukan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana peningkatan keimanan dan ketaqwaan, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi serta sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan aparat keamanan.
Kehadiran Babinsa Koramil 412-02/SS dalam kegiatan tersebut menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung kegiatan keagamaan dan pembinaan masyarakat di wilayah binaannya. Diharapkan, melalui kegiatan-kegiatan positif seperti ini, nilai-nilai religius, kebersamaan, dan persatuan dapat terus terjaga demi terwujudnya masyarakat Lampung Utara yang harmonis dan berdaya saing. (*)
Editor Redaksi Sumateranewstv. Com





0Komentar