TULANG BAWANG BARAT, (Sumateranewstv.com) – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, jajaran Polsek Tumijajar, Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba), Polda Lampung menggelar kegiatan Bakti Sosial Religi di Mushola Al-Mustaqiem, Kelurahan Daya Murni, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Jumat (20/06/2026). Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat melalui aksi sosial yang mengedepankan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan rumah ibadah sekaligus mempererat hubungan harmonis antara aparat kepolisian dan masyarakat.
Kegiatan Bakti Sosial Religi dipimpin langsung oleh Kapolsek Tumijajar, IPTU Sobrun, S.H., M.H., bersama sejumlah personel Polsek Tumijajar. Selain melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan mushola, jajaran kepolisian juga menyerahkan bantuan berupa peralatan kebersihan kepada marbot dan pengurus Mushola Al-Mustaqiem sebagai bentuk dukungan agar kebersihan rumah ibadah dapat terus terjaga secara berkelanjutan.
Penyerahan bantuan diterima langsung oleh pengurus Mushola Al-Mustaqiem. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan rutin pemeliharaan kebersihan sehingga jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan lebih nyaman, aman, dan khusyuk.
Sejak pagi hari, suasana penuh semangat kebersamaan tampak mewarnai pelaksanaan kegiatan. Personel Polsek Tumijajar bersama pengurus mushola dan warga sekitar bergotong royong membersihkan berbagai fasilitas rumah ibadah. Mulai dari menyapu halaman, membersihkan ruang utama salat, merapikan area sekitar mushola, mengangkat sampah, membersihkan tempat wudu, hingga membersihkan kamar mandi yang menjadi fasilitas penting bagi para jamaah.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Tanpa membedakan tugas maupun jabatan, seluruh personel kepolisian ikut terlibat langsung dalam setiap proses pembersihan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan menjadi gambaran nyata bahwa Polri selalu hadir bersama masyarakat dalam berbagai aktivitas yang memberikan manfaat bagi kepentingan bersama.
Bakti Sosial Religi merupakan salah satu rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati setiap tanggal 1 Juli. Momentum tersebut tidak hanya menjadi peringatan hari jadi Kepolisian Negara Republik Indonesia, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai kegiatan sosial menjadi bagian penting dari peringatan Hari Bhayangkara. Mulai dari bakti kesehatan, donor darah, bantuan sosial, pembagian bantuan air bersih, pelayanan publik, hingga kegiatan kerja bakti di rumah ibadah terus dilaksanakan sebagai bentuk implementasi semangat Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.
Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Tumijajar IPTU Sobrun, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan Bakti Sosial Religi merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.
Menurutnya, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban maupun penegakan hukum, tetapi juga melalui aksi sosial yang mampu mempererat hubungan emosional dengan masyarakat.
"Melalui kegiatan bakti sosial religi ini, kami ingin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah. Ini juga menjadi bagian dari semangat pengabdian Polri dalam melayani masyarakat," ujar IPTU Sobrun.
Ia menjelaskan bahwa rumah ibadah memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Selain menjadi tempat melaksanakan ibadah, rumah ibadah juga menjadi pusat berbagai aktivitas sosial dan pembinaan kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, kebersihan serta kenyamanan lingkungan rumah ibadah perlu dijaga secara bersama-sama.
Melalui kegiatan kerja bakti tersebut, Polsek Tumijajar ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya gotong royong dan kepedulian terhadap fasilitas umum. Budaya saling membantu dinilai menjadi salah satu kekuatan bangsa Indonesia yang harus terus dipertahankan di tengah perkembangan zaman.
Selain melakukan pembersihan, penyerahan bantuan berupa peralatan kebersihan juga menjadi bentuk dukungan konkret kepada pengurus mushola. Dengan tersedianya perlengkapan tersebut, diharapkan kegiatan menjaga kebersihan dapat dilakukan secara rutin sehingga lingkungan Mushola Al-Mustaqiem selalu dalam kondisi bersih dan nyaman.
Kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan sosial tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Pengurus dan Imam Mushola Al-Mustaqiem menyampaikan apresiasi atas kepedulian Polsek Tumijajar yang telah meluangkan waktu untuk bersama-sama menjaga kebersihan rumah ibadah.
Mereka mengaku senang karena kehadiran Polri memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurut pengurus mushola, kegiatan seperti ini tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan antara aparat kepolisian dengan masyarakat sehingga komunikasi menjadi semakin baik.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polsek Tumijajar yang telah membantu membersihkan lingkungan mushola sekaligus memberikan bantuan peralatan kebersihan. Kehadiran personel Polri dalam kegiatan sosial seperti ini sangat bermanfaat dan menjadi wujud nyata kedekatan Polri dengan masyarakat," ungkap salah seorang pengurus mushola.
Apresiasi tersebut menunjukkan bahwa pendekatan humanis yang dilakukan Polri melalui kegiatan sosial mendapat respons positif dari masyarakat. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat dalam suasana gotong royong mampu membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi kesempatan bagi Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Melalui berbagai kegiatan sosial yang dilaksanakan secara berkesinambungan, Polri ingin menunjukkan bahwa institusi kepolisian tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.
Semangat kebersamaan yang tercipta dalam Bakti Sosial Religi juga menjadi modal penting dalam memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat. Dengan hubungan yang harmonis, masyarakat akan lebih mudah berkomunikasi dengan aparat kepolisian, termasuk dalam menyampaikan berbagai informasi yang berkaitan dengan situasi keamanan lingkungan.
Kapolsek Tumijajar berharap kegiatan seperti ini dapat menginspirasi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, khususnya rumah ibadah, sebagai bagian dari tanggung jawab bersama. Lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana ibadah yang nyaman sekaligus mencerminkan kepedulian terhadap fasilitas yang digunakan oleh masyarakat secara umum.
Selain itu, Polsek Tumijajar juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dengan memperkuat budaya saling menghormati, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta mengedepankan semangat gotong royong dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Melalui sinergi yang semakin kuat antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan berbagai potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini. Dukungan aktif masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.
Seluruh rangkaian Bakti Sosial Religi di Mushola Al-Mustaqiem berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Para personel bersama masyarakat menyelesaikan seluruh kegiatan pembersihan dengan penuh antusias sehingga kondisi lingkungan rumah ibadah menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman digunakan oleh jamaah.
Melalui kegiatan ini, Polsek Tumijajar kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional, dan bermanfaat bagi masyarakat. Semangat Hari Bhayangkara ke-80 menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polri untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian, memperkuat kemitraan dengan masyarakat, serta menghadirkan aksi nyata yang memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial. Dengan kebersamaan, kepedulian, dan sinergi yang terus terjalin, diharapkan Kabupaten Tulang Bawang Barat senantiasa menjadi wilayah yang aman, nyaman, harmonis, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat. (*)
Editor: Pariyo Saputra
Redaksi Sumateranewstv
```




0Komentar