LAMPUNG UTARA, (Sumateranewstv.com) – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan terus dilaksanakan oleh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian dan apresiasi dari masyarakat adalah pelaksanaan bakti religi yang digelar oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lampung Utara melalui kegiatan kurvei atau kerja bakti kebersihan di sejumlah tempat ibadah yang tersebar di wilayah Kabupaten Lampung Utara, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026 mendatang. Tidak sekadar menjadi agenda seremonial, kegiatan bakti religi ini menunjukkan komitmen Polri dalam memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.
Pelaksanaan bakti religi dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Lampung Utara AKP Foni Salimubun, S.H., M.H., didampingi para pejabat utama Satlantas serta seluruh personel yang terlibat dalam kegiatan. Sejak pagi hari, para anggota telah berkumpul untuk melaksanakan persiapan sebelum bergerak menuju sejumlah lokasi yang menjadi sasaran kegiatan kebersihan.
Adapun tempat ibadah yang menjadi lokasi pelaksanaan bakti religi meliputi Masjid Al-Ikhlas Kelapa Tujuh, Gereja HKBP Kotabumi, Vihara Kotabumi, Gereja Kabar Gembira, Masjid Jami Kali Umban, serta Masjid Al-I’timad Kotabumi. Pemilihan sejumlah rumah ibadah dari berbagai agama tersebut mencerminkan komitmen Polres Lampung Utara dalam menjunjung tinggi nilai toleransi, keberagaman, dan persatuan di tengah masyarakat.
Selain AKP Foni Salimubun, kegiatan ini juga melibatkan sejumlah pejabat Satlantas Polres Lampung Utara di antaranya Kaur Bin Ops IPDA Panca Darmawan, Kanit Regident IPDA Suhaymi, Ps. Kanit Kamsel AIPTU Zunnun Almisri, Kanit Turjawali IPDA Andi, S.H., M.H., CPHR, serta seluruh personel Satlantas Polres Lampung Utara yang turut ambil bagian dalam kegiatan sosial tersebut.
Di setiap lokasi yang dikunjungi, personel Satlantas melaksanakan kegiatan kurvei dengan membersihkan area dalam dan luar tempat ibadah. Berbagai aktivitas dilakukan mulai dari menyapu halaman, membersihkan ruang ibadah, memangkas rumput liar, membersihkan saluran air, mengumpulkan sampah, hingga merapikan lingkungan sekitar agar tampak lebih bersih, sehat, dan nyaman.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara gotong royong bersama pengurus tempat ibadah dan masyarakat sekitar. Kehadiran anggota kepolisian yang turut bekerja langsung membersihkan lingkungan menciptakan suasana penuh keakraban dan kebersamaan. Tidak sedikit warga yang merasa senang karena dapat berinteraksi langsung dengan aparat kepolisian dalam suasana yang santai dan penuh kekeluargaan.
Masjid Al-Ikhlas Kelapa Tujuh menjadi salah satu lokasi pertama yang mendapat perhatian dalam kegiatan bakti religi tersebut. Personel Satlantas bersama warga sekitar tampak bahu-membahu membersihkan halaman masjid, merapikan area taman, serta memastikan lingkungan sekitar tetap bersih dan nyaman bagi para jamaah yang akan melaksanakan ibadah.
Di lokasi lainnya, yakni Gereja HKBP Kotabumi, personel kepolisian bersama pengurus gereja melakukan pembersihan area ruang ibadah dan halaman gereja. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pengurus gereja yang mengapresiasi kepedulian Polri terhadap kebersihan tempat ibadah lintas agama.
Sementara itu di Vihara Kotabumi, para personel tampak membersihkan lingkungan sekitar vihara, mengangkat sampah, menyapu halaman, serta memastikan area ibadah tetap tertata dengan baik. Kehadiran aparat kepolisian di tempat tersebut menjadi simbol kuat bahwa Polri hadir untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang agama maupun golongan.
Kegiatan serupa juga dilaksanakan di Gereja Kabar Gembira, Masjid Jami Kali Umban, dan Masjid Al-I’timad Kotabumi. Di setiap lokasi, anggota Satlantas menunjukkan semangat pengabdian dan kepedulian sosial dengan terlibat langsung dalam berbagai aktivitas kebersihan.
Kasat Lantas Polres Lampung Utara AKP Foni Salimubun mengatakan bahwa kegiatan bakti religi merupakan salah satu bentuk implementasi semangat Hari Bhayangkara yang tidak hanya berfokus pada tugas-tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, tempat ibadah merupakan sarana penting dalam kehidupan masyarakat yang harus dijaga kebersihan dan kenyamanannya. Dengan lingkungan yang bersih dan sehat, masyarakat akan merasa lebih nyaman dalam menjalankan aktivitas ibadah sehari-hari.
“Kami ingin menjadikan momentum Hari Bhayangkara ke-80 sebagai ajang untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat. Melalui kegiatan bakti religi ini, kami berharap dapat memberikan manfaat nyata sekaligus mempererat hubungan baik yang selama ini telah terjalin antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia perlu terus dijaga dan ditumbuhkan. Melalui kegiatan bersama seperti ini, masyarakat dan aparat kepolisian dapat bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan nyaman.
Selain aspek kebersihan, kegiatan bakti religi juga memiliki nilai sosial yang sangat penting. Interaksi langsung antara anggota Polri dan masyarakat menjadi sarana efektif dalam membangun komunikasi yang harmonis. Hubungan yang baik antara polisi dan warga menjadi modal utama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa kegiatan bakti religi yang dilaksanakan Satlantas Polres Lampung Utara merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial menyambut Hari Bhayangkara ke-80.
Menurut IPTU Herawati, Polri tidak hanya hadir sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial dalam mendukung berbagai kegiatan kemasyarakatan yang bermanfaat.
“Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong, mempererat silaturahmi, serta menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata IPTU Herawati.
Ia menambahkan bahwa kebersihan lingkungan merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan kualitas hidup yang baik. Tempat ibadah yang bersih dan nyaman tidak hanya memberikan ketenangan bagi para jamaah, tetapi juga mencerminkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar.
Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, Polri terus berupaya mengedepankan pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu bentuk pendekatan tersebut adalah dengan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi kesempatan bagi seluruh jajaran Polri untuk memperkuat nilai-nilai pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. Berbagai kegiatan sosial yang dilaksanakan diharapkan mampu meningkatkan kedekatan emosional antara polisi dan warga.
Selain itu, kegiatan bakti religi juga menjadi sarana memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Dengan melaksanakan kegiatan di berbagai rumah ibadah lintas agama, Polres Lampung Utara menunjukkan komitmennya dalam menjaga keharmonisan dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Kerukunan antarumat beragama merupakan salah satu modal penting dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan daerah. Oleh karena itu, berbagai kegiatan yang mendukung nilai toleransi dan kebersamaan perlu terus didorong dan dikembangkan.
Masyarakat yang berada di sekitar lokasi kegiatan memberikan respons positif terhadap pelaksanaan bakti religi tersebut. Banyak warga yang mengaku senang dan bangga melihat anggota kepolisian turun langsung membantu membersihkan lingkungan tempat ibadah.
Pengurus sejumlah rumah ibadah juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh Satlantas Polres Lampung Utara. Mereka menilai kegiatan tersebut sangat membantu dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat dan aparat kepolisian.
Menurut para pengurus rumah ibadah, kehadiran polisi dalam kegiatan sosial seperti ini memberikan pesan bahwa keamanan dan ketertiban tidak hanya dibangun melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui hubungan yang harmonis dan saling mendukung antara aparat dan masyarakat.
Dalam beberapa tahun terakhir, Polres Lampung Utara memang aktif melaksanakan berbagai kegiatan sosial sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Selain bakti religi, berbagai program seperti bakti kesehatan, bantuan sosial, donor darah, pembagian air bersih, hingga kegiatan kemanusiaan lainnya rutin dilaksanakan.
Kegiatan-kegiatan tersebut menjadi bagian dari transformasi Polri menuju institusi yang semakin profesional, modern, dan terpercaya. Pendekatan humanis yang dilakukan melalui berbagai kegiatan sosial terbukti mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum penting untuk terus memperkuat semangat tersebut. Di usia yang semakin matang, Polri diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan harapan publik.
Melalui kegiatan bakti religi ini, Polres Lampung Utara ingin menunjukkan bahwa kehadiran Polri bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Kepedulian terhadap lingkungan, kebersihan, dan keharmonisan sosial menjadi bagian dari tugas pengabdian yang tidak dapat dipisahkan dari peran Polri.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh personel kepolisian, pengurus tempat ibadah, dan masyarakat menjadi gambaran nyata bahwa sinergi yang baik dapat menghasilkan manfaat yang besar bagi lingkungan dan masyarakat.
Ke depan, Polres Lampung Utara berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Melalui semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polri berharap dapat semakin dekat dengan masyarakat dan terus menjadi institusi yang dicintai, dipercaya, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.
Dengan semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan pengabdian tanpa batas, Satlantas Polres Lampung Utara berharap kegiatan bakti religi ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, mempererat persaudaraan, serta bersama-sama menciptakan Kabupaten Lampung Utara yang aman, nyaman, harmonis, dan sejahtera.
(*)
Editor: Pariyo Saputra
Redaksi Sumateranewstv










0Komentar