TSC7GSdiGpY5Tpz5TpY7GSrpGA==
Light Dark
MIN 7 Lampung Utara Gelar Salat Duha dan Salat Istisqa, Panjatkan Doa Memohon Turunnya Hujan

MIN 7 Lampung Utara Gelar Salat Duha dan Salat Istisqa, Panjatkan Doa Memohon Turunnya Hujan

Daftar Isi
×

LAMPUNG UTARA, (SUMATERANEWSTV.COM) – Keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 7 Lampung Utara menggelar kegiatan keagamaan berupa Salat Duha bersama dan Salat Istisqa pada Jumat, 11 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman MIN 7 Lampung Utara tersebut diikuti oleh seluruh dewan guru dan siswa-siswi sebagai bentuk ikhtiar sekaligus doa bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekhusyukan. Sejak pagi, para guru dan peserta didik telah berkumpul di halaman madrasah untuk mengikuti rangkaian ibadah yang telah dipersiapkan oleh pihak MIN 7 Lampung Utara. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tertib sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus membangun kebersamaan di lingkungan madrasah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Salat Duha secara bersama-sama. Salat Duha merupakan salah satu ibadah sunah yang menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pelaksanaan Salat Duha secara berjamaah di lingkungan madrasah juga menjadi bagian dari pembiasaan kepada para siswa agar mereka terbiasa menjalankan ibadah dan memiliki karakter religius sejak usia dini.

Setelah pelaksanaan Salat Duha, keluarga besar MIN 7 Lampung Utara melanjutkan kegiatan dengan Salat Istisqa. Salat Istisqa merupakan salat sunah yang dikerjakan sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar diberikan hujan. Ibadah ini menjadi salah satu bentuk ikhtiar umat Islam ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan turunnya air hujan.

Dalam pelaksanaan Salat Istisqa tersebut, Kepala MIN 7 Lampung Utara, Samsel Arip, S. Pd., M. Pd., bertindak sebagai imam. Beliau memimpin seluruh peserta dalam melaksanakan salat dengan penuh kekhusyukan. Para guru dan siswa mengikuti setiap rangkaian ibadah dengan tertib hingga selesai.

Pelaksanaan Salat Istisqa di halaman madrasah menjadi momentum penting bagi seluruh keluarga besar MIN 7 Lampung Utara untuk bersama-sama bermunajat kepada Allah SWT. Doa yang dipanjatkan diharapkan menjadi ikhtiar batin agar Allah SWT memberikan rahmat dan pertolongan-Nya dengan menurunkan hujan yang membawa manfaat serta keberkahan bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi aktivitas keagamaan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para peserta didik. Melalui kegiatan secara langsung, siswa diberikan pemahaman bahwa dalam menghadapi berbagai keadaan, manusia harus senantiasa mengingat Allah SWT, memperbanyak doa, serta tetap melakukan ikhtiar sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

Para siswa juga mendapatkan pengalaman berharga tentang makna kebersamaan dalam beribadah. Mereka dapat menyaksikan secara langsung bagaimana seluruh warga madrasah, mulai dari kepala madrasah, dewan guru hingga peserta didik, bersatu dalam satu tujuan, yakni memohon pertolongan dan rahmat Allah SWT.

Salat Istisqa juga mengandung pesan agar manusia senantiasa melakukan introspeksi diri. Kondisi alam yang membutuhkan turunnya hujan dapat menjadi pengingat bahwa kehidupan manusia sangat bergantung pada berbagai nikmat yang diberikan Allah SWT. Air merupakan salah satu kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk manusia, hewan, tumbuhan maupun berbagai aktivitas masyarakat.

Karena itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa syukur dalam diri para siswa. Mereka diajak untuk menyadari bahwa setiap nikmat yang diterima harus dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Selain berdoa memohon turunnya hujan, kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi nilai penting yang dapat ditanamkan melalui kegiatan tersebut.

Lingkungan madrasah menjadi tempat yang strategis untuk menanamkan berbagai nilai tersebut. Pendidikan agama yang diberikan kepada siswa tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga melalui praktik dan kegiatan nyata. Salat Duha dan Salat Istisqa menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang menghubungkan pengetahuan keagamaan dengan kehidupan sehari-hari.

Kepala MIN 7 Lampung Utara, Samsel Arip, S. Pd., M. Pd., melalui keterlibatannya sebagai imam dalam pelaksanaan Salat Istisqa juga memberikan keteladanan kepada seluruh siswa. Keteladanan dari pimpinan dan para guru diharapkan dapat menjadi contoh bagi peserta didik untuk terus meningkatkan kualitas ibadah serta membangun sikap yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Suasana khidmat terlihat ketika seluruh peserta mengikuti pelaksanaan Salat Istisqa. Para siswa yang berada di bawah pendampingan dewan guru tampak mengikuti kegiatan dengan tertib. Kebersamaan tersebut menunjukkan bahwa madrasah bukan hanya tempat untuk memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun keimanan, ketakwaan, akhlak, dan kepedulian sosial.

Melalui kegiatan ini, MIN 7 Lampung Utara juga terus berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang religius. Pembiasaan ibadah diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, rasa syukur, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan sekitar.

Doa bersama yang dipanjatkan dalam kegiatan Salat Istisqa menjadi harapan seluruh keluarga besar MIN 7 Lampung Utara agar Allah SWT memberikan hujan yang cukup, bermanfaat, dan membawa keberkahan. Hujan yang turun diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air masyarakat, memberikan kesuburan bagi tanah dan tanaman, serta memberikan kesejukan bagi lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, seluruh keluarga besar MIN 7 Lampung Utara juga diharapkan dapat mengambil hikmah dari pelaksanaan Salat Istisqa. Ketika menghadapi suatu kondisi yang berada di luar kemampuan manusia, umat Islam diajarkan untuk tidak berputus asa. Sebaliknya, manusia harus terus berusaha, memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, serta memohon pertolongan kepada Allah SWT.

Kegiatan Salat Duha dan Salat Istisqa yang dilaksanakan pada Jumat, 11 September 2026, diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Nilai-nilai spiritual yang terkandung di dalamnya diharapkan dapat terus diterapkan oleh para siswa dan seluruh warga madrasah dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan adanya kegiatan tersebut, MIN 7 Lampung Utara menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki landasan keagamaan yang kuat. Pendidikan yang seimbang antara kecerdasan intelektual dan spiritual diharapkan mampu melahirkan peserta didik yang berakhlak mulia dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Seluruh keluarga besar MIN 7 Lampung Utara pun berharap agar doa yang telah dipanjatkan bersama dalam pelaksanaan Salat Istisqa dapat dikabulkan oleh Allah SWT. Semoga hujan segera diturunkan sebagai rahmat, membawa manfaat bagi kehidupan, serta memberikan keberkahan bagi masyarakat Lampung Utara dan sekitarnya.

Pelaksanaan ibadah bersama tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa manusia senantiasa membutuhkan pertolongan Allah SWT. Oleh sebab itu, rasa syukur ketika memperoleh nikmat dan kesabaran ketika menghadapi ujian harus terus ditanamkan dalam kehidupan. Melalui pendidikan dan keteladanan yang diberikan di madrasah, nilai-nilai tersebut diharapkan dapat tumbuh kuat dalam diri setiap peserta didik.

“Semoga doa yang dipanjatkan bersama dapat diijabah oleh Allah SWT. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.”

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan tersebut ditutup dengan harapan agar seluruh keluarga besar MIN 7 Lampung Utara senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, serta kemudahan dalam menjalankan berbagai aktivitas. Semoga ikhtiar melalui doa dan ibadah tersebut menjadi jalan datangnya rahmat Allah SWT berupa hujan yang bermanfaat bagi seluruh makhluk-Nya.

#HumasMIN7LampungUtara
#HumasKemenag
#KemenagLampungUtara
#SalatIstisqa
#MIN7LampungUtara

(*)

# Pewarta Pariyo Saputra #

0Komentar