TSC7GSdiGpY5Tpz5TpY7GSrpGA==
Light Dark
Polsek Abung Semuli Berikan Edukasi Bahaya Narkoba dan Bullying kepada Ratusan Siswa Baru SMK Muhammadiyah

Polsek Abung Semuli Berikan Edukasi Bahaya Narkoba dan Bullying kepada Ratusan Siswa Baru SMK Muhammadiyah

Daftar Isi
×

Lampung Utara, (Sumateranewstv.com) – Dalam upaya membangun karakter generasi muda yang disiplin, berintegritas, dan memiliki kesadaran hukum sejak dini, Polsek Abung Semuli memberikan pembekalan kepada ratusan siswa baru SMK Muhammadiyah Abung Semuli dalam kegiatan Forum Orientasi dan Ta'aruf Siswa (FORTASI) Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula SMK Muhammadiyah Abung Semuli, Kabupaten Lampung Utara, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 200 siswa kelas X itu menjadi bagian dari rangkaian orientasi sekolah bagi peserta didik baru. Selain bertujuan memperkenalkan lingkungan sekolah, kegiatan FORTASI juga dimanfaatkan sebagai sarana memberikan pendidikan karakter serta pemahaman hukum kepada para pelajar agar mampu menghindari berbagai bentuk kenakalan remaja.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Abung Semuli AKP Sahril Emarsad, S.Sos., Kepala SMK Muhammadiyah Abung Semuli Ali Mustofa, M.Pd., dewan guru, staf sekolah, serta seluruh peserta didik baru yang mengikuti kegiatan orientasi.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek Abung Semuli menyampaikan berbagai materi yang berkaitan dengan tantangan yang kerap dihadapi kalangan remaja saat ini. Materi tersebut meliputi bahaya penyalahgunaan narkoba dan zat adiktif lainnya, aksi tawuran antar pelajar, perundungan atau bullying, penyalahgunaan minuman keras, keberadaan geng motor, judi online, penyebaran berita bohong atau hoaks, hingga dampak negatif pergaulan bebas.

Menurutnya, berbagai persoalan tersebut menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda apabila tidak dicegah sejak dini. Oleh sebab itu, para pelajar diharapkan memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk ajakan yang mengarah pada tindakan melanggar hukum maupun perilaku yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

Kapolsek juga mengingatkan pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang positif. Masa sekolah merupakan periode yang sangat menentukan dalam membentuk karakter, sehingga para siswa diharapkan mampu memanfaatkan waktu belajar untuk meningkatkan prestasi akademik maupun mengembangkan kemampuan diri melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat.

Selain menyampaikan materi mengenai bahaya kenakalan remaja, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya disiplin, tanggung jawab, serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si. melalui Kasi Humas Polres Lampung Utara IPTU Herawati mengatakan bahwa kegiatan edukasi kepada pelajar merupakan salah satu bentuk langkah preventif yang secara konsisten dilakukan Polri dalam mencegah munculnya berbagai bentuk kenakalan remaja.

"Melalui kegiatan FORTASI ini, Polri ingin menanamkan kesadaran hukum sejak dini kepada para pelajar. Kami mengajak seluruh siswa untuk menjauhi narkoba, tidak terlibat tawuran, bullying, geng motor, judi online, maupun perilaku menyimpang lainnya yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan," ujar IPTU Herawati.

Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital saat ini memberikan tantangan tersendiri bagi kalangan pelajar. Selain membawa berbagai kemudahan dalam memperoleh informasi, media digital juga dapat menjadi sarana penyebaran hoaks, praktik perjudian online, hingga berbagai konten negatif yang dapat memengaruhi perilaku generasi muda apabila tidak disikapi dengan bijaksana.

Karena itu, IPTU Herawati mengimbau para siswa agar lebih cerdas dalam menggunakan media sosial, tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya, serta selalu memanfaatkan teknologi untuk kegiatan yang positif dan produktif.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembentukan karakter generasi muda tidak dapat dilakukan hanya oleh pihak sekolah ataupun kepolisian semata. Dibutuhkan kerja sama yang erat antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan aparat penegak hukum agar tercipta lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif.

"Kami berharap para siswa baru dapat memanfaatkan masa sekolah untuk belajar dengan sungguh-sungguh, meraih prestasi, serta menjadi generasi yang berakhlak baik, disiplin, dan patuh terhadap aturan hukum. Polri akan terus hadir memberikan edukasi sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif," tambah IPTU Herawati.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti seluruh rangkaian materi dengan penuh perhatian. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada pemateri mengenai bahaya narkoba, cara mencegah bullying, hingga langkah menghadapi pengaruh negatif di lingkungan pergaulan maupun media sosial.

Pihak SMK Muhammadiyah Abung Semuli menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap kerja sama dengan Polsek Abung Semuli dapat terus berlanjut melalui berbagai program pembinaan bagi peserta didik. Edukasi yang diberikan dinilai sangat penting sebagai bekal awal bagi siswa baru untuk menjalani proses belajar dengan penuh tanggung jawab.

Melalui kegiatan FORTASI ini, diharapkan para pelajar tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, menjunjung tinggi nilai-nilai moral, disiplin, serta memiliki kesadaran hukum yang tinggi. Dengan demikian, mereka dapat tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas, mampu menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, dan turut menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan masyarakat. (*)

Pewarta: Pariyo Saputra 

Redaksi Sumateranewstv 

```

0Komentar