METRO, (SUMATERANEWSTV.COM) – Kapolda Lampung Brigjen Pol Yustan Alpiani, S.I.K., S.H., M.Hum., bersama Wakapolda Lampung Brigjen Pol Drs. Sumarto, M.Si., serta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Lampung melaksanakan dua agenda kegiatan di Kota Metro, Jumat (23/10/2026). Kegiatan tersebut meliputi Salat Jumat Keliling di Masjid Agung Taqwa Kota Metro dan kunjungan silaturahmi ke Markas Komando Resor Militer (Makorem) 043/Garuda Hitam.
Kedua agenda tersebut menjadi bagian dari upaya Polda Lampung untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan sinergitas dan soliditas antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Melalui pendekatan humanis dan komunikasi antarlembaga, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Provinsi Lampung dapat terus terjaga dengan baik.
Dalam kegiatan Jumat Keliling, Kapolda Lampung memanfaatkan momentum ibadah untuk memperkenalkan diri sebagai pejabat baru sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat dan para jamaah Masjid Agung Taqwa Kota Metro. Sementara itu, kunjungan ke Makorem 043/Garuda Hitam menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi yang lebih erat dengan jajaran TNI, khususnya dalam mendukung stabilitas keamanan daerah.
Rangkaian kegiatan tersebut mencerminkan pentingnya membangun hubungan harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat. Dukungan masyarakat, koordinasi yang baik antarlembaga, serta pelayanan yang profesional menjadi bagian penting dalam mewujudkan Lampung yang aman, damai, dan kondusif.
Kapolda Lampung Gelar Jumat Keliling di Masjid Agung Taqwa
Agenda pertama Kapolda Lampung bersama rombongan di Kota Metro adalah melaksanakan Salat Jumat Keliling di Masjid Agung Taqwa. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menjalin silaturahmi secara langsung dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan diri sebagai pimpinan baru Polda Lampung.
Kehadiran Kapolda bersama Wakapolda dan sejumlah pejabat utama di tengah jamaah menunjukkan upaya kepolisian untuk membangun kedekatan melalui pendekatan yang humanis. Kegiatan keagamaan seperti ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat dalam suasana kebersamaan.
Jumat Keliling tidak hanya menjadi kegiatan ibadah, tetapi juga merupakan sarana untuk membangun hubungan yang lebih terbuka antara Polri dan warga. Komunikasi yang baik diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian serta mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan.
Dalam menjalankan tugasnya, Polri membutuhkan dukungan masyarakat sebagai mitra dalam pemeliharaan kamtibmas. Hubungan yang harmonis memungkinkan warga lebih mudah menyampaikan aspirasi, informasi, maupun persoalan yang membutuhkan perhatian kepolisian.
Melalui kegiatan tersebut, Kapolda Lampung menunjukkan semangat “Polisi untuk Masyarakat”, yakni menghadirkan kepolisian yang dekat dengan warga, mengedepankan pelayanan, serta membangun komunikasi yang berlandaskan sikap saling menghormati.
Pendekatan humanis diharapkan mampu memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat. Dengan komunikasi yang terjaga, berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dapat disampaikan melalui jalur yang tepat sehingga dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Bangun Kepercayaan Melalui Pelayanan Humanis
Kepercayaan masyarakat merupakan salah satu unsur penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. Kepercayaan tersebut perlu dibangun melalui pelayanan yang profesional, komunikasi yang terbuka, dan komitmen untuk memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat.
Karena itu, kehadiran langsung pimpinan kepolisian di tengah masyarakat memiliki arti penting dalam memperkuat hubungan kelembagaan dengan warga. Melalui interaksi yang berlangsung secara langsung, masyarakat dapat melihat komitmen kepolisian untuk membangun kedekatan sekaligus menjaga komunikasi yang harmonis.
Upaya membangun kepercayaan tidak dapat dilakukan hanya melalui satu kegiatan. Diperlukan konsistensi dalam memberikan pelayanan, menindaklanjuti laporan masyarakat, serta menjaga profesionalisme dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Masyarakat juga mempunyai peran penting dalam menciptakan situasi yang aman dan tertib. Kepedulian terhadap lingkungan, kesediaan menyampaikan informasi yang benar, serta kemauan bekerja sama dengan aparat menjadi bentuk partisipasi yang dapat membantu mencegah potensi gangguan kamtibmas.
Melalui kegiatan Jumat Keliling, Polda Lampung berharap hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin erat. Silaturahmi yang terjalin diharapkan menjadi landasan bagi komunikasi berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat berperan aktif mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing.
Kapolda Lampung Bersilaturahmi ke Makorem 043/Garuda Hitam
Setelah melaksanakan Salat Jumat Keliling, Kapolda Lampung Brigjen Pol Yustan Alpiani bersama Wakapolda Brigjen Pol Drs. Sumarto dan rombongan melanjutkan agenda dengan mengunjungi Makorem 043/Garuda Hitam.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Lampung bersilaturahmi dengan Komandan Korem 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki. Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat hubungan kelembagaan, meningkatkan komunikasi, serta memelihara kerja sama antara Polda Lampung dan jajaran Korem 043/Garuda Hitam.
Sinergitas TNI-Polri merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Kedua institusi memiliki tugas dan kewenangan masing-masing, tetapi dapat saling mendukung melalui koordinasi yang baik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Hubungan yang solid antara TNI dan Polri diharapkan dapat memperkuat kesiapan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan. Komunikasi antarpimpinan dan koordinasi yang berkesinambungan menjadi bagian penting untuk mendukung pelaksanaan tugas secara profesional dan terukur.
Stabilitas keamanan juga memberikan dampak penting bagi kehidupan masyarakat. Situasi yang aman dan kondusif mendukung kelancaran aktivitas warga, pelayanan publik, kegiatan sosial, serta kegiatan perekonomian. Oleh karena itu, kerja sama antarlembaga keamanan perlu terus dipelihara demi kepentingan masyarakat luas.
Sinergitas TNI-Polri Jadi Kekuatan Menjaga Stabilitas Daerah
Kunjungan Kapolda Lampung ke Makorem 043/Garuda Hitam menegaskan pentingnya menjaga soliditas antara TNI dan Polri. Di tengah berbagai tantangan keamanan yang dapat berkembang, koordinasi antarlembaga diperlukan agar setiap persoalan dapat diantisipasi melalui langkah yang tepat.
Sinergi yang kuat harus dibangun dengan komunikasi yang terbuka, saling menghormati tugas dan kewenangan, serta berpedoman pada aturan yang berlaku. Dengan demikian, setiap bentuk kerja sama dapat berjalan secara profesional dan memberikan manfaat bagi pemeliharaan keamanan daerah.
Selain koordinasi antarlembaga, keterlibatan pemerintah daerah dan masyarakat juga dibutuhkan. Persoalan keamanan tidak selalu dapat diselesaikan hanya melalui tindakan aparat, tetapi memerlukan dukungan berbagai pihak sesuai dengan peran masing-masing.
Masyarakat dapat berkontribusi dengan menjaga kerukunan, menghindari tindakan yang memicu konflik, serta menyampaikan informasi melalui saluran resmi apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan. Partisipasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai.
Melalui silaturahmi dengan jajaran Korem 043/Garuda Hitam, Polda Lampung berharap hubungan kerja sama yang telah terjalin dapat semakin kuat. Soliditas TNI-Polri diharapkan terus menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung terciptanya ketenteraman masyarakat di Provinsi Lampung.
Kabid Humas Polda Lampung: Kolaborasi Penting Menghadapi Tantangan Keamanan
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari mengatakan bahwa kedua kegiatan Kapolda Lampung di Kota Metro merupakan bagian dari komitmen untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi bersama seluruh pemangku kepentingan.
Menurut Yuni, kegiatan Jumat Keliling menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Sementara itu, kunjungan ke Makorem 043/Garuda Hitam bertujuan meningkatkan komunikasi dan kerja sama antara TNI dan Polri.
Ia menegaskan bahwa kepolisian membutuhkan dukungan berbagai unsur untuk menghadapi tantangan keamanan. Kerja sama yang baik diperlukan agar langkah antisipasi dan penanganan dapat dilakukan secara tepat, terukur, serta sesuai dengan ketentuan hukum.
“Polri tidak dapat bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi yang kuat dengan seluruh unsur terkait agar berbagai tantangan keamanan dapat diantisipasi secara tepat, terukur, dan sesuai dengan ketentuan hukum,” ujar Yuni.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa sinergitas tidak sekadar berkaitan dengan hubungan formal antarlembaga, tetapi juga menyangkut kesamaan komitmen dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Koordinasi yang baik diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan sekaligus mendukung penanganan persoalan sesuai tugas masing-masing institusi.
Polda Lampung Berkomitmen Menjaga Situasi Tetap Kondusif
Yuni Iswandari menambahkan bahwa Polda Lampung akan terus mengedepankan pelayanan yang humanis, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta memperkuat sinergitas antarlembaga. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Pelayanan yang humanis membutuhkan sikap profesional, komunikasi yang baik, dan kesediaan untuk mendengarkan kebutuhan warga. Melalui pendekatan tersebut, kepolisian diharapkan dapat semakin dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat partisipasi publik dalam menjaga keamanan lingkungan.
Menurut Yuni, dukungan masyarakat dan kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan merupakan kekuatan penting bagi Polri dalam menjalankan tugas perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami berkomitmen menjaga situasi Lampung tetap aman dan kondusif. Dukungan seluruh elemen masyarakat dan sinergi bersama para pemangku kepentingan menjadi kekuatan penting bagi Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya.
Komitmen tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang konsisten, penguatan komunikasi dengan masyarakat, serta kerja sama yang berkesinambungan bersama TNI dan berbagai unsur terkait. Dengan demikian, upaya menjaga keamanan tidak hanya menjadi agenda institusi, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Perkuat Hubungan Polri, TNI, dan Masyarakat
Melalui pelaksanaan Jumat Keliling di Masjid Agung Taqwa Kota Metro dan kunjungan silaturahmi ke Makorem 043/Garuda Hitam, Polda Lampung berharap hubungan harmonis antara Polri, TNI, dan masyarakat semakin kuat.
Kedua kegiatan tersebut memperlihatkan pentingnya membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi kelembagaan. Hubungan yang harmonis diharapkan menjadi fondasi untuk menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan suasana kehidupan yang damai di Provinsi Lampung.
Ke depan, dukungan masyarakat dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan diharapkan terus terpelihara. Komunikasi yang baik, pelayanan yang humanis, dan koordinasi yang solid menjadi bagian penting dalam mendukung upaya pemeliharaan kamtibmas secara berkelanjutan.
Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergitas bersama TNI dan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Provinsi Lampung yang aman, damai, tertib, dan kondusif.
Sumber: Bidhumas Polda Lampung, Press Release Nomor 376/X/HUM.6.1.1/2026/Bidhumas, Sabtu, 24 Oktober 2026.
Redaksi Sumateranewstv.com
```




0Komentar