LAMPUNG UTARA, (SUMATERANEWSTV.COM) - Kecamatan Abung Semuli melaksanakan kegiatan Pembinaan dan Sosialisasi Transformasi Dana Bergulir Masyarakat (DBM) eks Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) menjadi Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma), Rabu, 30 September 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Abung Semuli dan menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman serta penguatan kepada pemerintah desa, pengelola, dan unsur terkait mengenai proses transformasi kelembagaan, mekanisme pengelolaan, struktur organisasi, hingga tata kelola BUMDesma.
Transformasi DBM eks PNPM menjadi BUMDesma merupakan proses yang membutuhkan kesiapan dari berbagai pihak. Karena itu, pembinaan dan sosialisasi menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan pemerintah desa maupun para pengelola memiliki pemahaman yang sama mengenai arah pengelolaan kelembagaan setelah dilakukan transformasi.
Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan ruang untuk memahami berbagai aspek yang berkaitan dengan BUMDesma. Tidak hanya mengenai kelembagaan, tetapi juga bagaimana pengelolaan usaha dapat dilakukan secara profesional, transparan, akuntabel, serta berkelanjutan sehingga keberadaan BUMDesma benar-benar dapat memberikan manfaat bagi desa dan masyarakat.
Penguatan Kesiapan Pemerintah Desa dan Pengelola
Kegiatan pembinaan dan sosialisasi ini diarahkan untuk memperkuat kesiapan seluruh pihak yang terlibat dalam proses transformasi DBM eks PNPM menuju BUMDesma. Pemerintah desa memiliki peran penting dalam mendukung proses tersebut, terutama dalam memastikan kelembagaan yang terbentuk dapat berjalan sesuai dengan ketentuan dan tujuan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Selain pemerintah desa, pengurus UPK DBM eks PNPM juga menjadi bagian penting dalam proses transformasi. Pengalaman dan pengelolaan yang selama ini telah berjalan diharapkan dapat menjadi bagian dari proses penataan menuju kelembagaan BUMDesma yang lebih terarah.
Dengan adanya pembinaan secara langsung, berbagai pihak diharapkan dapat memahami bahwa transformasi kelembagaan bukan sekadar perubahan nama atau bentuk organisasi. Proses tersebut juga berkaitan dengan penataan tata kelola, pembagian tugas, tanggung jawab, pengelolaan usaha, serta bagaimana manfaat kelembagaan dapat dirasakan oleh masyarakat.
Karena itu, pemahaman yang baik menjadi modal penting agar proses transformasi dapat berjalan secara tertib dan tidak menimbulkan kebingungan dalam pelaksanaannya di tingkat desa maupun kecamatan.
Mendorong Pengelolaan BUMDesma yang Profesional
Salah satu tujuan utama kegiatan adalah mendorong terbentuknya pengelolaan BUMDesma yang profesional, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Pengelolaan yang baik diperlukan agar potensi usaha yang dimiliki dapat dikembangkan secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
BUMDesma diharapkan tidak hanya menjadi kelembagaan yang menjalankan aktivitas ekonomi, tetapi juga mampu menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian ekonomi desa. Dengan tata kelola yang baik, potensi sumber daya dan peluang usaha yang ada di wilayah dapat diidentifikasi serta dikembangkan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan masyarakat.
Aspek transparansi juga menjadi bagian penting dalam pengelolaan kelembagaan. Pengelolaan yang terbuka dapat membantu membangun kepercayaan antara pemerintah desa, pengurus, masyarakat, dan pihak-pihak lain yang terlibat. Sementara itu, akuntabilitas diperlukan agar setiap kegiatan dan pengelolaan usaha dapat dipertanggungjawabkan.
Pengelolaan secara berkelanjutan juga menjadi perhatian. Artinya, BUMDesma diharapkan mampu menjaga keberlangsungan usaha serta terus melakukan pengembangan sesuai dengan potensi dan kondisi masyarakat. Dengan demikian, manfaat yang dihasilkan tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek, tetapi dapat terus dikembangkan untuk mendukung perekonomian desa.
Dihadiri Berbagai Unsur
Kegiatan Pembinaan dan Sosialisasi Transformasi DBM eks PNPM menjadi BUMDesma tersebut dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kabid Usaha Ekonomi Masyarakat TTG dan SDA, serta Kasi BUMDes Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi Kabupaten Lampung Utara.
Turut hadir Camat Abung Semuli, Bapak AHMADI, S.STP., M.IP. beserta staf dan jajaran Kecamatan Abung Semuli. Kehadiran unsur kecamatan menjadi bagian dari dukungan terhadap proses pembinaan dan penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Abung Semuli.
Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh Tenaga Pendamping Profesional Lampung Utara, Kepala Desa se-Kecamatan Abung Semuli, Pengurus UPK DBM eks PNPM Kecamatan Abung Semuli, serta unsur terkait lainnya.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa proses transformasi DBM eks PNPM menuju BUMDesma membutuhkan sinergi. Pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pengelola, tenaga pendamping, serta unsur teknis terkait perlu memiliki pemahaman dan arah yang sejalan agar proses yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik.
Bagian dari Penguatan Ekonomi Desa
Pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam pembangunan desa. Pemerintah desa tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan dan pelayanan masyarakat, tetapi juga diharapkan dapat mendorong pengembangan potensi ekonomi yang tersedia di wilayahnya.
Dalam konteks tersebut, keberadaan BUMDesma dapat menjadi salah satu wadah kelembagaan untuk mengembangkan potensi ekonomi secara bersama. Pengelolaan usaha yang dilakukan secara terencana dapat membuka peluang bagi peningkatan aktivitas ekonomi dan memberikan manfaat kepada masyarakat.
Namun, untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan tata kelola yang baik. Pengelola harus memahami tugas dan tanggung jawabnya, sementara pemerintah desa dan pihak terkait perlu memberikan dukungan serta pengawasan sesuai dengan kewenangan masing-masing.
Melalui sosialisasi dan pembinaan, pemahaman mengenai proses transformasi diharapkan semakin kuat. Dengan demikian, setiap pihak dapat menjalankan perannya secara tepat dan mendukung terciptanya kelembagaan BUMDesma yang sehat.
Transformasi Diharapkan Berjalan Berkelanjutan
Kecamatan Abung Semuli berharap proses transformasi DBM eks PNPM menuju BUMDesma dapat berjalan secara tertib, efektif, dan berkelanjutan. Tahapan yang dilakukan diharapkan mampu memberikan landasan yang jelas bagi pengelolaan kelembagaan serta usaha yang nantinya dijalankan.
Proses tersebut juga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi. Pemahaman yang diperoleh dalam kegiatan pembinaan perlu ditindaklanjuti melalui pelaksanaan di lapangan, penataan kelembagaan, penguatan kapasitas pengelola, serta pengembangan usaha sesuai potensi yang dimiliki.
Dengan adanya koordinasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pengurus UPK DBM eks PNPM, tenaga pendamping profesional, dan unsur terkait lainnya, proses transformasi diharapkan dapat dilaksanakan dengan arah yang jelas.
Pada akhirnya, keberadaan BUMDesma diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi desa sekaligus meningkatkan manfaat bagi masyarakat. Kelembagaan ekonomi desa yang dikelola secara profesional dan bertanggung jawab dapat menjadi salah satu bagian dari upaya mendorong pembangunan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Kegiatan Pembinaan dan Sosialisasi Transformasi DBM eks PNPM menjadi BUMDesma di Kecamatan Abung Semuli menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan pemahaman seluruh pihak. Dengan dukungan pemerintah desa, pengelola, tenaga pendamping, dan unsur terkait, proses transformasi diharapkan dapat memberikan hasil yang bermanfaat bagi pembangunan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Lampung Utara Maju, Aman dan Sejahtera.
Lampung Utara Bermartabat 🇮🇩
SUMATERANEWSTV.COM
#KecamatanAbungSemuli #TransformasiDBM #PemberdayaanMasyarakatPembangunanDesa #LampungUtaraAmanMajudanSejahtera #BUMDesma #LampungUtaraBermartabat





0Komentar