TSC7GSdiGpY5Tpz5TpY7GSrpGA==
Light Dark
Jumat Keliling di Masjid Alhikmah, Polres Lampung Utara Serap Aspirasi Warga dan Perkuat Kamtibmas

Jumat Keliling di Masjid Alhikmah, Polres Lampung Utara Serap Aspirasi Warga dan Perkuat Kamtibmas

Daftar Isi
×

LAMPUNG UTARA, (SUMATERANEWSTV.COM) – Polres Lampung Utara terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan Jumat Keliling sebagai bagian dari Program Prioritas 100 Hari Kapolri. Kegiatan yang mengusung tema pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) serta penyerapan aspirasi warga tersebut dilaksanakan di Masjid Alhikmah, Jalan Teratai, Kelurahan Kelapa Tujuh, Kabupaten Lampung Utara, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah kepolisian untuk membangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat sekaligus memperkuat kemitraan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Melalui pendekatan langsung, kepolisian berupaya mendengarkan masukan warga, memahami kondisi sosial di tengah masyarakat, serta mengajak seluruh elemen untuk berperan aktif menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Lampung Utara Kompol Talen Hapis, S.H., M.H., Kasat Binmas Polres Lampung Utara IPTU Heri Novriyudha, S.H., pengurus Masjid Alhikmah, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta Ustaz Saipi, S.Pd.I. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan pentingnya kerja sama antara kepolisian dan masyarakat dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban.

Masjid sebagai tempat ibadah sekaligus pusat kegiatan sosial masyarakat menjadi ruang yang strategis untuk mempererat silaturahmi. Melalui kegiatan Jumat Keliling, jajaran Polres Lampung Utara dapat berinteraksi secara langsung dengan warga dalam suasana yang penuh kekeluargaan. Komunikasi seperti ini diharapkan mampu memperkuat rasa saling percaya dan membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai masukan terkait kondisi keamanan di lingkungannya.

Jumat Keliling Jadi Sarana Menyerap Aspirasi Masyarakat

Program Jumat Keliling tidak hanya menjadi kegiatan silaturahmi, tetapi juga merupakan upaya kepolisian untuk mengetahui aspirasi dan masukan masyarakat secara langsung. Interaksi antara anggota Polri dengan warga diharapkan dapat membantu membangun pemahaman bersama mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban sebagai tanggung jawab bersama.

Keamanan lingkungan tidak dapat diwujudkan hanya melalui pelaksanaan tugas kepolisian. Dukungan masyarakat juga diperlukan, mulai dari meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sekitar, menjaga hubungan baik antartetangga, hingga menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

Melalui komunikasi langsung, masyarakat memiliki kesempatan untuk menyampaikan pandangan dan harapan terkait upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat atau Harkamtibmas. Sementara itu, kepolisian dapat mengingatkan warga mengenai langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegah munculnya persoalan di lingkungan tempat tinggal.

Pendekatan yang mengedepankan dialog dan kebersamaan juga penting untuk membangun hubungan kemitraan yang berkelanjutan. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan sosial diharapkan dapat diketahui lebih awal sehingga masyarakat dan kepolisian dapat mencari langkah penanganan yang sesuai berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Dalam konteks tersebut, keterlibatan tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama memiliki arti penting. Mereka dapat membantu menyampaikan pesan-pesan positif, menjaga kerukunan, serta mendorong masyarakat agar mengutamakan musyawarah dan komunikasi dalam menghadapi persoalan di lingkungan masing-masing.

Warga Diimbau Bijak Menerima dan Menyebarkan Informasi

Salah satu pesan yang disampaikan dalam kegiatan Jumat Keliling tersebut adalah imbauan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya. Warga diharapkan tidak mudah mempercayai kabar yang beredar tanpa melakukan pemeriksaan terlebih dahulu, terlebih jika informasi tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman atau mengganggu ketenangan masyarakat.

Di tengah perkembangan teknologi komunikasi dan penggunaan media sosial, informasi dapat menyebar dengan cepat kepada banyak orang. Namun, kecepatan penyebaran informasi tidak selalu menjamin kebenaran isi pesan yang diterima. Karena itu, masyarakat perlu bersikap kritis sebelum mempercayai atau meneruskan suatu kabar kepada orang lain.

Informasi yang tidak terverifikasi dapat memicu kesalahpahaman, menimbulkan keresahan, bahkan berpotensi mengganggu hubungan sosial apabila disebarkan tanpa pertimbangan. Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan memastikan sumber dan kebenaran informasi sebelum membagikannya, terutama jika berkaitan dengan keamanan, ketertiban, maupun persoalan yang menyangkut kepentingan orang banyak.

Warga juga diharapkan tidak langsung mengambil kesimpulan berdasarkan kabar yang diterima melalui pesan berantai atau unggahan media sosial. Apabila menemukan informasi yang meragukan dan berkaitan dengan situasi keamanan, masyarakat dapat melakukan konfirmasi kepada sumber yang dapat dipercaya atau menyampaikannya kepada pihak berwenang melalui saluran komunikasi yang sesuai.

Imbauan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran bersama bahwa menjaga keamanan bukan hanya berkaitan dengan pencegahan tindak kriminal, tetapi juga menjaga ketenangan dan keharmonisan kehidupan sosial. Sikap bijak dalam menerima informasi menjadi salah satu bentuk tanggung jawab masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman.

Kapolres Tekankan Komunikasi Terbuka dan Pendekatan Humanis

Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini, S.I.K., melalui Kasi Humas IPTU Herawati, menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Keliling merupakan bentuk komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat serta memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Menurut IPTU Herawati, komunikasi yang terbuka menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang baik antara kepolisian dan masyarakat. Dengan mendengarkan aspirasi warga, kepolisian dapat memperkuat kedekatan sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kondisi lingkungan agar tetap kondusif.

“Melalui kegiatan Jumat Keliling, kami ingin membangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi warga, serta meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi serta memastikan kebenarannya sebelum membagikannya,” ujar IPTU Herawati.

Ia menambahkan bahwa partisipasi aktif masyarakat sangat diperlukan dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Menjaga keamanan bukan semata-mata menjadi tugas kepolisian, melainkan membutuhkan dukungan dan kepedulian seluruh unsur masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga secara umum.

Melalui keterlibatan bersama, masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap situasi di lingkungannya dan tidak ragu membangun komunikasi dengan kepolisian apabila menemukan persoalan yang membutuhkan perhatian. Hubungan yang terjalin dengan baik dapat menjadi modal penting dalam mendukung upaya pencegahan gangguan keamanan.

Perkuat Kerukunan dan Kemitraan Polri dengan Masyarakat

Kegiatan Jumat Keliling di Masjid Alhikmah mendapat apresiasi positif dari warga. Kehadiran jajaran Polres Lampung Utara di tengah masyarakat diharapkan semakin mempererat hubungan kemitraan antara kepolisian dan warga, sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih luas mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan.

Hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat perlu dipelihara secara berkelanjutan. Kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian dapat tumbuh melalui komunikasi yang baik, sikap saling menghormati, serta komitmen bersama untuk menyelesaikan persoalan secara tepat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, kerukunan antarwarga juga perlu terus dijaga. Masyarakat diharapkan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, menghormati perbedaan, dan menghindari tindakan maupun penyebaran informasi yang dapat memicu perselisihan. Apabila setiap unsur masyarakat mampu menjalankan perannya, upaya menjaga ketertiban akan lebih mudah dilakukan secara bersama-sama.

Melalui kegiatan ini, Polres Lampung Utara menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan pendekatan humanis dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Pendekatan tersebut diwujudkan melalui komunikasi langsung, silaturahmi, penyerapan aspirasi, serta penyampaian pesan-pesan yang mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan dan ketertiban.

Ke depan, sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga pemeliharaan Harkamtibmas dapat berjalan secara optimal. Partisipasi warga, dukungan tokoh masyarakat, dan komunikasi yang terbuka menjadi unsur penting dalam membangun lingkungan yang tertib dan harmonis.

Polres Lampung Utara mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kewaspadaan, serta menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab. Dengan kebersamaan dan kepedulian yang terus dipelihara, diharapkan Kabupaten Lampung Utara senantiasa berada dalam situasi yang aman, damai, dan kondusif.

Sumber: Humas Polres Lampung Utara

Sumateranewstv.com

0Komentar