Way Kanan, (Sumateranewstv.com) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Way Kanan kembali menegaskan komitmennya dalam memenuhi hak-hak dasar warga binaan pemasyarakatan (WBP). Melalui jajaran pejabat struktural, Lapas Way Kanan menyalurkan berbagai perlengkapan mandi dan alat cuci kepada seluruh warga binaan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan, kebersihan, serta mendukung kelancaran proses pembinaan di dalam lingkungan pemasyarakatan.
Kegiatan pembagian perlengkapan tersebut dilaksanakan pada Jumat (24/7/2026) di setiap blok hunian. Penyaluran dilakukan secara langsung oleh petugas kepada seluruh warga binaan dengan tertib dan teratur sehingga seluruh penerima memperoleh hak yang sama tanpa terkecuali.
Adapun perlengkapan yang dibagikan meliputi sabun mandi, pasta gigi, sampo, sabun cuci pakaian, serta gayung. Seluruh perlengkapan tersebut merupakan kebutuhan dasar yang dibutuhkan warga binaan dalam menjaga kebersihan diri maupun kebersihan lingkungan selama menjalani masa pembinaan di Lapas Way Kanan.
Pemberian alat mandi dan alat cuci ini merupakan implementasi nyata dari fungsi pemasyarakatan yang mengedepankan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Meskipun sedang menjalani pidana, setiap warga binaan tetap memiliki hak memperoleh pelayanan yang layak, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar yang berkaitan dengan kesehatan dan kebersihan.
Pihak Lapas Way Kanan menjelaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar merupakan salah satu bentuk pelayanan yang wajib diberikan kepada warga binaan. Selain sebagai bentuk pelaksanaan ketentuan yang berlaku, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan nyaman.
Menurut jajaran pejabat struktural Lapas Way Kanan, kebersihan diri menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kondisi kesehatan warga binaan. Dengan tersedianya perlengkapan mandi dan alat cuci yang memadai, diharapkan warga binaan dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat selama mengikuti seluruh rangkaian program pembinaan.
Petugas juga memberikan imbauan kepada seluruh warga binaan agar menggunakan perlengkapan yang telah diterima secara bijaksana dan bertanggung jawab. Selain menjaga kebersihan diri, warga binaan juga diingatkan untuk menjaga kebersihan kamar hunian serta fasilitas umum yang digunakan bersama.
Lingkungan yang bersih dan sehat dinilai mampu mendukung terciptanya suasana yang kondusif di dalam lapas. Dengan kondisi tersebut, pelaksanaan berbagai program pembinaan, baik pembinaan kepribadian maupun pembinaan kemandirian, dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang maksimal bagi warga binaan.
Kegiatan pembagian perlengkapan mandi berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Para warga binaan menerima bantuan tersebut secara bergiliran sesuai mekanisme yang telah ditetapkan oleh petugas, sehingga proses distribusi dapat berlangsung dengan baik tanpa mengganggu aktivitas pembinaan lainnya.
Lapas Way Kanan menegaskan bahwa sistem pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan hukuman, tetapi juga bertujuan membina warga binaan agar mampu memperbaiki diri, meningkatkan kualitas hidup, serta memiliki bekal yang cukup ketika kembali ke tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.
Melalui berbagai program pembinaan yang dijalankan, warga binaan diberikan kesempatan untuk mengembangkan karakter, meningkatkan keterampilan, serta memperkuat nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap hukum. Seluruh program tersebut didukung dengan pemenuhan hak-hak dasar agar proses pembinaan berlangsung secara optimal.
Pihak Lapas juga secara rutin melaksanakan berbagai kegiatan pendukung lainnya, seperti pemeriksaan kesehatan, pembinaan keagamaan, pembinaan keterampilan, kontrol keamanan blok hunian, serta pengawasan terhadap kebersihan lingkungan. Langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berintegritas.
Menurut pihak Lapas, pemasyarakatan bukan sekadar tempat menjalani hukuman, melainkan sebuah proses pembinaan yang berorientasi pada perubahan perilaku menjadi lebih baik. Oleh sebab itu, setiap warga binaan tetap harus diperlakukan secara manusiawi dengan tetap menjunjung tinggi martabat serta hak-hak dasarnya sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui pembagian alat mandi dan alat cuci ini, Lapas Way Kanan berharap seluruh warga binaan semakin termotivasi untuk menjaga kebersihan, kesehatan, dan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan hidup bersih menjadi salah satu bekal penting yang diharapkan tetap diterapkan setelah mereka kembali ke lingkungan masyarakat.
Ke depan, Lapas Way Kanan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan kepada seluruh warga binaan melalui berbagai program yang berorientasi pada pemenuhan hak dasar, peningkatan kualitas hidup, serta pembentukan karakter yang positif. Dengan demikian, tujuan utama sistem pemasyarakatan untuk menciptakan warga binaan yang sadar hukum, mandiri, dan mampu berkontribusi positif di tengah masyarakat dapat terwujud secara optimal.
(*)
Pewarta: Pariyo Saputra
Redaksi Sumateranewstv






0Komentar