Kotabumi, (Sumateranewstv.com) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabumi kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan melalui program yang berorientasi pada kemandirian dan pemberdayaan. Komitmen tersebut diwujudkan dengan dibukanya secara resmi Program Pelatihan Peternakan Ayam Petelur pada Jumat (3/7/2026), yang diikuti oleh 20 warga binaan sebagai peserta angkatan pertama.
Program pelatihan ini merupakan salah satu bentuk implementasi pembinaan kemandirian yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan praktis dan bernilai ekonomi sehingga mereka memiliki bekal ketika kembali ke tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.
Kegiatan pembukaan berlangsung di lingkungan Lapas Kelas IIA Kotabumi dan diawali dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh rangkaian pelatihan dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kotabumi, Tomi Elyus, yang didampingi jajaran pejabat struktural serta petugas Seksi Kegiatan Kerja.
Dalam sambutannya, Tomi Elyus menegaskan bahwa pembinaan kemandirian merupakan salah satu program prioritas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang bertujuan membentuk warga binaan menjadi individu yang produktif, mandiri, dan memiliki daya saing setelah kembali menjalani kehidupan di masyarakat.
"Melalui pelatihan ini kami ingin memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperoleh keterampilan yang benar-benar dapat dimanfaatkan sebagai bekal hidup. Harapan kami, mereka tidak hanya memiliki kemampuan teknis beternak ayam petelur, tetapi juga memiliki mental disiplin, tanggung jawab, dan jiwa kewirausahaan sehingga mampu membuka usaha secara mandiri setelah bebas nanti," ujar Tomi Elyus.
Menurutnya, keberhasilan sistem pemasyarakatan tidak hanya diukur dari keamanan selama menjalani masa pidana, tetapi juga dari keberhasilan membentuk karakter serta meningkatkan kemampuan warga binaan agar mampu diterima kembali oleh masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.
Pelatihan peternakan ayam petelur dipilih karena memiliki prospek usaha yang cukup menjanjikan. Kebutuhan telur sebagai salah satu bahan pangan pokok masyarakat relatif stabil sehingga usaha peternakan ayam petelur memiliki peluang ekonomi yang baik apabila dikelola secara profesional.
Selama mengikuti pelatihan, peserta akan memperoleh materi mengenai teknik dasar budidaya ayam petelur, mulai dari pemilihan bibit, pembuatan kandang, manajemen pemeliharaan, pemberian pakan yang tepat, pengendalian penyakit, hingga teknik panen dan pemasaran hasil produksi. Dengan demikian, warga binaan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik secara langsung.
Selain keterampilan teknis, para peserta juga diberikan pembinaan mengenai pentingnya disiplin, kerja keras, tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, serta pengelolaan usaha sederhana. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk karakter warga binaan agar lebih siap menghadapi kehidupan setelah bebas.
Pihak Lapas berharap program pembinaan seperti ini mampu mengurangi angka residivisme atau pengulangan tindak pidana. Dengan memiliki keterampilan yang dapat dijadikan sumber penghasilan, warga binaan diharapkan lebih percaya diri untuk membangun kehidupan baru bersama keluarga dan masyarakat.
Program pelatihan ayam petelur juga menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus menciptakan lingkungan pembinaan yang produktif di dalam lapas. Hasil kegiatan nantinya diharapkan tidak hanya menjadi media pembelajaran, tetapi juga memberikan nilai ekonomi yang dapat mendukung keberlanjutan program pembinaan.
Lapas Kelas IIA Kotabumi terus berupaya menghadirkan berbagai program inovatif yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan peluang usaha. Berbagai pelatihan kemandirian akan terus dikembangkan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, instansi terkait, maupun mitra dari sektor swasta agar kualitas pembinaan semakin optimal.
Pembinaan yang berkelanjutan diyakini menjadi salah satu kunci keberhasilan sistem pemasyarakatan modern. Oleh karena itu, Lapas Kotabumi terus mendorong lahirnya berbagai program yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperbaiki masa depan mereka.
Melalui pelatihan peternakan ayam petelur ini, Lapas Kelas IIA Kotabumi berharap setiap warga binaan mampu memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya sehingga memiliki keterampilan yang bermanfaat, bernilai ekonomi, dan mampu menjadi modal untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri setelah kembali ke masyarakat.
Semangat tersebut sejalan dengan komitmen Pemasyarakatan dalam mewujudkan pembinaan yang humanis, produktif, dan berorientasi pada pemberdayaan. Dengan mengusung slogan "Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat", Lapas Kelas IIA Kotabumi optimistis mampu mencetak sumber daya manusia yang lebih berkualitas, produktif, dan siap berkontribusi positif bagi pembangunan bangsa. (*)
Pewarta: Pariyo Saputra
Redaksi Sumateranewstv


0Komentar