Breaking News

Polres Tulang Bawang Barat Terima Supervisi Biro Logistik Polda Lampung, Inventaris BMN Jadi Sasaran Pemeriksaan

TULANG BAWANG BARAT, (SUMATERANEWSTV.COM) - Polres Tulang Bawang Barat, Polda Lampung menerima kunjungan Tim Supervisi Biro Logistik Polda Lampung dalam rangka pendataan barang bergerak dan penetapan status penggunaan Barang Milik Negara (BMN) di lingkungan Polri, Selasa (1/9/2026) pagi.

Kedatangan Tim Supervisi Biro Logistik Polda Lampung disambut langsung oleh Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Himmawan Setiawan, S.I.K., M.Tr.Opsla. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan supervisi terhadap pengelolaan logistik pada satuan kerja dan Polres/Ta jajaran Polda Lampung.

Supervisi ini memiliki arti penting dalam memastikan seluruh barang inventaris yang berada di lingkungan Polres Tulang Bawang Barat tercatat dengan baik, memiliki status penggunaan yang jelas, terawat dan dapat dipertanggungjawabkan. Pengelolaan barang milik negara yang tertib menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas kepolisian.

Tim Supervisi Biro Logistik Polda Lampung dipimpin Ketua Tim, Kabag Pal Rolog Birologistik Polda Lampung AKBP Djoko Anggoro, S.H., M.H., bersama personel tim. Kehadiran tim tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk melakukan pengecekan langsung terhadap berbagai jenis inventaris dan sarana pendukung operasional yang digunakan jajaran Polres Tulang Bawang Barat.

Supervisi Bagian dari Pengawasan Pengelolaan Logistik

Dalam pelaksanaannya, Tim Biro Logistik Polda Lampung didampingi oleh Waka Polres Tubaba Kompol Yohanis, S.H., M.H., Ps. Kabag Log AKP Bambang Dwi Setyawan, S.H., Kasipropam Iptu Sulistyawansyah Putra, S.H., Bamin Bag Logistik serta operator SIMAK.

Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pendataan dan pemeriksaan dapat berjalan secara efektif. Selain itu, keterlibatan unsur terkait juga diperlukan agar setiap data dan kondisi barang yang diperiksa dapat diketahui secara jelas.

Supervisi terhadap pengelolaan logistik bukan hanya berkaitan dengan pemeriksaan fisik barang. Administrasi dan pencatatan juga menjadi bagian penting yang harus diperhatikan. Setiap barang yang menjadi inventaris negara harus memiliki data yang jelas dan sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Ketepatan data menjadi salah satu faktor penting dalam pengelolaan BMN. Dengan data yang tertib, satuan kerja dapat mengetahui barang yang dimiliki, kondisi barang, status penggunaan serta kebutuhan pemeliharaan maupun perawatan.

Melalui kegiatan supervisi, berbagai hal yang berkaitan dengan pengelolaan logistik dapat dievaluasi. Apabila terdapat administrasi yang perlu diperbaiki atau barang yang membutuhkan perhatian, maka dapat segera dilakukan tindak lanjut sesuai dengan ketentuan.

Senjata Api dan Kendaraan Dinas Jadi Sasaran

Adapun sasaran supervisi meliputi sejumlah barang dan fasilitas penting yang digunakan dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. Di antaranya adalah senjata api dinas, kendaraan roda dua (R2), kendaraan roda empat (R4), almatsus, dokumen Barang Milik Negara (BMN), serta berbagai sarana dan prasarana yang dimiliki Polres Tulang Bawang Barat.

Pemeriksaan terhadap kendaraan dinas menjadi bagian penting karena kendaraan merupakan salah satu sarana utama yang digunakan personel dalam menjalankan tugas operasional. Kendaraan roda dua maupun roda empat harus berada dalam kondisi yang baik sehingga dapat digunakan untuk mendukung mobilitas anggota ketika melaksanakan tugas.

Selain kondisi fisik, keberadaan dan status penggunaan kendaraan juga perlu tercatat secara jelas. Dengan demikian, pengelolaan kendaraan dapat dilakukan secara tertib dan penggunaannya dapat dipertanggungjawabkan.

Hal yang sama berlaku terhadap berbagai alat material khusus atau almatsus yang digunakan untuk mendukung fungsi kepolisian. Setiap perlengkapan harus diketahui keberadaannya dan dijaga kondisinya agar selalu siap ketika diperlukan.

Sementara itu, senjata api dinas menjadi salah satu inventaris yang membutuhkan perhatian khusus. Selain merupakan bagian dari perlengkapan dinas, senjata api memiliki aspek keamanan yang harus mendapatkan pengawasan secara ketat.

Pengamanan Gudang Senjata Api Mendapat Penekanan

Dalam kegiatan supervisi tersebut, Tim Biro Logistik Polda Lampung memberikan sejumlah penekanan, terutama berkaitan dengan pengamanan gudang senjata api serta penggunaan senjata api pinjam pakai oleh personel.

Hal tersebut menjadi perhatian penting karena pengelolaan senjata api harus dilakukan secara disiplin dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penyimpanan maupun penggunaannya harus memiliki mekanisme pengawasan dan pertanggungjawaban yang jelas.

Kapolres Tubaba AKBP Himmawan Setiawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., melalui Kabag Log AKP Bambang Dwi Setyawan, S.H., mengatakan kegiatan supervisi tersebut penting untuk memastikan seluruh inventaris dinas dikelola dengan baik dan siap digunakan dalam mendukung pelaksanaan tugas personel.

“Supervisi ini merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh barang inventaris dinas, baik kendaraan, perlengkapan fungsi maupun senjata api, dalam kondisi terawat, terdata dan siap mendukung pelaksanaan tugas anggota di lapangan,” ujar AKP Bambang.

Menurutnya, kondisi barang inventaris harus menjadi perhatian secara berkelanjutan. Pemeliharaan dan pendataan tidak hanya dilakukan ketika terdapat pemeriksaan, tetapi harus menjadi bagian dari tata kelola rutin di lingkungan satuan kerja.

Dengan pengelolaan yang baik, berbagai sarana yang dimiliki Polres Tubaba dapat digunakan secara optimal untuk mendukung pelaksanaan tugas. Sebaliknya, apabila pengelolaan tidak dilakukan secara tertib, maka dapat berpengaruh terhadap kesiapan operasional.

Penggunaan Senjata Api Harus Sesuai Ketentuan

AKP Bambang juga menjelaskan bahwa Tim Biro Logistik Polda Lampung memberikan penekanan mengenai pengamanan gudang senjata api dan penggunaan senjata api pinjam pakai.

“Pengamanan gudang senjata api dan penggunaan senjata api pinjam pakai harus menjadi perhatian. Seluruhnya wajib dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku, sehingga aspek keamanan, pengawasan dan pertanggungjawaban dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.

Penekanan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan setiap personel yang berkaitan dengan penggunaan maupun pengelolaan senjata api memahami tanggung jawabnya. Aspek keamanan, pengawasan dan administrasi harus berjalan secara bersamaan.

Pengelolaan yang tertib juga akan membantu pimpinan dalam melakukan pengawasan terhadap barang inventaris. Setiap penggunaan dapat diketahui dan dipertanggungjawabkan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan.

Selain itu, kondisi gudang penyimpanan juga harus mendapatkan perhatian. Pengamanan tempat penyimpanan merupakan bagian penting untuk memastikan barang inventaris yang memiliki risiko tertentu tetap berada dalam kondisi aman.

Pentingnya Tertib Administrasi BMN

Barang Milik Negara yang berada di lingkungan kepolisian merupakan aset yang digunakan untuk mendukung pelaksanaan tugas negara. Karena itu, setiap barang harus dikelola secara tertib dan akuntabel.

Pendataan menjadi salah satu bagian utama dalam proses tersebut. Data yang lengkap dan akurat akan mempermudah proses pengawasan sekaligus memberikan gambaran mengenai kondisi inventaris yang dimiliki satuan.

Dalam kegiatan supervisi ini, dokumen BMN turut menjadi sasaran pemeriksaan. Pemeriksaan dokumen dilakukan untuk memastikan administrasi barang berjalan sesuai ketentuan dan dapat mendukung pengelolaan inventaris secara keseluruhan.

Operator SIMAK juga memiliki peran penting dalam mendukung pengelolaan data inventaris. Ketepatan input dan kesesuaian antara data dengan kondisi barang menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Dengan administrasi yang baik, proses pengadaan, pemeliharaan, pemanfaatan hingga pengawasan barang dapat dilakukan secara lebih terarah. Hal tersebut pada akhirnya akan mendukung efektivitas penggunaan anggaran dan aset negara.

Perawatan Sarana Dukung Kesiapan Personel

Selain tertib administrasi, pemeliharaan barang inventaris juga menjadi bagian penting dalam pengelolaan logistik. Kendaraan dan perlengkapan yang digunakan setiap hari tentu membutuhkan perawatan agar tetap dalam kondisi optimal.

Kesiapan sarana operasional memiliki hubungan langsung dengan kesiapan personel dalam menjalankan tugas. Ketika kendaraan maupun perlengkapan berada dalam kondisi baik, anggota dapat melaksanakan tugas dengan lebih maksimal.

Polres Tulang Bawang Barat melalui Bag Logistik berupaya memastikan berbagai sarana yang tersedia dapat dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya. Pemeliharaan dan pengecekan secara berkala menjadi salah satu cara untuk menjaga kondisi barang.

Supervisi dari Biro Logistik Polda Lampung juga memberikan kesempatan kepada jajaran Polres Tubaba untuk melakukan evaluasi terhadap pengelolaan logistik yang telah berjalan.

Berbagai arahan yang disampaikan tim diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola logistik di lingkungan Polres Tulang Bawang Barat.

Wujudkan Pengelolaan Logistik yang Akuntabel

AKP Bambang Dwi Setyawan menegaskan bahwa pengelolaan logistik yang tertib dan akuntabel merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang pelaksanaan tugas kepolisian.

“Dengan adanya supervisi ini, kami berharap pengelolaan logistik di lingkungan Polres Tubaba semakin tertib, akuntabel dan sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, seluruh sarana dan prasarana yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat dan pelaksanaan tugas Kepolisian,” pungkasnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pengelolaan logistik memiliki peran strategis dalam mendukung pelayanan kepolisian. Sarana dan prasarana yang tersedia pada akhirnya digunakan untuk mendukung anggota ketika memberikan pelayanan, perlindungan dan pengamanan kepada masyarakat.

Oleh karena itu, pengelolaan BMN tidak dapat dipandang hanya sebagai persoalan administrasi. Di balik tertibnya pencatatan barang terdapat kebutuhan untuk memastikan aset negara benar-benar memberikan manfaat dalam mendukung pelaksanaan tugas.

Melalui supervisi secara berkala, setiap satuan kerja dapat melakukan evaluasi terhadap pengelolaan barang sekaligus meningkatkan kesadaran personel mengenai pentingnya menjaga aset negara.

Sinergi Biro Logistik dan Polres Tubaba

Kegiatan supervisi juga memperkuat koordinasi antara Biro Logistik Polda Lampung dengan Polres Tulang Bawang Barat. Koordinasi tersebut diperlukan agar pengelolaan logistik di tingkat Polres dapat berjalan sesuai dengan kebijakan dan ketentuan yang berlaku.

Kehadiran Tim Supervisi Biro Logistik Polda Lampung memberikan ruang untuk melakukan pemeriksaan sekaligus berdiskusi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan inventaris dan sarana pendukung tugas.

Bagi Polres Tubaba, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk meningkatkan kualitas tata kelola barang. Setiap hasil pemeriksaan dan arahan yang diberikan dapat menjadi bahan evaluasi bagi bagian terkait.

Dengan demikian, pelaksanaan supervisi diharapkan tidak hanya menghasilkan data mengenai kondisi inventaris, tetapi juga mendorong perbaikan pengelolaan logistik secara berkelanjutan.

Pengelolaan logistik yang tertib pada akhirnya akan memberikan manfaat bagi seluruh organisasi. Barang yang tersedia dapat diketahui dengan jelas, kondisinya dapat dipantau dan penggunaannya dapat dipertanggungjawabkan.

Kegiatan supervisi Tim Biro Logistik Polda Lampung di Mapolres Tulang Bawang Barat pada Selasa (1/9/2026) tersebut menjadi salah satu langkah untuk memastikan seluruh aspek tersebut berjalan dengan baik.

Dengan pendataan barang bergerak, pemeriksaan senjata api dinas, kendaraan R2 dan R4, almatsus, dokumen BMN serta sarana dan prasarana, diharapkan tata kelola inventaris di lingkungan Polres Tulang Bawang Barat semakin tertib dan akuntabel.

Ke depan, komitmen untuk menjaga dan mengelola barang inventaris secara baik diharapkan terus dipertahankan. Setiap personel yang menggunakan sarana dinas memiliki tanggung jawab untuk menjaga barang tersebut agar tetap dapat digunakan secara optimal.

Pada akhirnya, pengelolaan logistik yang baik merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapan institusi kepolisian dalam menjalankan tugas. Dengan sarana yang terdata, terawat dan tersedia sesuai kebutuhan, personel Polres Tulang Bawang Barat dapat lebih optimal dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Supervisi Biro Logistik Polda Lampung menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola tersebut. Selain memastikan kondisi dan administrasi inventaris, kegiatan ini juga menegaskan pentingnya keamanan, pengawasan dan pertanggungjawaban dalam setiap penggunaan barang milik negara.

Polres Tulang Bawang Barat diharapkan dapat terus mempertahankan komitmen terhadap pengelolaan logistik yang tertib, transparan dan akuntabel sehingga seluruh aset yang dipercayakan kepada institusi benar-benar dapat memberikan dukungan maksimal terhadap pelaksanaan tugas kepolisian dan pelayanan kepada masyarakat.

(Humas Tubaba)

(Pewarta Pariyo Saputra)

0 Komentar

© Copyright 2026 - Sumateranewstv