LAMPUNG UTARA, (Sumateranewstv.com)- Kepedulian terhadap personel yang terluka saat menjalankan tugas ditunjukkan Bupati Lampung Utara bersama Kapolres Lampung Utara dan Dandim 0412/Lampung Utara. Ketiganya menjenguk dua anggota Polres Lampung Utara yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Handayani Kotabumi, Selasa (25/8/2026) malam.
Kedua personel tersebut yakni Aipda Abidzar dan Aipda Agus Adi Candra. Keduanya mengalami luka akibat terkena tembakan ketika melaksanakan tugas dalam upaya pengungkapan kasus peredaran narkoba serta kepemilikan senjata api di wilayah hukum Polres Lampung Utara.
Kunjungan dilakukan sekitar pukul 20.15 WIB. Hadir langsung dalam kesempatan tersebut Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini, S.I.K., dan Dandim 0412/Lampung Utara Letkol Inf. Roni Faturohman.
Kehadiran ketiga unsur pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan moril kepada kedua personel yang sedang menjalani perawatan. Selain memberikan semangat, kunjungan tersebut juga menunjukkan adanya perhatian terhadap anggota yang mengalami luka ketika menjalankan tugas negara.
Dalam menjalankan tugas kepolisian, setiap personel menghadapi berbagai tantangan dan risiko di lapangan. Penanganan tindak pidana, khususnya perkara yang berkaitan dengan peredaran narkoba dan kepemilikan senjata api, membutuhkan kesiapsiagaan serta keberanian personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan.
Peristiwa yang dialami Aipda Abidzar dan Aipda Agus Adi Candra menjadi salah satu bentuk risiko tersebut. Keduanya terluka saat menjalankan tugas dalam rangka pengungkapan perkara yang berkaitan dengan narkoba dan senjata api.
Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Lampung Utara IPTU Herawati mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian dan dukungan kepada personel yang mengalami luka saat menjalankan tugas.
“Bapak Bupati bersama Kapolres dan Dandim memberikan dukungan moril kepada anggota yang sedang menjalani perawatan. Ini merupakan bentuk kepedulian terhadap personel yang telah melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi,” ujar IPTU Herawati.
Menurut IPTU Herawati, dukungan moril dari pimpinan dan unsur terkait sangat berarti bagi personel yang sedang menjalani masa pemulihan. Kehadiran pimpinan secara langsung diharapkan dapat memberikan motivasi kepada kedua anggota agar tetap kuat dan optimistis dalam menjalani perawatan.
Kunjungan tersebut juga menjadi momentum untuk memberikan apresiasi terhadap kinerja personel Satreskrim Polres Lampung Utara. Bupati Lampung Utara menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi, keberanian, serta kerja keras jajaran kepolisian dalam mengungkap peredaran narkoba dan kepemilikan senjata api.
Menurut Bupati, upaya pengungkapan perkara tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab aparat kepolisian dalam menjaga keamanan masyarakat. Pemberantasan narkoba dan penanganan penyalahgunaan senjata api menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif.
Keberhasilan personel dalam melaksanakan tugas, menurutnya, merupakan wujud nyata profesionalisme dan pengabdian Polri. Anggota kepolisian dituntut untuk bekerja secara profesional dalam menjalankan penegakan hukum sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Apresiasi tersebut menjadi semakin bermakna karena dalam pelaksanaan tugas terdapat personel yang mengalami luka. Bagi pemerintah daerah, kondisi tersebut menjadi perhatian karena anggota yang terluka merupakan bagian dari aparat yang selama ini menjalankan tugas menjaga keamanan di wilayah Lampung Utara.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan doa dan harapan bagi kedua personel. Ia berharap Aipda Abidzar dan Aipda Agus Adi Candra segera mendapatkan kesembuhan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga.
“Terlebih dalam pelaksanaan tugas tersebut terdapat personel yang mengalami luka akibat terkena tembakan. Kepada personel yang sedang menjalani perawatan, kami mendoakan semoga segera diberikan kesembuhan, kekuatan dan kesehatan sehingga dapat kembali berkumpul bersama keluarga serta melaksanakan tugas dengan penuh semangat,” kata IPTU Herawati menyampaikan pesan Bupati.
Pesan tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus motivasi kepada kedua personel yang sedang menjalani perawatan. Dukungan dari pimpinan dan rekan kerja diharapkan dapat memberikan tambahan semangat selama proses pemulihan berlangsung.
Peristiwa tersebut juga menjadi pengingat bahwa tugas kepolisian memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi. Personel tidak hanya menjalankan pekerjaan administratif, tetapi juga harus turun langsung ke lapangan untuk melakukan penyelidikan, pengamanan, dan penegakan hukum.
Dalam upaya memberantas peredaran narkoba, misalnya, polisi harus menghadapi berbagai situasi yang tidak selalu dapat diprediksi. Begitu pula dalam penanganan perkara yang berkaitan dengan senjata api, diperlukan kehati-hatian dan kesiapsiagaan agar proses penegakan hukum dapat berjalan dengan baik.
Peredaran narkoba sendiri merupakan salah satu persoalan yang menjadi perhatian aparat penegak hukum. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pengguna, tetapi juga dapat memengaruhi keluarga, lingkungan sosial, serta keamanan masyarakat secara lebih luas.
Karena itu, upaya pemberantasan peredaran narkoba perlu dilakukan secara konsisten. Kepolisian tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga terus mendorong masyarakat agar bersama-sama mencegah penyalahgunaan narkoba.
Begitu pula dengan kepemilikan dan penggunaan senjata api yang tidak sesuai dengan ketentuan. Keberadaan senjata api secara ilegal dapat meningkatkan potensi terjadinya tindak kekerasan dan membahayakan keselamatan masyarakat.
Melalui pengungkapan kasus tersebut, jajaran Polres Lampung Utara menunjukkan komitmen dalam menjaga keamanan wilayah. Kerja keras personel menjadi bagian dari upaya menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
Dalam konteks tersebut, kunjungan Bupati, Kapolres, dan Dandim ke rumah sakit memiliki makna yang lebih luas. Tidak hanya memberikan dukungan kepada anggota yang terluka, tetapi juga memperlihatkan sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, Polri, dan TNI.
Sinergitas tersebut menjadi salah satu modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Pemerintah daerah, TNI, dan Polri memiliki peran masing-masing, tetapi dapat bekerja sama dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan keamanan dan pelayanan kepada masyarakat.
Kehadiran Dandim 0412/Lampung Utara Letkol Inf. Roni Faturohman dalam kunjungan tersebut turut menunjukkan kepedulian unsur TNI terhadap personel Polri yang mengalami musibah saat menjalankan tugas.
Hubungan dan komunikasi yang baik antara TNI dan Polri menjadi bagian penting dalam menciptakan keamanan yang kondusif. Kedua institusi tersebut diharapkan terus memperkuat kerja sama dalam menghadapi berbagai persoalan keamanan di wilayah Lampung Utara.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara juga terus memberikan perhatian terhadap kondisi keamanan daerah. Keamanan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan pembangunan daerah.
Situasi wilayah yang aman dan kondusif akan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, dukungan terhadap aparat keamanan menjadi bagian penting dalam menciptakan kondisi tersebut.
Kunjungan ke Rumah Sakit Handayani Kotabumi juga menjadi bentuk penghargaan kepada personel yang telah menjalankan tugas dengan penuh dedikasi. Meskipun mengalami luka, pengabdian mereka tetap mendapatkan apresiasi dari pimpinan daerah dan institusi.
Bagi keluarga kedua personel, dukungan tersebut tentu menjadi hal yang berarti. Ketika seorang anggota keluarga mengalami luka saat menjalankan tugas, dukungan moral dari pimpinan dan rekan kerja dapat memberikan ketenangan serta semangat selama proses perawatan.
Proses pemulihan tentu membutuhkan waktu dan perhatian. Karena itu, doa dan dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat membantu Aipda Abidzar dan Aipda Agus Adi Candra melewati masa perawatan dengan baik.
Polres Lampung Utara juga terus memberikan perhatian terhadap personelnya. Solidaritas internal menjadi salah satu kekuatan dalam menjaga semangat anggota ketika menghadapi berbagai tantangan tugas.
Pengabdian seorang personel kepolisian tidak hanya membutuhkan keberanian, tetapi juga dukungan dari lingkungan kerja dan keluarga. Dengan dukungan tersebut, personel dapat menjalankan tugas dengan lebih baik serta memiliki semangat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Bupati, Kapolres, dan Dandim menyempatkan waktu untuk melihat kondisi kedua personel sekaligus memberikan semangat kepada mereka.
Setelah memastikan kondisi kedua anggota dan menyampaikan dukungan, rombongan meninggalkan Rumah Sakit Handayani Kotabumi sekitar pukul 20.50 WIB.
Meskipun berlangsung kurang lebih 35 menit, kunjungan tersebut memiliki arti penting bagi kedua personel. Kehadiran pimpinan menunjukkan bahwa pengabdian anggota mendapatkan perhatian dan penghargaan.
Peristiwa ini juga menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya dukungan terhadap upaya pemberantasan narkoba dan tindak pidana yang berkaitan dengan senjata api. Masyarakat diharapkan turut berperan dengan memberikan informasi kepada aparat apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungannya.
Kerja sama antara masyarakat dan aparat menjadi salah satu kunci dalam menciptakan keamanan. Masyarakat yang peduli terhadap lingkungan dapat membantu aparat mendeteksi potensi gangguan sejak dini.
Dengan demikian, keamanan bukan hanya menjadi tugas kepolisian atau TNI, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh warga memiliki peran dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Pengabdian Aipda Abidzar dan Aipda Agus Adi Candra menjadi bagian dari perjuangan aparat dalam menjalankan tanggung jawab tersebut. Luka yang dialami keduanya menjadi pengingat bahwa tugas menjaga keamanan membutuhkan pengorbanan dan dedikasi.
Apresiasi yang diberikan Bupati Lampung Utara diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel Polres Lampung Utara untuk terus menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab.
Kapolres Lampung Utara bersama jajaran juga diharapkan terus memperkuat langkah pencegahan dan penindakan terhadap peredaran narkoba serta penyalahgunaan senjata api. Upaya tersebut penting untuk menjaga masyarakat Lampung Utara dari berbagai ancaman keamanan.
Di tengah berbagai tantangan tersebut, sinergitas TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat harus terus dipertahankan. Komunikasi yang baik dan koordinasi lintas sektor akan membantu menciptakan respons yang cepat ketika terjadi persoalan di lapangan.
Kunjungan Bupati, Kapolres, dan Dandim kepada dua anggota Polres Lampung Utara yang terluka menjadi salah satu wujud nyata dari sinergitas dan kepedulian tersebut.
Semoga Aipda Abidzar dan Aipda Agus Adi Candra segera diberikan kesembuhan, kekuatan, dan kesehatan. Dengan kondisi yang semakin membaik, keduanya diharapkan dapat kembali berkumpul bersama keluarga serta kembali menjalankan tugas setelah dinyatakan siap secara medis.
Semoga pula seluruh personel Polres Lampung Utara, TNI, dan aparat lainnya yang menjalankan tugas di lapangan senantiasa diberikan perlindungan dan keselamatan.
Pengabdian kepada masyarakat merupakan tugas yang membutuhkan ketulusan dan tanggung jawab. Dukungan dari pemerintah daerah, institusi, keluarga, serta masyarakat diharapkan dapat menjadi kekuatan bagi para personel dalam menjalankan amanah menjaga keamanan dan ketertiban.
Kunjungan yang dilakukan pada Selasa malam tersebut akhirnya bukan sekadar agenda menjenguk anggota yang terluka. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi simbol kepedulian, penghargaan, solidaritas, serta sinergitas antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam menjaga keamanan Kabupaten Lampung Utara.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, diharapkan situasi keamanan di Lampung Utara tetap kondusif dan seluruh personel yang bertugas senantiasa diberikan keselamatan dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (*)
# Pewarta Pariyo Saputra #




0 Komentar