KOTABUMI, (SUMATERANEWSTV.COM) – Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kabupaten Lampung Utara terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya hidup sehat di tengah masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan Sosialisasi Senam Payu Kidah yang ditujukan kepada unsur kecamatan se-Kabupaten Lampung Utara.
Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan di Ruang Tapis, Kotabumi, pada Jumat (12/6/2026), dan dihadiri oleh berbagai perwakilan kecamatan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Perwosi Kabupaten Lampung Utara drg. Meri Farida Hamartoni, Sekretaris Perwosi Tien Rostina, para instruktur Senam Payu Kidah, serta sejumlah peserta yang berasal dari unsur kecamatan.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan sekaligus memperluas implementasi Senam Payu Kidah sebagai salah satu aktivitas olahraga yang tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga mengandung nilai budaya dan semangat kebersamaan yang dapat diterapkan di lingkungan masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua Perwosi Kabupaten Lampung Utara drg. Meri Farida Hamartoni menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut. Menurutnya, kehadiran para perwakilan kecamatan menunjukkan adanya semangat dan kepedulian yang tinggi terhadap pentingnya menjaga kesehatan masyarakat melalui olahraga yang teratur.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh unsur kecamatan yang telah hadir dalam kegiatan ini. Kehadiran bapak dan ibu sekalian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya peningkatan kesehatan masyarakat melalui olahraga,” ujar Meri Farida.
Ia menjelaskan bahwa Senam Payu Kidah merupakan salah satu bentuk olahraga yang dirancang untuk dapat dilakukan oleh berbagai kalangan usia. Gerakan-gerakan dalam senam ini relatif mudah diikuti, namun tetap memberikan manfaat yang besar bagi kebugaran tubuh apabila dilakukan secara rutin dan benar.
Lebih lanjut, Ketua Perwosi Lampung Utara berharap agar para peserta yang telah mendapatkan materi dan pelatihan dalam kegiatan sosialisasi tersebut dapat menjadi agen perubahan di wilayah masing-masing. Mereka diharapkan mampu meneruskan informasi dan keterampilan yang diperoleh kepada masyarakat luas, khususnya hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
“Setelah mengikuti sosialisasi ini, kami berharap unsur kecamatan dapat kembali menyosialisasikan Senam Payu Kidah kepada masyarakat di desa dan kelurahan. Dengan demikian manfaatnya akan dirasakan lebih luas dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan sebuah program olahraga masyarakat tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan kegiatan di tingkat kabupaten, tetapi juga oleh keterlibatan aktif seluruh elemen hingga ke tingkat paling bawah. Oleh sebab itu, peran kecamatan menjadi sangat penting sebagai penghubung antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai konsep dan manfaat Senam Payu Kidah, tetapi juga memperoleh pelatihan langsung dari instruktur yang telah berpengalaman. Para instruktur memperagakan berbagai gerakan dasar yang menjadi ciri khas senam tersebut, sekaligus memberikan penjelasan mengenai teknik yang benar agar manfaat olahraga dapat diperoleh secara maksimal.
Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang diberikan. Mereka secara aktif mempraktikkan gerakan-gerakan senam dan berdiskusi dengan instruktur mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan olahraga di lingkungan masing-masing.
Antusiasme peserta menunjukkan bahwa kebutuhan akan kegiatan olahraga masyarakat masih sangat tinggi. Selain menjadi sarana menjaga kesehatan, olahraga bersama juga dinilai mampu mempererat hubungan sosial antarwarga serta menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan produktif.
Perwosi sebagai organisasi yang memiliki fokus pada pengembangan olahraga masyarakat, khususnya bagi kaum perempuan, selama ini terus berupaya menghadirkan berbagai program yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui kegiatan seperti Sosialisasi Senam Payu Kidah, Perwosi ingin memastikan bahwa olahraga dapat diakses oleh semua kalangan tanpa memandang usia maupun latar belakang sosial.
Keberadaan Senam Payu Kidah sendiri dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu olahraga masyarakat yang diminati. Selain gerakannya yang mudah dipelajari, senam ini juga dapat dilaksanakan secara massal di berbagai tempat, seperti balai desa, lapangan terbuka, kantor pemerintahan, sekolah, maupun lingkungan permukiman warga.
Dalam era modern seperti saat ini, tantangan kesehatan masyarakat semakin kompleks. Pola hidup yang kurang aktif, meningkatnya penggunaan teknologi, serta berkurangnya aktivitas fisik menjadi faktor yang dapat memicu berbagai penyakit tidak menular. Oleh karena itu, gerakan olahraga masyarakat menjadi salah satu solusi yang perlu terus digalakkan.
Perwosi Lampung Utara melihat bahwa olahraga tidak hanya berfungsi sebagai sarana menjaga kebugaran fisik, tetapi juga sebagai instrumen penting dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat. Melalui kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama, masyarakat dapat termotivasi untuk lebih aktif bergerak dan menjaga kesehatannya.
Senam Payu Kidah hadir sebagai salah satu alternatif olahraga yang menyenangkan. Dengan iringan musik yang energik dan gerakan yang dinamis, peserta dapat menikmati aktivitas olahraga tanpa merasa terbebani. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa senam sering kali lebih mudah diterima oleh masyarakat dibandingkan jenis olahraga lainnya.
Dalam pelaksanaannya nanti di tingkat desa dan kelurahan, Perwosi berharap kegiatan senam dapat menjadi agenda rutin yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan bagi kaum perempuan, tetapi juga dapat diikuti oleh laki-laki, remaja, hingga lanjut usia sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Selain memberikan manfaat kesehatan, kegiatan olahraga bersama juga dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga. Di tengah kehidupan masyarakat yang semakin sibuk, kegiatan seperti senam bersama dapat menjadi ruang interaksi yang positif dan membangun semangat kebersamaan.
Sekretaris Perwosi Kabupaten Lampung Utara, Tien Rostina, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan pentingnya dukungan seluruh pihak agar program olahraga masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan. Menurutnya, kolaborasi antara organisasi, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam memperluas jangkauan program.
“Kami berharap seluruh peserta dapat menjadi pelopor di wilayah masing-masing. Dengan dukungan pemerintah kecamatan dan desa, kegiatan senam dapat dilaksanakan secara rutin sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Perwosi akan terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada berbagai pihak yang ingin mengembangkan kegiatan olahraga masyarakat. Dengan adanya pendampingan tersebut, diharapkan kualitas pelaksanaan kegiatan dapat terus meningkat dari waktu ke waktu.
Para instruktur yang hadir dalam kegiatan sosialisasi juga memberikan berbagai tips kepada peserta terkait pelaksanaan senam yang aman dan efektif. Mereka menekankan pentingnya pemanasan sebelum olahraga, penggunaan gerakan yang sesuai dengan kemampuan tubuh, serta menjaga konsistensi dalam berolahraga.
Menurut para instruktur, manfaat olahraga tidak akan diperoleh secara optimal apabila dilakukan hanya sesekali. Oleh karena itu, masyarakat perlu membiasakan diri untuk melakukan aktivitas fisik secara rutin dan menjadikannya sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Kegiatan sosialisasi tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat jaringan komunikasi antara Perwosi dan unsur kecamatan di Kabupaten Lampung Utara. Dengan adanya komunikasi yang baik, berbagai program olahraga masyarakat dapat dilaksanakan secara lebih terarah dan berkesinambungan.
Peserta yang hadir menyambut positif pelaksanaan kegiatan ini. Mereka menilai sosialisasi Senam Payu Kidah memberikan pengetahuan baru yang bermanfaat dan dapat diterapkan di lingkungan masing-masing. Beberapa peserta bahkan menyatakan kesiapan untuk segera mengadakan kegiatan serupa di wilayah kerja mereka setelah kembali dari kegiatan tersebut.
Dukungan dari unsur kecamatan menjadi modal penting dalam memperluas penyebaran Senam Payu Kidah. Sebagai ujung tombak pelayanan pemerintahan di wilayah, kecamatan memiliki peran strategis dalam menggerakkan masyarakat dan mengoordinasikan berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup warga.
Melalui kegiatan ini, Perwosi Lampung Utara berharap semangat hidup sehat dapat terus tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat. Senam Payu Kidah diharapkan bukan hanya menjadi sebuah kegiatan olahraga semata, tetapi juga menjadi gerakan bersama untuk menciptakan masyarakat yang sehat, aktif, produktif, dan sejahtera.
Dengan semakin banyaknya masyarakat yang terlibat dalam kegiatan olahraga, maka kualitas kesehatan masyarakat secara umum juga diharapkan meningkat. Kondisi tersebut pada akhirnya akan berdampak positif terhadap produktivitas, kesejahteraan keluarga, serta pembangunan daerah secara keseluruhan.
Sosialisasi Senam Payu Kidah yang dilaksanakan Perwosi Kabupaten Lampung Utara ini menjadi bukti nyata bahwa upaya membangun budaya hidup sehat membutuhkan sinergi dan partisipasi dari semua pihak. Melalui kerja sama yang baik antara organisasi, pemerintah, dan masyarakat, cita-cita mewujudkan masyarakat Lampung Utara yang sehat dan bugar dapat diwujudkan secara bertahap dan berkelanjutan.
Ke depan, Perwosi Kabupaten Lampung Utara berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program olahraga yang edukatif, inklusif, dan bermanfaat bagi masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kesehatan, Senam Payu Kidah diharapkan mampu menjadi salah satu ikon gerakan hidup sehat yang tumbuh dari daerah dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Lampung Utara.
# Suryadi Saputra Jaya #
Editor Redaksi Sumateranewstv




0Komentar