LAMPUNG UTARA, (GNotif.Com) - Polsek Abung Selatan Polres Lampung Utara terus meningkatkan langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di kawasan yang tengah berlangsung pekerjaan perbaikan infrastruktur jalan. Salah satu langkah tersebut dilakukan melalui patroli, sambang, serta pembinaan dan penyuluhan (binluh) di lokasi perbaikan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Desa Blambangan, Kecamatan Blambangan Pagar, Kabupaten Lampung Utara, Jumat (21/8/2026).
Kehadiran personel kepolisian di lokasi perbaikan jalan tersebut bukan hanya untuk memantau situasi keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya preventif untuk mencegah terjadinya tindak pidana pemerasan maupun bentuk gangguan lainnya terhadap pengguna jalan. Langkah ini dinilai penting mengingat aktivitas pekerjaan jalan membuat arus kendaraan harus diatur secara bergantian melalui sistem buka-tutup.
Situasi tersebut membutuhkan koordinasi yang baik antara pelaksana pekerjaan, masyarakat sekitar, pemuda setempat, pengguna jalan, serta aparat kepolisian. Dengan koordinasi yang baik, proses perbaikan jalan diharapkan dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan persoalan keamanan maupun keresahan bagi masyarakat.
Patroli dan kegiatan binluh dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Abung Selatan, Aipda Eko Ardiansyah dan Brigpol Yohanes Efendi. Kegiatan tersebut dimulai sekitar pukul 10.25 WIB dan berlangsung hingga selesai.
Polisi Berikan Imbauan kepada Pengurus Pekerjaan dan Pemuda
Dalam kegiatan tersebut, kedua personel kepolisian menyambangi lokasi pekerjaan perbaikan Jalinsum sekaligus melakukan komunikasi dengan pengurus pekerjaan dan pemuda yang berada di sekitar lokasi. Melalui komunikasi secara langsung, petugas menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas agar seluruh pihak dapat menjaga ketertiban selama pekerjaan berlangsung.
Petugas secara khusus mengingatkan agar tidak ada pihak yang melakukan tindakan yang dapat merugikan atau meresahkan pengguna jalan. Hal tersebut termasuk tindakan pemerasan, pungutan yang tidak semestinya, maupun aktivitas lain yang dapat mengganggu kelancaran perjalanan masyarakat.
Imbauan tersebut menjadi penting karena pengguna Jalinsum berasal dari berbagai wilayah dan memiliki kepentingan yang berbeda-beda. Ada masyarakat yang melakukan perjalanan untuk bekerja, berdagang, mengangkut barang, bersekolah, maupun menjalankan aktivitas lainnya.
Karena itu, setiap pengguna jalan berhak mendapatkan rasa aman dan kenyamanan ketika melintasi kawasan pekerjaan. Sistem buka-tutup yang diterapkan karena kebutuhan pembangunan hendaknya dilakukan dengan tertib serta mengutamakan keselamatan semua pihak.
Polisi juga meminta agar masyarakat sekitar tidak mengambil keuntungan pribadi dari kondisi lalu lintas yang sedang mengalami pengaturan. Apabila terdapat persoalan di lapangan, penyelesaiannya harus dilakukan melalui komunikasi dan koordinasi dengan pihak terkait.
Antisipasi Gangguan Kamtibmas Sejak Dini
Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini, S.I.K., melalui Kasi Humas IPTU Herawati mengatakan, kegiatan patroli dan binluh tersebut merupakan bentuk pencegahan yang dilakukan kepolisian untuk memastikan aktivitas perbaikan jalan tidak menimbulkan gangguan kamtibmas.
“Kami mengimbau seluruh pihak yang berada di lokasi perbaikan jalan untuk tidak melakukan pemerasan atau pungutan yang dapat meresahkan pengguna jalan. Pengaturan arus lalu lintas harus dilakukan secara tertib dan mengutamakan keselamatan serta kelancaran masyarakat,” ujar IPTU Herawati.
Menurutnya, kepolisian akan terus melakukan pemantauan terhadap lokasi yang dinilai membutuhkan perhatian, termasuk kawasan perbaikan jalan. Pemantauan dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
Langkah preventif tersebut juga menjadi bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi tindak pidana, tetapi juga berupaya mencegah terjadinya kejahatan dengan membangun komunikasi langsung bersama masyarakat.
Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat hubungan antara kepolisian dengan warga. Dengan komunikasi yang terbuka, masyarakat dapat menyampaikan berbagai informasi mengenai situasi di lingkungannya.
Informasi tersebut selanjutnya dapat menjadi bahan bagi kepolisian dalam menentukan langkah pengamanan maupun pencegahan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Pekerjaan Jalan Masih Tahap Perakitan Besi Cor
Dalam kegiatan pemantauan tersebut, diketahui bahwa pekerjaan perbaikan jalan masih berada pada tahap perakitan besi cor. Selanjutnya, pada malam hari direncanakan akan dilakukan proses pengecoran.
Karena adanya pekerjaan tersebut, sistem buka-tutup arus lalu lintas tetap diberlakukan secara bergantian. Pengaturan itu diperlukan agar aktivitas pembangunan dapat berlangsung dengan aman sekaligus mengurangi risiko terhadap pengguna jalan maupun para pekerja.
Polsek Abung Selatan memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut karena Jalinsum merupakan jalur yang memiliki peran penting bagi mobilitas masyarakat. Setiap hambatan di jalur tersebut berpotensi memengaruhi perjalanan kendaraan yang melintas.
Oleh sebab itu, koordinasi antara petugas keamanan dan pengurus pekerjaan harus dilakukan secara berkelanjutan. Apabila kondisi lalu lintas mengalami peningkatan kepadatan, langkah pengaturan dapat dilakukan dengan menyesuaikan situasi di lapangan.
Pengguna jalan juga diimbau agar selalu mengikuti arahan petugas. Pengendara diminta bersabar ketika harus menunggu giliran melintas serta tidak memaksakan diri menerobos jalur yang sedang ditutup untuk kepentingan pekerjaan.
Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Baik pekerja maupun pengguna jalan harus sama-sama mendapatkan perlindungan selama kegiatan konstruksi berlangsung.
Pengurus Diminta Segera Melapor Jika Ada Gangguan
Selain memberikan imbauan, personel Polsek Abung Selatan juga melakukan koordinasi dengan pengurus pekerjaan perbaikan jalan. Pengurus diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya gangguan kamtibmas di sekitar lokasi.
Gangguan tersebut termasuk apabila ditemukan dugaan pemerasan terhadap pengguna jalan, keributan, pungutan yang meresahkan, maupun tindakan lain yang dapat mengganggu kelancaran pekerjaan dan keamanan masyarakat.
“Kami akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi selama pekerjaan berlangsung. Apabila masyarakat menemukan adanya tindakan yang mengarah pada pemerasan atau gangguan keamanan, segera laporkan kepada petugas kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” tambah IPTU Herawati.
Pesan tersebut juga ditujukan kepada masyarakat pengguna Jalinsum. Apabila menemukan adanya tindakan yang diduga melanggar hukum, masyarakat diharapkan tidak melakukan tindakan sendiri. Pelaporan kepada aparat kepolisian menjadi langkah yang lebih tepat agar persoalan dapat ditangani sesuai prosedur.
Dengan adanya laporan dari masyarakat, kepolisian dapat melakukan pengecekan dan mengambil langkah yang diperlukan. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya membangun sistem keamanan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Pemuda Setempat Diharapkan Menjadi Mitra Kamtibmas
Dalam kegiatan tersebut, pemuda setempat juga mendapatkan perhatian dari personel kepolisian. Pemuda diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di sekitar lokasi perbaikan jalan.
Peran pemuda sangat penting karena mereka merupakan bagian dari masyarakat yang berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar. Dengan adanya kesadaran bersama, potensi gangguan dapat dicegah sejak dini.
Polisi mengajak para pemuda untuk tidak melakukan tindakan yang dapat menimbulkan keresahan. Sebaliknya, pemuda diharapkan dapat membantu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan.
Sinergi antara polisi dan pemuda juga dapat menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang aman. Komunikasi yang baik akan membantu mengurangi kesalahpahaman dan mencegah munculnya konflik di tengah masyarakat.
Pengguna Jalan Diminta Tetap Berhati-hati
Selain mengingatkan masyarakat sekitar, kepolisian juga mengimbau para pengguna Jalinsum agar meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi lokasi perbaikan jalan.
Pengendara diharapkan memperhatikan rambu maupun petunjuk yang telah disiapkan di sekitar lokasi. Kecepatan kendaraan juga perlu dikurangi agar pengendara memiliki waktu yang cukup untuk merespons kondisi lalu lintas di depannya.
Ketika sistem buka-tutup diterapkan, pengendara diminta tidak saling mendahului secara sembarangan. Kesabaran dan kedisiplinan diperlukan agar arus kendaraan dapat berjalan dengan tertib.
Pengendara juga diingatkan untuk tidak memberikan uang kepada pihak yang tidak memiliki kewenangan apabila ada permintaan yang mencurigakan. Jika menemukan dugaan pemerasan atau pungutan yang meresahkan, masyarakat dapat segera melaporkannya kepada petugas.
Langkah tersebut penting untuk menjaga agar aktivitas perbaikan jalan tidak dimanfaatkan oleh oknum yang ingin mencari keuntungan secara tidak sah.
Perbaikan Jalan Harus Didukung Situasi Aman
Perbaikan Jalinsum merupakan bagian dari pembangunan infrastruktur yang pada akhirnya diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kondisi jalan yang lebih baik akan mendukung mobilitas masyarakat dan memperlancar aktivitas ekonomi.
Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan mendukung proses perbaikan tersebut. Dukungan dapat dilakukan dengan mematuhi aturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas, menjaga keamanan, serta tidak melakukan tindakan yang dapat menghambat pekerjaan.
Di sisi lain, pelaksana pekerjaan juga perlu memastikan bahwa aspek keselamatan dan keamanan menjadi perhatian selama proyek berlangsung. Pengaturan kendaraan harus dilakukan secara jelas agar masyarakat dapat mengetahui kapan harus berhenti dan kapan dapat melanjutkan perjalanan.
Koordinasi yang baik akan membantu menciptakan keseimbangan antara kepentingan pembangunan dan kebutuhan masyarakat pengguna jalan.
Kesadaran Bersama Jadi Kunci Pencegahan
Kegiatan Polsek Abung Selatan tersebut memperlihatkan bahwa pencegahan tindak pidana membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Polisi memiliki tugas untuk melakukan pengawasan dan penegakan hukum, sedangkan masyarakat memiliki peran untuk menjaga lingkungan dan melaporkan apabila menemukan persoalan.
Kesadaran bersama menjadi salah satu kunci agar potensi pemerasan maupun gangguan kamtibmas dapat dicegah. Masyarakat yang peduli terhadap keamanan lingkungan akan membantu kepolisian memperoleh informasi lebih cepat mengenai situasi yang berkembang.
Dalam konteks pekerjaan perbaikan Jalinsum Desa Blambangan, komunikasi antara pengurus pekerjaan, pemuda, masyarakat, dan kepolisian perlu terus dipertahankan hingga pekerjaan selesai.
Dengan demikian, setiap potensi persoalan dapat segera diantisipasi. Jika ditemukan masalah, penyelesaiannya juga dapat dilakukan melalui jalur komunikasi dan mekanisme hukum yang berlaku.
Situasi Berakhir Aman dan Kondusif
Dari hasil kegiatan patroli, sambang, dan binluh yang dilaksanakan personel Polsek Abung Selatan, pengurus pekerjaan perbaikan jalan dan pemuda setempat menyatakan memahami imbauan yang disampaikan kepolisian.
Mereka menyatakan akan mematuhi arahan dan tidak melakukan tindakan pemerasan yang dapat mengganggu maupun meresahkan pengguna jalan. Komitmen tersebut diharapkan dapat terus dijaga selama proses perbaikan jalan berlangsung.
Hingga kegiatan selesai, situasi di lokasi perbaikan Jalinsum Desa Blambangan terpantau aman, kondusif, dan terkendali.
Polsek Abung Selatan memastikan kegiatan pemantauan dan koordinasi akan terus dilakukan sesuai perkembangan situasi. Kehadiran polisi diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di kawasan tersebut.
Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen Polres Lampung Utara dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Melalui pendekatan preventif, kepolisian berusaha memastikan setiap kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan tertib.
Ke depan, sinergi antara aparat kepolisian, pengurus pekerjaan, masyarakat, serta pemuda diharapkan semakin kuat. Dengan kerja sama tersebut, proses perbaikan Jalinsum dapat berlangsung lancar tanpa diwarnai gangguan keamanan maupun tindakan yang merugikan pengguna jalan.
Pada akhirnya, keamanan dan kenyamanan di lokasi pembangunan merupakan tanggung jawab bersama. Kepolisian akan menjalankan tugas pengawasan dan pencegahan, sementara masyarakat diharapkan ikut menjaga ketertiban serta segera melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran.
Polsek Abung Selatan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas, tidak melakukan pemerasan atau pungutan yang meresahkan, serta selalu mengutamakan keselamatan selama melintasi kawasan perbaikan Jalinsum Desa Blambangan.
(*)
# Pewarta Pariyo Saputra #
```

0 Komentar