Tulang Bawang Barat – Minggu, 23 November 2025
Tulang Bawang Barat, (Sumateranewstv. Com) – Dalam rangka memperkuat hubungan antara Kepolisian dan masyarakat, khususnya jemaat Kristiani, jajaran Polsek Tulang Bawang Tengah Polres Tulang Bawang Barat, Polda Lampung, melaksanakan kegiatan Pengamanan Ibadah Gereja Minggu Kasih di Gereja Injil Tanah Jawa (GITJ) Tiyuh Tirta Makmur, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, pada Minggu pagi (23/11/2025).
Kegiatan pengamanan ini merupakan bagian penting dari program Polri yang bertujuan membangun komunikasi yang lebih harmonis antara aparat kepolisian dengan komunitas masyarakat, serta memastikan kegiatan ibadah berjalan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan. Program “Minggu Kasih” menjadi salah satu jembatan kuat dalam mempererat hubungan antara Polri dan jemaat, sekaligus meningkatkan peran serta masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polsek Tulang Bawang Tengah.
Latar Belakang Kegiatan “Minggu Kasih”
Program “Minggu Kasih” merupakan salah satu gagasan modern Polri untuk lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus menjawab tantangan keamanan yang semakin dinamis di berbagai daerah. Program ini tidak hanya menyentuh aspek keamanan fisik, seperti penjagaan gereja selama ibadah berlangsung, tetapi juga memperkuat aspek komunikasi sosial, dialog, dan pendekatan humanis antara polisi dan masyarakat.
Kegiatan tersebut lahir dari kesadaran bahwa masyarakat membutuhkan kehadiran aparat kepolisian yang mampu melindungi, mengayomi, dan memberikan rasa aman secara langsung dalam aktivitas sehari-hari, termasuk dalam kegiatan keagamaan yang seharusnya terbebas dari gangguan dan ancaman.
Di Tulang Bawang Barat, program ini telah rutin dilaksanakan oleh jajaran Polsek Tulang Bawang Tengah dan mendapatkan apresiasi positif dari berbagai pihak, khususnya dari para pemuka gereja dan jemaat yang merasa lebih tenang dan nyaman saat menjalankan ibadah.
Kegiatan Pengamanan yang Dilaksanakan oleh Polsek Tulang Bawang Tengah
Pengamanan ibadah Minggu Kasih di GITJ Tiyuh Tirta Makmur dilaksanakan oleh beberapa personel Polsek Tulang Bawang Tengah yang hadir sejak pagi hari sebelum ibadah dimulai. Para personel memastikan seluruh area gereja dalam kondisi aman, termasuk tempat parkir, pintu-pintu akses masuk, hingga ruang ibadah utama.
Mereka juga berkoordinasi dengan pengurus gereja untuk mengidentifikasi potensi kerawanan serta melakukan patroli keliling di sekitar area ibadah. Langkah-langkah ini dilakukan sebagai bagian dari prosedur pengamanan standar yang diterapkan oleh Polri dalam rangka melindungi masyarakat yang sedang beribadah.
Kehadiran polisi dalam kegiatan keagamaan bukan hanya berfungsi mencegah potensi gangguan keamanan, namun juga menjadi simbol bahwa negara hadir untuk menjamin kebebasan beragama sebagaimana diatur dalam konstitusi. Para jemaat menyambut kehadiran personel kepolisian dengan hangat dan menghargai upaya mereka dalam menciptakan suasana ibadah yang aman dan damai.
Pernyataan Kapolsek Tulang Bawang Tengah
Kapolres Tulang Bawang Barat, AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Tulang Bawang Tengah, Kompol Taufiq, S.H., M.H., memberikan penjelasan mengenai pelaksanaan kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa kegiatan Minggu Kasih bukan hanya rutinitas semata, namun merupakan langkah preventif yang berkesinambungan dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Tulang Bawang Tengah.
“Program Minggu Kasih merupakan salah satu kegiatan preventif kepolisian dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya jemaat gereja yang sedang beribadah. Selain itu, ini adalah bagian dari upaya Polri untuk tetap hadir di tengah masyarakat dan memberikan pelayanan yang lebih responsif,” ujar Kompol Taufiq.
Ia menambahkan bahwa Polri berkomitmen untuk menjaga keharmonisan dan hubungan emosional yang baik dengan masyarakat, sehingga kehadiran polisi bukan hanya dilihat dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra yang mengayomi, melindungi, dan melayani.
Penyampaian Pesan Kamtibmas untuk Jemaat Gereja
Selama kegiatan pengamanan berlangsung, personel Polsek Tulang Bawang Tengah turut memberikan pesan-pesan kamtibmas kepada para jemaat. Pesan ini meliputi imbauan agar masyarakat terus menjaga keamanan lingkungan, menjaga hubungan harmonis antarwarga, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan yang dapat terjadi di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka.
Personel juga mengingatkan jemaat agar selalu berperan aktif dalam menjaga kamtibmas, misalnya melalui ronda lingkungan, mengaktifkan kembali grup komunikasi masyarakat, serta melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian terdekat agar cepat ditindaklanjuti.
Kapolsek menegaskan, “Kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa keamanan bukan hanya tugas Polri semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Dengan adanya sinergi antara polisi dan masyarakat, setiap potensi gangguan dapat diminimalisir sejak dini.”
Peran Polri dalam Membangun Kepercayaan Masyarakat
Program “Minggu Kasih” menjadi salah satu program unggulan yang efektif dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Banyak jemaat merasa bahwa keterlibatan personel Polsek Tulang Bawang Tengah memberikan rasa aman tambahan dalam melakukan aktivitas ibadah, terutama dalam situasi di mana gangguan keamanan dapat muncul kapan saja.
Polri menyadari bahwa kepercayaan masyarakat tidak dapat dibangun hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui tindakan nyata yang menunjukkan keberpihakan pada kenyamanan dan keselamatan masyarakat. Kehadiran polisi di tempat ibadah menjadi bukti bahwa pelayanan Polri bersifat inklusif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang suku, agama, dan latar belakang sosial.
Respons Jemaat dan Pengurus Gereja
Jemaat GITJ Tiyuh Tirta Makmur memberikan apresiasi atas kehadiran dan pengamanan yang dilakukan oleh Polsek Tulang Bawang Tengah. Mereka menilai kegiatan seperti ini memberikan suasana ibadah yang lebih teduh dan menambah rasa tenteram ketika menjalankan kegiatan keagamaan.
Seorang jemaat mengaku sangat terbantu dengan kehadiran polisi, terutama dalam hal pengaturan lalu lintas dan parkir kendaraan yang sering kali menjadi persoalan saat ibadah berlangsung. Pengurus gereja juga menyampaikan bahwa program Minggu Kasih merupakan bentuk kerja sama nyata antara pihak kepolisian dan gereja dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi umat Kristiani.
Harapan Polsek Tulang Bawang Tengah untuk Kerja Sama yang Lebih Dekat
Kapolsek Tulang Bawang Tengah berharap program ini dapat semakin mempererat hubungan kekeluargaan antara Polri dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah menciptakan wilayah hukum yang aman, damai, dan kondusif. Melalui kegiatan seperti Minggu Kasih, pihak kepolisian dapat lebih memahami kebutuhan masyarakat serta menangkap aspirasi mereka secara langsung.
“Kami berharap jemaat merasa lebih didengar dan dilayani melalui program Minggu Kasih ini. Kami ingin hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin erat, sehingga rasa kepercayaan dan kerja sama semakin kuat,” pungkasnya.
Kesimpulan: Sinergi Polri dan Masyarakat Mewujudkan Lingkungan yang Nyaman dan Harmonis
Kegiatan pengamanan Ibadah Minggu Kasih oleh Polsek Tulang Bawang Tengah di Gereja GITJ Tiyuh Tirta Makmur menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam menjaga dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat. Program ini menjadi jembatan yang memperkuat hubungan antara polisi dan jemaat, sekaligus mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga situasi kamtibmas.
Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat semakin merasakan kehadiran Polri yang humanis, responsif, dan bersahabat. Keamanan menjadi tanggung jawab bersama, dan sinergi antara aparat kepolisian serta masyarakat merupakan kunci terciptanya daerah yang aman dan kondusif.
Pihak kepolisian berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang, tidak hanya di gereja tetapi juga di berbagai tempat ibadah lainnya, sehingga rasa persatuan dan kebersamaan dapat semakin tumbuh di antara seluruh komponen masyarakat.
(Sumber: Humas Polres Tubaba)
Editor: Pariyo Saputra / Redaksi Sumateranewstv. Com

