Lampung Selatan, (Sumateranewstv.com) – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan terus ditunjukkan oleh berbagai unsur pemerintahan dan aparat di Provinsi Lampung. Melalui Gerakan Radin Inten Asri, personel Polda Lampung bersama TNI, pemerintah daerah, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung membersihkan kawasan pesisir dan perairan di Radin Inten Beach, Pantai Pasir Putih, Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di kawasan wisata pesisir tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan, khususnya dalam menjaga kebersihan pantai dan laut dari ancaman pencemaran sampah. Gerakan Radin Inten Asri juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem laut demi keberlangsungan kehidupan di masa mendatang.
Mewakili Kapolda Lampung, Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Lampung turut hadir mengikuti kegiatan yang dipimpin langsung oleh Pangdam XXI/Radin Inten. Acara tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Lampung, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, Ketua Pengadilan Tinggi, Danlanal Lampung, Danlanud Pangeran M. Bunyamin, Danrem 043/Garuda Hitam, Kabinda Lampung, serta sejumlah pejabat dan unsur Forkopimda lainnya.
Sejak pagi hari, para peserta telah berkumpul untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Setelah peluncuran resmi Gerakan Radin Inten Asri, seluruh peserta dibagi ke dalam beberapa sektor untuk melaksanakan aksi bersih-bersih sesuai tugas masing-masing.
Tim perenang bersama personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Lampung diterjunkan langsung ke area laut untuk menyisir dan mengangkat sampah yang mengotori perairan. Sementara itu, peserta lainnya bergerak membersihkan kawasan pantai, mengumpulkan sampah plastik, kayu, dan berbagai jenis limbah yang terbawa arus ke pesisir.
Selain kegiatan pembersihan pantai dan laut, Gerakan Radin Inten Asri juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat sekitar. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga pesisir sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
Direktur Polisi Perairan dan Udara Polda Lampung, Kombes Pol Bobby Pa'ludin Tambunan, mengatakan bahwa kawasan pesisir dan laut merupakan aset penting yang harus dijaga bersama. Menurutnya, laut tidak hanya menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat pesisir, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
“Sebagai unsur yang bertugas di wilayah perairan, kami memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaga kebersihan laut. Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak seluruh masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai maupun laut karena dampaknya akan kembali kepada kita semua,” ujar Bobby.
Ia menambahkan, pencemaran lingkungan yang terjadi di kawasan pesisir dapat memberikan dampak besar terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari berkurangnya hasil tangkapan nelayan hingga terganggunya ekosistem laut. Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menegaskan bahwa keterlibatan Polda Lampung dalam Gerakan Radin Inten Asri merupakan bentuk dukungan nyata terhadap berbagai upaya pelestarian lingkungan yang dilakukan secara kolaboratif.
Menurutnya, menjaga kebersihan pantai dan laut bukan hanya tanggung jawab pemerintah ataupun aparat keamanan, melainkan kewajiban seluruh masyarakat. Oleh sebab itu, sinergi yang terbangun melalui kegiatan seperti ini harus terus diperkuat agar mampu menciptakan perubahan positif bagi lingkungan.
“Polda Lampung berkomitmen mendukung setiap gerakan bersama yang bertujuan menjaga kelestarian lingkungan. Kebersihan pantai dan laut adalah tanggung jawab kita bersama, sehingga diperlukan sinergi seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkannya,” kata Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun.
Lebih lanjut, Yuni menjelaskan bahwa aksi bersih-bersih pantai yang dilakukan tidak boleh dipandang hanya sebagai kegiatan seremonial semata. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah konkret untuk menanamkan kesadaran kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya.
“Melalui kegiatan ini kami berharap tumbuh budaya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya kawasan pesisir. Jika dilakukan secara berkelanjutan, dampaknya akan sangat besar bagi kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Lampung untuk menjadi bagian dari gerakan menjaga lingkungan dengan memulai dari kebiasaan sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta tidak membuang limbah ke sungai dan laut.
“Polda Lampung akan terus mendukung program-program pelestarian lingkungan. Kami berharap Gerakan Radin Inten Asri menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga pantai, laut, dan lingkungan demi masa depan yang lebih baik,” tutupnya.
Gerakan Radin Inten Asri menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan hanya dapat terwujud melalui kerja sama dan gotong royong seluruh pihak. Dengan melibatkan aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan kesadaran untuk menjaga kebersihan pantai dan laut semakin meningkat sehingga ekosistem pesisir di Provinsi Lampung tetap terjaga untuk generasi mendatang.
Press Release Nomor: 288/VII/HUM.6.1.1./2026/Bidhumas
Pewarta: Pariyo Saputra
Redaksi Sumateranewstv




0Komentar