Lampung Utara, (Sumateranewstv.com) – Balai Penyuluhan Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Abung Barat kembali melaksanakan kegiatan pelayanan pemasangan alat kontrasepsi implan bagi masyarakat, Selasa (30/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung Program Keluarga Berencana (KB) sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan reproduksi masyarakat, khususnya pasangan usia subur di wilayah Kecamatan Abung Barat, Kabupaten Lampung Utara.
Pelayanan pemasangan implan dilaksanakan di Balai PLKB Abung Barat dengan melibatkan tenaga kesehatan yang telah memiliki kompetensi dalam pelayanan kontrasepsi. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sesuai dengan standar pelayanan kesehatan, mulai dari proses registrasi peserta, pemeriksaan kesehatan, konseling, hingga pemasangan alat kontrasepsi kepada para akseptor.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan kemudahan akses pelayanan keluarga berencana kepada masyarakat. Melalui pelayanan yang mudah dijangkau, diharapkan semakin banyak pasangan usia subur yang memanfaatkan metode kontrasepsi jangka panjang sebagai salah satu upaya mewujudkan keluarga yang sehat, bahagia, dan sejahtera.
Sebelum dilakukan tindakan pemasangan, setiap peserta terlebih dahulu mendapatkan layanan konsultasi dan edukasi mengenai berbagai jenis alat kontrasepsi. Tenaga kesehatan menjelaskan manfaat penggunaan implan, cara kerja alat tersebut, masa perlindungan, kelebihan, serta kemungkinan efek samping yang dapat muncul setelah pemasangan.
Proses konseling dilakukan agar peserta dapat memahami secara menyeluruh metode kontrasepsi yang dipilih sehingga keputusan yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi kesehatan serta kebutuhan masing-masing keluarga. Pendekatan ini juga bertujuan meningkatkan kenyamanan dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan.
Implan merupakan salah satu metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) yang memiliki tingkat efektivitas tinggi dalam mencegah kehamilan. Alat kontrasepsi ini dipasang di bawah kulit lengan atas dan mampu memberikan perlindungan terhadap kehamilan selama beberapa tahun tanpa memerlukan penggunaan rutin setiap hari maupun setiap bulan.
Penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang terus didorong oleh pemerintah karena dinilai lebih praktis, aman, dan efektif bagi pasangan usia subur yang memenuhi persyaratan medis. Selain membantu merencanakan jumlah anak, metode ini juga memberikan kesempatan bagi keluarga untuk lebih fokus dalam memenuhi kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan anggota keluarga.
Selama kegiatan berlangsung, tenaga kesehatan memberikan pelayanan secara profesional dengan tetap mengutamakan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pasien. Setiap tindakan dilakukan sesuai prosedur medis sehingga peserta merasa lebih tenang selama proses pemasangan berlangsung.
Selain pelayanan pemasangan implan, peserta juga memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, mengatur jarak kelahiran, serta membangun keluarga yang berkualitas melalui perencanaan yang baik. Edukasi tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap manfaat Program Keluarga Berencana.
Petugas PLKB menjelaskan bahwa Program KB bukan semata-mata bertujuan mengendalikan angka kelahiran, tetapi lebih jauh diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pembangunan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera. Dengan keluarga yang direncanakan secara baik, diharapkan setiap anak dapat memperoleh perhatian, pendidikan, dan pemenuhan gizi yang optimal.
Antusiasme masyarakat dalam mengikuti pelayanan tersebut menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran pasangan usia subur terhadap pentingnya perencanaan keluarga. Para peserta mengaku merasa terbantu dengan adanya pelayanan yang mudah diakses, tanpa harus pergi ke fasilitas kesehatan yang jauh dari tempat tinggal mereka.
Setelah proses pemasangan selesai, tenaga kesehatan juga memberikan penjelasan mengenai perawatan pasca tindakan, tanda-tanda yang perlu diperhatikan, serta jadwal kontrol apabila dibutuhkan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan akseptor tetap terpantau dengan baik setelah menggunakan metode kontrasepsi implan.
Kegiatan pelayanan keluarga berencana seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan cakupan peserta aktif KB di wilayah Kecamatan Abung Barat. Dukungan seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader KB, hingga masyarakat menjadi faktor penting dalam menyukseskan program tersebut.
Melalui pelaksanaan pelayanan pemasangan implan di Balai PLKB Abung Barat, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya perencanaan keluarga serta memanfaatkan berbagai layanan kesehatan reproduksi yang telah disediakan pemerintah. Dengan demikian, tujuan mewujudkan keluarga kecil yang sehat, sejahtera, berkualitas, dan berdaya saing dapat tercapai, sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia yang lebih baik di Kabupaten Lampung Utara.
(*)
Pewarta: Pariyo Saputra
Redaksi Sumateranewstv





0Komentar