LAMPUNG UTARA, (Sumateranewstv.com)- Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini, S.I.K., menghadiri Pengajian Akbar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Lampung Utara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pusiban Agung Kotabumi, Jalan Etsiko Siomi, Kelurahan Kelapa Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, tersebut diikuti sekitar 500 peserta dan tamu undangan. Pengajian akbar ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan keagamaan yang dilaksanakan dalam suasana peringatan kemerdekaan Republik Indonesia.
Kehadiran Kapolres Lampung Utara bersama jajaran dalam kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan dukungan kepolisian terhadap berbagai kegiatan positif yang diselenggarakan masyarakat, khususnya kegiatan yang memiliki nilai keagamaan, sosial dan kemasyarakatan.
Pengajian Akbar BKMT tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman keagamaan, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antara masyarakat dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat serta berbagai unsur lainnya.
Sejumlah pejabat dan tokoh penting turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Ketua TP PKK Provinsi Lampung Ny. Purnama Wulan Sari Mirza, S.E., M.M., Ketua Umum Pimpinan Pusat BKMT Dr. Hj. Syifa Fauzia, M.Arts., Wakil Bupati Lampung Utara Romli, S.Kom., S.H., M.H., Ketua DPRD Lampung Utara M. Yusrizal, S.T., serta jajaran TNI/Polri dan tokoh masyarakat.
Hadirnya berbagai unsur dalam satu kegiatan tersebut memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Momentum kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dapat diisi dengan aktivitas yang memperkuat keimanan, kepedulian sosial, persaudaraan dan persatuan.
Pengajian Akbar BKMT dipimpin oleh Ustadz Dr. H. Asep Holis Nurjamil, S.H., M.Kom.I., dari Bandar Lampung. Ceramah agama yang disampaikan menjadi salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut dan diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan serta motivasi spiritual bagi seluruh peserta.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Seluruh peserta mengikuti prosesi tersebut dengan penuh khidmat. Lagu Indonesia Raya menjadi pengingat akan perjuangan panjang para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan Mars BKMT. Suasana kemudian semakin religius dengan dilaksanakannya shalawatan yang diikuti para peserta pengajian.
Selain rangkaian acara tersebut, panitia juga melaksanakan penggalangan infak. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pembelajaran dan penguatan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Semangat berbagi dan membantu sesama merupakan nilai penting yang dapat terus ditanamkan melalui kegiatan keagamaan.
Selanjutnya, kegiatan diisi dengan sambutan dari sejumlah pejabat dan tokoh yang hadir. Sambutan tersebut menjadi bagian dari pesan bersama untuk terus menjaga persatuan, mempererat silaturahmi serta menjadikan peringatan HUT Kemerdekaan RI sebagai momentum untuk meningkatkan semangat kebersamaan.
Dalam suasana masyarakat yang semakin dinamis, keberadaan kegiatan keagamaan seperti pengajian akbar dinilai memiliki peran penting. Selain menjadi ruang pembinaan rohani, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana komunikasi antarmasyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara berbagai unsur di daerah.
Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini melalui Kasi Humas Polres Lampung Utara IPTU Herawati mengatakan, kehadiran jajaran kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan yang berlangsung di wilayah hukum Polres Lampung Utara.
Menurutnya, kepolisian memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap kegiatan masyarakat dapat berlangsung dalam kondisi aman dan tertib. Karena itu, personel Polres Lampung Utara turut diterjunkan untuk melakukan pengamanan di lokasi kegiatan.
“Kami hadir sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan kondusif. Polres Lampung Utara juga menurunkan personel untuk melakukan pengamanan di lokasi kegiatan,” ujar IPTU Herawati.
Pengamanan dilakukan dengan memperhatikan kondisi dan kebutuhan di lapangan. Personel kepolisian ditempatkan pada sejumlah titik yang dinilai perlu mendapatkan perhatian, terutama berkaitan dengan keamanan peserta, tamu undangan serta kelancaran aktivitas di sekitar lokasi.
Dengan jumlah peserta yang mencapai sekitar 500 orang, pengamanan menjadi bagian penting agar kegiatan dapat berlangsung tanpa gangguan. Selain mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, personel juga memperhatikan kelancaran akses keluar dan masuk Gedung Pusiban Agung.
Pengaturan tersebut dilakukan secara proporsional dengan tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran polisi di tengah kegiatan diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga membangun kedekatan antara aparat dengan warga.
IPTU Herawati menambahkan, koordinasi antara petugas keamanan dengan panitia menjadi salah satu faktor pendukung kelancaran kegiatan. Komunikasi yang baik memungkinkan berbagai kebutuhan pengamanan dapat segera ditindaklanjuti apabila terjadi perubahan situasi di lapangan.
“Pengamanan dilakukan secara proporsional dengan memperhatikan keamanan peserta, tamu undangan, serta kelancaran akses keluar-masuk lokasi,” tambahnya.
Selama rangkaian kegiatan berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga. Peserta dapat mengikuti seluruh agenda pengajian dengan tertib dan khidmat.
“Alhamdulillah, selama kegiatan berlangsung situasi aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas maupun kejadian menonjol,” kata IPTU Herawati.
Kondisi tersebut menjadi hasil dari kerja sama berbagai pihak yang terlibat dalam kegiatan. Panitia, peserta, aparat keamanan serta seluruh tamu undangan turut berperan dalam menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Keamanan kegiatan masyarakat pada dasarnya bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian. Masyarakat juga memiliki peran penting dengan menjaga ketertiban, mematuhi arahan panitia serta saling menghormati sesama peserta.
Semangat kebersamaan tersebut sejalan dengan nilai yang terkandung dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pendahulu bangsa harus diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Salah satunya melalui kegiatan keagamaan yang mendorong masyarakat untuk meningkatkan keimanan sekaligus memperkuat hubungan sosial. Pengajian Akbar BKMT menjadi salah satu wadah yang dapat mempertemukan masyarakat dalam suasana positif dan penuh kebersamaan.
BKMT sebagai organisasi yang bergerak dalam pembinaan majelis taklim memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial masyarakat. Melalui kegiatan pengajian, masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan agama, tetapi juga dapat membangun komunikasi dan mempererat silaturahmi.
Keberadaan organisasi keagamaan juga dapat menjadi mitra penting bagi pemerintah dan aparat keamanan dalam menciptakan lingkungan sosial yang harmonis. Tokoh agama dan pengurus majelis taklim dapat menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat, termasuk pentingnya menjaga kerukunan dan persatuan.
Dalam konteks keamanan dan ketertiban, pesan-pesan tersebut memiliki nilai penting. Masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan menjunjung tinggi toleransi akan lebih mudah membangun suasana yang aman dan nyaman.
Karena itu, Polres Lampung Utara terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas. Kepolisian tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan warga. Sinergi antara polisi dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan.
Kehadiran Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini dalam Pengajian Akbar BKMT juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi langsung dengan masyarakat. Melalui pertemuan dalam kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan, hubungan antara kepolisian dengan warga dapat semakin dekat.
Hubungan yang baik tersebut diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam menyampaikan berbagai informasi maupun persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Di sisi lain, kegiatan pengajian akbar juga memperlihatkan bagaimana nilai keagamaan dapat berjalan beriringan dengan semangat nasionalisme. Dimulai dengan menyanyikan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan Mars BKMT, shalawatan serta ceramah agama, kegiatan tersebut menggabungkan unsur kebangsaan, organisasi dan spiritualitas.
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi kesempatan untuk kembali mengingat bahwa persatuan merupakan salah satu kekuatan utama bangsa Indonesia. Perbedaan latar belakang masyarakat tidak seharusnya menjadi alasan untuk terpecah, melainkan menjadi kekayaan yang perlu dirawat bersama.
Pesan mengenai persatuan dan kerukunan juga relevan dalam kehidupan masyarakat di Kabupaten Lampung Utara. Dengan kondisi masyarakat yang beragam, komunikasi dan saling menghormati menjadi modal penting dalam menjaga kehidupan sosial yang harmonis.
IPTU Herawati berharap kegiatan keagamaan seperti Pengajian Akbar BKMT dapat terus menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan masyarakat.
“Polres Lampung Utara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan, kerukunan dan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” pungkasnya.
Ajakan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Lampung Utara dalam menjaga keamanan sekaligus membangun kemitraan dengan masyarakat. Kepolisian berharap masyarakat terus berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan nyaman.
Partisipasi masyarakat dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk sederhana, seperti menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, menghindari konflik serta menyelesaikan setiap persoalan melalui komunikasi dan musyawarah.
Nilai-nilai tersebut juga sejalan dengan pesan moral yang dapat diperoleh dari kegiatan pengajian. Kehidupan bermasyarakat membutuhkan sikap saling menghormati, menjaga ucapan, menghindari permusuhan dan memperkuat kepedulian kepada orang lain.
Dalam suasana peringatan kemerdekaan, pesan tersebut semakin bermakna. Kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga kesempatan bagi masyarakat untuk membangun kehidupan yang lebih baik dengan berlandaskan persatuan dan gotong royong.
Penggalangan infak yang dilakukan dalam rangkaian kegiatan juga menjadi contoh bahwa kegiatan keagamaan dapat memberikan dampak sosial. Semangat berbagi dapat membantu menumbuhkan rasa kepedulian dan memperkuat solidaritas di antara masyarakat.
Sementara itu, kehadiran para pejabat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat serta jajaran TNI/Polri memperlihatkan pentingnya kolaborasi dalam membangun daerah. Setiap unsur memiliki peran masing-masing dan dapat saling mendukung untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang aman dan sejahtera.
Polres Lampung Utara melalui pengamanan kegiatan juga menunjukkan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum. Pengamanan kegiatan masyarakat menjadi bagian dari tugas kepolisian untuk memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan situasi yang tetap aman dan kondusif selama Pengajian Akbar BKMT, seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman. Ceramah agama yang disampaikan Ustadz Dr. H. Asep Holis Nurjamil diharapkan dapat memberikan manfaat serta menjadi bekal bagi peserta dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat peran majelis taklim sebagai salah satu wadah pembinaan masyarakat. Melalui kegiatan yang rutin dan positif, majelis taklim dapat terus berkontribusi dalam membangun masyarakat yang memiliki kepedulian sosial dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada akhirnya bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan. Lebih dari itu, peringatan tersebut menjadi kesempatan untuk merefleksikan kembali tanggung jawab seluruh masyarakat dalam mengisi kemerdekaan.
Menjaga persatuan, memperkuat kerukunan, meningkatkan kepedulian sosial dan menciptakan lingkungan yang aman merupakan bentuk nyata dalam mengisi kemerdekaan. Kegiatan Pengajian Akbar BKMT menjadi salah satu sarana untuk menyampaikan dan menguatkan nilai-nilai tersebut.
Dengan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, diharapkan berbagai kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan di Kabupaten Lampung Utara dapat terus berlangsung dengan aman dan tertib. Sinergi antara masyarakat, pemerintah dan aparat keamanan menjadi modal penting untuk menjaga kondusivitas daerah.
Polres Lampung Utara juga terus mengajak masyarakat untuk tidak ragu berkomunikasi dengan kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing. Komunikasi dan kerja sama sejak dini dapat membantu mencegah berbagai persoalan berkembang menjadi gangguan kamtibmas.
Pengajian Akbar BKMT yang berlangsung di Gedung Pusiban Agung Kotabumi tersebut pun menjadi gambaran bahwa kegiatan keagamaan dapat menjadi ruang untuk memperkuat berbagai aspek kehidupan masyarakat. Tidak hanya meningkatkan spiritualitas, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan semangat kebangsaan.
Kehadiran Kapolres Lampung Utara bersama jajaran dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen kepolisian untuk selalu berada di tengah masyarakat. Dengan pendekatan yang humanis, sinergis dan mengedepankan pelayanan, hubungan antara kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin kuat.
Seluruh rangkaian kegiatan akhirnya dapat berjalan dengan tertib, aman dan kondusif. Tidak adanya gangguan kamtibmas maupun kejadian menonjol menjadi indikator bahwa kegiatan dapat terlaksana sesuai dengan harapan.
Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keamanan dan kerukunan merupakan tanggung jawab bersama. Kepolisian memiliki tugas menjaga keamanan, sementara masyarakat mempunyai peran besar dalam menciptakan lingkungan yang tertib dan harmonis.
Melalui Pengajian Akbar BKMT dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, diharapkan semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat Lampung Utara semakin kuat. Nilai-nilai keagamaan, nasionalisme dan kepedulian sosial dapat terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pada akhirnya, peringatan kemerdekaan akan semakin bermakna apabila diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Pengajian Akbar BKMT menjadi salah satu bentuk nyata kegiatan positif yang mampu mempertemukan masyarakat dalam suasana religius, penuh silaturahmi dan semangat kebangsaan.
Polres Lampung Utara berharap sinergi yang telah terbangun dengan berbagai unsur masyarakat dapat terus dipertahankan. Dengan persatuan, komunikasi dan kepedulian bersama, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Lampung Utara diharapkan senantiasa terjaga.
(*)
# Pewarta Pariyo Saputra #




0 Komentar