LAMPUNG UTARA, (Sumateranewstv.com) – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban membayar pajak kendaraan sekaligus menciptakan budaya tertib berlalu lintas terus dilakukan Polres Lampung Utara bersama instansi terkait. Salah satunya melalui kegiatan pemeriksaan kendaraan bermotor secara gabungan yang digelar di kawasan Tugu Payan Mas, Kabupaten Lampung Utara, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan Satuan Lalu Lintas Polres Lampung Utara, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, serta Polisi Militer Angkatan Darat. Sinergi lintas instansi ini menjadi bagian dari langkah bersama untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat, baik dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan maupun dalam mematuhi berbagai aturan keselamatan dan ketertiban lalu lintas.
Pemeriksaan dimulai sekitar pukul 06.30 WIB. Sejumlah personel gabungan telah berada di kawasan Tugu Payan Mas untuk melaksanakan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas. Kegiatan dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Lampung Utara AKP Foni dengan mengedepankan pendekatan persuasif, edukatif dan penegakan hukum terhadap pelanggaran yang ditemukan.
Sejak kegiatan dimulai, petugas melakukan pemeriksaan secara selektif terhadap kendaraan yang melintas. Selain melihat kelengkapan dokumen kendaraan, petugas juga memberikan imbauan kepada pengendara agar selalu menaati peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan serta memastikan kendaraan yang digunakan memenuhi persyaratan.
Pemeriksaan Gabungan Dorong Kesadaran Masyarakat
Kegiatan pemeriksaan kendaraan tidak semata-mata diarahkan untuk melakukan penindakan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa tertib administrasi dan tertib berlalu lintas merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari keselamatan bersama.
Setiap pemilik kendaraan memiliki tanggung jawab untuk memastikan kendaraan yang digunakan telah memenuhi kewajiban administrasi. Salah satunya adalah kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kesadaran membayar pajak tepat waktu juga menjadi bagian dari kepatuhan masyarakat sebagai pemilik kendaraan. Pajak kendaraan bermotor memiliki peran dalam mendukung pendapatan daerah yang kemudian dapat menunjang berbagai kebutuhan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, pemeriksaan gabungan yang melibatkan Bapenda diharapkan dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk kembali memperhatikan status administrasi kendaraan masing-masing. Pengendara diingatkan agar tidak menunggu sampai terjadi persoalan administrasi sebelum menyelesaikan kewajibannya.
Di sisi lain, aspek keselamatan juga menjadi perhatian dalam pemeriksaan tersebut. Petugas mengingatkan pengendara agar tidak hanya fokus pada kelengkapan dokumen, tetapi juga memastikan kondisi kendaraan layak digunakan dan seluruh perlengkapan keselamatan tersedia.
Empat Sepeda Motor Ditilang
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas gabungan, ditemukan sejumlah pelanggaran yang kemudian ditindak sesuai ketentuan hukum. Petugas mengeluarkan tilang dengan barang bukti sebanyak empat unit sepeda motor.
Penindakan tersebut menjadi bagian dari upaya penegakan hukum terhadap pengguna jalan yang belum memenuhi ketentuan. Sanksi diberikan sesuai prosedur sebagai bentuk penerapan aturan sekaligus memberikan pembelajaran agar pelanggaran serupa tidak kembali terjadi.
Meski terdapat penindakan, petugas tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat. Pengendara diberikan pemahaman mengenai pentingnya melengkapi dokumen dan mematuhi aturan sebelum menggunakan kendaraan di jalan umum.
Dengan demikian, kegiatan pemeriksaan diharapkan tidak hanya menghasilkan angka penindakan, tetapi juga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam jangka panjang. Masyarakat diharapkan memahami bahwa tertib berlalu lintas harus tumbuh dari kesadaran pribadi dan bukan semata-mata karena adanya petugas.
Kapolres Lampung Utara Tekankan Tertib Administrasi
Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini, S.I.K., melalui Kasi Humas IPTU Herawati mengatakan, pemeriksaan gabungan tersebut merupakan bentuk sinergi lintas instansi dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban administrasi kendaraan dan aturan lalu lintas.
“Kegiatan pemeriksaan gabungan ini merupakan langkah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar taat pajak sekaligus tertib berlalu lintas. Kami mengimbau seluruh pengendara untuk memastikan surat-surat kendaraan lengkap dan memenuhi kewajiban pajak sebelum menggunakan kendaraan di jalan,” ujar IPTU Herawati.
Menurutnya, kepatuhan masyarakat terhadap administrasi kendaraan merupakan salah satu bagian penting dalam menciptakan ketertiban di jalan. Setiap kendaraan yang digunakan harus memiliki dokumen yang sesuai dan pemiliknya harus memenuhi kewajiban yang telah ditetapkan.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan penertiban bukan hanya bertujuan memberikan sanksi kepada pelanggar. Pemeriksaan di lapangan menjadi kesempatan bagi petugas untuk menyampaikan edukasi secara langsung kepada masyarakat.
“Kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa tertib administrasi kendaraan dan tertib berlalu lintas merupakan bagian penting dari keselamatan bersama. Patuhi aturan, gunakan perlengkapan keselamatan dan jangan melakukan pelanggaran yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” katanya.
Keselamatan Menjadi Prioritas Utama
Dalam setiap kegiatan pemeriksaan lalu lintas, keselamatan pengguna jalan menjadi salah satu perhatian utama. Kondisi lalu lintas yang semakin padat membutuhkan kesadaran dari seluruh pengguna jalan untuk saling menghormati dan mematuhi aturan.
Pengendara sepeda motor diimbau selalu menggunakan helm dan memastikan helm tersebut dikenakan dengan benar. Pengendara juga harus memperhatikan kondisi ban, rem, lampu, spion dan komponen kendaraan lainnya sebelum melakukan perjalanan.
Sementara itu, pengemudi kendaraan roda empat maupun kendaraan lainnya juga diminta memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan. Penggunaan sabuk keselamatan serta kepatuhan terhadap rambu dan marka jalan menjadi bagian penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan.
Petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan telepon seluler ketika sedang mengemudikan kendaraan. Aktivitas tersebut dapat mengurangi konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Begitu pula dengan kebiasaan berkendara dengan kecepatan tinggi, menerobos lampu lalu lintas atau melakukan manuver secara tiba-tiba. Setiap tindakan tersebut tidak hanya membahayakan pengendara, tetapi juga dapat mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya.
Tugu Payan Mas Jadi Lokasi Pengawasan
Kawasan Tugu Payan Mas menjadi salah satu titik yang dinilai strategis untuk pelaksanaan kegiatan pemeriksaan. Aktivitas masyarakat di kawasan tersebut cukup tinggi, terutama pada pagi hari ketika masyarakat mulai melakukan berbagai kegiatan.
Mulai dari masyarakat yang berangkat bekerja, pelajar menuju sekolah, pedagang yang menjalankan aktivitas ekonomi hingga warga yang melakukan perjalanan menuju berbagai tujuan, seluruhnya menggunakan jaringan jalan yang sama.
Kondisi tersebut membuat kesadaran berlalu lintas menjadi sangat penting. Ketertiban satu pengguna jalan akan berpengaruh terhadap pengguna jalan lainnya. Sebaliknya, satu pelanggaran dapat memicu gangguan lalu lintas atau bahkan kecelakaan.
Karena itu, pemeriksaan yang dilakukan sejak sekitar pukul 06.30 WIB diharapkan dapat memberikan pesan kepada masyarakat bahwa ketertiban harus diterapkan sejak awal perjalanan.
Petugas juga tetap memperhatikan kelancaran arus kendaraan selama pemeriksaan. Kendaraan yang telah memenuhi ketentuan dapat melanjutkan perjalanan, sedangkan kendaraan yang ditemukan melakukan pelanggaran ditangani sesuai prosedur yang berlaku.
Peran Penting Bapenda dan Jasa Raharja
Keterlibatan Bapenda dalam pemeriksaan gabungan memperkuat pesan mengenai pentingnya kepatuhan terhadap pajak kendaraan. Masyarakat tidak hanya diingatkan tentang aturan lalu lintas, tetapi juga mengenai kewajiban sebagai pemilik kendaraan.
Sementara itu, keterlibatan Jasa Raharja menunjukkan bahwa kegiatan tersebut juga berkaitan dengan aspek perlindungan dan keselamatan pengguna jalan. Kehadiran berbagai unsur dalam satu kegiatan mencerminkan pentingnya kolaborasi dalam menangani persoalan lalu lintas.
Dinas Perhubungan turut berperan dalam mendukung terciptanya kondisi lalu lintas yang tertib dan aman. Begitu pula dengan Polisi Militer AD yang turut hadir sebagai bagian dari sinergi dalam kegiatan pemeriksaan gabungan.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus dilaksanakan sehingga upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat tidak berjalan secara parsial, melainkan menjadi gerakan bersama.
Penindakan Diimbangi Edukasi
Polres Lampung Utara menegaskan bahwa penegakan hukum merupakan salah satu instrumen untuk menciptakan ketertiban. Namun, penindakan harus berjalan beriringan dengan edukasi agar masyarakat memahami alasan di balik setiap aturan.
Ketika masyarakat memahami bahwa aturan lalu lintas dibuat untuk melindungi keselamatan semua pihak, kepatuhan akan tumbuh secara lebih baik. Pengendara tidak lagi memandang aturan sebagai sesuatu yang hanya harus dipatuhi ketika ada petugas.
Kesadaran tersebut menjadi tujuan penting dari pelaksanaan pemeriksaan gabungan. Petugas ingin mendorong masyarakat agar menjadikan keselamatan dan ketertiban sebagai budaya dalam aktivitas sehari-hari.
Dengan demikian, keberadaan petugas di jalan bukan hanya untuk melakukan pemeriksaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.
Masyarakat Diminta Aktif Menjaga Ketertiban
Upaya menciptakan lalu lintas yang aman tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada kepolisian. Masyarakat memiliki peran yang sangat besar dalam menciptakan kondisi tersebut.
Setiap pengendara diharapkan mulai dari dirinya sendiri untuk mematuhi aturan. Sebelum bepergian, pengendara dapat memastikan kelengkapan dokumen kendaraan, kondisi kendaraan dan perlengkapan keselamatan.
Pemilik kendaraan juga diimbau memastikan kewajiban pajak telah dipenuhi. Dengan membayar pajak tepat waktu, masyarakat turut mendukung ketertiban administrasi sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Selain itu, masyarakat diharapkan menjadi contoh bagi anggota keluarga dan lingkungan sekitar. Kebiasaan tertib yang ditanamkan sejak dini dapat membentuk karakter pengguna jalan yang lebih disiplin di masa mendatang.
Sinergi Lintas Instansi Terus Diperkuat
Polres Lampung Utara bersama instansi terkait berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat. Kegiatan pemeriksaan gabungan menjadi salah satu bentuk nyata koordinasi tersebut.
Kolaborasi antara kepolisian, Bapenda, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan dan Polisi Militer AD menunjukkan bahwa keamanan dan ketertiban lalu lintas membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
Setiap instansi memiliki peran sesuai kewenangannya, tetapi seluruhnya memiliki tujuan yang sama, yaitu menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar.
Ke depan, sinergi tersebut diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pemeriksaan dan edukasi di lapangan diharapkan mampu mengurangi tingkat pelanggaran sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban administrasi kendaraan.
Menuju Budaya Tertib Berlalu Lintas
Budaya tertib berlalu lintas tidak dapat dibangun dalam waktu singkat. Diperlukan konsistensi, keteladanan dan edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan.
Kegiatan pemeriksaan gabungan seperti yang digelar di Tugu Payan Mas menjadi salah satu sarana untuk membangun budaya tersebut. Setiap pengendara yang mendapatkan edukasi diharapkan dapat meneruskan pemahaman tersebut kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya.
Jika kesadaran masyarakat meningkat, maka potensi pelanggaran dapat ditekan. Pada saat yang sama, risiko kecelakaan juga diharapkan dapat berkurang karena masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan.
Tertib berlalu lintas juga akan membuat aktivitas masyarakat menjadi lebih nyaman. Arus kendaraan dapat berjalan lebih lancar ketika setiap pengguna jalan memahami hak dan kewajibannya.
Komitmen Mewujudkan Kamseltibcarlantas
Polres Lampung Utara terus mendorong terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas atau Kamseltibcarlantas di seluruh wilayah hukumnya. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan kepolisian, termasuk pemeriksaan kendaraan, pengaturan lalu lintas, patroli, edukasi dan penegakan hukum.
Pemeriksaan gabungan di Tugu Payan Mas menjadi bagian dari rangkaian upaya tersebut. Dengan melibatkan sejumlah instansi, kegiatan dapat memberikan dampak yang lebih luas terhadap kesadaran masyarakat.
Empat unit sepeda motor yang ditilang menjadi hasil penindakan dalam kegiatan tersebut. Namun, keberhasilan yang lebih penting adalah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan pelanggaran dan memenuhi seluruh kewajibannya sebagai pemilik kendaraan.
Polres Lampung Utara mengajak masyarakat untuk tidak memandang pemeriksaan kendaraan sebagai sesuatu yang perlu ditakuti. Sebaliknya, pemeriksaan harus dipahami sebagai bagian dari upaya bersama untuk memastikan kendaraan dan pengendaranya memenuhi ketentuan demi keselamatan.
Taat Pajak, Tertib Berkendara
Kepatuhan membayar pajak kendaraan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan dua hal yang harus berjalan bersama. Pemilik kendaraan tidak hanya memiliki kewajiban memastikan pajak kendaraan terpenuhi, tetapi juga harus memastikan kendaraan digunakan sesuai aturan.
Dengan memenuhi kewajiban administrasi, masyarakat turut menciptakan ketertiban. Dengan mematuhi aturan lalu lintas, masyarakat turut menjaga keselamatan. Kedua hal tersebut pada akhirnya memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat secara luas.
Polres Lampung Utara berharap kegiatan pemeriksaan gabungan dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat agar lebih disiplin. Jangan menunggu ditilang untuk mulai tertib, dan jangan menunggu terjadi kecelakaan untuk mulai mengutamakan keselamatan.
Kesadaran harus dimulai dari diri sendiri. Memastikan dokumen kendaraan lengkap, membayar pajak tepat waktu, menggunakan perlengkapan keselamatan, mematuhi rambu-rambu serta menghormati pengguna jalan lainnya merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan setiap hari.
Dengan semangat kebersamaan dan sinergi lintas instansi, Polres Lampung Utara optimistis upaya menciptakan masyarakat yang semakin sadar pajak, tertib administrasi dan disiplin berlalu lintas dapat terus ditingkatkan.
Pada akhirnya, ketertiban di jalan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat. Melalui kepatuhan dan kesadaran bersama, keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah Lampung Utara dapat terus diwujudkan.
(*)
# Pewarta Pariyo Saputra #






0 Komentar