TSC7GSdiGpY5Tpz5TpY7GSrpGA==
Light Dark
Desa Tata Karya Dicanangkan sebagai Desa Tapis Provinsi Lampung, Pemkab Lampung Utara Perkuat Pemberdayaan Keluarga

Desa Tata Karya Dicanangkan sebagai Desa Tapis Provinsi Lampung, Pemkab Lampung Utara Perkuat Pemberdayaan Keluarga

Daftar Isi
×

LAMPUNG UTARA, (SUMATERANEWSTV.COM) – Desa Tata Karya, Kecamatan Abung Surakarta, Kabupaten Lampung Utara, resmi dicanangkan sebagai Desa Tapis dalam program pembinaan desa di Provinsi Lampung. Penetapan oleh Gubernur Lampung tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat pemberdayaan keluarga, perlindungan perempuan, pemenuhan hak anak, penguatan ekonomi masyarakat, serta menumbuhkan kembali semangat gotong royong di lingkungan desa.

Kegiatan Pencanangan dan Pembinaan Desa Tapis di Desa Tata Karya sebagai Desa Binaan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Lampung Tahun 2026 berlangsung pada Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini dihadiri jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten, pengurus TP-PKK, kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Lampung Utara, serta kader PKK dan Posyandu.

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menyambut baik penetapan Desa Tata Karya sebagai salah satu desa yang masuk dalam program Desa Tapis Provinsi Lampung. Program tersebut diharapkan tidak berhenti pada pencanangan secara formal, tetapi dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan nyata yang memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.

Sambutan Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara, Dra. Intji Indriati, M.H., yang hadir mewakili Bupati dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Sekda, pemerintah daerah menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada Desa Tata Karya untuk menjadi bagian dari program Desa Tapis. Penetapan tersebut dipandang sebagai kesempatan untuk meningkatkan kualitas pemberdayaan masyarakat dengan menjadikan keluarga sebagai salah satu fokus utama pembangunan.

Sekda: Desa Tata Karya Harus Menjadi Teladan Pemberdayaan

Sekda Lampung Utara Intji Indriati menyampaikan harapan agar Desa Tata Karya dapat berkembang menjadi desa yang mampu memberikan contoh dalam pelaksanaan program pemberdayaan keluarga dan perlindungan kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian.

“Harapannya, Desa Tata Karya tidak hanya menjadi desa yang ditetapkan melalui sebuah keputusan saja, tetapi tumbuh menjadi desa yang mampu memberikan teladan dalam pemberdayaan keluarga, pemenuhan hak anak, perlindungan perempuan, penguatan ekonomi masyarakat dan semangat gotong royong,” ujar Sekda saat membacakan sambutan tertulis Bupati Lampung Utara.

Pesan tersebut menegaskan bahwa status sebagai desa binaan perlu diikuti dengan langkah nyata dan komitmen berkelanjutan. Keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh penetapan administratif, tetapi juga oleh keterlibatan pemerintah desa, para kader, keluarga, dan masyarakat dalam menjalankan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan setempat.

Pemberdayaan keluarga menjadi bagian penting karena keluarga merupakan lingkungan pertama bagi pertumbuhan dan perkembangan anak, pembentukan karakter, serta penanaman nilai-nilai sosial. Keluarga yang mendapatkan dukungan dan pendampingan diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan mendukung perkembangan seluruh anggotanya.

Di sisi lain, perlindungan perempuan dan pemenuhan hak anak memerlukan perhatian bersama. Pemerintah desa, kader PKK, kader Posyandu, serta masyarakat dapat mengambil peran melalui edukasi, pendampingan, peningkatan kesadaran, dan penciptaan lingkungan yang menghargai hak setiap anggota masyarakat.

Desa Tata Karya diharapkan mampu memanfaatkan program Desa Tapis untuk memperkuat berbagai kegiatan yang berorientasi pada kebutuhan keluarga. Dengan dukungan lintas sektor dan partisipasi masyarakat, program tersebut diharapkan memberikan dampak yang dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Dihadiri Ketua TP-PKK Provinsi Lampung

Kegiatan pencanangan dan pembinaan Desa Tapis tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, S.E., M.M., beserta jajaran Pemerintah Provinsi Lampung.

Hadir pula Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Utara, drg. Meri Farida Hamartoni, serta Ketua I TP-PKK Kabupaten Lampung Utara, Bety Viviyanti Romli. Selain itu, kegiatan diikuti jajaran kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Lampung Utara, kader PKK, dan kader Posyandu.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun koordinasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan, dan masyarakat desa. Sinergi tersebut diperlukan agar pelaksanaan program pembinaan dapat berjalan sesuai tujuan dan menjangkau keluarga yang membutuhkan dukungan.

TP-PKK memiliki peran penting dalam menggerakkan partisipasi masyarakat melalui berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kesejahteraan keluarga. Melalui para kader di tingkat desa, informasi dan program pemberdayaan dapat disampaikan lebih dekat kepada masyarakat, sekaligus membantu mengenali kebutuhan keluarga di lingkungan masing-masing.

Sementara itu, kader Posyandu menjadi bagian penting dalam mendukung kegiatan pelayanan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan keluarga dan pemantauan tumbuh kembang anak. Kolaborasi para kader dengan pemerintah desa dan perangkat daerah diharapkan dapat memperkuat upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Koordinasi yang baik juga diperlukan untuk menghindari tumpang tindih kegiatan serta memastikan program yang dilaksanakan saling mendukung. Dengan demikian, Desa Tapis dapat menjadi wadah bagi pengembangan kegiatan pemberdayaan yang terarah dan berkelanjutan.

Desa Menjadi Ujung Tombak Pembangunan

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara senantiasa menempatkan desa sebagai ujung tombak pembangunan dan keluarga sebagai fondasi utama kehidupan masyarakat. Desa merupakan lingkungan pemerintahan yang paling dekat dengan warga sehingga berbagai kebutuhan, potensi, dan persoalan masyarakat dapat dikenali melalui keterlibatan langsung pemerintah desa dan masyarakat.

Pembangunan desa tidak hanya berhubungan dengan infrastruktur fisik, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi keluarga, kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial, serta terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman.

Dalam konteks tersebut, pemberdayaan keluarga menjadi salah satu unsur yang perlu diperkuat. Keluarga berperan dalam mendukung tumbuh kembang anak, membangun hubungan sosial yang sehat, serta menciptakan suasana yang mendorong setiap anggota keluarga untuk berkembang secara optimal.

Program Desa Tapis diharapkan dapat mendorong masyarakat Desa Tata Karya untuk terlibat aktif dalam berbagai kegiatan pemberdayaan. Keterlibatan tersebut dapat diwujudkan melalui kegiatan edukasi keluarga, peningkatan kesadaran kesehatan, penguatan keterampilan, pengembangan usaha masyarakat, dan berbagai kegiatan sosial yang sesuai dengan kebutuhan warga.

Pemerintah desa bersama para kader juga diharapkan dapat mengidentifikasi persoalan yang dihadapi masyarakat secara langsung. Dengan memahami kondisi di lapangan, kegiatan yang dirancang dapat lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi perempuan, anak, keluarga, serta kelompok masyarakat yang memerlukan perhatian khusus.

Selain pelaksanaan kegiatan, evaluasi secara berkala juga diperlukan untuk mengetahui perkembangan program. Hasil evaluasi dapat menjadi bahan perbaikan agar kegiatan pemberdayaan berjalan lebih efektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat dari waktu ke waktu.

PKK Merupakan Gerakan Pemberdayaan Masyarakat

Dalam sambutan tertulis Bupati Lampung Utara, ditegaskan bahwa PKK bukan sekadar organisasi atau pelaksana kegiatan seremonial. PKK merupakan gerakan pemberdayaan yang tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat.

Prinsip tersebut menempatkan masyarakat sebagai bagian utama dalam proses pemberdayaan. Keberhasilan program tidak hanya bergantung pada pemerintah atau pengurus organisasi, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif keluarga dan warga yang menjadi sasaran kegiatan.

Melalui gerakan PKK, berbagai kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga dapat dikembangkan sesuai kondisi masyarakat. Kegiatan tersebut dapat berkaitan dengan edukasi kesehatan, pengasuhan anak, penguatan ketahanan keluarga, pengembangan keterampilan, serta dukungan terhadap aktivitas ekonomi produktif.

Para kader juga dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan keluarga, memberikan perhatian terhadap perkembangan anak, dan membangun lingkungan sosial yang mendukung. Peran tersebut menjadi semakin penting ketika program pemberdayaan dilaksanakan secara terkoordinasi dengan pemerintah desa dan perangkat daerah terkait.

Semangat gotong royong juga perlu terus ditumbuhkan. Masyarakat dapat berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing, baik melalui kegiatan lingkungan, dukungan terhadap keluarga yang membutuhkan, maupun keterlibatan dalam kegiatan sosial di desa.

Dengan pendekatan yang melibatkan masyarakat secara langsung, gerakan PKK diharapkan mampu memperkuat rasa tanggung jawab bersama terhadap kesejahteraan keluarga. Pencanangan Desa Tata Karya sebagai Desa Tapis menjadi kesempatan untuk memperluas pelaksanaan nilai-nilai pemberdayaan tersebut.

Terintegrasi dengan Gerakan Ruang Bersama Indonesia

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menyatakan dukungannya terhadap Program Desa Tapis yang terintegrasi dengan gerakan Ruang Bersama Indonesia. Program tersebut dipandang sebagai ikhtiar penting untuk membangun lingkungan yang mendukung pemberdayaan perempuan, pemenuhan hak anak, serta penguatan peran keluarga dan masyarakat.

“Karena itulah sangat mendukung Program Desa Tapis ini yang terintegrasi dengan gerakan Ruang Bersama Indonesia, dan merupakan ikhtiar penting untuk membangun lingkungan yang mendukung pemberdayaan perempuan, pemenuhan hak anak, serta penguatan peran keluarga dan masyarakat,” tandasnya.

Upaya menciptakan lingkungan yang ramah perempuan dan anak membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Keluarga, pemerintah desa, lembaga pendidikan, kader masyarakat, dan unsur terkait perlu membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menciptakan ruang yang aman, nyaman, serta mendukung perkembangan setiap anggota masyarakat.

Pemberdayaan perempuan juga berkaitan dengan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan, berpartisipasi dalam kegiatan sosial, dan mengembangkan potensi ekonomi keluarga. Sementara itu, pemenuhan hak anak perlu didukung melalui perhatian terhadap kesehatan, pendidikan, perlindungan, serta tumbuh kembang anak.

Integrasi program diharapkan dapat memperkuat koordinasi sehingga kegiatan pemberdayaan tidak berjalan secara terpisah. Dukungan pemerintah provinsi dan kabupaten, disertai partisipasi masyarakat, menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan pelaksanaan program di Desa Tata Karya.

Harapan untuk Pemberdayaan yang Berkelanjutan

Pencanangan Desa Tata Karya sebagai Desa Tapis Provinsi Lampung menjadi langkah awal untuk memperkuat pemberdayaan keluarga dan masyarakat di Kecamatan Abung Surakarta. Penetapan tersebut diharapkan diikuti dengan kegiatan nyata yang melibatkan masyarakat secara aktif dan memberikan dampak positif bagi kehidupan warga.

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berharap Desa Tata Karya mampu menunjukkan perkembangan dalam pemberdayaan keluarga, perlindungan perempuan, pemenuhan hak anak, penguatan ekonomi masyarakat, serta pelestarian semangat gotong royong.

Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan kerja sama yang konsisten antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, TP-PKK, perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kader Posyandu, dan masyarakat. Setiap unsur diharapkan dapat menjalankan peran sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Keberhasilan program juga membutuhkan keterlibatan keluarga sebagai pelaku utama perubahan. Dengan partisipasi masyarakat, berbagai kegiatan pemberdayaan diharapkan tidak hanya berlangsung selama masa pembinaan, tetapi dapat terus dikembangkan menjadi kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui semangat kebersamaan dan pemberdayaan yang tumbuh dari masyarakat, Desa Tata Karya diharapkan dapat menjadi contoh pelaksanaan program yang berorientasi pada kebutuhan keluarga. Pencanangan ini diharapkan menjadi awal bagi upaya berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perempuan, anak, dan seluruh keluarga.

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara mendukung agar Program Desa Tapis dapat dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai bagian dari pembangunan masyarakat. Dengan memperkuat peran keluarga, meningkatkan kepedulian sosial, dan menjaga budaya gotong royong, desa diharapkan semakin mampu mengembangkan potensi masyarakat serta meningkatkan kualitas kehidupan warganya.

SUMATERANEWSTV.COM – Pencanangan Desa Tata Karya sebagai Desa Tapis Provinsi Lampung menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam pemberdayaan keluarga. Melalui pembinaan TP-PKK dan keterlibatan berbagai unsur, program ini diharapkan dapat mendorong perlindungan perempuan, pemenuhan hak anak, penguatan ekonomi masyarakat, serta pembangunan desa yang berkelanjutan.

```

0Komentar