TSC7GSdiGpY5Tpz5TpY7GSrpGA==
Light Dark
Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Lampung Utara Gelar Bakti Religi di Masjid, Gereja dan Wihara

Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Lampung Utara Gelar Bakti Religi di Masjid, Gereja dan Wihara

Daftar Isi
×

Perkuat Toleransi dan Kebersamaan, Polres Lampung Utara Bersihkan Tempat Ibadah Sambut Hari Bhayangkara Ke-80

LAMPUNG UTARA, (SUMATERANEWSTV.COM) – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Lampung Utara menggelar kegiatan Bakti Religi dengan melaksanakan kerja bakti dan pembersihan di sejumlah tempat ibadah yang berada di wilayah Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan yang sarat nilai sosial, kebersamaan dan toleransi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Lampung Utara serta diikuti oleh seluruh personel dari berbagai satuan fungsi. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya berorientasi pada perayaan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Sejak pagi hari, personel Polres Lampung Utara telah diterjunkan ke sejumlah lokasi tempat ibadah yang menjadi sasaran kegiatan. Dengan mengenakan pakaian dinas lapangan, para personel terlihat antusias melakukan berbagai aktivitas kebersihan mulai dari menyapu halaman, membersihkan ruang ibadah, merapikan taman, memangkas rumput, membersihkan saluran air hingga mengangkut sampah yang berada di sekitar area tempat ibadah.

Adapun lokasi yang menjadi sasaran kegiatan meliputi masjid, gereja dan wihara yang selama ini menjadi pusat aktivitas keagamaan masyarakat. Pemilihan berbagai tempat ibadah tersebut menunjukkan komitmen Polres Lampung Utara dalam menjunjung tinggi nilai toleransi, persaudaraan dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Suasana penuh keakraban terlihat selama kegiatan berlangsung. Tidak hanya anggota kepolisian, sejumlah pengurus tempat ibadah dan warga sekitar juga turut berpartisipasi dalam kerja bakti tersebut. Kebersamaan yang terjalin mencerminkan semangat gotong royong yang masih kuat hidup di tengah masyarakat Lampung Utara.

Bakti Religi Sebagai Wujud Kepedulian Polri

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan melalui Kasi Humas Polres Lampung Utara IPTU Herawati menjelaskan bahwa kegiatan Bakti Religi merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung semangat pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

"Kegiatan Bakti Religi ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat dan lingkungan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan," ujar IPTU Herawati.

Ia menegaskan bahwa momentum Hari Bhayangkara merupakan kesempatan yang tepat bagi jajaran Polri untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bersifat humanis dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

Melalui kegiatan seperti Bakti Religi, Polri ingin membangun hubungan yang lebih erat dengan masyarakat sehingga tercipta kepercayaan dan sinergi yang semakin kuat dalam menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan masing-masing.

Menanamkan Nilai Toleransi Antarumat Beragama

Salah satu pesan penting yang ingin disampaikan melalui kegiatan Bakti Religi ini adalah pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Dengan melaksanakan kegiatan pembersihan secara serentak di masjid, gereja dan wihara, Polres Lampung Utara menunjukkan bahwa seluruh tempat ibadah memiliki kedudukan yang sama sebagai sarana masyarakat dalam menjalankan keyakinannya.

Indonesia dikenal sebagai bangsa yang memiliki keberagaman agama, budaya dan suku. Keberagaman tersebut merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga dan dirawat bersama agar tetap menjadi sumber kekuatan dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis.

IPTU Herawati menjelaskan bahwa selama ini nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Lampung Utara telah berjalan dengan baik. Oleh karena itu, Polres Lampung Utara ingin terus memperkuat nilai-nilai tersebut melalui berbagai kegiatan sosial yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

"Momentum Hari Bhayangkara ke-80 kami manfaatkan untuk semakin mendekatkan Polri dengan seluruh elemen masyarakat. Dengan bersama-sama menjaga kebersihan tempat ibadah, diharapkan terjalin hubungan yang harmonis serta semakin memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa," tambahnya.

Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa toleransi tidak hanya diwujudkan melalui kata-kata, tetapi juga melalui tindakan yang menunjukkan rasa hormat dan kepedulian terhadap sesama tanpa memandang perbedaan agama maupun latar belakang sosial.

Tempat Ibadah yang Bersih Ciptakan Kenyamanan Beribadah

Tempat ibadah memiliki fungsi yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Selain sebagai sarana menjalankan ibadah, tempat ibadah juga menjadi pusat kegiatan sosial, pendidikan moral dan pembinaan spiritual umat.

Oleh karena itu, menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah merupakan bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan sekaligus upaya menciptakan lingkungan yang sehat bagi masyarakat.

Dalam kegiatan Bakti Religi tersebut, personel Polres Lampung Utara membersihkan berbagai fasilitas yang ada di tempat ibadah. Area dalam ruangan dibersihkan dari debu dan kotoran, halaman dirapikan, taman ditata kembali, serta berbagai sudut bangunan yang selama ini sulit dijangkau turut dibersihkan secara menyeluruh.

Lingkungan tempat ibadah yang bersih dan nyaman tentu akan memberikan suasana yang lebih khusyuk bagi masyarakat saat menjalankan ibadah. Selain itu, kebersihan juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan dan kualitas lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Lampung Utara ingin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersihan fasilitas umum yang digunakan bersama.

Menghidupkan Kembali Budaya Gotong Royong

Selain memperkuat toleransi, kegiatan Bakti Religi juga menjadi sarana untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong yang menjadi salah satu identitas bangsa Indonesia. Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, nilai gotong royong perlu terus dijaga agar tidak luntur oleh perubahan sosial.

Gotong royong merupakan kekuatan besar yang mampu menyatukan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan bersama. Dengan bekerja bersama-sama, pekerjaan yang berat dapat diselesaikan dengan lebih mudah dan cepat.

Selama kegiatan berlangsung, personel Polres Lampung Utara terlihat bekerja berdampingan dengan masyarakat tanpa membedakan status maupun latar belakang. Kebersamaan yang tercipta menjadi gambaran bahwa semangat gotong royong masih hidup dan menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat Lampung Utara.

Kegiatan seperti ini juga menjadi sarana membangun komunikasi yang lebih baik antara aparat kepolisian dan masyarakat. Interaksi yang terjalin secara langsung mampu mempererat hubungan emosional sehingga tercipta rasa saling percaya dan saling mendukung.

Budaya gotong royong yang kuat diyakini dapat menjadi modal sosial yang sangat penting dalam menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial serta memperkuat ketahanan masyarakat terhadap berbagai tantangan yang ada.

Membangun Kepercayaan Publik terhadap Polri

Dalam beberapa tahun terakhir, Polri terus melakukan berbagai pembenahan dan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Salah satu pendekatan yang dilakukan adalah memperkuat hubungan kemitraan melalui kegiatan sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Bakti Religi menjadi salah satu bentuk implementasi dari pendekatan tersebut. Melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung, Polri dapat menunjukkan sisi humanis dan kepeduliannya terhadap berbagai persoalan sosial yang ada di lingkungan masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Masyarakat dapat melihat secara langsung bahwa anggota Polri tidak hanya hadir ketika terjadi permasalahan keamanan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial yang membawa manfaat bagi masyarakat.

Kepercayaan masyarakat merupakan salah satu faktor utama dalam mendukung keberhasilan tugas kepolisian. Ketika hubungan antara Polri dan masyarakat berjalan baik, maka upaya menjaga keamanan dan ketertiban dapat dilakukan secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Karena itu, Polres Lampung Utara berkomitmen untuk terus melaksanakan berbagai kegiatan yang dapat mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Apresiasi dari Pengurus dan Jemaat Tempat Ibadah

Kegiatan Bakti Religi yang dilaksanakan Polres Lampung Utara mendapat sambutan positif dari pengurus maupun jemaat tempat ibadah yang menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan.

Mereka menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran Polres Lampung Utara dalam membantu menjaga kebersihan lingkungan tempat ibadah. Kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan tersebut dinilai memberikan energi positif serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Para pengurus tempat ibadah mengaku merasa terbantu dengan adanya kerja bakti yang dilakukan secara bersama-sama. Selain membuat lingkungan menjadi lebih bersih dan nyaman, kegiatan tersebut juga memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Masyarakat berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan karena memberikan dampak positif yang nyata bagi lingkungan maupun hubungan sosial antarwarga.

Apresiasi yang diberikan masyarakat menjadi motivasi bagi Polres Lampung Utara untuk terus meningkatkan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan.

Hari Bhayangkara Sebagai Momentum Pengabdian

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi momentum refleksi bagi institusi Polri, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui berbagai kegiatan sosial seperti Bakti Religi, bakti kesehatan, bantuan sosial dan kegiatan kemasyarakatan lainnya, Polri ingin menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tugas kepolisian.

Hari Bhayangkara menjadi pengingat bahwa keberadaan Polri harus senantiasa memberikan manfaat bagi masyarakat, baik dalam menjaga keamanan maupun dalam mendukung berbagai program sosial yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Semangat pengabdian tersebut menjadi landasan utama bagi seluruh anggota Polri dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Dengan mengusung semangat Presisi, Polri terus berupaya meningkatkan profesionalisme, transparansi dan kualitas pelayanan agar semakin dipercaya serta dicintai masyarakat.

Komitmen Terus Hadir untuk Masyarakat

Melalui kegiatan Bakti Religi ini, Polres Lampung Utara berharap semangat kepedulian sosial, kebersamaan dan toleransi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam membangun daerah yang aman, damai dan harmonis.

Polres Lampung Utara juga berharap nilai-nilai positif yang diusung dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dapat terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Tidak hanya pada momentum peringatan hari besar institusi, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, Polres Lampung Utara berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik, menjaga keamanan dan ketertiban, serta berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

Pada akhirnya, semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam kegiatan Bakti Religi menjadi cerminan bahwa Polri dan masyarakat merupakan mitra yang tidak terpisahkan dalam mewujudkan Lampung Utara yang aman, damai, toleran dan penuh persaudaraan.

(*)

Redaksi Sumateranewstv 

0Komentar