TSC7GSdiGpY5Tpz5TpY7GSrpGA==
Light Dark
Lanud Halim Perdanakusuma Tanam 1.300 Pohon, Dukung Gerakan Indonesia ASRI dan Targetkan 20 Ribu Pohon di Kawasan Pangkalan

Lanud Halim Perdanakusuma Tanam 1.300 Pohon, Dukung Gerakan Indonesia ASRI dan Targetkan 20 Ribu Pohon di Kawasan Pangkalan

Daftar Isi
×

Jakarta, (Sumateranewstv.com) – Komitmen terhadap pelestarian lingkungan hidup terus diwujudkan oleh TNI Angkatan Udara melalui berbagai program penghijauan yang berkelanjutan. Salah satu langkah nyata tersebut ditunjukkan oleh Lanud Halim Perdanakusuma yang melaksanakan penanaman sebanyak 1.300 bibit pohon sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), Kamis (11/6/2026).

Kegiatan yang melibatkan seluruh satuan kerja di wilayah Lanud Halim Perdanakusuma tersebut dilaksanakan secara serentak di sejumlah area yang masih tersedia untuk penghijauan. Penanaman pohon dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau sekaligus memperkuat pelestarian lingkungan di kawasan pangkalan udara yang menjadi salah satu pusat aktivitas TNI Angkatan Udara.

Program penghijauan tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI AU dalam mendukung pembangunan berkelanjutan yang mengedepankan keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan pelestarian lingkungan hidup. Di tengah tantangan perubahan iklim global, meningkatnya suhu bumi, serta berkurangnya ruang hijau di kawasan perkotaan, penanaman pohon dinilai menjadi salah satu langkah strategis yang memiliki manfaat besar bagi masa depan.

Komandan Lanud Halim Perdanakusuma, Marsma TNI Ali Gusman, S.T., M.M., mengatakan bahwa kegiatan penanaman pohon bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari program jangka panjang yang bertujuan menciptakan lingkungan pangkalan yang lebih hijau, sehat, dan memiliki daya dukung lingkungan yang baik.

Menurutnya, keberadaan pohon memiliki fungsi yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Selain menghasilkan oksigen yang dibutuhkan manusia, pohon juga berperan menyerap karbon dioksida, mengurangi polusi udara, menjaga kesuburan tanah, mengendalikan suhu lingkungan, serta membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Penanaman pohon ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan yang dilakukan Lanud Halim Perdanakusuma untuk menciptakan kawasan yang hijau, sehat, dan nyaman. Melalui Gerakan Indonesia ASRI, kami berkomitmen memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung upaya penghijauan secara berkesinambungan,” ujar Marsma TNI Ali Gusman.

Lebih lanjut, Danlanud menjelaskan bahwa program penghijauan yang dijalankan tidak berhenti pada penanaman 1.300 bibit pohon. Sebagai bagian dari target jangka panjang, Lanud Halim Perdanakusuma menargetkan penanaman sebanyak 20 ribu pohon secara bertahap di berbagai lahan kosong yang berada di kawasan pangkalan.

Target tersebut merupakan bagian dari strategi besar dalam menciptakan lingkungan pangkalan yang lebih asri dan ramah lingkungan. Dengan semakin banyak pohon yang ditanam dan dirawat, kawasan Lanud Halim Perdanakusuma diharapkan mampu menjadi salah satu contoh kawasan militer yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat pertahanan udara, tetapi juga sebagai ruang hijau yang mendukung keberlanjutan lingkungan.

Gerakan Indonesia ASRI sendiri merupakan program yang menitikberatkan pada pembangunan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Program ini mendorong seluruh elemen bangsa untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan, memperluas ruang hijau, serta menciptakan lingkungan yang nyaman dan sehat bagi masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, seluruh personel Lanud Halim Perdanakusuma menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka terlibat langsung dalam proses penanaman pohon mulai dari persiapan lahan, penggalian lubang tanam, hingga penanaman dan penataan area penghijauan. Keterlibatan seluruh satuan kerja menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan telah menjadi bagian dari budaya organisasi yang terus ditanamkan di lingkungan TNI AU.

Penanaman pohon dilakukan di berbagai titik strategis yang masih memiliki ruang untuk penghijauan. Area-area tersebut dipilih berdasarkan hasil pemetaan lahan yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi kawasan hijau yang mampu memberikan manfaat ekologis dalam jangka panjang.

Selain bertujuan meningkatkan jumlah vegetasi, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperbaiki kualitas udara di kawasan pangkalan. Sebagaimana diketahui, pohon memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida dan berbagai polutan udara sehingga dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.

Keberadaan pohon juga sangat penting dalam menjaga keseimbangan suhu lingkungan. Di kawasan perkotaan yang didominasi bangunan, jalan beraspal, dan permukaan beton, suhu udara cenderung lebih tinggi dibandingkan daerah yang memiliki banyak vegetasi. Oleh karena itu, penghijauan menjadi solusi alami untuk mengurangi efek panas sekaligus menciptakan suasana yang lebih sejuk.

Manfaat lain dari penghijauan adalah kemampuannya dalam meningkatkan daya serap air ke dalam tanah. Akar pohon membantu memperkuat struktur tanah dan memperbesar kemampuan tanah menyerap air hujan. Kondisi ini dapat mengurangi risiko genangan maupun banjir saat curah hujan tinggi terjadi.

Dalam konteks yang lebih luas, program penghijauan juga memiliki kontribusi penting dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim. Pohon berperan sebagai penyerap karbon alami yang mampu mengurangi konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer. Semakin banyak pohon yang ditanam, semakin besar pula kemampuan lingkungan dalam menyerap emisi karbon.

Upaya yang dilakukan Lanud Halim Perdanakusuma sejalan dengan berbagai program pemerintah dalam memperkuat ketahanan lingkungan hidup. Saat ini, isu perubahan iklim menjadi perhatian global yang membutuhkan partisipasi seluruh pihak, termasuk institusi pertahanan negara.

TNI Angkatan Udara melalui berbagai satuan kerjanya terus menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan alam. Penanaman pohon menjadi salah satu bentuk kontribusi tersebut yang dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Selain manfaat ekologis, penghijauan juga memberikan nilai estetika yang tinggi. Kawasan yang dipenuhi pepohonan akan terlihat lebih indah, rapi, dan nyaman. Lingkungan yang hijau juga berpengaruh positif terhadap kesehatan mental karena mampu menciptakan suasana yang lebih tenang dan menyegarkan.

Dalam kegiatan tersebut, para personel juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga dan merawat pohon setelah ditanam. Sebab, keberhasilan program penghijauan tidak hanya ditentukan oleh jumlah bibit yang ditanam, tetapi juga oleh tingkat keberhasilan pertumbuhan pohon hingga dewasa.

Untuk itu, setiap satuan kerja memiliki tanggung jawab dalam melakukan pemeliharaan pohon secara berkala. Langkah-langkah seperti penyiraman, pemupukan, pembersihan area sekitar pohon, serta pengawasan terhadap kemungkinan gangguan menjadi bagian penting dari proses perawatan.

Komitmen terhadap pemeliharaan pohon menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan target penghijauan. Dengan perawatan yang baik, bibit yang ditanam akan tumbuh menjadi pohon yang kuat dan mampu memberikan manfaat maksimal bagi lingkungan.

Program penanaman 20 ribu pohon yang dicanangkan Lanud Halim Perdanakusuma juga menjadi bukti bahwa pelestarian lingkungan membutuhkan perencanaan jangka panjang dan konsistensi dalam pelaksanaannya. Penanaman dilakukan secara bertahap agar setiap pohon dapat dipantau dan dirawat dengan optimal.

Lebih dari sekadar menanam pohon, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga bumi. Seluruh personel diajak untuk memahami bahwa setiap tindakan kecil yang dilakukan hari ini dapat memberikan dampak besar bagi masa depan lingkungan.

Semangat gotong royong yang terlihat selama kegiatan berlangsung menjadi nilai positif yang patut diapresiasi. Kebersamaan dalam menanam pohon mencerminkan komitmen bersama untuk menjaga lingkungan hidup sekaligus memperkuat rasa tanggung jawab terhadap keberlangsungan alam.

Di tengah berbagai tantangan lingkungan yang dihadapi dunia saat ini, aksi penghijauan seperti yang dilakukan Lanud Halim Perdanakusuma menjadi langkah konkret yang patut dicontoh. Upaya tersebut menunjukkan bahwa setiap institusi memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan menciptakan masa depan yang lebih baik.

Ke depan, Lanud Halim Perdanakusuma berkomitmen untuk terus memperluas program penghijauan melalui penanaman pohon secara berkelanjutan di berbagai area yang masih tersedia. Dengan dukungan seluruh personel dan pemangku kepentingan terkait, target 20 ribu pohon diharapkan dapat tercapai sesuai rencana.

Keberhasilan program tersebut tidak hanya akan memberikan manfaat bagi lingkungan pangkalan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas lingkungan hidup secara lebih luas. Pohon-pohon yang tumbuh nantinya akan menjadi warisan berharga yang dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

Melalui Gerakan Indonesia ASRI, Lanud Halim Perdanakusuma membuktikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan bukan sekadar slogan, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata yang berkelanjutan. Penanaman 1.300 bibit pohon menjadi langkah awal menuju target yang lebih besar dalam menciptakan kawasan yang hijau, sehat, resik, dan indah.

TNI Angkatan Udara terus menunjukkan bahwa tugas menjaga kedaulatan negara dapat berjalan seiring dengan komitmen menjaga kelestarian alam. Dengan semangat “Jauh di Langit, Dekat di Hati”, TNI AU hadir tidak hanya sebagai garda pertahanan udara nasional, tetapi juga sebagai bagian dari solusi dalam mewujudkan lingkungan yang lebih lestari dan berkelanjutan bagi Indonesia. (*)

Redaksi Sumateranewstv 


0Komentar