TSC7GSdiGpY5Tpz5TpY7GSrpGA==
Light Dark
Lapas Kotabumi Bersama TNI-Polri Wujudkan Hunian Bersih dan Kondusif

Lapas Kotabumi Bersama TNI-Polri Wujudkan Hunian Bersih dan Kondusif

Daftar Isi
×

KOTABUMI, (SUMATERANEWSTV.COM) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabumi terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, serta kenyamanan lingkungan pemasyarakatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan bertajuk “Sinergi Tanpa Batas”, yang melibatkan jajaran Lapas Kotabumi bersama unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Kegiatan yang dilaksanakan pada 17 September 2026 tersebut menjadi bagian dari langkah preventif untuk menciptakan kondisi hunian yang aman, sehat, bersih, dan kondusif bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Dalam kegiatan ini, Lapas Kotabumi menggandeng personel dari Kodim 0412/Lampung Utara dan Polres Lampung Utara.

Sinergi lintas instansi tersebut dilakukan melalui sejumlah kegiatan, antara lain razia blok hunian secara humanis, pemeriksaan kebersihan lingkungan Lapas, serta penyuluhan mengenai kesehatan dan hukum kepada warga binaan. Rangkaian kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan sekaligus mendukung pelaksanaan program pembinaan.

Razia Humanis untuk Deteksi Dini Gangguan Keamanan

Salah satu agenda utama dalam kegiatan “Sinergi Tanpa Batas” adalah pemeriksaan blok hunian. Razia dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan tidak terdapat barang-barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lingkungan Lapas.

Dalam pelaksanaannya, pemeriksaan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara fungsi pengamanan dengan fungsi pembinaan yang menjadi bagian penting dalam sistem pemasyarakatan.

Deteksi dini menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga kondisi Lapas tetap aman dan tertib. Melalui pemeriksaan secara berkala dan kerja sama dengan aparat penegak hukum, berbagai potensi gangguan dapat diantisipasi sejak awal.

Selain aspek keamanan, pemeriksaan juga menjadi momentum untuk melihat kondisi lingkungan hunian secara menyeluruh. Kebersihan kamar dan area blok menjadi perhatian karena lingkungan yang bersih dan sehat turut menunjang kenyamanan warga binaan serta petugas.

Perhatian terhadap Kebersihan dan Kesehatan

Dalam kegiatan tersebut, pemeriksaan kebersihan lingkungan menjadi salah satu bagian yang tidak terpisahkan. Lapas Kotabumi berupaya memastikan lingkungan hunian tetap terawat sehingga dapat mendukung terciptanya suasana pemasyarakatan yang sehat dan nyaman.

Kondisi lingkungan yang bersih memiliki kaitan erat dengan kesehatan para penghuni Lapas. Karena itu, warga binaan juga diberikan penyuluhan kesehatan sebagai bagian dari edukasi untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri maupun lingkungan sekitar.

Penyuluhan kesehatan diharapkan dapat mendorong warga binaan untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat selama menjalani masa pembinaan. Kesadaran tersebut juga diharapkan tetap terbawa ketika mereka nantinya kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.

Upaya menjaga kebersihan dan kesehatan juga menjadi bagian dari penciptaan atmosfer hunian yang lebih manusiawi. Lingkungan pemasyarakatan tidak hanya dipandang sebagai tempat menjalani masa pidana, tetapi juga sebagai ruang pembinaan yang diharapkan mampu mendukung proses perubahan perilaku dan persiapan warga binaan sebelum kembali ke masyarakat.

Kolaborasi Lapas, TNI dan Polri

Kepala Lapas Kelas IIA Kotabumi menyampaikan bahwa kolaborasi dengan aparat penegak hukum merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga keamanan dan melakukan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan di lingkungan Lapas.

Menurutnya, kerja sama tersebut bukan sekadar kegiatan formal, tetapi menjadi bentuk nyata koordinasi antarlembaga dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“Sinergi ini bukan sekadar formalitas, melainkan bukti nyata kehadiran negara dalam menjaga kondusifitas di dalam Lapas. Dengan lingkungan hunian yang bersih dan aman, program pembinaan bagi warga binaan dapat berjalan jauh lebih optimal,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keamanan dan pembinaan merupakan dua hal yang saling berkaitan. Lingkungan yang aman dan tertib akan memberikan ruang yang lebih baik bagi petugas dalam menjalankan berbagai program pembinaan yang diperuntukkan bagi warga binaan.

Dalam konteks tersebut, dukungan TNI dan Polri menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan komunikasi lintas instansi. Kehadiran personel Kodim 0412/Lampung Utara dan Polres Lampung Utara diharapkan dapat memperkuat langkah-langkah preventif dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan pemasyarakatan.

TNI-Polri Siap Dukung Keamanan Lapas

Perwakilan dari Polres Lampung Utara dan Kodim 0412/Lampung Utara turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Pihak TNI dan Polri menyatakan kesiapan untuk terus mendukung Lapas Kotabumi dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah secara berkelanjutan.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari pentingnya sinergi antarlembaga dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan. Koordinasi yang terbangun diharapkan tidak hanya dilakukan ketika terdapat persoalan, tetapi juga melalui langkah-langkah pencegahan dan komunikasi secara berkelanjutan.

Melalui kerja sama tersebut, Lapas Kotabumi berupaya memastikan pelaksanaan tugas pemasyarakatan dapat berjalan dalam situasi yang aman dan kondusif. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor pendukung agar proses pembinaan warga binaan dapat dilaksanakan secara maksimal.

Dukung Program Pembinaan Warga Binaan

Lapas Kelas IIA Kotabumi tidak hanya memiliki fungsi pengamanan, tetapi juga menjalankan fungsi pembinaan bagi warga binaan. Program pembinaan diarahkan pada dua aspek utama, yakni pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian.

Pembinaan kepribadian bertujuan membantu warga binaan mengembangkan sikap dan perilaku yang lebih baik. Sementara itu, pembinaan kemandirian diarahkan untuk memberikan bekal keterampilan dan kemampuan yang dapat dimanfaatkan setelah warga binaan menyelesaikan masa pidananya.

Dengan adanya lingkungan yang aman, bersih, dan kondusif, pelaksanaan program-program tersebut diharapkan dapat berjalan lebih optimal. Warga binaan juga diharapkan dapat mengikuti berbagai kegiatan pembinaan dengan suasana yang mendukung proses perubahan dan persiapan untuk kembali ke tengah masyarakat.

Semangat pembinaan tersebut menjadi bagian dari tujuan pemasyarakatan untuk membantu warga binaan mempersiapkan diri sebelum kembali menjalani kehidupan sosial. Karena itu, aspek keamanan perlu berjalan beriringan dengan pendekatan pembinaan yang tetap mengedepankan nilai kemanusiaan.

Perkuat Komitmen Zona Integritas

Melalui kegiatan “Sinergi Tanpa Batas”, Lapas Kotabumi juga berupaya mempertahankan komitmennya dalam membangun zona integritas yang bersih dan melayani. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan pengamanan, pelayanan, kebersihan lingkungan, serta penguatan program pembinaan.

Sinergi bersama TNI dan Polri diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan tata kelola pemasyarakatan yang aman, tertib, dan humanis. Koordinasi lintas instansi juga diharapkan dapat terus ditingkatkan guna mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan di wilayah Lampung Utara.

Keberadaan lingkungan yang kondusif pada akhirnya diharapkan memberikan dampak positif terhadap proses pembinaan. Warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk membangun kembali sikap, keterampilan, serta kesiapan sosial sebagai bekal ketika kembali kepada keluarga dan masyarakat.

Lapas Kotabumi berharap semangat “Sinergi Tanpa Batas” dapat terus dipelihara dan dikembangkan melalui berbagai bentuk kerja sama lainnya. Kolaborasi antara Lapas, TNI, dan Polri dinilai penting dalam menjaga keamanan sekaligus menciptakan lingkungan yang mendukung keberhasilan pembinaan.

Dengan komitmen bersama tersebut, Lapas Kelas IIA Kotabumi terus berupaya mewujudkan lingkungan hunian yang bersih, aman, sehat, dan kondusif. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya proses pemasyarakatan yang berjalan secara optimal serta memberikan ruang bagi warga binaan untuk mempersiapkan diri sebelum kembali berintegrasi dengan masyarakat.

Tentang Lapas Kelas IIA Kotabumi

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kotabumi merupakan instansi di bawah Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung yang bertugas melaksanakan pemasyarakatan bagi warga binaan. Dalam menjalankan tugasnya, Lapas Kotabumi berfokus pada program pembinaan kepribadian dan kemandirian dengan tujuan membantu mencetak individu yang produktif, berakhlak, serta siap berintegrasi kembali dengan masyarakat.

Semangat tersebut menjadi landasan bagi Lapas Kotabumi untuk terus membangun lingkungan pemasyarakatan yang tidak hanya mengedepankan keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung proses pembinaan dan pemulihan sosial warga binaan. (*)


# Pewarta Pariyo Saputra #

0Komentar