TSC7GSdiGpY5Tpz5TpY7GSrpGA==
Light Dark
Pangkormar Terima Kunjungan Pati Korps Marinir Tandik P3N XXVII Lemhannas RI, Perkuat Silaturahmi dan Kepemimpinan Strategis

Pangkormar Terima Kunjungan Pati Korps Marinir Tandik P3N XXVII Lemhannas RI, Perkuat Silaturahmi dan Kepemimpinan Strategis

Daftar Isi
×

Jakarta, (SumateraNewsTV.com)  – Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI Marinir Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., menerima kunjungan Perwira Tinggi (Pati) Korps Marinir yang merupakan mantan peserta didik Program Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) XXVII Tahun Anggaran 2026 Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Cakra Brigif 1 Marinir, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (4/6/2026) tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi, memperkuat soliditas organisasi, sekaligus membangun sinergi kepemimpinan strategis di lingkungan Korps Marinir TNI Angkatan Laut.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat makna. Selain menjadi ajang silaturahmi antara pimpinan Korps Marinir dengan para perwira tinggi yang baru menyelesaikan pendidikan strategis nasional, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk bertukar pandangan mengenai tantangan kebangsaan, dinamika lingkungan strategis, serta peran Korps Marinir dalam mendukung kepentingan pertahanan negara di masa depan.

Dalam kesempatan tersebut, Pangkormar menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat kepada para perwira tinggi Korps Marinir yang telah berhasil menyelesaikan Program Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) XXVII Tahun Anggaran 2026 di Lemhannas RI. Pendidikan tersebut merupakan salah satu program strategis nasional yang bertujuan membentuk dan mempersiapkan calon-calon pemimpin bangsa yang memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, kemampuan berpikir strategis, serta kapasitas kepemimpinan yang mampu menjawab berbagai tantangan global dan nasional.

Menurut Pangkormar, keberhasilan para perwira tinggi dalam menyelesaikan pendidikan tersebut merupakan sebuah pencapaian yang membanggakan, tidak hanya bagi individu yang bersangkutan, tetapi juga bagi Korps Marinir dan TNI Angkatan Laut secara keseluruhan. Pendidikan di Lemhannas RI memberikan bekal yang sangat penting dalam memperluas perspektif kepemimpinan, memperkuat pemahaman mengenai geopolitik, geostrategi, geoekonomi, serta memperkaya wawasan kebangsaan yang menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pemimpin.

Pangkormar menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini semakin kompleks dan multidimensional. Oleh karena itu, diperlukan pemimpin-pemimpin yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis dan operasional, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir strategis, mampu membaca perubahan lingkungan global, serta memiliki visi yang jauh ke depan dalam merumuskan berbagai kebijakan dan langkah organisasi.

“Saya mengucapkan selamat atas keberhasilan para perwira tinggi Korps Marinir yang telah menyelesaikan Program Pemantapan Pimpinan Nasional di Lemhannas RI. Pendidikan ini merupakan bekal yang sangat berharga dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan dan wawasan strategis guna menghadapi berbagai tantangan tugas di masa mendatang,” ujar Pangkormar.

Lebih lanjut, Letjen TNI Marinir Endi Supardi berharap ilmu pengetahuan, pengalaman, jejaring strategis, serta wawasan kebangsaan yang diperoleh selama mengikuti pendidikan dapat diimplementasikan secara nyata dalam pelaksanaan tugas di lingkungan TNI Angkatan Laut maupun Korps Marinir. Menurutnya, hasil pendidikan tersebut harus mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas organisasi dan mendukung pencapaian tujuan strategis pertahanan negara.

Program Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) yang diselenggarakan Lemhannas RI merupakan salah satu pendidikan tertinggi bagi para pemimpin nasional dari berbagai latar belakang, baik militer, birokrasi, akademisi, maupun unsur strategis lainnya. Melalui program tersebut, peserta dibekali dengan berbagai materi yang berkaitan dengan ketahanan nasional, kepemimpinan nasional, dinamika global, tata kelola pemerintahan, hingga strategi pembangunan nasional.

Keikutsertaan para perwira tinggi Korps Marinir dalam program tersebut menunjukkan komitmen TNI Angkatan Laut dalam mempersiapkan sumber daya manusia unggul yang memiliki kapasitas kepemimpinan nasional. Dengan bekal tersebut, para perwira diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mendukung kebijakan negara dan memperkuat sistem pertahanan nasional.

Perwira Tinggi Korps Marinir yang hadir dalam kunjungan tersebut merupakan alumni Program Pemantapan Pimpinan Nasional XXVII Tahun Anggaran 2026. Mereka terdiri dari Brigadir Jenderal TNI (Mar) Sungatijantoro, S.A.P., Brigadir Jenderal TNI (Mar) Wahyudi Saputra, S.E., M.M., Brigadir Jenderal TNI (Mar) Arinto Beny Sarana, S.E., M.M., serta Brigadir Jenderal TNI (Mar) Andi Sultan Alimudin, M.Tr.Opsla., M.Han.

Keempat perwira tinggi tersebut merupakan figur-figur yang memiliki pengalaman panjang dalam berbagai bidang penugasan di lingkungan Korps Marinir. Pengalaman operasional, kemampuan kepemimpinan, serta wawasan strategis yang dimiliki menjadi modal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas organisasi yang semakin kompleks di masa depan.

Dalam pertemuan tersebut, suasana diskusi berlangsung sangat cair dan konstruktif. Berbagai pandangan mengenai tantangan pertahanan, perkembangan lingkungan strategis regional dan global, serta peran Korps Marinir dalam menjaga kedaulatan negara menjadi topik yang turut dibahas dalam suasana penuh kekeluargaan.

Pangkormar juga menekankan pentingnya menjaga semangat belajar sepanjang hayat bagi setiap prajurit, khususnya para perwira yang memegang jabatan strategis. Menurutnya, perkembangan teknologi, dinamika geopolitik, dan perubahan pola ancaman menuntut setiap pemimpin untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu mengambil keputusan yang tepat dan relevan dengan perkembangan zaman.

Dalam era modern saat ini, tantangan pertahanan tidak lagi terbatas pada ancaman militer konvensional. Ancaman siber, perang informasi, konflik ekonomi, hingga ancaman non-militer lainnya menjadi bagian dari tantangan yang harus dihadapi oleh bangsa Indonesia. Oleh karena itu, dibutuhkan pemimpin yang memiliki perspektif luas dan kemampuan berpikir lintas sektor untuk menghadapi berbagai dinamika tersebut.

Korps Marinir sebagai salah satu komponen utama pertahanan negara memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga kedaulatan wilayah Indonesia, khususnya di kawasan maritim. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia menghadapi berbagai tantangan yang berkaitan dengan keamanan laut, perlindungan wilayah perbatasan, serta pengamanan jalur pelayaran internasional.

Dalam konteks tersebut, keberadaan para pemimpin yang memiliki pemahaman komprehensif mengenai ketahanan nasional menjadi sangat penting. Pendidikan di Lemhannas RI diharapkan mampu memperkuat kemampuan para perwira tinggi dalam merumuskan strategi dan kebijakan yang mendukung kepentingan nasional.

Selain membahas berbagai isu strategis, pertemuan tersebut juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan emosional dan kekeluargaan di lingkungan Korps Marinir. Sebagai satu keluarga besar, komunikasi yang baik antarperwira dan antarunsur organisasi menjadi faktor penting dalam menjaga soliditas dan profesionalisme institusi.

Pangkormar menilai bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kuatnya kerja sama dan sinergi yang terbangun di dalam organisasi. Oleh karena itu, budaya saling mendukung, berbagi pengalaman, serta menjaga komunikasi yang baik harus terus dipelihara.

Dalam kesempatan tersebut, Pangkormar turut didampingi oleh Waaspers Pangkormar Kolonel Marinir David Candra Viasco, S.E., M.M., M.Sc. Kehadiran pejabat pendamping menunjukkan pentingnya kegiatan tersebut dalam rangka memperkuat pembinaan personel dan pengembangan kepemimpinan di lingkungan Korps Marinir.

Selain sebagai ajang silaturahmi, kunjungan para alumni P3N XXVII Lemhannas RI juga menjadi bentuk penghormatan kepada pimpinan Korps Marinir sekaligus memperlihatkan komitmen untuk terus menjaga hubungan baik setelah menyelesaikan pendidikan. Tradisi tersebut menjadi salah satu budaya positif yang memperkuat rasa kebersamaan dan loyalitas terhadap institusi.

Di tengah berbagai tantangan global yang semakin dinamis, keberadaan pemimpin yang tangguh, adaptif, dan visioner menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar. Pendidikan kepemimpinan strategis seperti yang diselenggarakan Lemhannas RI menjadi salah satu instrumen penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu menghadapi perubahan dan menjawab tantangan masa depan.

Pangkormar berharap para alumni P3N XXVII dapat menjadi agen perubahan yang membawa semangat inovasi, profesionalisme, dan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas. Dengan bekal ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pendidikan, mereka diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan organisasi dan kepentingan bangsa.

Lebih lanjut, Letjen TNI Marinir Endi Supardi menekankan bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang jabatan atau kewenangan, tetapi juga tentang kemampuan memberikan teladan, menginspirasi bawahan, serta menghadirkan solusi dalam setiap tantangan yang dihadapi organisasi.

Menurutnya, pemimpin yang baik adalah mereka yang mampu memahami perubahan, membangun kerja sama, dan menjaga nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi organisasi. Nilai-nilai tersebut harus terus dijaga agar Korps Marinir tetap menjadi institusi yang profesional, modern, dan dicintai rakyat.

Mengakhiri pertemuan, Pangkormar menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilaksanakan para perwira tinggi alumni P3N XXVII Lemhannas RI. Ia berharap hubungan komunikasi, sinergi, serta soliditas yang telah terbangun dapat terus dipelihara dan ditingkatkan di masa mendatang.

Pangkormar juga menegaskan bahwa tantangan tugas yang dihadapi Korps Marinir ke depan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, dibutuhkan semangat kebersamaan, profesionalisme, dan komitmen yang kuat dari seluruh personel untuk memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi, TNI Angkatan Laut, serta bangsa dan negara.

Melalui semangat kebersamaan dan penguatan kapasitas kepemimpinan strategis, Korps Marinir diharapkan mampu terus beradaptasi dengan perkembangan lingkungan strategis global sekaligus mempertahankan perannya sebagai salah satu kekuatan utama pertahanan negara. Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menjadi simbol kuat bahwa soliditas internal dan kualitas kepemimpinan merupakan modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan.

Kunjungan para Perwira Tinggi Korps Marinir alumni Program Pemantapan Pimpinan Nasional XXVII Lemhannas RI kepada Pangkormar tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mencerminkan komitmen bersama untuk terus membangun organisasi yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi dinamika zaman. Dengan bekal wawasan kebangsaan, pengalaman strategis, dan semangat pengabdian yang tinggi, para pemimpin Korps Marinir diharapkan mampu memberikan kontribusi terbaik dalam menjaga kedaulatan negara serta mendukung terwujudnya kepemimpinan nasional yang tangguh, visioner, dan berorientasi pada kepentingan bangsa Indonesia. (*)

Redaksi Sumateranewstv 


0Komentar