SRAGEN, (SUMATERANEWSTV.COM) – Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari memimpin langsung upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang dilaksanakan di halaman Mapolres Sragen, Kamis (1/10/2026). Upacara tersebut berlangsung khidmat dan menjadi momentum untuk kembali memperkuat semangat kebangsaan serta meneguhkan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia.
Kegiatan diikuti jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Sragen, para Kapolsek, serta seluruh personel dan staf Mapolres Sragen. Seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan penuh penghormatan dan disiplin sebagai bentuk penghargaan terhadap nilai-nilai Pancasila serta sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
Dalam upacara tersebut, Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari bertindak sebagai inspektur upacara. Kehadiran pimpinan kepolisian secara langsung dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk penguatan komitmen jajaran Polres Sragen dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan serta menerapkannya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Upacara Berlangsung Khidmat
Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada tanda kebesaran. Prosesi tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan upacara sekaligus mencerminkan penghormatan terhadap simbol-simbol negara.
Selanjutnya, Kapolres Sragen membacakan teks Pancasila di hadapan seluruh peserta upacara. Pembacaan teks Pancasila tersebut diawali dan diakhiri dengan penghormatan kepada tanda kebesaran, sesuai rangkaian prosesi peringatan Hari Kesaktian Pancasila.
Pembacaan Pancasila menjadi momentum untuk kembali mengingat lima dasar yang menjadi pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah serta keadilan sosial menjadi landasan yang harus terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah pembacaan Pancasila, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 oleh petugas. Pembacaan tersebut semakin memperkuat suasana nasionalisme dalam upacara yang digelar di lingkungan Mapolres Sragen.
Ikrar Hari Kesaktian Pancasila
Suasana upacara semakin khidmat ketika petugas membacakan naskah ikrar Hari Kesaktian Pancasila. Ikrar tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam peringatan yang dilaksanakan setiap 1 Oktober.
Dalam ikrar tersebut ditegaskan pentingnya kewaspadaan bangsa Indonesia terhadap berbagai upaya yang berpotensi mengubah Pancasila sebagai ideologi negara. Pancasila harus tetap menjadi landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta menjadi perekat bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Ikrar tersebut juga menegaskan bahwa dengan semangat kebersamaan yang dilandasi nilai-nilai luhur Pancasila, bangsa Indonesia mampu terus berdiri kokoh dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pesan tersebut memiliki relevansi penting dalam kehidupan masyarakat saat ini. Tantangan terhadap persatuan bangsa dapat muncul dalam berbagai bentuk sehingga diperlukan kesadaran bersama untuk menjaga toleransi, persatuan dan kepentingan nasional.
Pancasila sebagai Landasan Pengabdian
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lingkungan Polres Sragen menjadi momentum untuk kembali mengingat sejarah sekaligus memperkuat pemahaman seluruh personel terhadap kedudukan Pancasila sebagai dasar negara.
Bagi anggota kepolisian, pengamalan Pancasila memiliki hubungan erat dengan pelaksanaan tugas. Polisi merupakan bagian dari aparatur negara yang berhadapan langsung dengan masyarakat dalam menjalankan fungsi pelayanan, perlindungan dan penegakan hukum.
Nilai kemanusiaan, keadilan dan persatuan yang terkandung dalam Pancasila diharapkan dapat tercermin dalam setiap tindakan personel ketika menjalankan tugas. Pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara profesional, humanis dan tidak membeda-bedakan latar belakang warga.
Selain itu, personel kepolisian dituntut untuk menjaga integritas dan menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku. Sikap disiplin dan tanggung jawab merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.
Nilai Pancasila Tidak Berhenti pada Seremoni
Kekhidmatan pelaksanaan upacara menjadi pengingat bahwa nilai-nilai Pancasila tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Pancasila harus diwujudkan dalam perilaku dan tindakan nyata, termasuk dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Semangat persatuan dapat diterapkan melalui kerja sama antara sesama personel maupun dengan berbagai unsur masyarakat. Polres Sragen juga memiliki peran dalam membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan berbagai elemen lainnya.
Sinergi tersebut penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Situasi kamtibmas yang kondusif akan memberikan ruang bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.
Semangat gotong royong juga menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai persoalan di tengah masyarakat. Kepolisian tidak dapat bekerja sendiri sehingga dukungan dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga keamanan lingkungan.
Perkuat Nasionalisme Personel Polres Sragen
Momentum Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi sarana untuk memperkuat nasionalisme seluruh personel Polres Sragen. Setiap anggota diharapkan memahami bahwa tugas kepolisian merupakan bagian dari pengabdian untuk menjaga keutuhan negara.
Semangat nasionalisme tersebut dapat diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang penuh tanggung jawab. Personel diharapkan mampu menempatkan kepentingan masyarakat dan negara sebagai bagian penting dalam menjalankan tugas.
Di tengah perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, tantangan tugas kepolisian juga semakin beragam. Penyebaran informasi yang cepat, perbedaan pandangan di masyarakat serta berbagai persoalan sosial membutuhkan kemampuan personel untuk tetap mengedepankan sikap bijaksana dan profesional.
Nilai Pancasila dapat menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut. Persatuan, toleransi, musyawarah dan penghormatan terhadap kemanusiaan perlu terus dikedepankan agar setiap persoalan dapat diselesaikan dengan cara yang tepat.
Teguhkan Persatuan dan Keutuhan NKRI
Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila, jajaran Polres Sragen kembali meneguhkan semangat persatuan, kebersamaan dan pengabdian dalam menjaga keamanan serta keutuhan NKRI.
Pancasila menjadi fondasi kokoh yang menyatukan masyarakat Indonesia dalam keberagaman. Perbedaan suku, agama, budaya dan latar belakang bukan menjadi alasan untuk terpecah, melainkan menjadi kekuatan yang harus dirawat dalam semangat persatuan.
Jajaran Polres Sragen diharapkan dapat terus menjadi bagian dari upaya menjaga nilai-nilai tersebut melalui pelaksanaan tugas yang profesional dan humanis. Keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga keutuhan negara.
Upacara yang dilaksanakan di halaman Mapolres Sragen tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh personel bahwa pengabdian kepada bangsa dan negara harus dilakukan dengan penuh ketulusan. Nilai Pancasila harus menjadi pedoman dalam menjalankan tugas sekaligus membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.
Dengan semangat Hari Kesaktian Pancasila, seluruh jajaran Polres Sragen diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugas. Persatuan internal, profesionalisme serta komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik.
Peringatan 1 Oktober 2026 pada akhirnya bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi momentum untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat komitmen bersama. Pancasila harus terus dijaga sebagai dasar negara dan ideologi bangsa agar tetap menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. (**)
SUMATERANEWSTV.COM : Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Mapolres Sragen yang dipimpin Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menjadi momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme, persatuan dan pengabdian. Melalui pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas, jajaran Polres Sragen berkomitmen turut menjaga keamanan, persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
# Pewarta Pariyo Saputra #




0Komentar