JAKARTA, (SUMATERANEWSTV.COM) – Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan (OKK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Kesatuan Angkatan Muda Sriwijaya (KAMSRI), Rizky Oktavian Syarif, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas terpilihnya Sultan Bachtiar Najamudin sebagai Ketua Umum Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya periode 2026–2031. Menurutnya, kepemimpinan baru tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi organisasi masyarakat Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) sekaligus memperluas kontribusi nyata di tingkat nasional.
Rizky mengatakan bahwa sosok Sultan Bachtiar Najamudin memiliki pengalaman, kapasitas, serta jejaring yang luas sehingga diyakini mampu membawa TP Sriwijaya menjadi organisasi yang semakin maju, adaptif, dan mampu menjawab berbagai tantangan zaman. Di tengah dinamika pembangunan nasional, organisasi kemasyarakatan berbasis kedaerahan dinilai memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, memperkuat identitas budaya, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
“Kami mengucapkan selamat dan sukses atas amanah yang diberikan kepada Bapak Sultan Bachtiar Najamudin. Semoga kepemimpinan beliau mampu membawa TP Sriwijaya menjadi organisasi yang semakin maju, inklusif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Rizky dalam keterangannya, Senin (29/6/2026).
Menurut Rizky, terpilihnya Sultan Bachtiar Najamudin tidak hanya menjadi tonggak baru bagi TP Sriwijaya, tetapi juga menjadi peluang untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai organisasi yang memiliki visi dan semangat yang sama dalam membangun masyarakat Sumatera Bagian Selatan. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelestarian budaya, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga penguatan nilai-nilai kebangsaan.
Ia menilai bahwa organisasi kedaerahan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur yang menjadi identitas masyarakat. Oleh sebab itu, kepemimpinan baru TP Sriwijaya diharapkan mampu menghadirkan inovasi dalam menjalankan program kerja sehingga organisasi semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
Lebih lanjut, Rizky berharap hubungan antara TP Sriwijaya dan KAMSRI dapat semakin erat melalui berbagai bentuk kerja sama yang berkesinambungan. Salah satu langkah strategis yang menjadi perhatian adalah memperluas jaringan organisasi melalui pembentukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di berbagai provinsi di Indonesia.
Menurutnya, keberadaan DPD di berbagai wilayah akan menjadi fondasi yang kuat untuk menghimpun masyarakat Sumatera Bagian Selatan yang saat ini tersebar di berbagai daerah. Selain mempererat silaturahmi, keberadaan kepengurusan daerah juga akan mempermudah koordinasi dalam melaksanakan berbagai kegiatan sosial, pendidikan, budaya, maupun pemberdayaan masyarakat.
“Sinergi antara TP Sriwijaya dan KAMSRI diharapkan mampu memperluas jejaring organisasi hingga ke seluruh Indonesia. Dengan terbentuknya DPD di seluruh Indonesia, kita dapat memperkuat silaturahmi, meningkatkan peran organisasi, serta menghadirkan program-program yang berdampak positif bagi masyarakat, khususnya masyarakat Sumatera Bagian Selatan di mana pun berada,” lanjut Rizky.
Ia juga menambahkan bahwa organisasi kemasyarakatan memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjaga semangat persatuan di tengah keberagaman. Kehadiran organisasi seperti TP Sriwijaya dan KAMSRI bukan hanya sebagai wadah berkumpulnya masyarakat asal Sumatera Bagian Selatan, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi, memperluas jejaring, serta meningkatkan kontribusi masyarakat terhadap pembangunan daerah maupun nasional.
Dalam pandangannya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah organisasi ke depan. Oleh karena itu, kolaborasi antara TP Sriwijaya dan KAMSRI diharapkan mampu membuka ruang yang lebih luas bagi keterlibatan generasi muda dalam berbagai kegiatan organisasi, mulai dari pelestarian budaya, pengembangan kepemimpinan, pendidikan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Dengan kepengurusan baru TP Sriwijaya periode 2026–2031, diharapkan berbagai program yang akan dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Organisasi diharapkan tidak hanya fokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga mampu menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, termasuk penguatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi, peningkatan kapasitas generasi muda, serta pelestarian nilai-nilai budaya khas Sumatera Bagian Selatan.
Rizky optimistis, di bawah kepemimpinan Sultan Bachtiar Najamudin, TP Sriwijaya akan semakin berkembang sebagai organisasi yang profesional, inklusif, dan mampu menjadi mitra strategis bagi berbagai pihak dalam mendukung pembangunan nasional. Semangat kolaborasi yang dibangun bersama KAMSRI diharapkan dapat menjadi contoh positif bagaimana organisasi kedaerahan mampu bersinergi untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Melalui kepengurusan yang baru, TP Sriwijaya diharapkan mampu memperkuat eksistensinya sebagai organisasi yang tidak hanya menjaga nilai-nilai budaya dan persaudaraan masyarakat Sumatera Bagian Selatan, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam membangun solidaritas, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat kontribusi masyarakat Sumbagsel di berbagai bidang pembangunan di Indonesia.
(*/Red)
Editor: Pariyo Saputra
Redaksi Sumateranewstv

0Komentar