TSC7GSdiGpY5Tpz5TpY7GSrpGA==
Light Dark
Jaga Kenyamanan Saat Beribadah, Satgas Yonif 763/SBA Bersama Masyarakat Gelar Karya Bhakti di Lingkungan Gereja Kampung Afkrem

Jaga Kenyamanan Saat Beribadah, Satgas Yonif 763/SBA Bersama Masyarakat Gelar Karya Bhakti di Lingkungan Gereja Kampung Afkrem

Daftar Isi
×

Afkrem, Papua — Dalam upaya mempererat hubungan kemanunggalan TNI dan rakyat serta memastikan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Kewilayahan Yonif 763/SBA Pos Afkrem bersama masyarakat Kampung Afkrem melaksanakan kegiatan Karya Bhakti berupa pembenahan lingkungan Gereja Afkrem, Senin (9/12/2025).

Kegiatan ini tidak hanya merupakan bagian dari program Pembinaan Teritorial (Binter) TNI, namun juga menjadi wujud nyata kepedulian personel Satgas terhadap kondisi sosial dan keagamaan di wilayah penugasan mereka. Dengan semangat gotong royong, prajurit bersama warga saling bahu-membahu membersihkan dan memperbaiki gereja yang merupakan pusat kegiatan ibadah masyarakat setempat.

Latar Belakang Pelaksanaan Karya Bhakti

Gereja di Kampung Afkrem merupakan salah satu fasilitas umum yang menjadi pusat aktivitas keagamaan dan sosial warga. Seiring waktu, atap seng gereja mengalami korosi dan warna bangunan tampak kusam. Melihat kondisi tersebut, personel Pos Afkrem berinisiatif mengajak masyarakat untuk bersama-sama melaksanakan kegiatan kerja bakti.

Menurut Danpos Afkrem, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus bentuk implementasi dari nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam Pancasila, terutama sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Ia menekankan bahwa menjaga rumah ibadah adalah bagian dari menjaga keharmonisan sosial dan memperkuat nilai spiritual masyarakat.

“Kami sebagai prajurit yang bertugas di perbatasan bukan hanya menjaga keamanan negara, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat. Menjaga lingkungan tempat ibadah agar tetap bersih, nyaman, dan layak digunakan adalah tanggung jawab moral bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan perhatian serta membangun kebersamaan dengan warga,” ujar Danpos.

Semangat Kebersamaan Personel TNI dan Warga

Dalam pelaksanaan karya bhakti tersebut, suasana kebersamaan terlihat sangat kuat. Personel TNI bersama warga membersihkan halaman, mencabut rumput yang tumbuh lebat, menyapu area sekitar, memperbaiki beberapa bagian bangunan, dan melakukan pengecatan ulang atap seng gereja yang sebelumnya berkarat.

Pengecatan seng menjadi salah satu fokus utama karena atap yang berkarat tidak hanya mengurangi estetika, tetapi juga berpotensi menyebabkan kebocoran saat musim hujan. Dengan peralatan sederhana namun dikerjakan secara gotong royong, gereja kembali terlihat lebih cerah dan tertata rapi.

“Kami sangat senang karena bapak-bapak dari Satgas sudah membantu. Gereja ini adalah tempat kami berdoa, jadi kalau bersih dan catnya baru, kami jadi lebih nyaman,” ungkap salah satu warga Kampung Afkrem.

Pentingnya Menjaga Kenyamanan Tempat Ibadah

Dalam penjelasan resmi Satgas, disebutkan bahwa pelaksanaan karya bhakti ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bagian dari pemeliharaan hubungan harmonis antara Satgas dan masyarakat. Tempat ibadah merupakan pusat ketenangan dan spiritual masyarakat, sehingga keberadaannya harus dirawat dengan baik.

Satgas menekankan bahwa kondisi gereja yang bersih dan terawat dapat meningkatkan semangat masyarakat untuk beribadah secara rutin. Hal ini sejalan dengan nilai-nilai keagamaan yang dianut oleh masyarakat setempat yang sebagian besar menjadikan gereja sebagai pusat kegiatan rohani, diskusi sosial, hingga kegiatan pemuda.

“Sebagai bangsa yang beragama, kita selalu menjunjung tinggi nilai Ketuhanan. Salah satunya adalah menjaga tempat ibadah agar tetap layak digunakan. Ketika gereja bersih dan nyaman, ibadah dapat dilakukan dengan lebih khusyuk,” tambah Danpos.

Makna Pembinaan Teritorial dalam Penugasan Perbatasan

Pembinaan Teritorial (Binter) merupakan salah satu fungsi utama TNI dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan. Melalui pendekatan ini, TNI tidak hanya hadir sebagai unsur keamanan tetapi juga menjadi bagian integral yang membantu memecahkan persoalan sosial masyarakat.

Binter yang dilakukan Satgas Yonif 763/SBA di Kampung Afkrem adalah contoh nyata bahwa prajurit TNI selalu hadir memberikan manfaat langsung. Kegiatan seperti karya bhakti, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga penyuluhan merupakan bentuk nyata kehadiran TNI dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah terpencil.

Respon Positif dari Tokoh Agama dan Aparat Kampung

Kegiatan ini mendapatkan sambutan baik dari tokoh agama setempat. Mereka merasa terbantu karena selama ini keterbatasan anggaran membuat perawatan gereja sulit dilakukan. Dengan adanya gotong royong bersama TNI, beban tersebut dapat teratasi dengan baik.

Tokoh agama menyampaikan bahwa gereja bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga menjadi simbol persatuan masyarakat di Kampung Afkrem. Oleh karena itu, kegiatan pembersihan dan pengecatan ulang yang dilakukan bersama TNI memiliki nilai positif yang sangat besar.

Aparat kampung juga berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan sebagai bentuk hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat.

Memperkuat Ikatan Emosional antara TNI dan Masyarakat

Selain memiliki nilai sosial, kegiatan karya bhakti ini juga memiliki makna strategis dalam memperkuat ikatan emosional antara prajurit Satgas dengan masyarakat. Hubungan yang kuat antara TNI dan rakyat berkontribusi besar terhadap keamanan wilayah, terutama di daerah perbatasan yang memiliki tantangan cukup kompleks.

Satgas Yonif 763/SBA memahami bahwa masyarakat adalah bagian yang tidak terpisahkan dari tugas pengamanan perbatasan. Dengan menjalin hubungan yang baik, berbagai potensi gangguan keamanan dapat diminimalisir bahkan dicegah secara bersama-sama.

TNI hadir sebagai sahabat, pelindung, dan mitra masyarakat dalam menjaga stabilitas serta mewujudkan pembangunan yang lebih merata.

Kesan Prajurit Selama Berinteraksi dengan Warga

Salah satu prajurit Satgas menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini memberikan pengalaman berharga bagi mereka. Selain menjalankan tugas pertahanan negara, mereka juga bisa merasakan kehangatan masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan Papua.

“Kami sangat senang dapat membantu masyarakat. Saat kami bersama-sama mengecat seng dan membersihkan gereja, kami merasa seperti bagian dari keluarga besar Kampung Afkrem. Masyarakat sangat ramah dan penuh kekeluargaan,” ungkap seorang personel.

Manfaat Kegiatan bagi Kehidupan Sosial Masyarakat

Dengan gereja yang kini bersih dan tampak baru, masyarakat Kampung Afkrem dapat melaksanakan ibadah dengan lebih nyaman dan tenang. Kegiatan ibadah mingguan, pertemuan jemaat, hingga kegiatan pemuda kini memiliki suasana yang lebih mendukung.

Kenyamanan tempat ibadah juga berperan penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan spiritual masyarakat. Semakin terawat sebuah tempat ibadah, semakin besar motivasi masyarakat untuk hadir beribadah dan melakukan kegiatan agama dengan penuh kesadaran.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi masyarakat untuk semakin mencintai lingkungan mereka serta meningkatkan rasa memiliki terhadap fasilitas umum.

Harapan Satgas dan Warga untuk Masa Mendatang

Satgas Pamtas Yonif 763/SBA Pos Afkrem berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi pemicu bagi masyarakat untuk merawat tempat-tempat penting lainnya di Kampung Afkrem, seperti sekolah, balai kampung, dan fasilitas umum lainnya.

“Kami percaya bahwa dengan kerja sama yang solid, kita dapat menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman untuk semua. Semoga hubungan antara Satgas dan masyarakat semakin erat,” ujar Danpos.

Sementara itu, warga mengucapkan terima kasih dan berharap agar prajurit Satgas terus hadir membantu kegiatan sosial selama masa penugasan mereka.

Penutup

Kegiatan Karya Bhakti Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 763/SBA Pos Afkrem di gereja Kampung Afkrem tidak hanya membawa perubahan fisik pada bangunan, tetapi juga memperkuat nilai persaudaraan antara TNI dan masyarakat. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Satgas dalam mendukung kenyamanan masyarakat beribadah serta menjaga keharmonisan di wilayah perbatasan.

Dengan semangat gotong royong, gereja kembali tampak bersih, rapi, dan layak digunakan. Harapan besar muncul agar kegiatan positif seperti ini terus berlanjut demi terciptanya lingkungan masyarakat yang lebih sejahtera, harmonis, dan religius.

(Pen Yonif 763/SBA)

Editor Redaksi Sumateranewstv. Com

0Komentar