Bandar Lampung, 8 November 2025 — Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara, H. Sukatno, S.H., M.H., menghadiri pembukaan Festival Kreasi Guru dan Tenaga Kependidikan (FEST KREASI GTK) 2025 Se-Provinsi Lampung yang digelar megah di Gedung Graha Mandala, Kota Bandar Lampung. Acara bergengsi ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, Sabtu (8/11/2025), dengan mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat.”
Festival ini merupakan momentum besar bagi insan pendidikan di Provinsi Lampung untuk menunjukkan karya, inovasi, dan kolaborasi kreatif dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di era digital. Tidak hanya menjadi ajang lomba dan apresiasi, FEST KREASI GTK juga menjadi sarana penting untuk memperkuat jejaring antarguru dan tenaga kependidikan di seluruh kabupaten/kota.
FEST KREASI GTK 2025: Ajang Bergengsi untuk Guru Hebat
Kegiatan yang digagas oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Lampung ini bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, serta didukung oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S). FEST KREASI GTK 2025 menjadi wadah besar bagi guru dan tenaga kependidikan untuk saling berbagi pengalaman, memperlihatkan inovasi pembelajaran, hingga memperkuat semangat profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Acara yang berlangsung selama tiga hari, mulai dari 8 hingga 10 November 2025, ini diikuti oleh 240 peserta kontingen dari kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, belum termasuk peserta tuan rumah dari Kota Bandar Lampung. Jika dihitung secara keseluruhan, jumlah peserta dan tamu undangan yang hadir mencapai lebih dari 1.000 orang.
Rangkaian kegiatan FEST KREASI GTK 2025 sangat beragam, mulai dari lomba inovasi pembelajaran, pameran karya GTK kreatif, bincang pendidikan, hingga pertunjukan seni dan budaya yang memeriahkan suasana Gedung Graha Mandala. Kegiatan tersebut mencerminkan semangat kolaborasi dan keberagaman potensi guru di seluruh Lampung.
Suasana Pembukaan yang Meriah dan Penuh Semangat
Pembukaan acara berlangsung semarak dan penuh antusiasme. Gedung Graha Mandala yang berkapasitas ribuan orang dipenuhi oleh para guru, tenaga kependidikan, pejabat pemerintah, serta tamu undangan dari berbagai kabupaten. Diiringi tarian tradisional Lampung dan musik khas daerah, suasana semakin terasa hangat dan penuh semangat kebersamaan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta dan panitia penyelenggara yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan berskala provinsi ini. Ia juga mengingatkan pentingnya peran guru sebagai garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Guru adalah pahlawan sejati. Tanpa guru, tidak akan ada dokter, insinyur, atau pemimpin bangsa. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Bandar Lampung memberikan perhatian besar kepada guru-guru kita. Hadiah dan penghargaan yang kami berikan hari ini adalah bentuk cinta dan terima kasih kami kepada mereka,” ujar Eva Dwiana.
Sebagai bentuk apresiasi spontanitas, Wali Kota Eva Dwiana memberikan hadiah umrah kepada enam peserta yang berhasil menjawab pertanyaan seputar sejarah Lampung dan pendidikan nasional. Kejutan tersebut disambut riuh tepuk tangan peserta. Tidak berhenti di situ, ia juga menyiapkan 20 unit sepeda serta berbagai doorprize menarik lainnya bagi para guru yang beruntung.
“Guru yang hebat bukan hanya yang pintar mengajar, tapi juga yang mampu menginspirasi dan mencintai anak didiknya. Mari terus berinovasi dan jadilah panutan bagi generasi muda,” tambahnya.
Kehadiran Kadis Pendidikan Lampung Utara: Bukti Komitmen Daerah
Turut hadir dalam kegiatan pembukaan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara, H. Sukatno, S.H., M.H., bersama Kabid Pembinaan Ketenagaan, Maryudi, S.E., serta Kasi Pembinaan Ketenagaan PAUD dan PNF, Sutiawansyah Thohir, S.E. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam mendukung peningkatan mutu dan profesionalisme tenaga pendidik.
Kadis Sukatno menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas semangat serta partisipasi aktif para guru Lampung Utara yang turut ambil bagian dalam FEST KREASI GTK 2025. Ia menilai kegiatan seperti ini sangat penting untuk mendorong guru agar terus berinovasi di tengah perkembangan teknologi dan tantangan zaman.
“FEST KREASI GTK ini adalah wadah luar biasa untuk memotivasi para guru. Kami di Dinas Pendidikan Lampung Utara bangga karena guru-guru kami berani tampil dan berkompetisi di tingkat provinsi. Mereka bukan hanya membawa nama daerah, tapi juga menjadi inspirasi bagi rekan-rekan seprofesi,” ujar Sukatno.
Lebih lanjut, Sukatno menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berkomitmen mendukung peningkatan kompetensi guru melalui berbagai program pelatihan, workshop, dan kegiatan berbasis digital learning. Ia percaya bahwa kualitas guru yang baik akan berdampak langsung pada kualitas peserta didik.
Kegiatan Sebagai Wadah Berbagi Inspirasi dan Inovasi
Sementara itu, Kabid Pembinaan Ketenagaan, Maryudi, S.E., menambahkan bahwa ajang FEST KREASI GTK ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana berbagi inspirasi antarguru se-Lampung. Melalui kegiatan ini, guru dapat saling bertukar ide tentang metode pembelajaran kreatif yang relevan dengan karakter peserta didik masa kini.
“Dari ajang seperti ini kita belajar banyak hal. Guru-guru dari berbagai daerah membawa ide segar yang bisa diadopsi dan dikembangkan di sekolah masing-masing. Ini sangat penting untuk memperkuat sinergi antardaerah demi kemajuan pendidikan di Lampung,” jelas Maryudi.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam dunia pendidikan. Menurutnya, peningkatan kualitas guru tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha, media, dan organisasi profesi.
Semangat “Guru Hebat, Indonesia Kuat” dalam Aksi Nyata
Tema besar “Guru Hebat, Indonesia Kuat” bukan sekadar slogan, tetapi menjadi semangat yang dihidupkan dalam setiap kegiatan di FEST KREASI GTK 2025. Para guru menampilkan berbagai karya inovatif, mulai dari penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran, media ajar kreatif berbasis lokal, hingga pendekatan tematik yang menyenangkan bagi siswa.
Beberapa stan pameran dari berbagai kabupaten menampilkan hasil riset dan proyek pembelajaran yang dikembangkan guru-guru Lampung. Misalnya, guru dari Kabupaten Tanggamus menampilkan “Smart Green Class” yang mengintegrasikan pembelajaran dengan konsep lingkungan hijau, sementara guru dari Pringsewu memamerkan media pembelajaran berbasis augmented reality.
Di sisi lain, guru-guru dari Lampung Utara juga menunjukkan inovasi mereka melalui pembuatan media pembelajaran interaktif menggunakan bahan lokal serta video pembelajaran berbasis budaya daerah. Semua karya tersebut menjadi bukti nyata bahwa guru Lampung memiliki potensi besar dalam memajukan pendidikan berbasis kreativitas dan teknologi.
Puncak Acara: Malam Penganugerahan GTK Berprestasi
Rangkaian FEST KREASI GTK 2025 akan mencapai puncaknya pada malam 9 November 2025 dengan acara Penganugerahan GTK Berprestasi. Pada momen tersebut, dewan juri akan menilai dan mengumumkan tiga besar dari 40 kategori lomba yang dipertandingkan.
Para pemenang juara pertama dari masing-masing kategori akan mewakili Provinsi Lampung dalam ajang GTK Nasional di Jakarta. Hal ini menjadi kesempatan besar bagi guru-guru Lampung untuk membawa harum nama daerah di tingkat nasional.
Selain penghargaan individu, panitia juga menyiapkan penghargaan khusus untuk kabupaten/kota dengan partisipasi dan kolaborasi terbaik. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk terus mengembangkan inovasi dalam dunia pendidikan.
Makna Kegiatan dan Dampaknya bagi Dunia Pendidikan
FEST KREASI GTK 2025 bukan hanya sekadar festival, melainkan pergerakan moral dan intelektual bagi dunia pendidikan Lampung. Kegiatan ini menegaskan bahwa guru bukan hanya pengajar, tetapi juga pencipta, inovator, dan pelaku perubahan sosial.
Dengan semangat kolaboratif, guru diharapkan tidak hanya mampu mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai karakter, kemandirian, dan semangat nasionalisme kepada peserta didik. Sejalan dengan semangat Merdeka Belajar, kegiatan seperti ini menjadi salah satu bentuk implementasi nyata untuk mendorong kreativitas di dunia pendidikan.
Dukungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara terus mendorong peningkatan mutu pendidikan dengan berbagai program strategis. Melalui Dinas Pendidikan, pemerintah daerah berkomitmen menyediakan fasilitas, pelatihan, serta dukungan moril kepada guru dan tenaga kependidikan.
Kadis Sukatno menuturkan bahwa Lampung Utara bertekad memperkuat ekosistem pendidikan berbasis kompetensi dan teknologi. “Kami ingin Lampung Utara menjadi kabupaten yang melahirkan guru-guru kreatif, berintegritas, dan adaptif terhadap perubahan zaman,” ungkapnya.
Ia juga berharap agar para peserta yang mengikuti FEST KREASI GTK dapat membawa pulang semangat baru untuk diterapkan di sekolah masing-masing, serta menjadi motivator bagi rekan guru lainnya.
Kolaborasi Menuju Pendidikan Lampung yang Maju
Dengan kehadiran seluruh perwakilan kabupaten/kota, FEST KREASI GTK 2025 menjadi wadah penting bagi para pendidik untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, dan menjalin sinergi lintas wilayah. Kolaborasi semacam ini menjadi fondasi kuat bagi kemajuan pendidikan di Provinsi Lampung secara menyeluruh.
Melalui kegiatan tersebut, nilai gotong royong dan kebersamaan juga tampak nyata. Semua peserta memiliki semangat yang sama: menjadikan pendidikan Lampung sebagai teladan inovasi dan kualitas di Indonesia bagian barat.
Penutup
Dengan semangat “Guru Hebat, Indonesia Kuat,” FEST KREASI GTK 2025 menjadi simbol pergerakan guru-guru Lampung menuju pendidikan yang lebih baik, kreatif, dan berdaya saing tinggi.
Kehadiran Kadis Pendidikan Lampung Utara, H. Sukatno, beserta jajaran, menjadi bukti nyata dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pembangunan sektor pendidikan. Melalui kolaborasi, inovasi, dan apresiasi terhadap karya para guru, Lampung terus melangkah menuju masa depan pendidikan yang unggul dan berkarakter.
(Sumber : Kominfo Lampura)
(Editor : Pariyo Saputra/Redaksi Sumateranewstv. Com | Pendidikan Lampung, 2025)






0Komentar